Jack the Ripper


Sebelumnya , saya minta maaf karena beberapa hari ini artikel-artikel yang
diulas di blog ini terlalu singkat , dan kesan-nya tidak tuntas dibahas. Hal itu
dikarenakan beberapa hari ini saya sibuk banget ikutan kegiatan Mahasiswa Baru
di Kampus , MAKRAB , OPSEK , ngurus KRS ,dll. Jadi belum punya banyak waktu buat
ngetik artikel , cari referensi ,dll.
Ok , back to topic....
Untuk kesempatan kali ini dan mungkin juga pada kesempatan yang akan datang ,
saya ingin membahas mengenai 'Para Pembunuh Berantai Dalam Sejarah' , baik yang
pelakunya sudah tertangkap maupun belum.
Jadi , teman-teman jangan bosan-bosan untuk nongkrong di blog ini ya.
Sebelumnya , saya pernah membahas topik kasus pembunuhan berantai lainnya pada
Artikel Elizabeth Bathory. Karena banyak yang me-request , maka saya dahulukan
membahas Jack the Ripper , untuk para pembunuh berantai lainnya menyusul yap .
Sebenarnya kasus-kasus pembunuhan (serial murder) yang dilakukan oleh Jack the
Ripper , hampir tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan sejarah serial
murder yang pernah ada seperti Elizabeth Bathory (tentunya teman-teman tahu dong
siapa Nona Manis yang satu ini , hehehe) , The Son of the Sam, Ted Bundy dan
lainnya.
Namun, yang membuat kasusnya menjadi sangat populer adalah karena adanya suasana
mistis yang meliputi kasus ini. Gambaran bahwa seorang berjubah hitam yang
muncul dari kabut, mencabut nyawa korbannya dengan cepat lalu menghilang di
kegelapan. Dan dia tak pernah tertangkap atau terungkap.
Pada saat kasus itu muncul,sebenarnya nama Jack The Ripper bahkan belum ada.
Namun media dan kepolisian banyak menerima surat. Ada yang mencoba memberi saran,
ada yang mencoba memberi tahu identitas pelaku dan sebagainya. Sampai suatu hari
ada surat yang berasal dari seseorang yang mengaku sebagai pelaku dari semua
rentetan kasus pembunuhan sadis itu. Dan di bawahnya tertulis nama Jack The
Ripper.(lihat gambar 1)


Gambar 1

Awalnya surat tersebut tidak diperhatikan , karena memang banyak surat seperti
itu sebelumnya.
Namun tak lama kemudian muncul lagi satu surat yang dianggap dari orang yang
sama (karena gaya tulisan, bentuk tulisan dan sebagainya) dan dibawahnya juga
tertulis nama Jack The Ripper. Sejak saat itu, polisi dan masyarakat menyebut
pelaku kasus itu dengan nama Jack The Ripper. Salah satu kalimat dalam surat itu
adalah "They say I'm a doctor...hahahaha....".
Alasan kenapa kepolisan mulai mempercayai surat itu adalah karena Jack
menyatakan akan mengirimkan potongan telinga salah satu korbannya. Salah seorang
korban yang ditemukan polisi memang kehilangan telinganya. Namun kiriman ini
tidak pernah ada.


Gambar 2

Yang ada berikutnya adalah kiriman selembar surat serta potongan ginjal manusia
yang telah diformalin. Surat itu tidak lagi ditulis dengan nama pengirim Jack,
tapi 'From Hell' (lihat gambar 2). Dari kata inilah judul film From Hell diambil.
Apakah surat ketiga ini memang dari orang yang sama atau orang lain,
kenyataannya juga tak pernah terungkap.
Fakta-fakta seperti inilah yang akhirnya membuat Jack The Ripper menjadi legenda.
Sepanjang tahun ini, genaplah tempo 119 tahun tragedi terjadinya salah satu
kasus pembunuhan berantai paling mengerikan dalam sejarah yang dilakukan oleh
seorang "devil" yang dijuluki ‘Jack The Ripper’ di bagian Timur London, England.
Sepanjang tempo satu abad , misteri yang menyelubungi kasus pembunuhan brutal
itu masih menjadi sebuah tanda tanya yang belum berhasil terjawab.
Ada beberapa sebab yang menjadikan "Jack The Ripper" dijuluki sebagai lagenda
kejahatan dalam sejarah , yaitu selain sang pelaku-nya yang masih misterius
hingga saat ini , corak kejahatan yang dilakukannya juga sangat mengerikan dan
brutal!!korban-korbannya disembelih, ditikam, tubuh dibelah dan organ-organ
dalam-nya dikeluarkan.Arrrrggggghhhhhhhh......
Sebenarnya ,mangsa Jack The Ripper yang kerap juga dijuluki ‘Pembunuh
Whitechapel’ hanyalah lima orang pelacur , walaupun ada pendapat yang mengatakan
jumlahnya bisa lebih daripada itu.Dan semua kegiatannya itu ia lakukan hanya
dalam jangka waktu 3 bulan saja.
Tapi , bagaimanapun juga kekejaman dan misteri pembunuhnya menjadikan kasus
pembunuhan berantai ini sangat popular hingga saat kini.
Banyak pertanyaan bermunculan dari kasus ini . Siapakah sebenarnya sang pembunuh
berantai dibalik julukan "Jack The Ripper" itu? dan mengapa ia hanya membunuh
selama tiga bulan serta lima mangsa saja? Mengapa semua korbannya adalah pelacur?
Apa tujuannya membunuh dengan kejam serta mengapa dia akhirnya menghentikan
kegiatan itu?
Tidak banyak petunjuk konkrit yang didapatkan untuk menelusuri jejak sang
pembunuh . Jack the Ripper digambarkan sangat mahir "memainkan" pisau-pisau
mematikannya, mempunyai pengetahuan anatomi tubuh manusia yang cukup baik ,
serta penguasaan teknik membedah dan memotong bagian-bagian tubuh manusia dengan
sangat sempurna.
Yang bisa dikatakan lebih hebat lagi , semua pembataian itu ia lakukan ditengah
gelap-nya malam , boleh dibilang tanpa penerangan yang cukup .
Segala misteri itu bermula pada tanggal 31 Agustus 1888 . Sekitar pukul 4.00
dini hari waktu setempat , seorang penduduk menemui mangsa pertama sang "devil"
yaitu Mary Ann Nichols, 42, di Whitechapel, East End.
Mayat wanita malang itu ditemukan oleh seorang penduduk setempat dalam keadaan
tewas mengenaskan .Bahkan beberapa polisi yang datang ke TKP juga cukup tekejut
ketika melihat kondisi mayat.
Dokter yang memeriksa mayat tersebut mendapati sebagian tubuhnya masih panas ,
ini menunjukkan mungkin wanita ini dibunuh kurang lebih sekitar setengah jam
sebelum jasad-nya ditemukan.
Terdapat kesan sayatan benda runcing pada rahang kiri korban , selain itu
diperkirakan perutnya juga dibelah menggunakan pisau panjang bergerigi , serta
terdapat banyak luka tikaman pada beberapa bagian tubuh yang lain.
Polisi tidak banyak memiliki petunjuk mengenai kasus pembunuhan ini , kerana
tidak ada saksi yang melihat atau mendengar suara teriakan korban pada malam
kejadian. Selain itu tidak ditemui juga ada-nya senjata tajam yang ditinggalkan
sang pelaku di TKP.
Pada 6 Agustus 1888 sebelum kasus pembunuhan Mary, seorang pelacur lainnya,
Martha Tabram, 39, ditemui tewas di George Yard dengan luka tikaman benda tajam
sebanyak 39 kali pada leher dan bagian kemaluan .
Dari hasil autopsi terhadap jasad wanita itu , didapati leher sang korban turut
digorok dan perutnya dibelah. Beberapa pihak berpendapat , pembunuhan Martha
merupakan salah satu "hasil karya" Jack The Ripper. Sehingga banyak spekulasi
mengatakan bahwa Martha merupakan korban pertama dari rentetan kasus pembunuhan
berantai ini.
Delapan hari selepas kematian Mary , penduduk Whitechapel kembali di-gemparkan
oleh penemuan sesosok mayat wanita. kali ini menimpa seorang pelacur, Annie
Chapman , ia juga ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan .
Ahli bedah forensik mengatakan bahwa Annie tewas dua jam sebelum jasadnya
ditemukan . Mereka juga mendapati sebagian kulit perut Annie dibedah , tulang
rusuknya dipotong-potong , isi perut dan organ-organ seperti jantung dikeluarkan
dan diletakkan di bahu sang korban. Edannya lagi , sebagian kemaluannya juga
dipotong!!
Beberapa saksi mengatakan melihat Annie sedang bercengkrama dengan seorang
lelaki yang memiliki ciri-ciri berkulit gelap, memakai topi pemburu rusa dan
berjubah hitam pada jam 5.30 pagi.
Keterangan para saksi yang turut merujuk kepada "orang asing", membuat polisi
menyimpulkan pembunuh adalah pendatang Yahudi dan menimbulkan sentimen di
kalangan penduduk pribumi.
Seorang Yahudi, John Pizer yang turut dikenali ‘Apron Kulit’ ditahan , namun
ahirnya ia dibebaskan karena ia tak terbukti bersalah dan tidak terkait dengan
kasus pembunuhan tersebut.
Mangsa ketiga dan keempat Jack the Ripper ditemukan pada hari yang sama yaitu 30
September 1988. Kali ini korbannya adalah Elizabeth Stride, 45. Ia ditemui tewas
berlumuran darah di Dutfield Yard kira-kira pukul 1.00 pagi dengan bekas cekikan
dileher dan disinyalir ia mati kurang lebih 30 menit sebelum jasadnya ditemukan.
Pada malam itu pula, polisi sekali lagi dikejutkan dengan penemuan mayat yang
juga ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan , kira-kira 1.6 kilometer dari
lokasi penemuan mayat Elizabeth.
Korban kedua di hari itu adalah Catherine Eddowes, 46. Ia juga ditemukan dalam
keadaan tewas berlumuran darah , ada bekas cekikan di lehernya, tubuhnya dibelah
dari dada sampai selangkangan dan isi perutnya terburai keluar.
Tidak ketinggalan rahimnya juga ikut dipotong dan dikeluarkan, mukanya hancur
karena dikuliti, kelopak mata kanannya dicungkil , hidung dan telinganya hampir
putus. Korban tewas kurang 30 minit sebelum ditemukan.
Di TKP , Polisi menemukan sehelai syal/selendang milik sang korban yang
berlumuran darah dan didekat-nya terdapat tulisan kapur pada dinding yang
berbunyi:
"The Juwes are The men That Will not be Blamed For nothing" (Yahudi adalah pihak
yang tidak akan bisa disalahkan tanpa sebab).
Dari sinilah Polisi bisa mengambil kesimpulan , bahwa seorang Yahudi-lah yang
ada dibalik kasus pembunuhan berantai legendaris ini.
Sedangkan korban kelima diketahui bernama Mary Jane Kelly . "Ginger" , nama
panggilan M.J.Kelly , juga ditemukan dengan kondisi yang sama mengerikannya
dengan korban-korban lainnya. Jasadnya ditemukan pada 9 September 1988 , dikamar
sewaannya yang berlokasi di Miller's Court, off Dorset Street, Spitalfields.



Lima Orang korban Keganasan Jack the Ripper

Beberapa dugaan-dugaan tentang sosok Jack the Ripper :
Jack The Ripper diduga memiliki kebencian sekaligus rasa takut terhadap wanita
yang mendalam, dan itu juga menjelaskan kenapa dia "berkata" telah membawa
pulang "rahim" wanita untuk disimpan (setengahnya "katanya" dia makan dan
setengahnya dia kirim ke polisi lewat suratnya "The Hell"). Sesuatu yang wanita
punya dan laki2 tidak. Selain itu dia juga membuat korbannya netral (tidak
berkelamin) dengan memotong bagian2 tertentu yang membuat korbannya tidak
dikenali lagi sebagai wanita. Juga, dia "berkata" telah membawa pulang ginjal
dan telinga korbannya. Kalo jantung aku ngga tau.
Mengetahui jika korbannya selalu prostitute, mungkin dia semacam mempunyai
dendam pribadi terhadap prostitute. Mungkin dia pernah disakiti/ditinggalkan
orang yang begitu disayanginya untuk bekerja sebagai WTS (note: 95% wanita di
East End meninggalkan keluarga dan anak-anaknya untuk bekerja sebagai WTS karena
ekonomi yang benar-benar parah di tengah-tengah ibukota Inggris. Mungkin ibunya
yang ingin dia bunuh?)
Ada juga dugaan kalau pelaku adalah seorang dokter atau setidaknya orang yang
mempunyai latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bidang operasi
bedah karena sayatan2 di tubuh korbannya sangat rapih yang hanya bisa dilakukan
menggunakan alat-alat operasi/bedah kedokteran yang membutuhkan keahlian khusus.
kemungkinan besar masa lalunya suram. mungkin suram sekali. Dugaan polisi,
pelakunya adalah tukang jagal, dokter, atau tukang cukur. Tidak harus dokter
asalkan dia punya pengetahuan anatomi tubuh manusia.
Ancient Telescope

Sejarah mencatat bahwa teleskop pertama kali ditemukan oleh Galileo Galilei pada
1609. Namun bukti-bukti peninggalan masa lalu yang berhasil ditelusuri dan
diteliti ternyata memberikan gambaran bahwa teleskop sudah ada sejak beribu-ribu
tahun sebelumnya.


Pada 1969, Dr. Javier Cabrera Darquea akhirnya berhasil menemukan dan
mengumpulkan lebih dari 11.000 batuan berukir berusia lebih dari 60.000.000
tahun yang lalu di sebuah lokasi dekat kota Ica, Peru. Pengumpulan batuan ini
dimulai oleh ayahnya, seorang antropolog setempat yang pada awalnya menemukannya
pada sebuah pemakaman Inca kuno.
Berbagai ukiran batu-batuan tersebut melukiskan perikehidupan manusia yang
pernah hidup di planet ini pada masa itu. Diantara ukiran yang tergambar pada
batu tersebut adalah manusia yang tengah meneropong ke atas di mana tampak
semacam bintang berekor/meteor (gambar diatas).
Selain ukiran yang menggambarkan manusia dengan teropongnya, juga ada banyak
lainnya yang menggambarkan ketinggian teknologi manusia pada masa itu dalam
bidang kedokteran, zoologi, biologi, hukum, geografi, dan lain-lain, termasuk
diantaranya kehidupan mereka bersama dinosaurus, brontosaurus dan triceratopus.
Kini koleksi batu-batuan ini disimpan di rumah Dr. Javier, Plaza de Armas di
kota Ica, Peru.
Disamping penemuan batuan Ica, para arkeolog juga telah melaporkan adanya
penemuan-penemuan benda-benda kuno berupa lensa pembesar pada peradaban-peradaban
kemudian yang memang terkenal dengan penguasaannya yang tinggi pada astronomi,
yaitu bangsa Asiria dan Viking.


Lensa Teleskop Bangsa Asiria Kuno


Lensa Teleskop Bangsa Viking
Kota Kuno Teradiasi Nuklir


Masih ada hubungannya dengan artikel yang berjudul "Perang Nuklir Zaman
Prasejarah" .Sebagai pengantar-nya silakan baca lagi artikel tersebut click
disini
Terdapat sebuah tempat di Distrik Rajasthan (India, wilayah yang berbatasan
dengan Pakistan), 10 mil sebelah barat ibukota Jodhpur, yang permukaan tanahnya
mengandung radioaktif seluas 3 mil persegi. Pancaran radioaktif itu demikian
kuat sehingga area tersebut dinyatakan berbahaya.
Pada awalnya, di area tersebut tengah dibangun perumahan ketika kemudian
berbagai kasus kecelakaan muncul, meliputi kelahiran bayi cacat sampai yang
terkena kanker pada orang-orang yang bekerja atau berada di sana.
Para ahli (terdiri dari lima orang, dipimpin oleh Lee Hundlay sebagai foreman
projek) lalu diturunkan ke area tersebut untuk melakukan penelitian hingga
menemukan bahwa ternyata terdapat pancaran radioktif yang sangat tinggi.
Lebih lanjut, para ahli juga menemukan situs kota kuno di lokasi tersebut dan
bukti-bukti telah terjadi ledakan atom yang terjadi antara 8.000 - 12.000 tahun
yang lalu, menghancurkan gedung-gedung dan menewaskan kira-kira setengah juta
penduduknya.
Salah seorang ahli membandingkan ledakan atom di sana dengan peristiwa yang
serupa di Jepang (Hiroshima dan Nagasaki) pada akhir perang dunia ke-2.
Kisari Mohan Ganguli, seorang ahli sejarah India mengungkapkan bahwa sebenarnya
detil kejadian dan akibat ledakan (pada makhluk hidup dan bangunan) sewaktu
peledakan bom atom di Jepang itu mirip dengan yang digambarkan pada salah satu
cerita kuno India, yaitu pada bab Drona Pavra dari Kitab Mahabharata.
Seolah-olah masyarakat India kuno dahulu sudah tak asing dengan perihal bom atom
atau nuklir.
Francis Taylor, seorang arkeolog dari tim peneliti mengemukakan bahwa terdapat
beberapa coretan-coretan tulisan pada beberapa reruntuhan bangunan kuno (kuil)
di sana yang setelah dicoba untuk diterjemahkan, seperti berisi doa dari
penduduknya agar selamat dari suatu cahaya sangat besar yang datang melingkupi
kotanya.
Adanya radiasi pada bekas kota kuno di India ini menambah bukti tentang pernah
terjadinya bencana ledakan atom ribuan tahun yang lalu, sebelum generasi manusia
sekarang berhasil menemukan atom.
Proses pembangunan perumahannya kemudian dihentikan seusai para ahli yang
tergabung dalam tim peneliti menyampaikan hasil penelitiannya, dan pemerintah
India sendiri kini telah menutup area tersebut.
The Dropa Stones


Benda Aneh ini temasuk dalam jajaran "The 10 Most Puzzling Ancient Artifacts"
versi para arkeolog-arkeolog kondang di seantero Dunia.
Dari beberapa sumber yang aku dapat , 10 artifak paling membingungkan itu
diantaranya :
The Grooved Spheres
The Dropa Stones
The Ica Stones
The Antikythera Mechanism (sudah pernah aku bahas , bongkar lagi arsip-nya)
The Baghdad Battery (sudah pernah aku bahas , bongkar lagi arsip-nya)
The Coso Artifact
Ancient Model Aircraft (versi amerika Latin)
Giant Stone Balls of Costa Rica
Impossible Fossils
Out-of-Place Metal Objects

The Dropa Stones

Pada 1938, sebuah tim arkeolog dari Universitas Peking (Beijing) yang sedang
melakukan survei gua-gua di pegunungan Baian Kara-Ula, Tibet menemukan sebuah
pekuburan dalam salah satu gua yang dibuat dengan sangat rapi, berisi tulang
kerangka mirip manusia pada umumnya, kecuali bagian tengkorak kepalanya yang
lebih besar, tak sebanding dengan proporsi tubuhnya.
Di tempat yang sama, salah seorang anggota tim juga menemukan sebuah piringan
batu berdiameter 22,86 cm, tergeletak pada sebuah sudut gua dan tertutup lapisan
debu. Pada bagian tengah piringan tersebut terdapat lubang dan goresan-goresan
teratur pada salah satu sisi permukaannya yang menyerupai bentuk karakter tulis
berukuran sangat kecil. Para anggota tim yang tak satu pun memahami tulisan
tersebut kemudian membawa dan menyimpannya bersama hasil-hasil temuan lainnya ke
Universitas Peking.
Sejak itu para ahli di Peking terus berupaya memecahkan maksud tulisan tersebut.
Hingga 20 tahun kemudian, Dr. Tsum Um Nui berhasil memecahkan kode tulisan dan
membaca pesan yang terkandung padanya.
Isi tulisan pada piringan tersebut menceritakan tentang penduduk dari planet
lain yang mengalami kerusakan pesawat sehingga terpaksa mendarat darurat di
pegunungan Baian Kara-Ula. Para penduduk lokal setempat (suku Han) yang terkejut
dan merasa aneh dengan penampilan fisik para pendatang tersebut menyangka
mendapat ancaman lalu berusaha memburu dan membunuh mereka. Para pendatang yang
juga terdapat perempuan dan anak-anak menjadi panik dan berusaha menyelamatkan
diri dengan bersembunyi pada gua tempat ditemukannya piringan batu tersebut,
namun banyak diantaranya yang terbunuh.
Kerusakan pesawat yang parah dan keterisolasian lokasi membuat mereka tidak
dapat memperbaiki pesawatnya. Tulisan tersebut juga mengidentifikasikan mereka
sebagai kaum Dropa. Keterangan yang tertulis pada piringan batu tersebut
ternyata mirip dengan legenda yang ada di masyarakat lokal setempat, yaitu
tentang munculnya makhluk dari angkasa yang berbadan kurus kecil tetapi
berkepala lebih besar.


Pada 1965, telah berhasil ditemukan 716 piringan batu sejenisnya dari gua yang
sama. Seorang ahli dari Rusia bernama W. Saitsew yang melanjutkan penelitian Dr.
Tsum Um Nui melaporkan bahwa piringan batu tersebut terbuat dari campuran kobalt
dan sejenis metal yang tidak dikenal, diduga adalah bagian komponen suatu
sirkuit elektris.
Sedangkan pada suatu sisi dinding gua, juga ditemukan gambar matahari, bulan,
sebuah bintang yang belum teridentifikasikan dan planet bumi yang keseluruhannya
dihubungkan oleh sebuah garis titik-titik. Dari hasil penelitian diketahui bahwa
temuan-temuan di gua tersebut (termasuk piringan batu) telah berusia kurang
lebih 12.000 tahun. Kini, di area sekitar gua tempat ditemukannya piringan batu
masih dihuni oleh dua suku yang terisolir bernama Han dan Dropa. Mereka bukan
seperti orang Tiongkok maupun Tibet, bahkan penampilan fisiknya berbeda dengan
orang kebanyakan, badannya kurus dan lemah, tingginya tak melebihi 1,5 meter.

Baalbeck (Ba'albek)



Ba'albek merupakan salah satu situs purbakala paling misterius di dunia , karena
banyak-nya teka-teki yang belum berhasil terjawab disini.Salah satunya adalah
bagaimana cara para pembangunnya memindahkan dan menyusun batu-batu balok
seberat 1200 ton seperti pada gambar diatas
QS 37:125 (Ash Shaaffaat),
A tad'uuna ba'law wa tadzaruuna ahsanal khaaliqiin
Apakah kamu menyembah ba'al dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta?
Ba'albek, atau kota Ba'a (nama dewa kaum Phoenician) adalah sebuah kota yang
terletak 86 km dari Beirut, ibukota Lebanon. Di kota inilah terdapat peninggalan
sejarah penting namun juga misterius, berkaitan dengan ukuran dan berat batu
utuh yang digunakan sebagai bahan bangunan kuil-kuil Romawi kuno di sana.
Batu-batu bangunan itu demikian besar bila dibandingkan dengan ukuran manusia
modern. Dibentuk dengan halus dan rapi sebagai bagian-bagian bangunan yang megah
dan artistik. Namun hal yang paling mengherankan adalah benda seberat itu
ternyata telah mampu pula dibentuk dan disusun sedemikian rupa, sedangkan pada
era kini pun masih terlalu berat untuk dapat diangkat oleh beberapa crane besar
sekaligus.


penemuan goresan-goresan mirip hasil gergaji listrik pada salah satu bagian
pondasi batu Piramid Giza, Mesir

Di sebelah selatan Ba'albek, terdapat lokasi bekas penggalian yang tampaknya
merupakan tempat untuk pemotongan batu-batu besar bahan bangunan kuil tersebut.
Di tempat ini pula, ditemukan sebuah balok batu raksasa (gambar dibawah) dan
telah berada di sana sejak pemotongannya, lebih dari 2.000 tahun yang lalu.
Balok batu ini dinamakan "Stone of the Pregnant Woman" dan dinyatakan sebagai
batu olahan terbesar di dunia. Berukuran 21,5 m x 4,2 m dengan berat
diperkirakan mencapai 1.500 ton.


"Stone of the Pregnant Woman"

Berdasarkan sejarah, pada mulanya, Ba'albek dihuni oleh kaum Phoenician sampai
kemudian diduduki oleh Bangsa Yunani pada 323 - 64 SM yang lalu mengubah nama
kota ini menjadi "Heliopolis" (kota matahari). Tahun 64 SM, kota ini menjadi
koloni Romawi (Colonia Julia Augusta Felix Heliopolitana) pada masa pemerintahan
Julius Caesar. Dalam masa pendudukan Romawi inilah kuil-kuil berbahan batu
raksasa tersebut dibangun. Didedikasikan untuk dewa bangsa Romawi kuno, Jupiter.
Lampu Zaman Mesir Kuno


Sekitar satu bulan yang lalu , nggak sengaja dapat informasi mengenai relief ini
dari video "Chariots of The Gods" di Youtube.
Buat teman-teman yang sudah baca buku Best Seller "Chariots of the Gods" karya
Erich Von Daniken , pastinya sudah tidak asing lagi dengan beberapa hipotesa
maupun teori-teori spektakuler mengenai "ancient visitor/ancient astronout" dan
"search for ancient technology" yang secara gamblang dikemukakan oleh Daniken.
Menurut pandangan masyarakat umum , masa peradaban-peradaban kuno ribuan bahkan
jutaan tahun lalu , merupakan masa peradaban yang sangat jauh dari kesan
kecanggihan teknologi serta penguasaan ilmu pengetahuan yang mendalam , tidak
sedalam dengan penguasaan IPTEK manusia masa kini(singkatnya : masih terbelakang
alias primitif).
Namun, penemuan saintis dan ahli arkeologi sejak beberapa tahun belakangan ini
seolah-olah menghilangkan pandangan umum bahwa peradaban-peradaban masa silam
adalah peradaban-peradaban yang terbelakang, penguasaan ilmu pengetahuan yang
masih payah dan memiliki kesan yang jauh dari teknologi.
Malahan , para saintis kini semakin kebingungan memikirkan penemuan artifak-artifak
purba yang menjurus kepada kenyataan bahwa peradaban-peradaban kuno sebenarnya
sudah begitu maju dari segi sains dan teknologi malah mungkin lebih futuristik
daripada zaman sekarang!
Kenyataan itu memang sukar dipercayai karena tolak ukur era perkembangan sains
dan teknologi baru bermula sekitar 200 tahun lalu dan teknologi komputer
berasaskan elektronik baru mulai sekitar tahun 1940-an.
Akan tetapi, artifak purba serta catatan kuno yang berhasil ditemukan para
arkeolog justru menceritakan sebaliknya - masyarakat zaman purba sudah memiliki
teknologi hebat serta maju dalam berbagai bidang terutama sains.
Penemuan-penemuan arkeologis yang mengagumkan seperti penemuan jantung buatan
yang berhasil ditemukan pada suatu mummi dari masa peninggalan peradaban Mesir
kuno contohnya , bukankah itu merupakan suatu bukti kongkrit bahwa peradaban
mesir kuno pada ribuan tahun silam telah menguasai ilmu sains dan kedokteran
setinggi itu.
Padahal kita ketahui , sejarah ilmu kedokteran pada masa kini baru bisa
memperkenalkan konsep jantung buatan pada beberapa puluh tahun lalu , tetapi
dari penemuan diatas tadi diketahui jantung buatan ternyata telah diperkenalkan
sejak 5000 tahun silam.
Selain itu , ada beberapa temuan yang mengindikasikan bahwa masa sebelum masehi
manusia telah mengenal peralatan-peralatan listrik .Contohnya penemuan artifak "The
Baghdad Battery" yang pernah aku bahas di blog ini , bukankah itu juga merupakan
salah satu peralatan elektrik masa silam yang berhasil ditemukan.
Tentunya kedua artifak tersebut mungkin belumlah cukup untuk membuktikan teori "ancient
electricity" yang dikemukakan oleh beberapa pakar seperti Daniken.
Tapi tahukah teman-teman , bahwa sudah cukup banyak temuan yang bisa dijadikan
bukti bahwa peradaban manusia masa sebelum masehi telah mengenal listrik maupun
peralatan listrik?
Salah satu temuan yang cukup populer adalah temuan relief-relief yang
menggambarkan semacam alat penerangan berupa bola lampu pijar kuno , kalau aku
bandingin dengan bentuk lampu pijar pertama temuan Thomas Alva Edison , mungkin
tidak jauh berbeda bentuknya atau mungkin malah kegunaannya juga tidak jauh
berbeda.

 

Relief lainnya di kuil Dendera

Berawal dari para arkeolog yang terkesan dengan kerapian penyusunan interior dan
keindahan relief lukisan dinding-dinding di dalam piramid Mesir.Lalu kemudian
mereka menyadari, bahwa tanpa adanya alat penerangan maka bagaimana para pekerja
maupun senimannya dapat melakukan pekerjaannya?
Jika demikian, maka seharusnya ada alat penerangan. Tetapi yang membingungkan
mereka adalah tak pernah ditemukan adanya jelaga atau bekas-bekas sisa
pembakaran api sebagaimana lazimnya alat penerangan kuno (obor, lilin, lampu
minyak). Lantas teknik penerangan apa yang mereka gunakan pada masa itu?
Di dalam suatu ruang di bawah Kuil Dendera, sebuah kuil yang terletak di sebelah
selatan Luxor (Mesir) dan dibangun oleh firaun Mesir untuk memuja Dewi Hathor
pada 4.200 tahun yang lalu, terdapat relief-relief yang menggambarkan semacam
alat penerangan berupa bola lampu lonjong berukuran besar.
Bagian kepala bola lampu disangga oleh dudukan dengan per pegas yang tampaknya
dapat berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan arah (sorotan) lampu. Sedangkan
bagian ujung lainnya terhubung dengan semacam pipa melengkung ke kotak dasar
alat penerangan tersebut. Walaupun seandainya gambar tersebut merupakan simbol,
tetapi bagaimana masyarakat pada masa itu dapat membuat desain teknis semacam
itu?
Yang cukup hebat adalah ketika Erich Von Daniken bersama beberapa tim saintis
lainnya berhasil menciptakan sebuah replika bola lampu yang benar-benar ditiru
dari desain relief di temple Dendera itu.
Ekspresimen ini mereka lakukan untuk mengetahui kegunaan sebenarnya dari benda
yang dipegang oleh Sang Fir'aun tersebut , apakah benar-benar merupakan semacam
alat penerangan , atau hanya sebatas simbol semata.
Sebelumnya , mereka terlebih dahulu harus bisa mengidentifikasi beberapa simbol
obyek dalam relief-relief itu sebagai penuntun dalam pembuatannya.
Dari beberapa sumber yang aku dapat , inilah hasil identifikasi dari setiap
obyek-obyek dalam relief tersebut :

 

Ket:
Priest
ionised fumes
electric discharge (snake)
Lamp socket (Lotos)
Cable (Lotos stem)
Air god
Isolator (Djed-Pillar)
Light bringer Thot with knifes
Symbol for "current"
Inverse polarity (Haarpolarität +)
Energy storage (electrostatic Generator?)

Mau tahu hasil dari ekspresimen Daniken ini? , biar nggak pada penasaran ,
langsung aja putar video singkat dibawah ini :



Beberapa Temuan "Mirip" Lainnya :
Tahun 1601, seorang pendeta dan pencatat perjalanan para pelaut penjelajah
Spanyol bernama Barco Centenera memberitakan tentang sebuah kota di tengah
belantara Amerika Selatan yang dihuni penduduk Inca bernama El Gran Moxo, dekat
hulu Rio (sungai) Paraguai, bagian tengah Matto Grosso (kini adalah sebelah
barat kota Diamantino) yang memiliki sebuah ‘bulan’ (bola lampu) menakjubkan di
atas sebuah tiang setinggi 7,75 meter. Bola lampu ini berdiameter sekitar 10
kaki dan bersinar sangat terang.
Pada sebuah konferensi tentang lampu jalan dan lalulintas tahun 1963 di Pretoria
(Afrika Selatan), C.S. Downey mengemukakan tentang sebuah pemukiman terisolir di
tengah hutan lebat Pegunungan Wilhelmina (Peg. Trikora) di Bagian Barat New
Guinea (Papua) yang memiliki sistem penerangan maju. Para pedagang yang dengan
susah payah berhasil menembus masuk ke pemukiman ini menceritakan kengeriannya
pada cahaya penerangan yang sangat terang benderang dari beberapa ‘bulan’ yang
ada di atas tiang-tiang di sana. Bola-bola lampu tersebut tampak secara aneh
bersinar setelah matahari mulai terbenam dan terus menyala sepanjang malam
setiap hari.
Legenda Manusia Biru

Legenda Manusia Berkulit Biru yang benar tercatat dalam sejarah Kentucky,
Amerika merupakan hal yang menarik perhatianku. Apalagi kalau dikaitkan dengan
berbagai kepercayaan mengenai “manusia biru” dari berbagai belahan dunia.


Peristiwa ini terjadi 6 generasi silam, saat itu seorang yatim piatu asal
Perancis bernama Martin Fugate mendapat tanah hibah di tahun 1820 dan pindah ke
kawasan Timur Kentucky, yang dikenal dengan nama Troublesome Creek. Martin
menikahi wanita asal Amerika, Elizabeth Smith, yang berambut merah dan berkulit
sangat putih, seputih salju.
Keluarga Fugate memiliki 7 anak, dan 4 diantaranya berkulit biru. Keluarga ini
bertambah jumlahnya, karena sesama anggota keluarga Fugate menikahi satu sama
lain. Pernikahan antar sepupu kerap terjadi, keluarga Fugate juga menikah dengan
keluarga-keluarga tetangga mereka.
Komunitas ini hidup terpencil di daerah yang belum memiliki infrastruktur.
Anak-anak Martin yang berkulit biru akhirnya menikah dengan saudara dari Ibu
mereka. Zachariah, seorang anak berkulit biru, menikah dengan saudara kandung
sang Ibu, dan menghasilkan kombinasi gen yang 100 tahun kemudian menjadi
penyebab kelahiran Benjy Stacy dengan warna kulit biru-keunguan! Saat dokter
keluarga terheran-heran melihat kondisi Benjy, mereka dijelaskan mengenai kisah
nenek buyut Benjy, yaitu Luna Fugate. Keluarga mengatakan, Luna adalah perempuan
yang “sangat biru”, “perempuan terbiru yang pernah ada”. Ayah Luna adalah Levy
Fugate, anak dari Zachariah. Levy menikah dengan gadis dari keluarga Ritchie dan
membeli 200 are tanah di Ball Creek. Pasangan ini memiliki 8 anak, termasuk Luna.
Seorang pemuda bernama John Stacy bertemu Luna saat ibadah mingguan di sebuah
gereja Baptis setempat. Stacy kemudian menikahi Luna dan mereka pindah ke Ball
Creek. Stacy masih mengingat sosok ayah mertuanya, Levy Fugate yang memiliki
warna kulit biru. Semua laki-laki dari keluarga Luna berkulit biru. Dan mereka
dijuluki “The Blue Fugates”.
Carrie Lee Kilburn, seorang perawat di rumahsakit Homeplace Center mengenang
Luna dan keluarganya sebagai orang-orang berkulit biru. “Luna berkulit biru.
Warna bibirnya biru tua, bagaikan luka memar. Perempuan terbiru yang pernah
kulihat”.
Luna Stacy memiliki kondisi kesehatan yang prima, melahirkan 13 anak dan
meninggal di usia lanjut, 84 tahun. Luna dikenal sebagai sosok yang enerjik dan
jarang sekali pergi ke klinik untuk berobat.
Benjy Stacy lahir di sebuah rumah sakit modern dekat Hazard, Kentucky, tak jauh
dari Troublesome Creek. Benjy mewarisi warna rambut merah milik sang ibu. Tapi,
warna kulit kakek buyutnya juga menurun padanya! Kulit Benjy biru tua. Para
dokter terkejut, namun orangtua Benjy tidak. Para dokter mengirim Benjy untuk
dites di Fakultas Kedokteran Universitas Kentucky. Setelah 2 hari diperiksa,
tidak ditemukan penyebab untuk warna kulitnya yang biru. Setelah sejarah kulit
biru di keluarga Benjy diketahui, para dokter menyimpulkan bahwa kondisi ini
menurun. Namun, gen biru dalam tubuh Benjy tidak sekuat kakek buyutnya. Dalam
beberapa minggu, warna biru pada kulit Benjy mulai memudar dan menjadi normal.
Namun, dalam keadaan marah atau kedinginan, warna kuku dan bibir Benjy menjadi
ungu.
Pada tahun 1960, Madison Cawein, seorang dokter spesialis darah yang meneliti
manusia berkulit biru di Alaska menyimpulkan bahwa manusia biru di Kentucky dan
Alaska sama-sama memiliki kelebihan molekul biru dalam darah mereka, yang
menekan jumlah hemoglobin yang biasanya membuat kulit menjadi berwarna kemerahan.
Cawein menggunakan enzim methylene biru untuk menetralisir warna biru yang ada
di kulit manusia biru. Usahanya berhasil. Enzim ini membantu tubuh menormalkan
kembali kadar methemoglobin.


Terlepas dari penjelasan medis mengenai manusia biru di Kentucky, mungkinkah
mereka merupakan keturunan dari peradaban kuno manusia berkulit biru (dipercaya
sudah punah ribuan tahun lalu) yang masih memiliki sisa gen tersebut dalam darah
mereka? Lalu, gimana dengan keberadaan Manusia Biru di tempat-tempat lain atau
keberadaan warna kulit biru dalam kepercayaan lain?
Di India : Dewa Khrisna
Nama “Khrisna” berarti “gelap atau hitam”. Dalam kitab Veda, Khrisna digambarkan
sebagai “Pemuda tampan yang memiliki kulit bersinar, berwarna seperti langit
yang mendung (biru tua)”. Dalam Chandayoga Upanishad, Khrisna, putra dari Devaki
digambarkan sebagai pribadi yang bijak dan sangat terpelajar.
Sedangkan Dewa Vishnu digambarkan berkulit biru dan memiliki 2 pasang tangan.
Mitologi Hindu juga meyakini keberadaan manusia berkulit biru yang sulit
diterima oleh pikiran modern kita.
Di Mesir : Amon, Isis
Dewa Mesir, Amon sering dilukiskan memiliki warna kulit biru. Begitu juga dengan
Dewi Isis. Sedangkan Dewa Osiris digambarkan berkulit hijau dan dijuluki “Hijau
Yang Agung”.
Dalam filosofi Mesir, biru merupakan warna kehidupan. Langit dan lautan memiliki
warna biru yang merupakan lambang dari kelangsungan kehidupan.
Bangsa Urantia
Tulisan-tulisan bangsa kuno Urantia bahkan meyakini adanya ras dari berbagai
warna : merah, orange, hijau, biru dll.
Benua Lemuria (Mu)
Dalam catatan kuno, dikatakan bahwa Bangsa Atlantis mendapatkan berbagai
pengetahuan dari masyarakat Benua Lemuria (Mu) yang tenggelam. Pengamat
antropologi Mark S Miller, yang mempelajari peradaban kuno selama 30 tahun
menemukan tulisan tentang peradaban pertama manusia yang diawali dengan “manusia
biru”. Diantara empat ras yang selama ini dikenal manusia (kulit hitam, putih,
kuning dan merah) juga terdapat ras kelima yaitu kulit biru, yang hidup di
antara benua Asia dan Eropa. Menurut peta kuno, lokasi ini adalah Lemuria(Mu).
Ras berkulit biru ini disebut sebagai “Blue Moovians”. Mereka digambarkan
sebagai orang-orang yang berpostur tinggi, langsing dan memiliki kekuatan
pikiran yang hebat. Bangsa ini diyakini berasal dari planet lain dan mampu
berteleportasi ke planet tersebut kapanpun mereka inginkan.
Di Norwegia
Sebuah pulau kecil bernama Formork Oy yang penghuninya kebanyakan nelayan,
memiliki catatan legenda mengenai manusia biru. Para nelayan berpapasan dengan
kapal aneh berwarna gelap, yang ditumpangi orang-orang bertubuh tinggi, dengan
pakaian yang bersinar, dan warna kulit kebiruan. Oleh para nelayan, orang-orang
biru ini dijuluki sebagai Delvar Nar. Ahli kelautan Jacques Costeau mengaku
pernah bertemu dengan orang-orang biru ini, dalam salah satu rangkaian
ekspedisinya.
Di Jepang
Dikenal legenda bangsa “Ainu” yang konon memiliki kulit berwarna biru.
Di Suku Indian
Dalam Legenda Indian Cherokee, sebelum mereka mendiami wilayah mereka, daerah
tersebut pernah dihuni manusia berkulit biru. Bangsa Cherokee menjuluki mereka
sebagai “manusia bulan”.
Sebuah ekspedisi di Arkansas beranggotakan satu tim yang menggali sebuah gua
hingga kedalaman 1 mil. Ekspedisi langsung dihentikan setelah anggota tim
melihat sebuah kota di dalam gua yang dihuni manusia berkulit biru. Dengan takut
mereka memutuskan pergi dari tempat tersebut.
Bulan Diciptakan Oleh Manusia?


Planet Bulan?
Sejak Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, rasa misterius orang-orang
terhadap bulan seakan-akan menurun. Dahulu, orang-orang berkumpul bersama di
rumah saat hari raya pertengahan musim gugur, dan saat makan kue bulan, begitu
menengadahkan kepala melihat rembulan di atas langit, dalam hati pasti merasa
penasaran dan bingung. Penasarannya adalah dari mana sebenarnya bulan ini
berasal? Dan bingung apa yang sebenarnya ada di atas bulan itu? Sastrawan pada
masa Dinasti Song yaitu Su Dong Po dalam Sui Tiao Ge Tou paling bisa hanya
menyuarakan rasa penasaran dan kerinduan bangsa China terhadap rembulan: Kapan
adanya terang bulan? Dengan arak bertanya pada langit cerah. Tidak tahu di
istana langit atas sana, hari ini tahun berapakah saat ini?
Setelah antariksawan mendarat di bulan, orang-orang tahu bahwa permukaan bulan
adalah sebidang padang pasir tandus, diselimuti debu angkasa tak terhingga
banyaknya, kosong melompong. Tetapi, tahukan Anda? Setelah mendarat di bulan,
beberapa temuan baru yang didapatkan, malah membuat ilmuwan semakin bingung
terhadap asal-usul bulan.
Saat ini pemahaman ilmuwan terhadap bulan telah melampaui imajinasi sebelum
pendaratan di bulan pada waktu itu, bukti–bukti temuan ini bisa membuat
pemikiran baru orang-orang terbuka, mengenal dan merenungkan kembali asal mula
diri sendiri dan kehidupan, serta alam semesta.
Studi Awal
Sejak zaman dahulu, astronom setiap bangsa di dunia telah mengadakan pengamatan
yang panjang terhadap bulan. Penampakan bulan yang mengembang bulat dan menyusut
berbentuk sabit, selain menjadi obyek inspirasi penyair, lebih menjadi pedoman
kerja penanaman sawah petani; penanggalan tradisional Tionghoa merupakan
penanggalan yang berdasarkan peredaran bulan, berperiode 28 hari sebagai patokan.
Pada masa lampau, orang-orang menemukan sebuah fakta yang sangat menarik, bulan
selalu mengarah pada kita dengan satu permukaan yang sama.
Kenapa? Melalui pengamatan yang panjang, orang-orang mendapati bulan bisa
berputar sendiri, dan periode perputarannya sendiri persis sama dengan periode
perputarannya mengelilingi bumi. Maka, biar di mana pun posisi bulan berada,
bulan yang kita lihat dari atas bumi pasti merupakan satu permukaan yang sama,
bayang-bayang di atas bulan selalu sejenis yang serupa.
Orang-orang bahkan memperhatikan, ukuran bulan kelihatannya sama besar dengan
matahari. Matahari dan bulan dirasakan sama besarnya, namun pada kenyataannya
apakah sama besarnya? Orang dahulu acap kali berhasil mengamati suatu fenomena
alam yang aneh, mereka menyebutnya dengan istilah “dewa anjing menelan matahari”,
di saat itu akan ada benda langit berwarna hitam menutup total matahari, langit
siang hari yang terang benderang tiba-tiba menjadi gelap gulita, dipenuhi dengan
kelap-kelip bintang, yaitu “gerhana matahari total” yang dikenal oleh ilmuwan
sekarang ini. Pada saat gerhana matahari total, benda langit hitam yang kita
lihat adalah bulan, ukuran bulan persis bisa menutupi matahari, artinya jika
dilihat dari bumi, bulan dan matahari sama besarnya.
Belakangan astronom mendapati, bahwa jarak matahari ke bumi persis 395 kali
lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari juga persis 395 kali
diameter bulan, maka dilihat dari bumi, bulan persis sama besarnya dengan
matahari. Diameter bumi adalah 12.756 km, diameter bulan 3.467 km, dan diameter
bulan adalah 27%-nya diameter bumi.
Benda langit yang berputar mengelilingi planet, oleh ilmuwan disebut sebagai
satelit. Sembilan planet besar pada sistem tata surya semuanya memiliki
satelitnya sendiri. Di antara 9 planet besar tersebut ada beberapa planet yang
sangat besar, seperti misalnya planet Jupiter, planet Saturnus dan lain
sebagainya, mereka juga memiliki satelit yang mengedarinya, diameter satelit
mereka sangat kecil dibanding planet itu sendiri. Maka, satelit yang besarnya
seperti bulan, sangat unik di dalam sistem tata surya kita. Data-data yang
kebetulan ini menyebabkan beberapa astronom mulai memikirkan sebuah masalah,
yaitu apakah bulan terbentuk secara alami?
Bebatuan Bulan yang Lebih Tua
Setelah pesawat antariksa Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, dan
mengambil contoh batuan dari atas permukaan bulan, melakukan berbagai pengujian,
didapatkan data yang bisa dijadikan bahan analisa lebih mendalam terhadap
struktur bulan.
Pertama-tama dibuat analisa usia terhadap bebatuan yang terkumpul, didapati
bahwa usia bebatuan bulan sangat kuno, ada sejumlah besar usia bebatuan itu
melampaui bebatuan yang paling kuno di atas bumi. Menurut statistik 99% usia
bebatuan bulan melampaui 90% bebatuan kuno di atas bumi, usia yang berhasil
dihitung adalah sebelum 4,3-4,6 miliar tahun. Ketika membuat analisa terhadap
tanah permukaan bulan, didapati masa mereka lebih kuno lagi, ada beberapa yang
bahkan lebih awal 1 miliar tahun dibanding usia bebatuan bulan, melampaui lebih
dari 5 miliar tahun. Saat ini waktu yang diprediksi ilmuwan atas terbentuknya
sistem tata surya kurang lebih 5 miliar tahun lebih, mengapa bebatuan dan tanah
di permukaan bulan sejarahnya bisa begitu panjang? Para ahli juga berpendapat
bahwa sulit untuk menjelaskan.
Rongga pada Bulan
Pembuktian kabut bulan mungkin bisa menjelaskan struktur bulan. Astronot yang
mendarat di bulan, ketika akan kembali ke bumi, meninggalkan permukaan bulan
dengan mengendarai pesawat pendarat kembali ke kabin antariksa, setelah menyatu
dengan pesawat antariksa, pesawat pendarat itu dibuang kembali ke permukaan
bulan. Alat pengamat gempa yang dipasang pada jarak 72 km mencatat getaran pada
permukaan bulan, getaran ini terus berlangsung lebih dari 15 menit, sama seperti
martil memukul lonceng besar dengan sepenuh tenaga, getaran berlangsung dalam
waktu yang lama baru hilang secara perlahan-lahan. Ambil sebuah contoh misalnya,
ketika kita memukul sebuah besi berongga dengan sekuat tenaga, akan mengeluarkan
getaran ung… ung… yang terus bergema, sedangkan ketika memukul besi padat,
getaran hanya akan bertahan singkat, akan berhenti pada waktu yang tidak lama.
Gejala getaran yang terus berlangsung ini membuat ilmuwan mulai membayangkan
apakah bulan itu berongga?
Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam
gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi
adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur” adalah suatu gelombang tembusan,
bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan
disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan”, sama seperti namanya,
hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Namun, instrumen
kabut bulan yang dipasang di atas bulan, melalui catatan waktu yang panjang,
sama sekali tidak berhasil mencatat atau merekam gelombang bujur, semuanya
berupa gelombang permukaan. Dari gejala yang menakjubkan ini, ilmuwan
membuktikan bahwa bulan itu berongga!
Berlapiskan Unsur Logam
Tidak tahu, apakah Anda memperhatikan, bila mengamati bulan pasti akan terlihat
potongan bayangan yang hitam-hitam, dan itulah area bayangan hitam yang
disebutkan oleh ilmuwan. Saat antariksawan mengambil bor listrik akan membuat
sebuah lubang di sana, mereka mendapati bahwa itu adalah pekerjaan yang
melelahkan, mengebor dalam waktu yang sangat lama, namun hanya bisa membuat
lubang sedikit saja. Dan ini aneh rasanya, permukaan bulan bukankah semestinya
terbentuk dari tanah dan bebatuan? Meskipun agak keras, namun tidak semestinya
sampai tidak bisa masuk! Ketika dengan cermat dan teliti menganalisa struktur
bentuk permukaan bulan pada area itu, ditemukan bahwa sebagian besar adalah
suatu komposisi unsur logam yang sangat keras, yaitu unsur logam titanium yang
digunakan untuk membuat pesawat antariksa. Pantas saja bisa demikian kerasnya.
Maka, komposisi keseluruhan bulan dapat dikatakan bagaikan sebuah bola logam
yang berongga.
Dalam lubang kawah bulan terdapat lava dalam jumlah besar, ini tidak aneh, yang
aneh adalah lava-lava ini mengandung sejumlah besar unsur logam yang sangat
langka di bumi, misalnya titanium, kromium, itrium dll. Logam-logam ini semuanya
sangat keras, tahan panas, anti-oksidasi. Ilmuwan menaksirkan, jika hendak
melebur unsur-unsur logam ini, paling tidak suhunya harus di atas 2-3 ribu
derajat, namun bulan adalah sebuah “planet dingin yang mati kesepian” di langit,
paling tidak selama 3 miliar tahun tidak ada aktivitas gunung berapi. Lalu
bagaimana bulan bisa menghasilkan begitu banyak unsur logam yang membutuhkan
suhu yang tinggi? Lagi pula, setelah ilmuwan menganalisa contoh tanah bulan
seberat 380 kg yang dibawa oleh antariksawan, didapati ternyata mengandung besi
dan titanium murni, ini adalah golongan tambang logam murni yang tidak akan ada
secara alamiah. Ini menunjukkan bahwa logam-logam ini bukan terbentuk secara
alamiah, melainkan hasil leburan manusia.
Penemuan ini sekaligus menjawab pertanyaan yang sejak lama membuat bingung para
ahli. Jumlah lubang kawah di atas permukaan bulan sangat banyak, namun anehnya,
lubang-lubang ini sangat dangkal. Ilmuwan memperhitungkan, jika sebuah planet
kecil yang berdiameter 16 km dengan kecepatan 50.000 km/jam terbentur dan hancur
di atas bumi, maka akan mengakibatkan sebuah lubang besar dengan kedalaman
berdiameter 4-5 kali lipatnya, artinya kedalamannya bisa mencapai 64-80 km. Dan
sebuah lubang Kawah Gagrin yang merupakan kawah terdalam pada permukaan bulan,
diameternya 300 km, namun kedalamannya hanya 6,4 km. Bila hitungan ilmuwan tidak
ada kesalahan, bebatuan yang mengakibatkan lubang ini jika bertabrakan di atas
bumi, akan mengakibatkan lubang besar yang paling tidak kedalamannya 1.200 km!
Mengapa di atas bulan hanya bisa menimbulkan lubang bebatuan yang demikian
dangkal? Satu-satunya penjelasan yang mungkin dapat diberikan adalah lapisan
kulit luar bulan sangat keras. Jika demikian, komposisi logam keras di permukaan
bulan yang ditemukan sebelumnya cukup untuk menjelaskan gejala semacam ini.
Bulan Diciptakan oleh Manusia?
Dua ilmuwan eks Uni Soviet dengan berani mengemukakan hipotesanya, menganggap
bahwa bulan adalah sebuah kapal ruang angkasa yang telah mengalami perombakan.
Dengan demikian, baru bisa secara sempurna menjelaskan dan menjawab berbagai
macam gejala aneh yang ditinggalkan bulan untuk kita.
Hipotesa ini sangat berani, dan juga cukup banyak menimbulkan perdebatan, saat
ini sebagian besar ilmuwan masih belum berani mengakui teori ini. Namun,
kenyataan yang tidak diperdebatkan adalah, bahwa bulan memang benar-benar bukan
terbentuk secara alami. Bulan bagaikan mesin yang sangat akurat, setiap hari
menghadap bumi dengan segi yang sama, juga persis sama besarnya dengan matahari
kalau dilihat sepintas. Permukaan luar adalah sebuah lapisan paduan kulit logam
yang tinggi tingkat kekerasannya, bisa menahan serangan bebatuan yang
kepadatannya tinggi dalam jangka waktu yang panjang, dan tetap sempurna seperti
bentuk semula. Jika merupakan sebuah benda langit alamiah, tidak seharusnya
memiliki begitu banyak ciri khas yang dibuat manusia.
Diperkuat dengan bukti bulan seperti planet logam titanium berongga yang
diciptakan manusia, maka tidak sulit untuk membayangkan bahwa bulan seyogianya
dipasang dan diletakkan di atas oleh “manusia”, segala ciri khasnya sekaligus
menunjukkan, bahwa bulan diciptkan manusia bumi pada waktu itu. Jika demikian,
sebelum adanya bulan, langit malam hari di atas bumi seharusnya sangat gelap
gulita. Jika waktu itu di atas bumi ada manusia, lalu pada malam hari dan di
atas permukaan bumi yang luas, mereka sangat sulit melakukan aktivitas apa pun,
maka pantas saja dirancang sebuah cermin yaitu bulan, untuk ditempatkan di atas
langit. Maka wajah atau pemandangan bulan yang paling asli adalah sebuah bola
metal, yang tingkat keterangan cahaya pada zaman dahulu pasti lebih terang
dibanding sekarang, seiring dengan perjalanan waktu yang panjang, di bawah
kondisi tidak adanya lapisan atmosfer, dan ditutupi sejumlah besar bebatuan
kosmos serta debu sehingga menjadi seperti sekarang ini. Dan bila saat ini kita
menganalisa permukaan bebatuan dan tanah bulan, tentu saja mendapati usianya
lebih lama dari pada bumi, membuat adanya perasaan sedikit fantastis.
Saat ini terhadap masalah yang tidak dapat dijelaskan dan tidak berani diakui
ilmuwan, bila kita melepaskan bingkai-bingkai pemikiran yang sempit, menganalisa
secara rasional akan menemukan banyak sekali fenomena yang sulit untuk
dijelaskan namun sebenarnya sangat mudah dipahami. Berdasarkan sejumlah besar
bukti yang ditemukan ilmuwan sejak awal sudah bisa dipastikan bahwa bulan adalah
ciptaan manusia, merupakan ciptaan manusia prasejarah, lalu mengapa tidak bisa
mengambil kesimpulan terakhir? Sebab eksistensi manusia prasejarah, dapat
dikatakan adalah merupakan pantangan ilmuwan, sebagian besar ilmuwan biar pun
meneliti begitu banyak bukti dan teori yang tepat, namun saat menemui pandangan
yang bertentangan dengan teori evolusi, maka siapa pun tidak berani
mengemukakannya.
Padahal eksistensi manusia prasejarah yang memiliki peradaban yang sangat tinggi
sudah ditunjukkan dalam penemuan-penemuan arkeologis belakangan ini. Sebagai
contoh, penemuan tambang reaktor nuklir yang diperkirakan berusia 2 miliar tahun
yang lalu di Republik Gabon, Afrika, yang lebih canggih dari pertambangan
reaktor nulir zaman sekarang. Semangat yang menuntut kebenaran seyogianya
merupakan prinsip tertinggi dalam penelitian ilmuwan, apabila kita telah
melompat keluar dari bingkai-bingkai pemikiran pendahulu, maka tidak sulit untuk
membayangkan bahwa di antara sejumlah besar penelitian ilmiah, akan terdapat
sebuah lompatan yang sangat cepat.
Majestic 12

Kita memang sudah sering mendengar tentang peristiwa Roswell, area 51 di AS.
Tapi pasti banyak diantara kita yg awam dengan nama2 berikut ini :
Tunguska di Siberia
Lop Nor di Cina
2 daerah tsb memiliki tingkat UFO sightings serta fenomena2 unik yg berhubungan
dengan extra terrestrial yang bisa dibandingkan dengan Area 51 di AS.
Di Inggris dan India, fenomena Crop Circle terjadi dimana - mana dalam waktu
belasan tahun terakhir.
Di Amerika dan Mexico, mutilasi dan pembunuhan ternak secara misterius terjadi.Terlalu
banyak bila disebutkan satu persatu.
Oleh karena itu, penjelasan mengenai MAJESTIC 12 saya rasa baik sebagai "introduction"
ke dunia 'UFO' dan "KONSPIRASI".


Majestic 12 adalah Ultra Top Secret Research and Development serta Intelligence
operation yang dibentuk oleh Presiden Truman 24 September 1947 disaat hangat -
hangatnya peristiwa Roswell di New Mexico ( peristiwa yg diduga merupakan
kecelakan UFO dimana Alien / Alien Hybrid ditemukan ).
Majestic 12 juga memiliki beberapa sebutan seperti M-12, Majic 12 atau MAJCOM.
Pemebentukannya lewat Executive Order ( Keputusan Presiden / Kepres ) 24
Spetember 1947.
Komite ini diberikan wewenang dan kekuasaan untuk melakukan review terhadap
semua data dan bukti2 mengenai Extra Terrestrial dari semua badan2 pemerintahan,
militer dan intelijen AS.
MJ-12 berentuk sebuah komite yang 'disisipkan' didalam NSC ( National Security
Counsel ) pada thn 1954 dengan sebuah unofficial memo dari Presiden Eisenhower
yg dikenal dengan " Kepres no 54-12 ".
Komite ini diberi wewenang untuk mengambil semua langkah yang dianggap perlu
tanpa pengawasan konggres Amerika. MJ-12 bekerjasama dengan Joint Intelligence
Committe, Air Tech Intelligence Center, serta Intellicence Advisory Counsel.
Project2 rahasia yang terkuak dan diduga kuat merupakan operasi MJ-12 antara
lain adalah Project SIGMA, Project SIGN yg kemudian berubah nama menjadi Project
GRUGE.
Pembentukan 'komite rahasia' MJ-12 merupakan sebuah preseden dari semua 'Covert
Operation' yang banyak bermunculan dibelakang layar saat ini di AS.
MJ-12 memiliki semua kumpulan dokumen mengenai kecelakaan2 UFO serta operasi2
recovery-nya, instalasi2 militer yg berhubungan erat dgn UFO, fasilitas2 sains,
laboratorium2, serta lokasi2 penyimpanan material2 pesawat UFO yg pernah
ditemukan. Semua itu merupakan bagian dari suatu eksperimen mengenai teknologi
super-maju yg dilakukan secara rahasia ( nama Area 51 muncul disini ).
Presiden ( hingga Eisenhower ) mendapat update setiap minggu mengenai kemajuan
operasi tsb lewat CIR ( Current Intelligence Review ). Anggota2 MJ-12
berdasarkan berbagai sumber yg saya baca senantiasa berganti - ganti, namun ada
bebetrapa 'nama teta' yg selalu muncul dalam hampir semua dokumen - material
mengenai MJ-12 yaitu Dr. Fannevar Bush dan James V Forestall ( keduanya adalah
orang yg pertama kali mengajukan proposal MJ-12 ke presiden Truman ). Nama2
lainnya adalah beberapa Jenderal Pentagonj, ilmuwan, top eksekutif di perusahaan
Shell Oil, dan (dalam beberapa dokumen ), muncul nama Profesor Albert Einstein
dan ahli roket Werner Von Braun.


Majestic 12 Top Secret Document

Konferensi MJ-12 pertama yg dilakukan di saat pembentukaannya di thn 1947 saja
sudah membahas kurang lebih 1200 dokumen dan memo2 intelijen mengenai insiden2
UFO ( hanya insidennya tanpa memasukan penampakan ).
Selain anggota komite, konferensi tsb diikuti para petinggi militer serta para
pemimpin2 industri2 roket dan antariksa AS. Banyak yg menduga bahwa maksud
konferensi tsb untuk membagi - bagi 'jatah' mengenai informasi serta materi2
mengenai UFO serta bagian2 UFO yg ditemukan untuk diselidiki oleh tiap2 industri
yg bersangkutan.
Kebijakan pemerintah AS dalam hal ini adalah 'Control and Denial'.
Salah satu dokumen menyatakan bahwa obyektif dari pembentukan Majestic 12 adalah
'controlling public's mind' yang secara otomatis bisa diterjemahkan juga sebagai
upaya pengontrolan pemberitaan2 pers. Kebijakan tersebut termasuk juga
didalamnya adalah penyangkalan total akan semua bukti2 valid menyangkut Roswell
maupun insiden2 UFO lainnya yang sampai dikonsumsi publik.
Ada juga kebijakan yang dikenal dengan istilah " Controled release " yaitu
penyingkapan informasi yang 'sudah diatur' kepada media yang biasanya digunakan
untuk mendiskreditkan penyidikan2 yg dilakukan sipil yang dianggap membahayakan.
Dalam kenyataan di lapangan, standart prosedur yang digunakan adalah melakukan
de-brief terhadap warga sipil maupun militer yang terlibat / menjadi saksi
insiden2 UFO sekaligus juga memberikan 'cover story' yg memadai ke kalangan pers.
Pembenaran akan kebijakan untuk merahasiakan semua peristiwa2 UFO tersebut
berada dalam daftar memorandum yg disebut sebagai 'political consideration' atau
alasan2 politik yang dibuat sedemikian rupa sehingga insiden2 UFO layak untuk
dimasukkan sebagai bagian dari rahasia negara para prioritas tertinggi sehingga
hanya menjadi konsumsi kalangan sangat terbatas saja dalam lingkaran NSC (
National Security Counsel ).
Beberapa dokumen lainnya juga menyatakan akan connection yang dekat antara
insiden2 penampakan UFO dengan frekwensi penerbangan militer, serta eksperimen2
dunia aviasi yang mutakhir.
Dalam peristiwa Roswell sendiri, konklusi akhir dalam dokumen Majestic 12
menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi akibat tabrakan di udara antara 2
unidentified interplanetary flying object.
Secara spesifik hal tersebut tertulis dalam dokumen laporan IPU ( Interplanetary
Phenomena Unit ).


John F Kennedy with Majestic 12

Dalam mendalami material2 yg ditemukan di Roswell, beberapa Project dilakukan
secara terpisah dan rahasia. Project Sign dan Project Grudge dibuat sebagai
badan riset insiden Roswell.
Sementara upaya retrieval ( evakuasi ) meterial2 dan jenazah alien dilakukan
lewat Project Storm aka Project Moon dust dengan personil2 taktis yg terlatih
khusus untuk menangani situasi2 yg berhubungan dengan Extra - Terrestrial yg
dikenal dengan satuan BLUE TEAM.
Temuan2 tubuh alien kemudian disebut dengan istilah EBE ( Extraterestrial
Biological Entities ). Pada operasi evakuasi pesawat UFO dan tubuh2 Alien di
Roswell terdapat beberapa korban di pihak militer dan paramedis akibat radiasi
maupun infeksi yg disebabkan sentuhan/kontak dengan material dan jenazah alien.
Jenazah para personel2 evakuasi kemudian disimpan di Fort Derrick - Maryland utk
autopsi, sementara mayat2 Alien dibawa ke 2 tempat berbeda yaitu : Randolph
Field Ohio dan AKC laboratory di New Mexico.
Preliminary report mengenai kepingan2 logam yang ditemukan di lokasi kecelakaan
Roswell adalah sebagai berikut :
Bagian mesin pendorong pesawat tsb mampu bekerja dengan baik dalam tekanan
mencapai 150,000 pounds / inchi2.
Elemen2 logamnya sanggup bertahan hingga suhu ekstrim.
Tidak terlihat adanya alat2 penyatu, sekrup, baut dll dalam bagian mesin
pendorong pesawat.
Tidak ditemukan adanya bagian yang berfungsi sebagai sayap, flaps, atau
stabilizer.
Tidak ada bagian air-intake maupun exhaust.
Di bagian kontrol panel-nya tidak ditemukan tombol2, switches, tuas, ataupun
pedal sebagaimana umumnya sebuah pesawat.
Tingkat kesempurnaan engineering yang ditemukan pada puing2 di lokasi insiden di
Roswell merupakan sebuah teknologi asing yang belum pernah ditemukan dan
diketahui di dunia saat itu.
Power supply dari sistem propulsi pesawat oleh para peneliti disebut dengan
istilah " Neutron Engine " yang dihubungkan dengan rangkaian2 semacam koil dan
bahan magnet.
Elemen2 yang dikenal dan ditemukan dalam power supplynya : Hidrogen - Fluoride,
magnesium, potassium, aluminium, plutonium, perak, beryllium, sisanya tidak
dikenali.
Dalam salah satu dokumen lain mengenai operasi penyelidikan thd teknologi
Roswell, dikatakan bahwa penemuan di Roswell merupakan fase pertama untuk
membangun atomic engines serta akan memicu revolusi pengetahuan manusia akan
sistem propulsi mesin.
Dalam dokumen2 lain yang menyusul, diketahui bahwa proyek penyidikan materi2
alien tsb dilanjutkan dengan misi untuk membuka jalur komunikasai dengan para
pendatang dari luar angkasa tsb. Misi tersebut dilaksanakan dengan kode "
Project Sigma " dan " Project Snowbird ".
Setidaknya satu diantara kedua operasi rahasia tsb berhasil dan secara umum
walau senantiasa dibantah , para pengamat konspirasi UFO yakin bahwa ada sebuah
dokumen yang menyebut bahwa pada tahn 1959 pemerintar AS telah berhasil
melakukan kontak komunikasi pertama dengan para pendatang dari luar angkasa tsb!
Fakta Ilmiah Menarik

1. Orbit bulan bertambah lebar



Orbit bulan bertambah lebar kira-kira 3.8 cm pertahun. (Radius orbit Bulan kira-kira
384,000 km). Ini dikarenakan Bulan menyebabkan pasang di Bumi. Karena sisi Bumi
yang menghadap Bulan lebih dekat, maka tarikan gravitasi menjadi lebih kuat dari
pada pusat bumi, hal yang sama berlaku pada sisi Bumi yang menjauhi bulan jika
dibanding pusat Bumi. Efek ini akan merentangkan bumi sedikit, dan membuatnya
sedikit gepeng. Diperkirakan 15 milyar tahun lagi hari di bumi akan menjadi 55
hari lamanya, tidak 30 lagi, sesuai dengan waktu yang dibutuhkan bulan untuk
mengitari Bumi.

2.Kamu Bisa Ereksi Saat Mati

A death erection (kadang disebut “angel lust”) adalah ereksi post-mortem yang
terjadi saat seorang pria meninggal baik dengan cara berdiri atau tengkurap
dengan mayat tetap pada posisi demikian. Selama masih hidup, pemompaan darah
oleh jantung menjamin distribusi melalui saluran darah ke seluruh badan berjalan
lancar. Saat mekanisme ini berakhir, hanyalah gaya gravitasi yang mempengaruhi
darah. Darah menuju titik terendah dari tubuh dan menyebabkan edema atau
terjadinya pembengkakan, perubahan warna yang disebabkan hal ini disebut
lividity.
Jika seseorang meninggal secara vertikal misal gantung diri, darah akan menuju
area kaki. Tekanan akan membesar saat berat darah mendorong ke bawah. Ini
menyebabkan saluran darah dan jaringan di kaki menggembung pada kapasitas
elastisitas tertinggi dan tetap pada volume darah terbanyak yang bisa ditampung.
Efek ini terjadi tepat di area kaki dan pinggang. Darah yang ada di torso
berusaha mengalir ke bagian bawah akibat gravitasi, dan darah yang ada di
pinggang (yang tidak bisa mengalir ke bawah karena sudah penuh) menyebabkan
penis, yang memiliki jaringan yang bisa mengembang, terisi dengan darah dan
terjadilah ereksi. Selama tubuh tetap pada posisi tersebut maka efek akan
berlanjut.

3.Hujan Binatang Dari Langit


Hujan binatang sudah jadi fenomena cuaca yang relatif umum, dilaporkan terjadi
di berbagai belahan dunia. Binatang seperti jatuh dari langit layaknya hujan,
biasanya ikan atau kodok. Kadang binatang yang jatuh masih hidup, menunjukkan
bahwa rentang waktu ekstraksi dan saat jatuh lumayan pendek. Beberapa saksi
menggambarkan binatang-binatang itu tampak takut, meskipun sehat, dan berlaku
lumayan wajar setelah kejadian. Pada beberapa kejadian, binatang jatuh dalam
keadaan beku dan mati, bahkan ada yang masih terkurung dalam balok es. Bukti
betapa kuatnya kekuatan cuaca membawa mereka ke ketinggian di bawah nol derajat.
Peristiwa hujan kodok terakhir terjadi di Serbia (2005), London (1998) dan hujan
ikan di India (2006) dan Wales (2004). Di Honduras, Lluvia de Peces (Hujan Ikan)
adalah fenomena unik yang sudah terjadi selama lebih dari seabad, Terjadi di
Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi dari peristiwa ini
menyatakan bahwa ini dimulai dengan awan hitam gelap di langit yang dibarengi
dengan guntur dan angin kencang dan hujan lebat selama 2 sampai 3 jam. Setelah
hujan berhenti , ratusan ikan hidup ditemukan di tanah. Orang-orang mengambilnya
untuk dimasak.

4.Jagad Raya Memiliki Warna Beige

Cosmic Latte adalah warna alam semesta, menurut tim astronomi dari John Hopkins
University pada 2001, Karl Glazebrook dan Ivan Baldry menentukan warna dari alam
semesta adalah putih kehijau-hijauan, tapi mereka segera mengoreksi analisa
mereka di “The 2dF Galaxy Redshift Survey: constraints on cosmic star-formation
history from the cosmic spectrum” yang dipublikasikan pada tahun 2002. Pada esei
ini mereka melaporkan bahwa survey warna dari seluruh cahaya di alam semesta
menghasilkan warna sedikit putih beige (abu2 agak kuning). Survey termasuk lebih
dari 200,000 galaksi dan mengukur rentang spektral dari cahaya dari alam semesta
yang besar. Nilai hexa RGB untuk warna Cosmic Latte adalah #FFF8E7. Pada artikel
di Washington Post, warnanya di tampilkan. Glazebrook berkelakar bahwa dia
mencari saran untuk menamai warna baru tersebut. Beberapa orang yang membacanya
mengirim saran, dan “Cosmic Latte” yang kemudian dipilih.

5.Keracunan Bisa Menyebabkan Massa Menari Histeris

Dancing Mania adalah nama yang diberikan fenomena yang terjadi kebanyakan di
tanah daratan Eropa dari abad 14 sampai 17an, dimana sekelompok orang akan
menari di jalanan kota, kadang dengan mulut berbusa atau mengoceh sampai roboh
kelelahan. Mania terjangkit masal di Aachen Jerman pada juli 1374. Penari menuju
jalanan dan berteriak-teriak dan terus menggeliat meskipun sudah roboh kelelahan.
Tarian ini menyebar dengan cepat melalui Prancis dan ke kota-kota kecil. Dan
puncaknya pada 1418 di Strasbourg. Bagaimanapun, banyak orang telah terjangkit
dancing mania, atau terperangkap dalam dancing mania, berusaha membantu, atau
hanya melihat kejadian ini, yang membuat kegiatan kota terhenti.
Meski tidak ada konsensus yang ada mengenai penyebab, beberapa kasus, khususnya
di Aix-la-Chapelle, mungkin memiliki penyebab phisik yang bisa dijelaskan.
Gejala penderita bisa digolongkan pada keracunan semacam jamur, ergotism,
dikenal pada Abad Pertengahan sebagai “St. Anthony’s Fire”. Ini disebabkan
karena memakan gandum yang terinfeksi Claviceps purpurea, jamur kecil yang
mengandung racun dan mengandung kima psikoaktif (alkaloid), termasuk lysergic
acid (digunakan pada masa modern untuk sintesa LSD). Gejala keracunan ergot
termasuk nervous spasms, psychotic delusions, keguguran, gemetar dan mati rasa.
Beberapa penari menyatakan mengalami penglihatan alam religi.

6.Gumpalan di Pusar Berasal dari Pakaian Dalam


Banyak orang menemukan bahwa pada permulaan hari atau akhir, gumpalan kecil
mengisi rongga pusar. Alasan dari hal tersebut sudah menjadi subyek spekulasi
bertahun-tahun sampai pada tahun 2001, Dr. Karl Kruszelnicki dari University of
Sidney, australia melakukan survey sistematis untuk menentukan seluk beluk
gumpalan di pusar. Temuan utamanya adalah sebagai berikut : Navel lint terdiri
dari serat-serat yang berasal baju, bercampur dengan sel kulit mati dan rambut
tubuh. Sel mati inilah yang menyebabkan bau tidak enak.
Bertentangan dengan ekspektasi, gumpalan ini bergerak keatas dari pakaian dalam
daripada ke bawah dari baju yang dipakai. Proses bergerak adalah hasil gesekan
rambut tubuh pada pakaian dalam, yang mana membawa sisa serat ke atas menuju
rongga pusar. Cewek jarang mengalami ini karena rambut di tubuh mereka lumayan
sedikit. Sebaliknya pria yang lebih berumur mengalaminya lebih sering karena
kulitnya lebih kasar dan banyak rambut. Karakteristik gumpalan yang berwarna
biru keabuan dihasilkan dari rata-rata warna serat kain, namun keberadaannya
tidak berbahaya.

7.Larva Lalat Membantu Menyembuhkan Luka Lebih Cepat


Dulu, beberapa dokter menyadari bahwa tentara yang di lukanya terdapat belatung
sembuh lebih cepat daripada yang tidak. Belatung memakan sel-sel kulit mati dan
bakteri. Terapi Belatung (dikenal juga dengan Maggot Debridement Therapy –MDT-,
terapi larva) adalah menaruh dengan sengaja belatung pembasmi kuman atau larva
lalat ke kulit yang luka atau jaringan lembut di luka manusia atau binatang.
Praktek ini digunakan secara luas sebelum ditemukannya antibiotik, untuk
membersihkan jaringan mati di luka guna mempercepat penyembuhan. Binatang Bisa
Meledak Alamiah.
Binatang Meledak Secara Alami bisa terjadi karena berbagai alasan. Pada tahun
2004, pengumpulan gas di dalam bangkai sperm whale, berukuran 17 meter panjang
dan 50 ton berat, mengakibatkan ledakan di Taiwan. Ledakan dilaporkan
menyemprotkan darah dan isi perut paus berceceran di sekitar emperan toko, saksi
mata dan mobil. Populasi kodok cukup banyak di Jerman dan Denmark meledak pada
April 2005 pada aksi yang digambarkan sebagai mekanisme pertahanan diri yang
gagal, ktika kodok-kodok itu menggembungkan diri agar terlihat lebih besar saat
diserang burung gagak.

8.Kuda Laut Jantan Bisa Hamil


Kuda laut bereproduksi dengan cara yang tidak biasa: Yang jantan yang mengandung.
Pipefishes dan seahorse adalah spesies di dunia binatang yang mengalami “male
pregnancy”. Kudalaut Jantan memiliki kantong benih yang digunakan untuk
menyimpan telur yang diberikan sang betina. Saat kawin mereka saling melilitkan
ekor dan sang betina memasukkan tabung panjang yang dinamakan ovipositor ke
katong benih sang jantan. Telur-telur mengalir melalui tabung ke kantong benih
dimana kemudian mereka dibuahi.
Embrio berkembang selama 10 hari sampai 6 minggu, tergantung pada spesies dan
kondisi air. Saat sang jantan ‘melahirkan’ dia memompa ekornya sampai bayi
kudalaut keluar. Kantong kudalaut jantan juga mengatur kadar garam, dengan
perlahan meningkatkan kadar garam di kantong agar sesuai dengan lingkungan luar
saat telur dewasa. Telur yang menetas tidak bergantung pada induk. Beberapa
berkembang bersama dengan plankton. Bahkan kadang-kadang induk jantan memakan
telur yang baru dilahirkannya. Spesies lain (H. zosterae) saat menetas memulai
hidup sebagai benthos.

9.Janin Bisa Terjebak Di Dalam Kembarannya


Fetus in fetu (atau Foetus in foetu) digambarkan sebagai kelainan yang sangat
jarang yang melibatkan janin terjebak di dalam saudara kembarnya. Janin ini
terus hidup sebagai parasit bahkan setelah kelahiran dengan membentuk struktur
saluran umbilical yang menyedot suplai darah kembarannya dan tumbuh membesar
bahkan mulai membahayakan inangnya. Janin parasit ini anancephalic (tanpa otak)
dan kekurangan organ internal, dan tidak bisa bertahan hidup sendiri, meskipun
ini ‘hampir’ manusia (sekalipun belum berkembang dan aneh)memiliki fitur otot,
jemari, rambut, kuku dan gigi. Fetus in fetu hanya ada sekitar 91 kasus di
seluruh dunia dan tidak dilaporkan.
Fetus in fetu terjadi sangat dini pada kehamilan kembar, saat satu janin
membungkus yang lainnya. Janin dominan tumbuh, sedang janin kembar lainnya hidup
selama masa kehamilan menyerap makanan dari inang kembarannya seperti semacam
parasit. Biasanya, kedua kembar mati sebelum lahir, namun ada juga yang survive.