3 RUU 1 kesimpulan: Israel memang negara rasis!

Dina Jadallah
Global Research
, May 28, 2009

Beberapa hari terakhir, kita menyaksikan wajah sesungguhnya dari Israel. Ia secara
efektif telah membuka topeng demokrasinya dan dengan jelas menunjukkan ideologinya yang rasis, fasis, dan kolonialis. Saya merujuk kepada diloloskannya 3 RUU di Knesset (parlemen Israel).

Satu RUU mewajibkan seseorang untuk mengucapkan
sumpah kesetiaan sebagai syarat mendapatkan kewarganegaraan. Yang kedua menyatakan bahwa warga negara harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi atau jika tidak akan menghadapi tuntutan satu tahun penjara. Dan yang ketiga mengkriminalkan warga Palestina yang memperingati Nakba (Bencana – merujuk kepada pencangkokan Israel pada 1948)...

Ruhut vs Permadi plus Bawazier (silakan tertawa, miris, atau jijik)

Tampaknya debat tim sukses para capres akan lebih "panas" dan "miris" daripada para capresnya masing-masing. "Panas" dan "miris" karena tim-tim sukses ini lebih suka menyerang pribadi capres lawannya ketimbang program yang bersentuhan dengan kepentingan rakyat. Debat berikut ini bisa jadi contohnya. Diadakan di Gedung DPD Jakarta pada 27 Mei 2009, dalam tema debat "Mengungkap Strategi Tim Sukses Capres", Ruhut Sitompul (SBY-Boediono), Permadi (Mega-Prabowo), dan Fuad Bawazier (JK-Wiranto) terlibat dalam "debat" yang (ini terserah anda) membuat kita mungkin tertawa, miris, atau jijik!!!

Ketiga jurkam capres ini punya karakter yang unik sekaligus jejak rekam politik yang nyaris sama. Ruhut terkenal sebagai pengacara (dan juga pemain sinetron) yang cepat emosional. Permadi seorang politikus yang suka bicara mistis (tentu saja itu karena dia juga "paranormal"). Sementara Fuad, meski pernah menjadi menteri, terkesan suka berbicara nyelekit. Jejak rekam politiknya: wow ketiganya sama-sama "kutu loncat" alias pernah pindah-pindah partai. Ruhut, pengacara yang dibesarkan Golkar tetapi kini menjadi fans "fanatik" SBY; Permadi hengkang dari PDIP ke Gerindra karena merasa Prabowo adalah "soekarno kecil"; dan Fuad meninggalkan PAN untuk mendirikan Hanura setelah di-KO Soetrisno Bachir dalam pemilihan ketua umum PAN.

Debat ini pernah saya saksikan kutipannya di Metro TV, tetapi kutipan berikut berasal dari Kompas:

Ruhut S : “Sudahlah, jangan latah bicara neolib. Pak SBY memilih Boediono karena fokus menangani krisis global. Jangan saudagar, ibu rumah tangga yang hanya tahu harga cabe tiba-tiba bicara ekonomi kerakyatan….”

Permadi : “Pak Prabowo itu sebelum membikin partai sudah ngomong ekonomi kerakyatan. Kalau jadi capres yang berbuat untuk rakyat jangan hanya klaim berhasil ini itu…..,”

Fuad Bawazier : “Sudahlah, tidak usah mengelak kalau memang neolib. Orang kalau sudah terpojok akan kalap. Apa susahnya mengaku salah, ya saya berdosa karena neolib. Kan selesai,”

Mendapat serangan seperti itu, Ruhut malah membalasnya dengan hal-hal yang bersifat personal, seperti kedekatan Fuad dengan keluarga Cendana hingga perdebatan keluar dari konteks diskusi. [baca Kompas]

Menanggapi isu kaitan antara kekayaan Prabowo dan visinya membangun ekonomi kerakyatan, Permadi : “Kalau orang miskin jadi menteri atau presiden pasti akan korupsi. Mending punya presiden yang kaya tapi berpikir untuk orang miskin. Daripada punya presiden miskin yang berpikir untuk dirinya sendiri..”

Itu cuma sedikit kutipan. Dalam tayangan Metro TV, Ruhut menyerang Fuad dengan menyinggung hal-hal yang bersifat personal, seperti kearaban (bahwa negara Arab nggak pernah bantu Indonesia) dan kedekatan Fuad dengan keluarga Cendana. Dari kenyataan tersebut, tampaknya para capres sudah salah pilih jurkam. Contoh lain, adalah Rizal Mallarangeng. Alih-alih merespon pernyataan Kwik Kian Gie bahwa Boediono menjalankan program ekonomi neolib selama menjadi menteri, Rizal yang adalah jurkan SBY-Boediono malah berkata, "Itu kan Kwik lagi bingung antara neolib atau Neozep (obat sakit kepala). Kwik lagi pusing saja, jadi berkunang-kunang harusnya kan minum Neozep, tetapi kok ngomong-nya neolib."

3 Tahun Lumpur Lapindo, Sudah 3 Triliun Negara Rugi

29 Mei 2006 lalu lumpur itu keluar dari dalam tanah, akibat aktivitas pengeboran PT. Lapindo Brantas (Bakrie Group) di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur menyisakan lautan lumpur, menenggelamkan tempat tinggal dan fasilitas sosial warga (sarana pendidikan, ibadah, kesehatan, transportasi, dll), sumber penghasilan warga (sawah, tambak, dll)...

Kini, 3 tahun sudah terlewati.Tak bisa lagi bicara pada negara dan korporasi Karena logika berfikir & bertindak mereka adalah logika profit & kekuasaan...

Fakta-Fakta Lapangan

  • Berdasarkan keterangan sejumlah mekanik penambangan PT. Tiga Musim Masa Jaya (TMMJ), perusahaan subkontrak penambangan, semburan gas disebabkan pecahnya formasi sumur pengeboran. Semburan (blow out) lumpur mulai terjadi pada 27 Mei sekitar pukul 07.00. Saat itu lumpur buatan untuk melindungi mata bor sekaligus untuk memudahkan proses pengeboran (oil base mud) hilang atau loss. Sejak saat itu lokasi pengeboran langsung ditutup dengan Police Line dan aparat kepolisian dari Polsek Porong telah menutup jalan menuju area pengeboran.
  • Ketika bor berada di kedalaman 9.000 kaki atau 2.743 meter dan akan diangkat untuk ganti rangkaian, tiba-tiba macet. Gas tak bisa keluar melalui saluran fire pit dalam rangkaian pipa bor, dan menekan ke samping, akhirnya keluar ke permukaan melalui rawa. “Sekitar pukul 05.00, lumpur dan gas akhirnya menyembur sekitar 100 meter dari sumur,” kata seorang mekanik (Kompas, 8/6/06).
  • Menurut para saksi mata di sekitar kejadian, semburan itu disertai suara keras dan ketinggiannya mencapai 15 meter. Seorang pekerja sudah merasakan ada kebocoran gas sejak 28 Mei 2009. Dia sudah menginformasikan kepada pimpinannya di Lapindo. Ia mengingatkan bahwa jika pengeboran diteruskan dapat mengakibatkan kebocoran, dan yang akan keluar adalah gas beracun yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran. Tetapi, pimpinannya tidak menghiraukan peringatan itu. Dia meminta agar pengeboran dilanjutkan (SuryaOnline. 30/6/06).
Analisa Investigasi

Telah 3 tahun lumpur Lapindo menenggelamkan rumah, mesjid, sekolah, sawah, kebun, harta dan mata pencaharian warga masyarakat Sidoarjo yang menjadi korban. Berdasarkan analisis para pakar seperti seperti Prof. Koesoemadinata, Prof. DR. Sukendar, Simon A. Stewart dan Richard J, yang didukung hasil pengungkapan fakta lapangan, maka salah satu penyebab utama luapan lumpur Lapindo oleh human error [silahkan tanya ke mayoritas dosen geologi, pertambangan, perminyakan dan driling apakah human error atau bencana alam]. Bagaimana mungkin pihak Lapindo Brantas bersikokoh memerintahkan pengeboran padahal para operator lapangan telah mengatakan terjadi retakan dalam perut bumi. Belum lagi Lapindo Brantas mengabaikan SOP yang disampaikan oleh pihak Medco.

Kelalaian, keangkuhan sekaligus kerakusan memakan perut bumi Sidoarjo dengan mengabaikan aspek resiko dan SOP, tentu tidak dapat dibenarkan dalam dunia engineering. Begitu juga dalam kode etik Ikatan Insinyur Indonesia. Berdasarkan hasil analisis investigasi ini, maka Luapan Lumpor Lapindo lebih tepat disebut bencana oleh human error bukan bencana alam. Artinya, Lapindo Brantas harus bertanggungjawab penuh atas seluruh kerugian dan dampak dari bencana ulah manusia ini. Dan berdasarkan peraturan dan perundangan AMDAL seperti Pasal 34 UU 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, maka perusahaan yang mengabaikan aspek hukum/sistem operasi yang menyebabkan bencana wajib menanggung seluruh biaya dampak.

UU 23/1997 Pasal 34 ayat :

(1) Setiap perbuatan melanggar hukum berupa pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang menimbulkan kerugian pada orang lain atau lingkungan hidup, mewajibkan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan untuk membayar ganti rugi dan/atau melakukan tindakan tertentu.

(2) Selain pembebanan untuk melakukan tindakan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), hakim dapat menetapkan pembayaran uang paksa atas setiap hari keterlambatan penyelesaian tindakan tertentu tersebut.

Dan dalam kasus ini, kita tidak melihat korelasi yang tepat bahwa luapan lumpur lapindo karena bencana alam, keadaan terpaksa atau pihak ketiga seperti yang dicantumkan dalam pasal 35 ayat 2 UU 23/1997. Sehingga, semestinya negara melalui lembaga kejaksaan menuntut tanggung jawab penuh Lapindo Brantas serta memidanakan para pelaku yang secara lalai mengabaikan bahaya seperti tercantum pasal 41 dan 42 UU 23/1997.

Mengapa Negara Menanggung 3 Triliun Untuk 3 Tahun Lapindo?

Dari penelusuran fakta dan analisis mayoritas para ahli [catatan: ada beberapa "ahli" yang berusaha mengatakan bahwa luapan lapindo karena bencana alam, gempa Yogya dll], maka cukup jelas siapa yang bertanggungjawab sesuai dengan UU yang berlaku. Tapi, apakah pemerintah kita menjalankan peraturan itu secara berani dan tegas?

Fakta berbicara lain. Kita tahu bahwa secara sembunyi-sembunyi [karena tidak dilaporkan ke KPU], Bakrie menjadi penyumbang kampanye Pilpres SBY-JK. Meskipun pada awalnya Bakrie dan Demokrat menyanggah, namun akhirnya JK mengiyakan bahwa Bakrie turut menyumbang Pilpres 2004 [tindakan menyembunyikan sumber dana kampanye melanggar UU Pilpres 2004]. Dan bisa kita tebak, bahwa “balas budi” SBY-JK kepada keluarga pemilik usaha Lapindo Brantas [Bakrie Brothres] membuat pemerintah SBY-JK mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 14/2007 [direvisi Per. Pres 48/2008]. Dengan PerPres inilah secara sah pemerintah mendukung bahwa lumpur Lapindo adalah bencan alam. Oleh karena itu, maka negara wajib membayar dampak sosial dan ekonomi para korban lumpur Lapindo. Akibatnya, uang rakyat harus dianggarkan untuk membantu kelalaian yang ditimbulkan para saudagar yang sedang mengali kekayaaan perut Jawa Timur.

Inilah subsidi rakyat miskin [jilid lain, sebelumnya utang najis] kepada para saudagar kaya dengan berlindung peraturan presiden. Dengan terbitnya Per.Pres ini, maka sangatlah kuat adanya indikasi kebijakan koruptif. Inilah salah satu agenda utama tulisan saya bahwa selain pemberantasan korupsi materi (uang), ada satu lagi pemberantasan korupsi level tinggi yakni korupsi kebijakan. Telah banyak UU dan kebijakan yang dikeluarkan demi kepentingan asing dan para pengusaha serta menyengsarakan rakyat dan merugikan negara.

Selain itu, terbitnya Per.Pres 14/2007 cukup merugikan korban lumpur itu sendiri, serta secara tidak langsung menguntungkan citra sekaligus finansial Lapindo. Masyarakat hanya mendapat ganti rugi aset tanah dan rumah dari Lapindo. Kesehatan, pendidikan tidak teratasi. Dampak ekonomi dan infrastruktur harus menggunakan anggaran APBN. Belum sampai disitu, Pemerintah SBY-JK berkali-kali memberi kemudahan Lapindo Brantas dengan merubah kesepakatan antara pihak Lapindo Brantas dengan para korban. Setidak-tidaknya Lapindo melakukan 2 kali ingkar janji kesepakatan yang dibuat. Lalu, mereka berunding di Istana, lalu dilanggar lagi. Intinya rakyat korban lapindo yang rugi [hi.....jadi ingat perjanjian Indonesia-Belanda, dimana Belanda sering melanggar perjanjian]

Dan parahnya lagi, dana ganti rugi tanah, lahan dan rumah warga akibat lumpur lapindo sering disalahartikan sebagai dana bantuan Lapindo. Inilah konspirasi yang sangat merugikan rakyat kecil yang dilakukan oleh para penguasa dan pengusaha, dari presiden, wakil presiden, menteri, anggota dewan, pejabat hukum hingga saudagar. Melalui tanda tangan Presiden SBY di Per.Pres 14/2007 [selanjutnya 48/2008], maka lebih kurang 3 triliun dana APBN dikucurkan untuk membantu kelalaian pengeboran Lapindo selama 2007-2009. Rinciannya sebagai berikut : 450 miliar pada 2007, 1.57 triliun pada 2008, dan 1.147 triliun pada 2009. [detik dan tempo].

Artinya, mayoritas rakyat miskin harus mensubsidi 3 triliun kepada para konglomerat pemilik perusahaan Lapindo Brantas. Mengapa SBY-JK begitu mudahnya mengeluarkan kebijakan yang akan menyebabkan anggaran rakyat tersedot untuk membantu unit usaha Menko Kesra Aburizal Bakrie? Apakah karena Bang Ical pernah menjadi penyumbang dana pilpres 2004? Mengapa Ical tidak dicopot dan hanya direshuffle dari Menko Ekonomi menjadi Menko Kesra? Apakah karena Bakrie adalah petinggi Golkar dan sahabat Jusuf Kalla?

Tentu kita tahu bahwa dalam berbagai kesempatan JK secara terbuka mengatakan kepada media bahwa ia memang pro saudagar lokal. Bagaimanapun, saya tidak rela bahwa negara harus mengeluarkan dana yang besar untuk mensubsidi si kaya,si pemilik Lapindo Brantas. Anggaran 3 triliun bukanlah angka yang kecil. Belum lagi, setiap tahun Pemerintah SBY-JK terus menumpuk utang baru dengan tetap membayar utang najis [artikel Utang Najis]. Ini bentuk ketidakadilan bagi mayoritas rakyat kecil. Sehingga sungguhlah munafik, jika pemerintah beserta partai pendukungnya mengklaim “pemerintah sudah pro-rakyat” dan harus dilanjutkan. Rakyat yang mana Pak?

Jelas, prioritas “rakyat” disini adalah para pengusaha, pemilik Lapindo Brantas, para bankir, para obligor BLBI, para pemegang saham perbankan BPPN. Sedangkan mayoritas rakyat yang tidak memiliki jabatan dan kapital, mereka menjadi warga kelas terakhir dengan “umpan” BLT titik. Sayangnya, dua orang ini memiliki elektabilitas tinggi. Sedangkan calon lain juga memiliki track record yang tidak jauh berbeda……

Tulisan ini didedikasikan untuk para korban lumpur Lapindo dan mayoritas rakyat Indonesia yang terpaksa membayar kesalahan para konglomerat ini melalui kebijakan pemerintah menganggarkan sekitar 3 triliun untuk Lapindo Brantas.

source: nusantaranews

SBY: Saya mencintai AS dengan semua kesalahannya [what a true love!!!]

Dalam sebuah artikel yang pernah diterbitkan International Herald Tribune, 8 Agustus 2003, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kala itu menjabat Menkopolkam, dikutip berkata, I love the United States, with all its faults. I consider it my second country."["mungkin maksudnya in spite of all its faults, tetapi apa pun konteksnya ekspresi berlebihan ini tak sepantasnya keluar dari mulut seorang SBY]

Artikel tersebut ditulis oleh Stanley A. Weiss, mantan CEO American Premier, Inc., sebuah korporasi pertambangan dan mineral, dan juga pendiri Bussiness Executives for National Security (BENS), tempat kongkow para CEO yang berupaya mengoptimalisasi bisnis untuk kepentingan keamanan nasional AS.

Dalam artikel itu, Weiss di antaranya mendorong pemerintah AS untuk kembali mengaktifkan program International Military and Educational Training (IMET) untuk perwira-perwira militer Indonesia guna meningkatkan pengaruh AS di negeri berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini.

Barak ancam rakyat Lebanon: jangan pilih Hizbullah!!!

Al-Manar

27/05/2009 Kecemasan Israel terhadap kemenangan Hizbullah dalam pemilu legislatif yang akan datang benar-benar semakin memuncak ketika Menhan Israel Ehud Barak memperingatkan rakyat Lebanon tentang konsekuensi dari memilih Hizbullah dan Kepala Staf AD Gabi Ashkenazi mengatakan bahwa ada kemungkinan Lebanon "akan jatuh ke tangan kaum radikal."

Barak berkata kepada para reporter di Tel Aviv bahwa intelijen Israel mengantisipasi menguatnya kekuasaan Hizbullah setelah pemilu 7 Juni. "Kini Hizbullah menguasai sekitar sepertiga dari kursi kabinet. Jika Hizbullah memenangi pemilu dengan margin yang besar, Lebanon akan berhadapan dengan kedigdayaan militer Israel lebih daripada sebelumnya," demikian ancam Barak jelang kunjungannya ke Washington.

Kemenangan Hizbullah akan memberi kami kebebasan bergerak yang tidak kami miliki pada Juli 2006,” klaim Barak...."

Inilah "manusia" pembunuh Count Folke Bernadotte

Teroris Israel

BRIAN CLOUGHLEY
CounterPunch


....Pada 21 Mei Daily Telegraph menurunkan sebuah obituari tentang seorang manusia – bukan, bukan seorang manusia: tapi sebuah gumpalan daging yang menjijikkan dari bangkai yang sudah terkontaminasi – yang dipanggil Yehoshua Zettler (mati pada 20 Mei 2009 setelah 91 tahun hidup penuh darah)....adalah dia yang merencanakan dan mengomandani pembunuhan mediato PBB Count Folke Bernadotte pada 17 September 1948. Bernadotte, anggota keluarga kerajaan Swedia, diutus ke Timur Tengah oleh PBB untuk memediasi antara Israel dan Arab soal masa depan Palestina...

Zettler orang fanatik, pembunuh lahir-batin, yang setelah aksi kriminalnya yang menjijikkan itu hidup tenang dan makmur di Israel, dihormati dan dikagumi oleh orang-orang Israel dan banyak pengagumnya di AS. Dialah salah satu dan paling awal dari teroris-teroris era baru yang paling sukses. Pada kenyataannya, dia telah mempromosikan terorisme zaman modern dan dihormati berkat aksi pembunuhannya. Prestasi yang luar biasa.

Obituari itu mencatat bahwa “Zettler tidak pernah menyesali perannya dalam pembunuhan itu [dan berkata] “Ketika kami berkata di hadapannya [Bernadotte], ‘Enyahlah dari Yerusalem kami, dan pulanglah ke Stockholm’, dia tidak menanggapi. Jadi kami tidak memiliki pilihan lain”. Zettler tidak memiliki "pilihan" kecuali membunuh orang dengan tugas yang mulia....

Kemudian Zettler berandil pula dalam sebuah pembantaian di desa Deir Yassin, tepat di sisi luar Yerusalem. Kebengisan ini, dimana lebih daripada 100 warga Arab tak bersenjata dibantai oleh anggota-anggota Stern Gang dan the Irgun Gang, yang dipimpin oleh Menachem Begin (yang kemudian menjadi PM), tidak pernah mendapatkan kecaman seperti yang pasti akan diterima jika orang-orang Arab melakukan hal yang sama.

Seorang saksi mata Israel menyatakan bahwat “[Para pembantai memilih] untuk membunuh setiap orang yang mereka temui seakan-akan setiap yang hidup di desa itu adalah musuh dan mereka hanya dapat berpikir ‘kill them all.’.....Dan salah seorang pembantai, Ben Zion-Cohen dari Irgun gang, dengan enteng menyatakan “Kami menghabisi setiap Arab yang kami lalui.”....

Brutalitas pembantaian Zettler di Deir Yassin terlalu mirip dengan aksi-aksi teror yang dilakukan selama invasi dan penghancuran Gaza 5 bulan silam....

Itu semua menunjukkan bahwa Israel tidak berubah dalam 60 tahun ini. Si psikopat Netanyahu, PM anyar Israel, telah menegaskan akan melanjutkan pembangunan pemukiman-pemukiman baru yang ilegal, yang pada gilirannya melanggar resolusi-resolusi PBB.

Dan AS akan terus mendukungnya, bom-bom nuklir, dan segala sesuatunya...

Israel Cabuti 250 pohon zaitun milik warga Arab di Negev

[Hanya Nazi Abad ke-21 yang mampul melakukan hal-hal mengerikan semacam ini]


Pihak berwenang Israel kemudian memuati pohon-pohon yang sudah dicabuti hingga ke akar-akarnya itu ke dalam truk-truk dan membawa pergi semuanya.

Tindakan jahat ini adalah salah satu dari sekian banyak pelanggaran HAM yang terus dilakukan Israel terhadap warga Arab yang menghuni desa-desa marginal (alias tak diakui pemerintah Nazi-Zionis) di Negev.

Pelanggaran semacam ini semakin mengancam keberadaan warga Arab di wilayah tersebut karena pada saat yang sama Israel juga terus membuldozer rumah-rumah mereka dan mengusir para penduduk desa.

Ditambahkan pula, bahwa sementara tindakan-tindakan ilegal itu terus dilakukan terhadap warga Arab di Negev, pemerintah Nazi-Zionis juga terus membangun area-area yang khusus diperuntukkan bagi Yahudi [sudah bergaya Nazi, Apartheid pula].

Netanyahu: jika Israel tidak mengeliminasi Iran, maka tidak akan ada yang melakukannya

Israel terima "unit-unit kunci" bantuan militer dari AS

Berbicara di hadapan fungsionaris Partai Likud tepat satu minggu setelah kunjungannya ke AS, PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa adalah tanggung jawab pemimpin Israel untuk "mengeliminasi" ancaman yang dihadirkan program nuklir Iran.“Siapa yang akan mengeliminasi itu? Kita atau tidak siapa pun.”

Netanyahu tampak puas dengan hasil kunjungannya ke AS, seraya memandang kritik AS tentang rencananya memperluas pemukiman Yahudi sebagai “sebuah ketidaksepakatan di antara sahabat baik,” dan menegaskan bahwa dia telah menerima komitmen untuk beberapa "unit kunci" bantuan militer dari AS....."

Ambalat: RI-Malaysia Berebut Minyak, yang Untung Tetap Korporasi Multinasional

Sekali lagi Ambalat jadi duri dalam daging hubungan RI-Malaysia, dua negara yang katanya serumpun itu. Bukan itu saja, isu Ambalat (selain kasus HAM di Myanmar tentu saja) juga menjadi ujian serius bagi masa depan ASEAN yang katanya, One Vision, One Identity, One Community. Apakah olok-olok ASEAN sebagai One Voice, One Blood, One Command lebih pantas menjadi slogan organisasi regional tersebut?...

Senin 25 Mei 2009 menjelang fajar, KRI Untung Suropati yang sedang berpatroli di wilayah Ambalat dikejutkan oleh kehadiran KD Yu - 3508 (kapal perang TLDM/AL Malaysia) jenis fast attack craft - gun) pada posisi 04.03.00 LU/118.01.70 BT baringan 135 jarak 8 mil laut halu 130 cepat 16. Didapati KD Yu telah memasuki wilayah perairan NKRI sejauh 12 mil laut. Setelah sempat terjadi adu argumen lewat radio, KRI Utung Suropati yang sudah dalam keadaan siap tempur akhirnya berhasil mengawal KD Yu keluar dari wilayah laut Indonesia.

Ambalat adalah blok laut seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di Laut Sulawesi. Konflik atas Ambalat pertama kali muncul ke permukaan pada tahun 1979 ketika Malaysia membuat peta baru yang secara sepihak mengklaim kepemilikan Ambalat. Seperti peta yang sebelumnya dibuat Malaysia pada 1969 yang tidak diakui Indonesia dan Singapura, maka peta versi 1979 itu pun tidak diakui Indonesia. Dalam hukum internasional, sebuah peta wilayah yang tidak diakui pihak negara lain tidaklah valid. Patut dicatat, kemenangan klaim Malaysia atas Sipadan dan Ligitan di ICJ pada 2002 hanyalah atas alasan effective occupation.

Ambalat adalah persoalan yang sangat alot. Hingga tahun 2009, diplomasi dan negosiasi di antara kedua negara selalu menemui dead-lock. Ini karena Ambalat bukan hanya soal kedaulatan tetapi juga soal keamanan energi (energy security). Ambalat diyakini kaya akan minyak dan gas alam. Sebuah estimasi memperkirakan bahwa blok tersebut memiliki cadangan 350 juta barrel minyak. Kedua negara juga sudah menjajaki kerja sama produksi dengan memberikan konsesi hak pengelolaan kepada korporasi-korporasi multinasional. Malaysia dengan Shell, perusahaan migas patungan Inggris-Belanda sedangkan Indonesia sudah menjajikannya kepada ENI, perusahaan migas asal Italia. Karena tahu ini zona sengketa, kedua korporasi besar itu meminta kedua negara menyediakan keamanan bagi kelancaran proses eksplorasi yang rencana akan dimulai pada 2010. Alhasil, patut dipertanyakan apakah berbagai ketegangan demi ketegangan yang terjadi di antara AL kedua negara itu murni demi nasionalisme masing-masing atau demi kepentingan korporasi internasional?...

Belakangan Malaysia tampaknya sudah kehabisan argumen menghadapi Indonesia soal Ambalat ini. Klaim negeri itu berdasarkan peta 1979 tidak diakui oleh dunia internasional dan dasar hukumnya juga tidak berbasis pada pendekatan praktek hukum laut internasional yang lazim digunakan. Meskipun demikian, Malaysia anehnya tetapi tidak mau mengaku kalah. Negeri yang dikenal tukang klaim wilayah orang ini malah sepertinya berupaya membujuk Indonesia agar mencari win-win solution, maksudnya Indonesia agar berbelas kasihan membagi blok Ambalat untuk dieksplorasi bersama.

Namun lebih jauh daripada itu, klaim kuat Indonesia atas Ambalat ini harus juga disertai komitmen pemerintah untuk memanfaatkan kekayaan alam yang dikandungnya demi sebesar-sebesarnya kemakmuran rakyat bukan malah belum-belum sudah berjanji menyerahkannya kepada operator asing. Kandungan ekonomis minyak mentah dan gas alam yang dikandung Ambalat tentu akan lebih menguntungkan dan bernilai tambah jika dikelola oleh perusahaan migas milik negara.

KRI Usir Kapal Perang Malaysia

AMBALAT - Kapal perang Malaysia kembali masuk wilayah perairan RI di wilayah Ambalat, Senin (25/5). Beruntung KRI Untung Suropati siaga dan berhasil mengusir kapal kapal perang TLDM/AL Malaysia berjenis fast attack boat.

Atas kondisi ini, KRI Untung Suropati sempat mempersiapkan peran tempur bahaya permukaan dan sempat terjadi adu argumen di radio, KD Yu kemudian bersedia menjauh. (Tandef.net/Mayor (P) Salim).

Sekali Lagi Der Spiegel

FRANKLIN LAMB
CounterPunch
Beirut


"Headline-nya dramatis.
Mingguan Jerman yang sangat pro-Israel Der Spiegel menawarkan "informasi baru" yang berani, yang diklaimnya berasal dari sumber-sumber dan dokumen-dokumen rahasia,.....Tanggal penerbitannya? 24 Oktober 2005, nyaris empat tahun yang lalu. [saat itu] Syria dituduh dalam pembunuhan mantan PM Lebanon Rafik Hariri.....

Minggu ini, sebuah laporan investigatif baru dan rahasia yang menunjukkan pembunuh yang sesungguhnya, diterbitkan oleh mingguan yang sama, Der Spiegel. Penulis yang sama. Editor yang sama. Target yang baru.

Kali ini Erich Follath dari Der Spiegel mengklaim bahwa komite internasional yang menginvestigasi pembunuhan Rafik Hariri telah mencapai “kesimpulan rahasia baru yang mengejutkan”,
kali ini menuding Hizbullah.......

Dalam banyak hal,
artikel Der Spiegel versi 2009 sama dengan versi 2005.....

Komentar-komentar pun bermunculan di ibukota Lebanon dan pada internet. Semuanya mempertanyakan
pilihan waktu dari laporan Spiegel yang seakan ditujukan untuk mengakibatkan kerusakan maksimum kepada kubu oposisi yang dipimpin Hizbullah jelang pemilu Juni 2009. Siapa kiranya sumber dari "bocoran" itu dan mengapa sekarang....

Sejauh ini
tidak ada partai politik Lebanon yang menganggap laporan Der Spiegel itu dapat dipercaya.....

Kantor Hubungan Media Hizbullah merilis pernyataan pada Minggu, dimana ia membantah tuduhan-tuduhan yang dipublikasikan Der Spiegel dan
ditayangkan oleh Al-Arabiyya Channel. Pernyataan Hizbullah mengatakan, “Ini bukan kali pertama sebuah majalah atau suratkabar bermaksud menerbitkan fabrikasi-fabrikasi semacam itu dan sebelumnya koran Kuwait Al-Siyasa telah berulangkali menerbitkan laporan seperti itu bersama harian-harian lainnya.”

Pernyataan itu juga menambahkan bahwa “menerbitkan laporan ini oleh Der Spiegel dan mempromosikannya oleh Al-Arabiyya mencurigakan dalam hal pilihan waktu dan bagaimana laporan itu dieksploitasi secara politik dan psikologis, khususnya untuk dua alasan: Pertama ini ditujukan untuk memperngaruhi kampanye pemilu di Lebanon pada satu sisi, dan untuk mengalihkan perhatian dari berita-berita tentang terbongkarnya jaringan mata-mata yang bekerja untuk Israel di sisi yang lain...Laporan Spiegel terbit tepat 2 minggu menjelang pemilu legislatif 7 Juni di Lebanon.”

Laporan Khusus: Israel Gelar Kampanye Psyop Jelang Pemilu Lebanon

Wayne Madsen Report (WMR)

"Sumber-sumber WMR di Timur Tengah melaporkan bahwa pemerintahan ekstrim kanan Israel yang dinakhodai PM Benyamin Netanyahu dan Menlu Avigdor Lieberman melancarkan kampanye operasi-operasi psikologis (PSYOP) menjelang pemilu legislatif Lebanon 7 Juni 2009, dimana Hizbullah diperkirakan akan mampu menambah jumlah kursinya di parlemen dari yang kini 12...

Israel dan aset-aset Mossad di media Barat telah mengubah haluan dan kini menyatakan bahwa bukanlah Syria yang berada di balik pembunuhan mantan PM Lebanon Rafik Hariri pada 14 Februari 2005 tetapi Hizbullah...

Pilihan waktu dari "perubahan" itu yang tepat sebelum pemilu Lebanon dan Iran amatlah mencurigakan, demikian menurut sumber-sumber WMR di Lebanon dan Eropa..."

Fatah Hadapi Krisis yang Semakin Parah

Khalid Amayreh

"....Kini, dengan Abbas, sang pemimpin “pragmatis” di belakang kemudi Fatah, dan menikmati dukungan Israel, Barat, dan rezim-rezim boneka Arab, pertarungan kekuasaan sedang bergerak ke permukaan dan secara serius membahayakan apa yang tampak seperti persatuan yang masih dimiliki Fatah.

Namun isu-isu yang diperdebatkan jauh melampaui isu-isu tentang personalitas.

Abbas dilaporkan benar-benar ingin "mencapai kesepakatan" dengan Israel, berapa pun harganya, apa pun konsekuensinya
, dan dalam mengupayakan semacam "persetujuan yang grasa-grusu" itu, pemimpin Otorita Palestina ini mungkin saja mau untuk secara efektif mengorbankan Hak Pulang Bangsa Palestina dan menerima aneksasi atas nyaris dari setengah Yerusalem Timur oleh Israel.

Demi membentengi dirinya dari murka warga Arab dan Palestina karena telah menggadaikan hak bangsa Palestina itu, Abbas 'Sang Pragmatis' dilaporkan akan mencari 'payung' Arab dan Islam untuk memberi kesan bahwa “kesepakatan” itu mendapatkan konsensus bangsa Palestina, Arab, dan Muslim......"

Nobelis Perdamaian Ditahan Pihak Keamanan AS

The Free Gaza Movement

"Pada Jumat 17 Mei 2009, Mairead Maguire, Peraih Nobel Perdamaian, ditahan saat memasuki Bandara Houston, AS, oleh Homeland Security Immigration. Maguire sedang dalam perjalanan pulang ke Irlandia Utara, setelah menghadiri konferensi 3 hari di Guatemala, yang juga dihadiri oleh tiga perempuan peraih Nobel Perdamaian lainnya, Rigoberta Menchu, Jody Williams, dan Shirin Ebadi. 150 aktivis perempuan dari seluruh dunia meenghadiri the Nobel Womens' Conference untuk membahas, ‘Redefining Democracy, Human Rights and Peace.'.....

Dalam rilisnya,
Maguire berkata:

‘Perilaku dan perlakuan seperti ini tidak dapat diterima.
Mereka menginterogasi saya tentang aksi-aksi saya di AS dalam menentang invasi atas Afghanistan dan Irak. Mereka memaksa saya untuk menandai kotak di dalam formulir imigrasi yang mengakui bahwa saya telah melakukan aktivitas kriminal. Saya bukan kriminal, aksi-aksi tanpa kekerasan saya di AS dalam menentang perang atas Afghanistan, dan Irak, adalah tindakan hati nurani dan bersama dengan jutaan warga AS, serta warga dunia, saya menolak untuk dikriminalkan karena menentang kebijakan-kebijakan ilegal semacam itu. Setiap warga negara punya hak, bahkan sebuah kewajiban moral, untuk melakukan pembangkangan sipil di hadapan hukum yang ilegal dan tidak adil, khususnya perang. Kalaupun ada yang harus dikriminalkan atas kebijakan-kebijakan yang ilegal dan amoral tersebut, maka itu adalah pemerintah AS, yang harus dimintakan pertanggungjawabannya di hadapan komunitas internasional untuk tindakan-tindakan kejahatan melawan kemanusiaan.

Saya sangat kecewa dengan perlakuan ini. Dan saya percaya ini dilakukan karena saya tidak bungkam terhadap kebijakan-kebijakan luar negeri AS. Kebijakan-kebijakan itu saya yakini telah menyebabkan penderitaan hebat di seluruh dunia. Saya berdiri dalam solidaritas kepada banyak pembela HAM, yang kejahatan mereka hanyalah karena membela kehormatan dan hak dari setiap manusia untuk hidup, kemerdekaan, dan kebebasan sipil. Banyak orang di AS, memilih Presiden Obama (dan jutaan orang di seluruh dunia mendukung dia) karena janji bahwa perubahan akan dilakukan, hak-hak manusia dan sipil akan ditegakkan, dan hari ini kita menantikan pelaksanaan janji-janji itu. Kita berharap Presiden Obama tidak akan mengecewakan jutaan manusia di seluruh dunia, seperti saya, yang percaya kepadanya ketika dia berkata, kami akan mengubah banyak hal...."

Maariv: Hasil Pemilu Lebanon akan Melegitimasi Aksi Israel

Al-Manar

"25/05/2009 Sumber keamanan Israel mengatakan kepada harian Maariv bahwa “Sangatlah dini untuk menilai seperti apa hasil pemilu di Lebanon, tetapi segala sesuatunya tetap dicermati." Seperti dikutip Maariv, sumber itu menekankan bahwa “Arah politik Hizbullah dan kendalinya atas parlemen Lebanon akan melegitimasi sebuah aksi Israel terhadapnya, karena transformasi sebuah partai dari sebuah organisasi teror menjadi sebuah negara, memberi Israel sebuah pilihan operasi lain untuk melawannya.”.....

Maariv mengatakan bahwa pemilu Juni nanti akan menjadi
penentu masa depan Timur Tengah dan bertanya-tanya tentang “arah negeri cedar itu.” Harian itu juga menyampaikan perhatiannya bahwa “Lebanon tidak bisa menjadi negeri pro-Barat sementara pada saat yang sama tetap menjadi bagian dari poros setan.”

Sementara itu, negara Zionis-Israel akan melakukan latihan militer 5 hari di seluruh Tanah Pendudukan antara 31 Mei hingga 4 Juni."

Otoritarianisme Demokratik ala Obama


Dia buruk - sungguh buruk – bagi kebebasan sipil.

Justin Raimondo
, May 25, 2009

"Dia tidak sedang menutup Guantanamo, dia melanjutkan kebijakan "preventive detention" pemerintahan Bush di bawan rubrik baru ("prolonged detention"), dia melanjutkan komisi militer ("yang diperbaharui," tentu saja) dan juga tetap mengingkari habeas corpus – dan yang terakhir, pendukung-pendukungnya di Kongres telah meluncurkan sebuah kampanye untuk memberinya dan juga para pejabat kabinetnya kekuasaan untuk membredel Internet atas nama "keamanan nasional".....

Serangan 9/11 menyediakan kepada para neokonservatif suatu kesempatan yang telah mereka nanti-natikan: begitu Menara Kembar runtuh, maka runtuh pulalah perisai tradisional terhadap tirani yang telah dibangun oleh para founding fathers dan penerus mereka. Neocons, pada gilirannya, telah melakukan kudeta: sebagaimana dinyatakan Bob Woodward, bahwa metode mereka adalah dengan mendesain " sebuah pemerintahan yang terpisah," dengan Cheney berada di puncaknya, yang melakukan manipulasi terhadap perisai institusional yang terbangun di dalam sistem. Bush telah melanggar garis-garis konstitusional yang berlaku sebagai pengendali bagi penggunaan kekuasaan yang tak terbatas. "Reformasi" Obama akan membuat pelanggaran itu semakin permanen.

Perubahan? Tentu saja.
"

Polisi Israel Bersenjata Bredel Teater pada Malam Pertama Festival Palestina

Petugas-petugas polisi Israel memasuki Palestinian National Theatre di Yerusalem Timur dan memerintahkan agar teater ditutup pada malam pembukaan acara kebudayaan.

Oleh Rory McCarthy di Yerusalem
guardian.co.uk, Sunday 24 May 2009

"Polisi Israel bersenjata berupaya untuk menghentikan malam pembukaan festival kesusasteraan Palestina di Yerusalem ketika mereka memerintahkan teater nasional Palestina untuk ditutup.

Festival 1 minggu itu, yang didukung oleh British Council and Unesco, menghadirkan beberapa penulis/pengarang internasional ternama
– di antara mereka Henning Mankell, Michael Palin, dan Ahdaf Soueif...

RUU Israel akan Penjarakan setiap Warga Palestina yang Memperingati Nakba

(Adakah negara yang lebih rasis daripada Israel? Inilah Nazi masa kini)

Sebuah RUU yang tengah dipersiapkan Israel akan menetapkan peringatan peristiwa Nakba (terusirnya 700 ribu bangsa Palestina ketika Israel berdiri pada 1948) sebagai aktivitas ilegal dan mereka yang memperingati hari duka cita itu terancam oleh hukuman penjara tiga tahun. Anggota Parlemen Israel asal Palestina mengecam RUU ini sebagai "RUU gila", seraya menegaskan bahwa peringatan Nakba bukanlah ancaman bagi keberadaan Israel, dan mengatakan agar warga Palestina tetap mencari cara untuk mengenang hari tersebut meskipun pemerintah Israel melarangnya.

Begitu Murahnya Nyawa Orang Afghan



AS mengatakan hanya 30 warga sipil Afghan yang meninggal dalam pemboman

Pesawat tempur AS menghancurkan 8 bangunan dengan 13 rudal, kata Julian.

Berdasarkan bukti baru, tim investigasi "memperkirakan bahwa 60-65 ekstrimis Taliban tewas dalam baku tembak tersebut, sementara setidaknya 20-30 warga sipil ikut terbunuh selama pertempuran tersebut," demikian pernyataan resmi pemerintah AS.

"Kami menyesali hilangnya setiap nyawa warga sipil dan menyatakan duka cita kami kepada keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka kasihi dalam pertempuran melawan pemberontak yang menembak dan membangun kekuatan dari dan di dalam rumah-rumah warga desa," kata Julian.

Dia mengatakan bahwa karena sekitar 300 warga desa yang terlihat mengungsi sebelum terjadinya pertempuran, maka tampaknya tidak lebih daripada 30 orang yang tersisa.

Tercantik

1.Mata tercantik di dunia, dari Afghanistan

mata cantik




2. Kuda Tercantik di Dunia, dari Arabian






3. Kota tercantik di dunia, Vancouver, Kanada






4. Air terjun tercantik di dunia, Niagara Falls , U.S.




5. Jembatan tercantik, Japan





6.
Rumah tercantik di dunia, Situated in Barcelona , Spain Pemiliknya pemain sepak bola terkenal, Ronaldhino





7. Tanaman tercantik di dunia, berbentuk seperti gelembung air




8.
Anak kecil tercantik di dunia, Fatima dari Morrocco.. hehe





SARAH AZHARI PARTY ABIS





Sarah Azhari kembali bikin heboh, usai kasus pemukulan tehadap wartawan infotainment, kali ini bintang salah satu produk suplemen penambah daya kejantanan kaum pria ini kembali kepergok tengah bermesraan dengan seorang teman prianya. Namun saat dikonfirmasi soal foto tersebut, Sarah terlihat tetap cuek dan enggan berkomentar lebih jauh. Jika memang benar adanya, ini artinya Sarah telah melanggar UU pornografi dan pornokasi yang kini tengah digodok oleh DPR dan terancam hukuman penjara tiga tahun dan denda uang sebesar Rp.1 juta. Kita tunggu saja!

9 Minuman Ringan Paling Aneh

Berita Aneh - Buat Yang suka atau bahkan penggila minuman - minuman ringan yang menyegarkan, kali aja mw nyobain minuman ini... hehe

1. Gau Jal



Dibuat dari urine sapi. Pergerakan Nasionalis Hindu, mengatakan bahwa minuman ini sedang dalam proses akhir pengembangan. Minuman yang terbuat dari urine sapi ini direncakanan akan diluncurkan pada 2009. Menurut kepala pengembang minuman ini, "Minuman akhirnya tidak akan berbau seperti urine, dan rasanya juga akan nikmat." Gau Jal, nama yang direncanakan untuk minuman ini berarti 'air sapi'. Menurut para pembuatnya, minuman ini akan dapat menyaingi Pepsi dan Coca Cola.

2. Placenta 10.000


Minuman yang satu ini sama sekali tidak halal. Minuman jelly drink ini dibuat dengan bahan utama placenta (ari2) babi, dengan tiap botol mencapai berat 10.000 mg! Placenta dipercaya memiliki kemampuan regeneratif, terutama untuk kaitan dengan kecantikan, dan akan dapat membantu diet anda! Minuman ini juga tersedia dalam ukuran 400.000 mg juga lho!


3. Pepsi Es Ketimun



Bener, es ketimun! tahun 2007, Pepsi meluncurkan minuman rasa ketimun ini di Jepang. Memang di botolnya ada tulisan kombinasi cola dan ketimun, tapi kenyataannya, hampir ga ada rasa cola dalam minuman itu, jadi rasanya sih antara manis dan rasa segar 'buah'. Tapi yang jelas, rasa ketimunnya banget-banget rasanya.

4. Bilk (Beer + Milk)



Hokkaido, Jepang, salah satu produsen minuman yang ada barusan melepaskan bir dengan kadal malt rendah yang dicampur susu. Ide aneh ini datang dari anak seorang pemilik industri produk susu. Produk ini dua pertiga adalah susu dan sepertiganya bir rendah malt. Rasa bir 'baru' ini mirip jus buah dan sangat pas mendampingi makanan manis. Diharapkan minuman ringan ini akan jadi populer dikalangan wanita.

5. Needs




Minuman satu ini dibuat dari keju! KEJU? iya!! Bahkan ada tiga rasa: biasa, blueberry dan jeruk yuzu. Pembuat minuman ini menggunakan proses khusus untuk mengurangi rasa manis dari minuman ini. Mugkin bisa dibandingkan dengan yoghurt, cuman ga seasem yohgurt kali ya?

6. Air Rasa Salad.




Ini ide Coca-cola. "Salad Water" ini punya enam rasa lho!

7. ASI!




Bukan asi beneran kok, cuman minuman dengan rasa ASI. Tapi masalahnya, apa ndak lebih baik langsung dari kemasannya? huwakakakaka


8. Air Diet



Dengan rasa seperti air biasa! (Ya iya lah.. emang apalagi), dan setengah kalori air biasa (ini yang gila, emang air ada kalorinya?), dan dengan harga lebih mahal (tapi laris....)

9. Kidsbeer.



Bir anak-anak. Minuman 'bir' non alkohol ini laris luar biasa lho! 'Bir' ini memiliki bahan pokok Guarana, tanaman dari Amerika Latin. Minuman ini awalnya dijual dengan nama Guarana, minuman berbahan dasar cola. Minuman manis berkarbonasi ini kemudian diubah namanya menjadi 'Kidsbeer' oleh pembuatnya, dan langsung seketika jadi hit di Jepang!


(kaskus.us)