Usaha Meraup Rupiah dengan Budidaya Jangkrik

Perkembangan budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) di berbagai wilayah di Indonesia dewasa ini skalanya cukup besar, begitu juga dengan seminar-seminar tentang budidaya jangkrik yang banyak diadakan di berbagai kota. Budidaya jangkrik banyak dilakukan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk produksi telur yang akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu. Sedangkan untuk produksi jangkrik untuk pakan ikan dan burung maupun untuk diambil tepungnya, hanya memerlukan 2- 3 bulan. Jangkrik betina mempunyai siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. Dalam siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.

Usaha budidaya jangkrik memang bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan, baik sebagai usaha sampingan maupun usaha berskala besar. Apalagi setelah ditemukan adanya kandungan zat-zat penting yang sangat bermanfaat. Tidak hanya sebagai pakan burung kicauan dan ikan, tetapi juga sebagai bahan baku industri. Di samping itu, beternak jangkrik bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Semua orang bisa dengan mudah belajar beternak jangkrik.

Penyebaran jangkrik sendiri di berbagai wilayah Indonesia cukup merata, namun untuk kota-kota besar yang konsumennya para penggemar burung dan ikan, pada awalnya sangat tergantung pada jangkrik yang berasal dari alam, namun lama kelamaan jangkrik yang ada di alam pun saat ini semakin berkurang. Sehingga budidaya jangkrik bisa dikembangkan sebagai peluang usaha yang cukup bagus dalam sebuah skala industri.

Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam pemilihan lokasi pembudidayaan, antara lain:
1. Lokasi yang digunakan sebagai tempat budidaya jangkrik harus tenang, teduh dan mendapat sirkulasi udara yang baik.
2. Lokasi tersebut juga jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya dan lain sebagainya.
3. Tidak mendapat sinar matahari secara langsung atau berlebihan.

Budidaya jangkrik merupakan alternative usaha yang cukup mudah dan menguntungkan jika dikerjakan dengan serius. Selain ramah lingkungan, dari segi permodalan juga relatif terjangkau. Selain itu, masa pemeliharaannya juga relatif singkat. Jangkrik umur 35 hari sudah bisa dipanen. Dengan fakta tersebut, maka dibutuhkan beberapa persiapan yang matang dan serius untuk memulainya.

Langkah-langkah yang dilaksanakan, berupa:
1. Penyiapan Sarana dan Peralatan
Dalam hal ini pembuatan sarana berupa kandang harus dilakukan pertama kali. Kandang untuk jangkrik menurut hasil pemantauan dilapangan dan pengalaman peternak biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm.

Kandang dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, dan kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.

2. Peyiapan Bibit dari indukan
Bibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat,tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Sementara Calon induk jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif.

3. Pemeliharaan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan antara lain:
• Sanitasi dan Tindakan Preventif
• Pengontrolan Penyakit
• Perawatan Ternak
• Pemberian Pakan
• Pemeliharaan Kandang

Sumber : http://bisnisukm.com/

Ide Bisnis | Bisnis Motor Trail Second

Motor trail atau biasa dikenal dengan motor adventure kerap kali menjadi kendaraan roda dua yang unik. Selain jago di medan ekstrim, motor jenis ini layak menjadi ajang gaya-gayaan.

Peminat motor trail dari tahun ke tahun di Tanah Air terus meningkat, trail bukan hanya digunakan oleh para pehobi namun sudah menjadi kebutuhan kendaaran di wilayah-wilayah usaha perkebunan terutama di luar Jawa.

Roby salah satu pemilik gerai motor trail seken kawasan Jl Panjang Kebon Jeruk Jakarta Barat memulai usaha jual beli motor trail seken sejak tahun 2004. Berawal hanya dari 1 unit motor trail seken, kini usahanya berkembang bahkan pelangganya sudah tersebar di pelosok seluruh Indonesia.

Kejelian menangkap peluang bisnis ini membuat Roby bisa dibilang cukup sukses menjalankan jual beli motor trail seken. Bahkan saat ini ia juga sudah merambah bisnis penjualan trail gres alias baru. Walhasil omset hingga ratusan juta hingga miliaran rupiah per tahun bisa ia kantongi melalui jual beli motor dan sparepart-nya.

"Prospeknya makin cakep, dengan adanya produk baru Kawasaki makin bagus pasar motor trail," kata Roby saat ditemui di bengkelnya Senin, di bilangan Kebon Jeruk.

Ia menjelaskan kencangnya bisnis motor trail seken beberapa tahun terakhir karena harga motor trail baru umumnya diatas dari harga motor standar membuat para pengguna atau kalangan hobby memilih motor bekas karena lebih terjangkau.

Meskipun saat ini permintaan terhadap motor trail baru sama tingginya. Terlebih lagi sektor perkebunan yang sempat booming dua tahun lalu membuat kebutuhan motor trail cukup tinggi, tak kecuali untuk tahun ini.

"Memang awal 2010 belum kelihatan permintaan yang tinggi masih normal, mungkin tunggu model baru," katanya.

Mengenai pasar motor trail saat ini permintaannya relatif stabil, pada tahun 2009 lalu saja ia mampu menyabet penjualan hingga 40 unit lebih motor seken dengan perbulannya ia mampu melepas 6-10 unit sedangkan motor-motor trail baru pun masih cukup tinggi

Ia mengaku pangsa pasar motor trail cukup kenceng di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Bahkan pelanggan-pelanggannya dari Timika, Sorong Papua rutin membeli darinya.

Roby mencontohkan beberapa produk trail seken yang ia jual antaralain Kawasaki KLX 150 dibandrol kisaran Rp 18,5 juta, KLX 250 Rp 42,5-45 juta. Sedangkan untuk  Yamaha DT 200 Rp 18,5 juta,Yamaha WR 200 Rp 18 juta-an.

Untuk merek Suzuki jenis TS 125 cukup banyak dicari-cari orang harganya pun cukup miring yaitu Rp 12,5 juta, untuk Suzuki RM 125 SE Rp 18,5 juta, RMZ 250 SE Rp 57,5 juta padahal harga barunya mencapai Rp 98 juta.

Selain menjual motor-motor asal negeri Matahari Terbit Jepang, ia juga menjual trail-trail gres ukuran cilik yaitu mini moto yang umumnya diimpor dari Taiwan seperti Nakata 110 Rp 5,5 juta, Monstrac 125 asal Korea Rp 11 juta dan lain-lain.

"Yang menarik dari bisnis motor trail seken harganya relatif gelap," katanya.

Ia mengatakan dengan kondisi harga pasaran yang relatif tidak memiliki patokan atau "gelap" biasanya ia akan mendapat margin relatif menggiurkan. Keuntungan Rp 1-3 juta per unit motor bisa ia raup dalam setiap transaksi.

"Kalau bicara margin paling tidak dapat lah 20%, apalagi kalau kita jual bukan dari komunitas," katanya.

Menurut Roby selama ini ia banyak mendapat motor-motor trail seken berasal dari daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan luar Jawa, termasuk ia peroleh dari beberapa kalangan komunitas pecinta trail. Saat ini bisnis motor trail sekennya ditopang juga oleh penjualan sparepart kendaraan trail yang bisa dibilang cukup langka.

"Kadang-kadang kita nggak tahu mukanya si penjual atau pembeli, biasanya via telepon saja. Paling-paling yang mau jual MMS gambar, modalnya kepercayaan," katanya.

Roby optimistis kedepannya bisnis motor trail seken masih terus moncer. Ia mencontohkan di Jakarta saja pemain bisnis trail seken sangat jarang sekali, apalagi di daerah-daerah termasuk luar Jawa.

"Saya butuh 2 tahun untuk menyelami bisnis ini, sampai punya jaringan yang cukup banyak," terangnya.

Roby Steam
Jl. Arteri Kelapa Dua Raya No 25, depan Sasak II, JL Panjang Jakarta Barat
Email : robysteam_dirteam@yahoo.com


Sumber : detik.com

Ide Bisnis | Bisnis Lick Me Baby

Waralaba tak melulu makanan dan minuman. Waralaba pernah-pernik boneka ala "Lick Me Baby" ini pun menarik untuk Anda lirik. Bentuknya unik karena 'mengemas' manusia dalam boneka.

Waralaba ini dikembangkan oleh vivi dan suaminya Kusnadi Halim Salim. Dengan transfer inovasi dari Jepang, Vivi mengolah foto manusia menjadi 3 dimensi kemudian ditempelkan pada tubuh boneka dengan berbagai variasi yang lucu-lucu.

"Kita mulainya November 2009. Pertama dari Singapura kemudian ke Timur Tengah, Filipina, Australia, baru ke Indonesia. Orang-orang kita kan kalau nggak dari luar dulu biasanya nggak mau," ujar Vivi saat ditemui detikfinance dalam Pameran Franchise di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Saat ini, bisnis yang mengusung nama "Lick Me Baby!" ini baru memiliki outlet di Plaza Semanggi. Rencananya pertengahan Maret akan dibuka di Mall Ciputra dan awal April di Medan.

Bisnis inipun merambah melalui jalur franchise dengan modal investasi sebesar Rp 65 juta.

"Dari Rp 65 juta itu dapat pushcart (gerobak), mesin 3D, netbook, printer, dan kamera digital," jelasnya.

Mengenai bagi hasilnya, Vivi menyatakan pihaknya hanya mendapatkan uang dari hasil produksi karena pihaknya yang menyediakan seluruh bahan baku yang diimpornya langsung dari Jepang.

"Bagi hasilnya per harga produksi, kita tidak ada royalti," tegasnya.

Harga per item boneka ini berkisar Rp 49-179 ribu dengan omzet per harinya mencapai Rp 600 ribu. Sampai saat ini, ungkap Vivi, pihaknya tidak memiliki kendala apapun dalam menjalankan bisnis karena belum ada kompetitor yang memiliki barang yang sama.

"Kendala kayaknya nggak ada karena pesaing sampai sekarang belum ada ya," tukasnya.

Sumber : detik.com

Ide Bisnis | Bisnis Permainan Kreatif Anak

Bagi anak-anak bermain adalah sesuatu hal yang sangat menyenangkan sehingga membuat lupa waktu. Sebaliknya belajar seringkali membuat anak mudah bosan.

Dengan alat semacam permainan kreatif sekaligus mendidik yang diciptakan oleh Creative Edutoys, Fikri Kurniawan (26) ingin mengajak anak-anak belajar sambil bermain. Dengan demikian, semua yang diajarkan melalui alat permainan bernama Joy Card, anak-anak dengan mudah menghapal dan mengingatnya.

"Secara prinsip permainan yang ciptakan oleh Creative Edutoys adalah mengajak anak belajar sambil bermain," kata Fikri kepada detikFinance di kantornya, komplek Perumahan Yadara, Babarsari, Depok, Sleman.

Alat itu dinamakan Joy Card yang terbuat dari bahan kertas Ivory dengan gambar atau seri bermacam-macam, hewan, alat transportasi atau seri lainnya. Dengan alat itu anak bisa belajar bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan cara pengucapannya.

"Alat ini bisa disesuaikan umurnya untuk anak SD kelas 1 sampai kelas 6. Tinggal diputar akan keluar nama dalam bahasa Indonesia, Inggris dan cara mengucapkannya," kata Fikri sambil memperagakan cara memainkannya.

Sedang alat kedua yang diciptakan adalah ular tangga. Secara prinsip permainan mirip seperti permainan ular tangga yang biasa dimainkan. Ada dadu, bidak permainan yang dimainkan oleh tiga orang dan kartu pertanyaan.

Saat dimainkan anak-anak harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di kartu merah atau biru yang disediakan. Anak harus bisa menjawab, bila tidak bisa menjawab tidak boleh jalan.

"Seri mainan matematika untuk melatih hitungan, perkalian, pengurangan atau pembagian. Bisa seri lainnya kita sesuaikan saja. Guru atau mungkin orangtua hanya sebagai pendamping atau pengawas saja," katanya.

Menurut alumni Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu saat diujicobakan kepada anak-anak terutama anak SD tidak ada hambatan. Mereka tampak senang dan bisa menyerap pelajaran melalui permainan itu lebih mudah.

"Alat ini juga bisa dimainkan di dalam kelas atau di luar kelas," katanya.

Fikri menambahkan sebelum mengembangkan usahanya itu, dia sempat mengajak bermitra dengan orang lain namun kemudian tidak dilanjutkan. Setelah itu tepatnya pada pertengahan tahun 2009, dia bersama adik dan teman lainnya mengembangkan sendiri usaha itu.

Untuk pemasarannya dilakukan melalui agen dan secara online. Agen-agen pemasaran sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dua alat permainan itu sudah dicetak hingga ribuan jumlahnya dengan harga relatif terjangkau di bawah Rp 10 ribu rupiah/buah untuk eceran.

Sementara untuk harga agen hampir setengahnya. Misalnya saja untuk Joy Card-transportation series, harga eceran terendahnya adalah Rp 10.000, namun harga agennya hanya Rp 5.000 dengan pesanan minimal 300 unit.

"Di semua alat yang kita produksi terdapat tulisan 'produk kreatif asli Indonesia'. Ini yang jadi ciri khas buatan kami," pungkas Fikri.

Anda berminat? Silakah hubungi:
Website:

http://www.joycard.tk/

Sumber : detik.com

Ide Bisnis | Bisnis Boneka Horta

Boneka Horta atau boneka edukasi mulai dikenal sebagai boneka edukasi bagi anak-anak. Bisnis dari boneka horta sangat diminati pasar karena konsepnya yang unik dan mendidik.

Direktur Green Trading Company Ahmad Nashih Abdurrahman sebagai pengembang produk boneka horta menjelaskan, boneka rumput horta adalah suatu media tanam yang dikemas dalam bentuk boneka yang apabila disiram setiap hari pada bagian atas kepalanya akan ditumbuhi rumput atau semacam rambut pada manusia.

Boneka horta bisa menjadi salah satu alternatif mainan baru yang edukatif kreatif dan imajinatif untuk anak-anak. Selain itu, anak-anak dapat belajar mengamati pertumbuhan tanaman sambil bermain.

Permainan ini dimulai ketika anak merendam boneka dengan air dan menyiram kepala boneka setiap hari dan mengamati pertumbuhan rumput setiap hari. Apabila rumput sudah tumbuh terlalu tinggi, maka anak-anak dapat memangkas rumput sesuai dengan gaya dan keinginan anak.

Menurutnya boneka horta dibentuk dari bahan serbuk gergaji, yang dibungkus  oleh kain kasa. Didalamnya di masukan  pupuk dan bibit rumput. Proses  pertumbuhan rumput bisa terjadi pada hari ketiga setelah dilakukan penyiraman setiap hari. Rumput boneka horta bisa bertahan hingga 3 bulan.

Nashih menambahkan saat ini pihaknya telah mengembangkan berbagai produk boneka horta antara horta cup, horta panda, horta kura, horta babi, horta sapi, horta kodok, horta kucing, horta gajah, horta monyet, horta macan, horta kuda dan horta boneka etnik. Meski sayangnya saat ini khusus untuk bibit rumput masih diimpor dari Amerika Serikat (AS).

Kisah awalnya mengembangkan produk boneka horta, dimulai sejak tahun 2004 lalu. Boneka ini diperkenalkan oleh  kakak kelasnya Institut Pertanian Bogor (IPB). Produk boneka horta sendiri merupakan hasil kreasi mahasiswa dalam program kreativitas mahasiswa (PKM) di IPB.

"Waktu itu ada dosen yang meminta agar ada boneka yang bisa ditumbuhi tanaman," jelas Nashih kepada detikFinance.

Ia menjelaskan sejak dikembangkan beberapa tahun lalu, permintaan terhadap boneka horta sangat tinggi. Saat ini setidak sebanyak 300-400 boneka terjual per hari dengan harga termurah dari Rp 6.500-30.000 per buah.

Pihaknya menjual produk boneka ini melalui gerai khusus di lokasi di Cilandak Town Square Jakarta. Sementara untuk penjualan ritel sudah mencakup seluruh Indonesia dari para mitra.

Pasar dari produk boneka horta umumnya adalah pihak pengeola sekolah sebagai penunjang pelajaran. Boneka horta juga cukup laris untuk acara-acara khusus dengan melayani pesanan khusus.

Meski terlihat menjadi bisnis yang ringan, omset penjualan bisnis ini mencapai Rp 100 juta per bulan. Dengan mampu mengerahkan 35 tenaga kerja para ibu-ibu rumah tangga di kawasan Bogor yang sebelumnya mengganggur.

Dikatakannya selama ini ia melakukan kerjasama dengan berbagai mitra pemasarannya di banyak daerah dengan menerapkan sistem jual putus yaitu menjual produk boneka horta secara tunai.

Namun dalam waktu dekat, ia sedang mengembangkan kemitraan pemasaran dengan menggunakan paket edukasi, yaitu siapapun yang ingin bermitra bisa melakukan kerjasama bagi hasil, asalkan si mitra bisa menyiapkan lokasi edukasi khususnya sekolah-sekolah untuk memperkenalkan boneka horta untuk media edukasi.

"Kita juga membuka paket edukasi, semacam program kurikulum, kita bisa sharing bagi hasil dengan mitra," katanya.

Ia menjelaskan pengembangan sistem kemitraan melalui paket edukasi akan memberikan keuntungan antara pihaknya dengan si mitra. Mengingat konsep boneka horta juga untuk menopang ekonomi yang ramah lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang.

Green Trading Company
Ahmad Nashih Abdurrahman
Jl. H. Tabri No 7 Batu Ampar, Kramat Jati Jakarta Timur 13520
Email : a_nashih@yahoo.com
Galery: Galeria Jakarta, Cilandak Town Square
email :

greent_co@yahoo.com

Sumber : detik.com

Ide Bisnis | Memiliki Waralaba Holcim

PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim) menawarkan kemitraan waralaba (franchise) bagi para mitra investor yang ingin bergabung mengembangkan bisnis gerai toko bahan bangunan dan konsultasi pembangunan rumah baru maupun renovasi rumah (Solusi Rumah).

Mitra investor dapat membeli franchise Solusi Rumah dengan biaya mulai dari Rp 50 juta (khusus untuk mereka yang sudah punya toko bangunan jadi hanya membeli franchise saja), sampai Rp 700 juta mencakup keseluruhan hingga konsultasi pembangunan rumah. Mitra akan mendapatkan pelatihan, diperkirakan mitra dapat balik modal dalam waktu 3,5 tahun.

Saat ini, sudah terdapat 96 gerai Solusi Rumah di Pulau Jawa. Dengan konsep ini Holcim menargetkan menambah gerai hingga berjumlah 480 gerai pada tahun ini.

"Solusi Rumah tidak hanya menawarkan langkah mudah untuk membangun rumah, tapi juga sistem bangunan yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan," kata Group Brand & Marketing Manager Holcim Indonesia Apsara Herman melalui siaran persnya.

Dikatakannya Solusi Rumah lebih dari sekedar toko bahan bangunan, tapi merupakan solusi bagi orang yang akan membangun atau merenovasi rumah. Menurut Apsara, selain lebih cepat, rumah yang dibangun dengan memakai Solusi Rumah juga lebih murah 20%.

"Kami menyadari bahwa banyak orang mengalami kebingungan harus mulai dari mana untuk membangun rumah impian mereka, atau untuk merenovasi rumah mereka saat ini. Sekarang, tidak perlu khawatir lagi, karena Solusi Rumah pasti dapat membantu," tambah  Marketing & Innovation Director Holcim Indonesia Patrick Walser.

Konsep yang dikembangkan oleh Holcim melalui Solusi Rumah antara lain:



·     Datangi Gerainya.

·     Tentukan Desainnya.

·     Konsultasikan Biaya dan Kreditnya.

·     Pilih Bahannya.

·     Bangun Rumahnya.

"Dalam lima tahun ke depan kami menargetkan Solusi Rumah dapat menyerap 50% dari penjualan semen Holcim," kata Franchise Manager Holcim Indonesia Oza Guswara,

Tahun 2009 lalu Holcim Indonesia berhasil menjual sebanyak 7,2 juta ton semen.

Sebelumnya anak usaha Holcim Indonesia  yaitu PT Holcim Beton (Holcim Beton) menawarkan usaha waralaba bagi industri beton di Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai usaha waralaba ini adalah sebesar Rp 3,5 miliar.

Dengan investasi sebesar itu, investor bisa memulai produksi beton sebanyak 24.000 m3 per tahun. Tak hanya itu, Holcim juga menyediakan dukungan tenaga ahli yang akan membantu berjalannya bisnis beton tersebut. Sedangkan untuk biaya bergabung (joint fee), investor akan ditarik Rp 150 juta untuk 5 tahun serta 2% dari penjualan bersih.

Lebih lanjut hubungi: Mitraku@holcim
Sumber: detik.com

Ide Bisnis | Bisnis Manisnya Madu

Jemari Muhammad Yamin dengan cekatan mulai memeras bongkahan-bongkahan sarang lebah jenis Apis dorsata yang dikumpulkannya dari para pencari lebah yang bergabung dalam Kelompok Pemburu Lebah Madu Lestari.

Kelompok yang berdiri sejak tahun 1994 itu merupakan satu dari beberapa perkumpulan pemburu lebah yang berada di Pulau Sumbawa.

Perkumpulan beranggotakan 177 orang ini dibentuk dengan alasan yang cukup sederhana, yaitu ingin mengembalikan citra madu Sumbawa yang kerap kali dipalsukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Madu palsu itu dijual menyerupai bentuk  madu aslinya. Dengan terbentuknya kelompok ini, kami ingin mengangkat kembali citra madu Sumbawa," kata Yamin saat berbincang dengan detikFinance, di Desa Semongkat, Kecamatan Batu Lanteh, Sumbawa Besar, pekan lalu.

Untuk menjaga keaslian dan kualitas produknya, maka setiap anggota pemburu lebah tidak boleh memeras sarang yang didapatkannya sendiri. Mereka harus membawa sarang lebah dan menjualnya kepada Yamin. Selanjutnya Yamin atau calon pembeli akan memeras bongkahan sarang lebah tersebut.

"Makanya saya selalu memajang bongkahan sarang lebah yang belum saya peras, agar pembeli yakin kalau ini asli. Masa pusat penghasil madu Sumbawa menjual yang palsu, itu kan tidak mungkin," ungkap pria berusia 46 tahun ini.

Menurut dia, pemalsuan madu Sumbawa terjadi karena tingginya permintaan masyarakat terhadap cairan manis itu. Lapipula, siapa pula yang tidak tergiur dengan bisnis ini. Dalam sebulan saja, Yamin mengaku bisa meraup omset  Rp 40-50 juta.

Permintaanpun tidak berhenti mengalir. Tidak hanya dari pulau Sumbawa, tetapi juga dari pulau-pulau lainnya di tanah air. Bahkan madu yang dijual dengan merk Madu Alam ini sudah dipasarkan sampai ke Korea.

"Sempat kami kirim ke Korea. Tapi yang menjual pelanggan saya di Surabaya, bukan saya. Setelah itu, mereka meminta saya memasok 5.000 liter per bulan, tetapi saya tidak menyanggupinya," jelas bapak tiga anak ini.

Bukannya Yamin tidak mau memenuhi pesanan dalam jumlah besar itu. Ia tidak dapat  memprediksi jumlah madu yang dapat dihasilkannya setiap bulan karena madu yang dibuatnya berasal dari lebah liar di hutan-hutan pulau Sumbawa.

"Lagipula kalau hasil seluruh daerah penghasil madu Sumbawa dijumlahkan, hanya terkumpul 4.000 liter per bulan. Sementara, kelompok saya hanya dapat menghasilkan 500-600 liter per bulan. Jadi mana saya sanggup," ungkapnya.

Yamin memaparkan, terkenalnya khasiat madu Sumbawa disebabkan madu tersebut  berasal dari lebah liar yang hanya bisa di temukan di hutan-hutan Sumbawa. Lebah-lebah madu itu tidak diternakan di manapun juga.

Makanan lebah madu Sumbawa, yaitu bunga pohon bidara,  berbeda dengan lebah madu di daerah lain. Pohon bidara, yang dalam bahasa lokalnya goal  dan dalam bahasa latinnya disebut ziziphus mauritiana, terkenal memiliki banyak khasiat penyembuh.

Selain itu, proses pembuatan madu asli Sumbawa juga sangat hati-hati, sehingga bebas dari proses fermentasi dan hal-hal lain yang dapat mengurangi manfaat madu tersebut. Madu Sumbawa yang diambil langsung dari hutan segera diperas, disaring, kemudian dimasukan ke dalam botol tanpa campuran apapun.

"Kalau mau lebih terasa khasiatnya, sebaiknya madu tersebut dikunyah dengan sarangnya karena kandungan propolisnya masih 100%, kalau sudah diperaskan hanya tersisa 10%," ungkapnya.

Propolis yang dihasilkan oleh lebah madu ini mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan Kelenjar Thymus.

Selain itu, propolis juga mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit seperti thypus, diare/muntaber, demam berdarah, flu, TBC, maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal,  kanker, tumor, mium, kista, jantung, asam urat, asam urat, kolesterol, trigliserin, dan lain-lain.

Saat ini, Yamin menjual madu yang diproduksinya seharga Rp 40.000 per botol. Setiap botol berisi 625 ml madu. Padahal kalau sudah sampai di pulau Lombok, satu botol madu asli Sumbawa ini dipatok dengan harga Rp 150.000 per botol.

Yamin juga mendagangkan madunya dalam bentuk kemasan jerigen  berisi 2,5 liter seharga Rp 107.000, serta dalam bentuk bongkahan sarang yang dimasukan ke dalam toples seharga Rp 50.000 per kilogram (Kg). Yamin sendiri membeli sarang lebah dari anggota kelompoknya dengan Rp 35.000-37.000 per Kg.

"Rata-rata per kilogramnya bisa digunakan untuk  membuat satu botol madu berisi 625 ml," jelasnya.

Selain menjual dalam bentuk madu murni, Yamin dan kelompoknya juga menjual madu olahan sejak awal  tahun 2000. Jenis-jenis produk yang dijual Yamin adalah madu kunyit Instan, madu jahe instan serta minyak sumbawa asli. Madu kunyit instan dan  madu jahe instan dijual dalam kemasan toples dengan  harga Rp 23.000. sedangkan minyak sumbawa asli  dijual Rp 15.000 per botol.

"Minyak Sumbawa ini dibuat dari akar-akaran. Ini  dibikin langsung oleh dukun yang ada di daerah  ini," kata dia.

Akhir-akhir ini, sarang bekas perasan madu pun  dipesan  oleh sebuah perusahaan dari Surabaya untuk membuat sabun kecantikan dan alat-alat make up. Namun ia tidak dapat memenuhi permintaan itu karena jumlahnya terlalu besar.

"Mereka minta dalam jumlah besar, tapi saya tidak  bisa penuhi," ujar pria yang juga bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ini.

Yamin mengaku hingga saat ini dirinya masih belum memiliki sebuah toko sehingga untuk mendapatkan  produk ini, para konsumen harus mendatangi langsung  rumah Yamin atau bisa juga memesan langsung via SMS dan telepon.

"Kalau uangnya sudah ditransfer, nanti barangnya langsung kami kirimkan," paparnya.

UD Madu Lestari
Desa Semongkat, RT 10/05
Kecamatan Batu Lanteh Sumbawa Besar



Sumber : detik.com