Bawang Sabrang, Bawang Obat dari Kalimantan

Eleutherine americana merr atau lebih dikenal bawang sabrangadalah tanaman herbal setinggi 30–40cm yang berasal dariKalimantan. Nama sabrang sendiri muncul dari pendapat orang di luar Kalimantan. Mereka harus menyebrang (sabrang) hingga ke Kalimantan untuk mendapatkan bawang obat ini. Ada pula yang menyebutnya bawang arab dan bawang berlian.

Tempat Tumbuh dan Ciri-Ciri Bawang Sabrang

Bawang ini banyak terdapat pada lahan yang kaya akan belerang pada ketinggian 600–2000 meter dari permukaan laut. Bentuk dan warnanya mirip seperti bawang merah lanang, berwarna merah dengan tubuh agak memanjang. Daunnya menyerupai pita sepanjang 15–20cm dengan lebar 3– 5cm.

Tulang daun yang sejajar mirip seperti tumbuhan palem. Bunganya putih dan tumbuh di ujung batang dengan daun mahkota sebanyak 4 buah serta kelopak sebayak 2 buah berwarna hijau kekuningan.

Manfaat Bawang Sabrang

Tanaman ini banyak dimanfaatkan bukan sebagai bumbu masakan, melainkan sebagai obat. Kandungan senyawa yang dimilikinya, seperti polifenol, flavonoid, tannin, glikosida, alkaloid, saponin, tri terpenoid, steroid, dan fenolik, sering dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan obat.

Industri dan perdagangan obat di seluruh Indonesia tidak henti-hentinya memproduksi dan memasarkan obat dan suplemen yang berasal dari bawang sabrang.

Harga Bawang Sabrang

Bawang ini banyak dijual dalam bentuk kering dengan harga sekitar Rp350.000,00 per kilogramnya. Ada pula yang dijual dalam keadaan basah satu kilogramnya seharga Rp375.000,00. Bagi Anda yang tidak mau repot mengolahnya dengan merebus dan menyaring, disediakan bentuk kapsul isi 30 butir yang biasa dijual seharga Rp100.000,00 per botol.

Penyakit yang Dapat Diobati

Penyakit-penyakit yang dapat dibantu penyembuhannya menggunakan bawang hasil pertanian di daerah Kalimantan ini adalah sebagai berikut.

  • Sakit kuning
  • Asma
  • Migrain
  • Vertigo
  • Ambeien
  • Amandel
  • Maag
  • Radang usus
  • Asam urat
  • Ginjal
  • Prostat
  • Bronkhitis
  • Stroke
  • Jantung
  • Hepatitis
  • Insomnia
  • Rematik

Selain itu, tanaman umbi ini memiliki khasiat meyembuhkan gangguan kesehatan, seperti sembelit, peluruh air seni, pencahar dan perangsang muntah. Untuk obat sembelit, ambil sebanyak 50 gram bawang sabrang segar, dicuci bersih kemudian diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring. Air saringan tersebut ditambah dengan setengah gelas air panas. Lalu, diminum sehari 2 kali, pagi dan sore hari, masing-masing seperempat gelas.

Bisa juga dimakan langsung dengan mengukus atau membakarnya sebentar untuk menghilangkan bau yang kurang sedap. Makan 3 kali sehari, sekali makan 2–3 siung. Jangan lupa kupas kulitnya terlebih dahulu.

sumber - Bawang Sabrang, Bawang Obat dari Kalimantan

Budidaya Pertanian Mawar Potong

Mawar (Rosa hybrids) sangat terkenal dengan keindahan, keanggunan dan keharumannya. Oleh karenanya ia kemudian dikenal dengan julukan ratu dari segala bunga.

Bunga mawar ini memiliki banyak kegunaan diataranya yaitu sebagai bunga potong, bunga tabur, bunga taman dan bahan kosmetik. Permintaan akan bunga mawar biasanya meningkat pada hari-hari besar dan perayaan. Ini merupakan gambaran bahwa prospekbudidaya pertanian mawar potong ini sangat bagus untuk dikembangkan.

Syarat tumbuh

Dalam proses budidaya pertanian apapun, syarat tumbuh sangat perlu diperhatikan. Karena kesesuaian lahan dan syarat tumbuh merupakan kunci utama keberhasilan proses budidaya nantinya.

Adapun mawar potong biasanya tumbuh baik pada daerah dataran tinggi (1000-1500 mdpl). Menyukai tanah yang gembur, kaya bahan organik dengan pH netral (5,6-6,5), drainase yang baik dan sinar matahari yang cukup. Lebih baik lagi jika dilindungi dengan rumah plastik agar bungaterlindung dari siraman hujan berlebih, sehingga kualitas dan keragaman bunga dapat dipertahankan.

Penanaman

Tanah diolah dan digemburkkan dengan kedalaman lebih kurang 30 cm. Media tanam sebaiknya merupakan campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos. pH media tanam diusahakan berkisar antara 5,6-6,5.

Kemudian media tanam disterilisasi dengan menambahkan nematisida berbahan aktif dazomet. Media yang sudah steril kemudian ditutup dengan mulsa plastik selama dua minggu. Kemudian setelah dua minggu mulsa plastik dibuka dan dibiarkan (diangin-anginkan) selama satu minggu.

Buat lubang tanam dengan jarak 20x30 cm atau 15 x 40 cm, sebaiknya tiap bedengan dibuat dua baris tanam untu memudahkan perawatan. Bibit mawar siap ditanam dengan posisi mata tempel menghadap ke luar bedengan.

Pemupukan

Dalam proses budidaya pertanian pemupukan mutlak diperlukan untuk memberikan tambahan nutrisi bagi tanah dan tanaman. Dosis pemupukan yang dianjurkan untuk mawar potong adalah sekitar 0,5 kg/batang atau disesuaikan dengan kondisi kesuburan dan luas lahan. Pemupukan ini merupakan pemupukan dasar dan diberikan sebelumtanam.

Sebagai tambahan perlu diberi pupuk makro dan mikro. Pemupukan diberi dua kali dalam satu minggu. Pemupukan dapat diberikan dengan sistem irigasi otomatis bersamaan dengan penyiraman.

Pemeliharaan

Penyiangan perlu dilakukan untuk menghilangkan gulma pengganggu tanaman. Frekuensi penyiangan minimal 2 minggu sekali atau sesuai dengan cepat tidaknya pertumbuhan gulma. Selain itu tangkai-tangkai yang kering atau terserang penyakit serta tunas-tunas liar sebaiknya dibuang agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman.

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan metode preventif dan penyemprotan.

Panen dan Pasca Panen

Budidaya pertanian mawar potong bertujuan untuk mendapatkan keindahan bunga pada tangkai. Oleh karena itu bunga ssebaiknya dipanen pada saat bunga 1 – 2 petal telah membuka dan kelopak masih melekat pada kuncupnya. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari pada saat intensitas sinar matahari tidak terlalu tinggi.

Pemotongan dilakukan pada tangkai bunga tepat di atas mata tunas ke-2 atau ke-3 dari pangkal. Kemudian bunga dikemas dengan kemasanterbuka dan di tempatkan dalam ruangan dingin (coolstorage) dengan suhu 2 – 50C.

Tips Agar Mawar Potong Awet

Agar bunga mawar tahan lama saat di pajang di ruangan, sebaiknya wadah penyimpanan (pas bunga) diisi dengan larutan pengawet seperti; gula 1 – 5%, perak nitrat 100 ml/l atau 2 ml/l chlorox 5% dan asam sitrat 300-500 mg/l supaya pH larutan menjadi asam, atau agar lebihpraktis gunakan bahan pengawet yang banyak terdapat di pasaran.


sumber : Budidaya Pertanian Mawar Potong

Menanam Sayur Bayam

Kita sudah mengenal banyak sayuran dalam hidup. Sayur bayam, sop, dan lodeh, hanya sebagian nama menu yang menggunakan sayuran sebagai bahan dasarnya. Bayam, salah satunya, termasuk jenis sayuran yang menyehatkan dan mengandung banyak gizi. Bukan hanya enak disayur, banyak orang mengolah bayam sebagai bahan bisnis mereka. Mengingat pentingnya sayuran bagi tubuh, tidak ada salahnya kita mengetahui cara penanaman sayuran.

Bayam

Bayam mengandung zat makanan penting, yaitu vitamin A dan zat besi. Ada beberapa jenis bayam, yaitu bayam duri, bayam bandeng, bayam sekul, dan bayam liar. Tumbuhan dengan batang basah ini dapat tumbuh di mana-mana. Di sawah atau tegalan. Bahkan, halaman belakang rumah. Bayam dapat pula ditanam di musim kemarau ataupun hujan.

Bibit bayam berupa biji yang lembut sekali. Menanam sayur bayam ternyata tidak begitu sulit. Bayam cabutan ditanam untuk diambil sekaligus. Jika akan menanam lebih dari satu bedeng, sebaiknya penyebaran dilakukan dengan jarak tertentu, misalnya 7 sampai 10 hari. Dengan demikian, pemungutannya pun berurutan sesuai umur tanamannya.

Berikut ini gambaran sekilas mengenai penanaman bayam.

Pengolahan Tanah

Tanah dicangkul dalamnya 20-30cm. Kemudian, buat bandengan dengan lebar 100-150cm, sedangkan panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan. Di antara bandengan dibuat parit air 30cm. Lahan untuk menanam bayam sebaiknya tanah yang banyak mengandung air, subur, dan gembur. Oleh karena itu, penanaman bayam disarankan pada awalmusim hujan.

Menyebar Benih

  • Kebutuhan biji bakal benih bayam untuk bayam yang tepat jaraknya kurang lebih 100 gram per 100 meter persegi. Bisa disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah dan jenis bayam agar populasi bayam per hektar bisa menghasilkan 30.000-60.000.
  • Sebelum benih ditaburkan, dicampur dengan abu atau pasir.
  • Bandengan yang sudah disebar benih ditutup dengan pupukkandang (3kg/m2). Kemudian, ditutup dengan jerami tipis-tipis. Jika benih sudah mulai tumbuh, jerami dibuang.

Memelihara Tanaman

  • Dalam musim kemarau, disiram air.
  • Rumput yang tumbuh dibersihkan.
  • Pemupukan pertama dilakukan 10-20 hari sesudah benih disebarkan sebanyak 25 gram urea per 10 meter persegi. Caramemupuk urea disebar rata atau dilarutkan dalam air dan disiram.
  • Pemupukan kedua dilakukan 20 hari setelah benih disebar sebanyak 25 gram urea per 10 meter persegi.

Cara Memupuk

  • Urea disebar rata, lalu dilarutkan dalam air dan disiram.
  • Seminggu setelah semai, disemprot racun hama.

Dalam waktu satu bulan, bayam sudah dapat dipetik. Tinggi bayam sekitar 15-20cm. Waktu yang paling tepat untuk panen adalah pagi atau sore hari karena suhu udara tidak terlalu panas. Jika bayam sudah siap panen, cepatlah dipetik. Jika didiamkan terlalu lama, akan menjadikan bayam alot dan kurang enak.


sumber- Menanam Sayur Bayam -

Ekstensifikasi Pertanian di Indonesia

Populasi penduduk yang kian meningkat tidak sebanding dengan luasnya lahan yang digunakan untuk pemukiman. Sedangkan kebutuhan akan pangan terus meningkat tajam. Akibatnya, lahan-lahan produktif yang seharusnya dapat digunakan sebagai lahan pertanian yang menghasilkan kini mulai berkurang. Ekstensifikasi pertanian harus dilakukan untuk mencegah penurunan produksi hasil pertanian dan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Pelaku ekstensifikasi pertanian

Untuk mengatasi masalah kurangnya lahan produktif pertanian, maka akan dilakukan ekstensifikasi pertanian. Perluasan lahan dengan cara mencari lahan-lahan baru yang bisa ditanami tanaman dan menghasilkan produksi tanaman yang dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Ekstensifikasi pertanian ini bisa dilakukan oleh perseorangan (petani) maupun mengikuti program yang telah dilakukan oleh pemerintah. Biasanya, ekstensifikasi pertanian atau perluasan lahan pertanian ini dilakukan secara mandiri, berkesinambungan dan mendapat pengawasan penuh dari pemerintah. Salah satunya adalah dengan menggerakkan program transmigrasi.

Macam-macam ekstensifikasi pertanian

Ekstensifikasi pertanian ini banyak macamnya tergantung dari tempat atau lahan yang akan digunakan. Pada dasarnya adalah, perluasan lahan ini untuk memperoleh hasil produksi tanaman yang memadai dan menggerakkan lahan pertanian yang belum terpakai. Mengoptimalkan penggunaan lahan untuk meningkatkan produksi pangan di dalam negeri.

Macam-macam ekstensifikasi pertanian antara lain:

  • Perluasan lahan pertanian dengan pembukaan hutan baru.
    Ekstensifikasi pertanian dengan melakukan perluasan dan pembukaan hutan yang masih tertutup atau belum pernah dijadikan lahan pertanian. Sebenarnya, sistem nomaden atau berpindah-pindah ladang yang dilakukan masyaratakat di Indonesia sejak dulu merupakan hasil dari perluasan lahan yang mandiri.

    Pembukaan hutan ini dapat dilakukan secara serentak maupun perseorangan. Membuka hutan baru yang lahannya masih subur diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian.

  • Perluasan lahan pertanian dengan pembukaan lahan kering
    Ekstensifikasi pertanian dengan pembukaan lahan kering memerlukan penanganan lebih khusus. Lahan kering merupakan sebuah lahan yang memiliki tanah kering, kurang subur dan mudah terbawa air/erosi.

    Dalam pemanfaatannya, lahan kering harus diberi perlakuan tambahan agar dapat meningkatkan produksi pertanian. Salah satu caranya adalah dengan menanam tanaman yang dapat meningkatkan kesuburan tanah seperti jenis kacang-kacangan, pohon Lamtoro yang bisa menambah kandungan nutrisi dalam tanah.

  • Perluasan lahan pertanian dengan pembukaan Lahan gambut
    Lahan gambut merupakan lahan yang sangat potensial untuk ditanami. Lahan ini sangat subur dan berair. Lahan ini dapat digunakan untuk meningkatkan hasil produksi tanaman. Di Indonesia, lahan gambut ini banyak terdapat di Sumatera dan Kalimantan.

Dampak dari dilakukan ekstensifikasi pertanian

Terlepas dari tingginya permintaan akan kebutuhan pangan, ada dampak negatif yang akan ditimbulkan dari dilakukannya ekstensifikasi pertanian ini. Dampaknya antara lain:

  • Rusaknya ekosistem pada lahan-lahan tertentu
    Dengan dibukanya lahan-lahan pertanian seperti pada hutan, lahan gambut, tentu saja dapat meruak ekosistem yang ada di sekitarnya. Dengan adanya kegiatan bercocok tanam dan pemukiman penduduk yang baru tentu mengganggu populasi hewan dan tumbuhan. Selain itu, hutan sebagai sumber produksi Oksigen terbesar yang sangat penting bagi manusia juga ikut hilang.

  • Berkurangnya habitat alami hewan di alam
    Ekstensifikasi petanian ini dapat menyebabkan hewan yang tinggal dan hidup di alam menjadi terganggu habitatnya dan mulai tersingkir tempat hidupnya lebih jauh lagi. Tidak heran jika ada rombongan Gajah atau Harimau yang datang menyerang pertanian dan merusaknya karena mereka kelaparan dan tidak memiliki tempat tinggal lagi.

Oleh karena itu, diharapkan program ekstensifikasi pertanian yang seimbang dan selaras dengan perubahan alam maupun ekosistem yang ada, agar perluasan lahan menjadi bermanfaat dan tidak merusak alam.


sumber - Ekstensifikasi Pertanian di Indonesia

Toyota Nori, Dibuat Dari Rumput Laut


Toyota Nori, Dibuat Dari Rumput Laut


OTOMOTIFNET - Toyota selalu membanggakan diri sebagai pemimpin industri mobil ramah lingkungan. Sepertinya hal itu bukan cuma bualan, soalnya, pabrikan Jepang ini tidak hanya berpaku pada norma-norma industi saat ini, tapi juga mendobraknya! Salah satunya ini, mobil yang dibikin dari rumput laut!

Ya, dinamakan Toyota Nori, yang dalam bahasa Jepang berarti rumput laut. Nori digunakan untuk menciptakan teknologi bioplastik dan menggabungkannya dengan serat karbon tenun untuk membuat rangka kokoh yang ramah lingkungan.


Untuk membangun bentuk podular yang pada akhirnya akan menjadi tubuh Konsep nori, Toyota akan membangun pabrik terletak di dekat laut, sehingga lebih mudah untuk menemukan nori sehingga dapat digunakan sebagai sumber alternatif bioplastik.

Sasis dan bodi Nori juga dirancang menyatu dalam bentuk podular, agar lebih rigid, ringan, tapi juga tidak meninggalkan kesan estetika. Sesudah itu, barulah sebuah motor listrik di keempat rodanya, serta sebuah baterai menjadi pelengkap Nori untuk bisa digerakkan.

Sebagai energi tambahan, konsep Toyota Nori juga memanfaatkan teknologi surya yang ditangkap oleh mobil ini untuk dialirkan pada sassis podularnya. Selain itu, warna dan grafis dari Nori bisa diganti melalui data elektronik.

Sumber : http://mobil.otomotifnet.com/read/2010/11/22/313856/10/1/Toyota-Nori-Dibuat-Dari-Rumput-Laut

Toyota Nori, Dibuat Dari Rumput Laut


Toyota Nori, Dibuat Dari Rumput Laut


OTOMOTIFNET - Toyota selalu membanggakan diri sebagai pemimpin industri mobil ramah lingkungan. Sepertinya hal itu bukan cuma bualan, soalnya, pabrikan Jepang ini tidak hanya berpaku pada norma-norma industi saat ini, tapi juga mendobraknya! Salah satunya ini, mobil yang dibikin dari rumput laut!

Ya, dinamakan Toyota Nori, yang dalam bahasa Jepang berarti rumput laut. Nori digunakan untuk menciptakan teknologi bioplastik dan menggabungkannya dengan serat karbon tenun untuk membuat rangka kokoh yang ramah lingkungan.


Untuk membangun bentuk podular yang pada akhirnya akan menjadi tubuh Konsep nori, Toyota akan membangun pabrik terletak di dekat laut, sehingga lebih mudah untuk menemukan nori sehingga dapat digunakan sebagai sumber alternatif bioplastik.

Sasis dan bodi Nori juga dirancang menyatu dalam bentuk podular, agar lebih rigid, ringan, tapi juga tidak meninggalkan kesan estetika. Sesudah itu, barulah sebuah motor listrik di keempat rodanya, serta sebuah baterai menjadi pelengkap Nori untuk bisa digerakkan.

Sebagai energi tambahan, konsep Toyota Nori juga memanfaatkan teknologi surya yang ditangkap oleh mobil ini untuk dialirkan pada sassis podularnya. Selain itu, warna dan grafis dari Nori bisa diganti melalui data elektronik.

Sumber : http://mobil.otomotifnet.com/read/2010/11/22/313856/10/1/Toyota-Nori-Dibuat-Dari-Rumput-Laut

Legenda Pulau Kapal (Belitung)


Cerita ini berasal dari Belitung. Dahulu, ada sebuah keluarga miskin bertempat tinggal di dekat sungai Cerucuk. Kehidupan keluarga tersebut sangatlah miskin. Mereka hidup dari mencari dedaunan maupun buah-buahan yang dalam hutan. Hasil pencahariannya dijual di pasar.

Keluarga tersebut mempunyai seorang anak laki-laki bernama Si Kulup. Si Kulup senang membantu orang tuanya mencari nafkah. Mereka saling membantu. Meskipun mereka hidup berkekurangan namun tidak pernah merasa menderita.

Suatu ketika, ayah Si Kulup pergi ke hutan untuk mencari rebung yang masih muda. Rebung itu dijadikan sayur untuk makan bertiga. Saat menebang rebung, terlihatlah oleh ayahnya Si Kulup sebatang tongkat yang berada pada rumpun bambu. Pak Kulup demikian orang menyebut ayah Si Kulup mengamati tongkat tersebut. Semula tongkat itu akan dibuang, tetapi setelah diperhatikan betul tongkat tersebut bertabur dengan intan permata, dan merah delima. Akhirnya tongkat itu diambilnya.

Pak Kulup berucap dalam hati karena gembiranya: “Ini pertanda baik! Apakah ini tongkat Nabi Sulaiman atau harta karun? Aduhai…. Saya jadi kaya mendadak sekarang ini.”

Rebung tidak jadi dibawa pulang. Pak Kulup dengan perasaan was-was, takut membawa tongkat pulang ke rumah. Sesampai di rumah, didapatinya Si Kulup sedang tiduran sedang istrinya berada di rumah tetangga.

Si Kulup disuruh memanggil ibunya, tapi pemuda itu tidak mau. Ia baru saja pulang mendorong kereta. Badannya masih terasa lelah. Ia tidak tahu bahwa ayahnya membawa tongkat yang bertabur intan permata.

Pak Kulup pergi menyusul istrinya yang sedang bertandang di rumah tetangga. Pak Kulup dan Mak Kulup terlihat asyik bercerita menuju rumahnya. Sampai di rumah, mereka bertiga berunding tentang tongkat yang ditemukan tadi siang.

Pak Kulup mengusulkan supaya tongkat itu disimpan saja. Mungkin nanti ada yang mencarinya. Mak Kulup menjawab: “Mau disimpan di mana. Kita tidak punya almari.” Kemudian Si Kulup pun usul: “Lebih baik dijual saja, supaya kita tidak repot menyimpannya.”

Akhirnya mereka bertiga bersepakat untuk menjual tongkat temuannya. Si Kulup ditugasi untuk menjual tongkat tersebut ke negeri lain. Si Kulup pergi meninggalkan desanya. Tidak lama kemudian tongkat itupun telah terjual dengan harga yang sangat mahal.

Setelah Si Kulup menjadi kaya, ia tidak mau pulang ke rumah orang tuanya. Ia tetap tinggal di rantauan. Karena ia selalu berkawan dengan anak-anak saudagar paling kaya di negeri tersebut.

Si Kulup sudah beristri. Mereka hidup serba berlebihan. Si Kulup sudah lupa akan kedua orang tuanya yang menyuruh menjual tongkat.

Setelah bertahun-tahun mereka hidup dirantau, oleh mertuanya si Kulup disuruh berdagang ke negeri lain bersama istrinya. Si Kulup lalu membeli sebuah kapal besar. Ia juga menyiapkan anak buahnya yang diajak serta berlayar. Mereka berdua minta doa restu kepada orang tuanya agar selamat dalam perjalanan dan berhasil mengembangkan dagangannya.

Mulailah mereka berlayar meninggalkan daerah perantauannya. Saat itu Si Kulup teringat kembali akan kampung halamannya. Ketika sampai di muara sungai Cerucuk mereka berlabuh. Suasana kapal sangat ramai karena suara dari binatang perbekalannya, seperti ayam, itik, angsa, burung.

Kedatangan Si Kulup di desanya terdengar oleh kedua orang tuanya. Sangatlah rindu kedua orang tuanya, terlebih-lebih emaknya. Emaknya menyiapkan makanan kesukaan si Kulup seperti : ketupat, rebung, belut panggang dan sebagainya. Kedua orang tuanya datang di kapal sambil membawa makanan kesukaan anaknya.

Sesampainya di kapal kedua orang tua itu mencari anaknya Si Kulup. Si Kulup sudah menjadi saudagar kaya melihat kedua orang tuanya merasa malu, maka diusirnyalah kedua orang tuanya. Buah tangan yang dibawa oleh emaknya pun dibuang. Saudagar kaya itu marah sambil berucap “Pergi! Lekas pergi. Aku tidak punya orang tua seperti kalian. Jangan kotori tempatku ini. Tidak tahu malu, mengaku diriku sebagai anakmu. Apa mungkin aku mempunyai orang tua miskin seperti kau. Enyahlah, engkau dari sini!”

Pak Kulup dan istrinya merasa terhina sekali. Mereka cepat-cepat meninggalkan kapal. Putuslah harapannya bertemu dan mendekap anak untuk melepas rindu. Yang mereka terima hanyalah umpatan caci maki dari anak kandungnya sendiri.

Setibanya di darat, emak Si Kulup tidak dapat menahan amarahnya. Ia benar-benar terpukul hatinya melihat peristiwa tadi. Ia berucap “Kalau saudagar itu benar-benar anakku Si Kulup dan kini tidak mau mengaku kami sebagai orang tuanya, mudah-mudahan kapal besar itu karam.”

Selesai berucap demikian itu, ayah dan emak Si Kulup pulang ke rumahnya dengan rasa kecewa. Tidak berapa lama terjadi suatu keanehan yang luar biasa, tiba-tiba gelombang laut sangat tinggi menerjang kapal saudagar kaya. Mula-mula kapal itu oleng ke kanan dan ke kiri, menimbulkan ketakutan yang luar biasa pada seluruh penumpangnya. Akhirnya kapal itu terbalik, semua penumpangnya tewas seketika.

Beberapa hari kemudian di tempat karamnya kapal besar itu, muncul sebuah pulau yang menyerupai kapal. Pada waktu-waktu tertentu terdengar suara binatang bawaan saudagar kaya. Maka hingga sekarang pulau itu dinamakan “Pulau Kapal”.


Download filenya disini


Perkembangan teknologi dan industri pertanian

Orang sering berkata, bila industri pertanian merupakan industri yang termasuk kuno. Mereka serting tidak mau tahu atau bahkan tidak menyadari bila industri ini justru merupakan industri yang punya hubungan langsung dengan kebutuhan pokok atau primer bagi setiap manusia yang hidup di dunia. Jadi mau tidak mau atau suka dan tidak suka, kita mutlak harus bisa memenuhi kebutuhan nomor satu ini, selain sandang atau pakaian dan tempat tinggal atau rumah.

Pada jaman dahulu, agar bisa terus hidup manusia menggunakan pisau batu atau alat lain untuk memotong tanaman agar bisa dimasak lalu dimakan. Selanjutnya, setelah pola pikir mulai berkembang, mereka mulai menanam tanaman dengan cara yang masih sangat sederhana sekali.

Demikian pula bila ingin memakan daging hewan. Pertama kali yang dilakukan untuk mendapatkan daging adalah dengan cara berburu. Namun selanjutnya, mereka juga bisa berternak binatang peliharaan. Inilah yang dinamakan dengan teknologi pertanian (dan peternakan) yang terus berkembang.

Setelah peradaban makin maju, teknologi pertanian juga terus bergerak ke depan. Dan selanjutnya, di jaman modern ini telah berubah menjadi suatu industri yang disebut dengan industri pertanian. Pelaku utama dari industri ini tentu saja para petani atau orang yang bekerja di bidang yang berhubungan dengan dunia pertanian.

Prospek Industri Pertanian di Indonesia

Industri pertanian punya masa depan yang bagus bila dijadikan sebagai landasan pembangunan di Indonesia. Karena negeri ini punya modal utama yang bisa kembangkan, yaitu kekayaan alam yang bisa digunakan untuk pengembangan ekonomi pada sektor pertanian. Demikian pula dengan sumber daya manusia yang tingkat pendidikannya cukup memadai untuk menjawab segala tantangan yang ada.

Selain itu, jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak juga bisa menjadi pasar yang bisa menyerap semua hasil produksi dari industri pertanian selain pasar internasional yang prospeknya juga tidak kalah besar.


Banyak pihak yang memberi penilaian bahwa selain terdapat potensiatau prospek yang besar pada industri pertanian di negara kita, namun kendala yang harus dihadapi juga tidak sedikit. Karena meski banyak sumber daya manusia yang melimpah, namun untuk tenaga ahli yang benar-benar menguasai bidang pertanian masih sangat minim dan terbatas jumlahnya.

Selain itu, selama ini perkembangan industri pertanian Indonesia sejak dulu sampai saat ini belum mengalami kemajuan yang memuaskan. Karena arah pengembangannya tidak begitu jelas. Akibatnya, secara tidak sadar kita justru menjadi obyek atau konsumen industri dari negara lain, bukan sebagai produsen atau subyek pelaku utama.

Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan beberapa cara. Selama ini, masyarakat Indonesia beranggapan bila bekerja di industri pertanian itu adalah pilihan yang tidak baik. Kesannya adalah bila bekerja menjadi petani itu merupakan profesi yang kuno. Seharusnya pandangan tersebut bisa diubah dan dihilangkan, terutama untuk generasi muda. Justru menjadi petani adalah kebanggaan.

Kemudian, pemerintah memberi kemudahan bila ada pemodal yang berniat untuk mengembangkan dan membangun industri pertanian di Indonesia, terutama pemodal dari dalam negeri. Karena, bagaimanapun juga, pertanian adalah sektor penting yang punya peran besar untuk memajukan negeri ini.

Datuk Temiang Belah (Belitung)


Pada jaman dahulu kala,sekitar abad ke-18, ditepi aliran Sungai Letang, Dusun Burung Mandi Desa Mengkubang Kecamatan Manggar,pulau Belitong,hiduplah sepasang suami istri yang terkenal dengan gelar “DATUK LETANG”. Untuk kelangsungan hidupnya mereka atasi dengan berladang padi dan menangkap ikan disungai dengan memakai alat penangkap ikan dari bambu yang disebut BUBU.Pasangan suami istri tersebut sampai menjelang usia lanjut belum juga memperoleh seorang anak.Segala cara dan daya upaya telah mereka lakukan,akan tetapi belum juga berhasil,akhirnya mereka hanya bisa pasrah.

Pada suatu hari,Datuk Letang pergi kesungai untuk melihat hasil tangkapan ikan dari bubunya.Tapi apa yang didapatnya hanyalah sepotong bambu yang tersangkut pada bubu.Datuk letangpun berpikir, mungkin bukan rejekinya hari ini untuk bisa makan ikan. Maka batang bambu tersebut beliau singkirkan dari bubunya, lalu dipasangkannya kembali bubu kedalam sungai. Tetapi anehnya,berkali-kali bambu tersebut masuk kembali kedalam bubunya, walaupun setiap kali setelah sekian kali disingkirkan, sekian kali pula bambu tersebut kembali tersangkut pada bubu beliau.Akhirnya bambu tersebut beliau ambil dan dibawa pulang kerumah dan diserahkannya pada istrinya.Oleh istrinya bamboo tersebut dipergunakan untuk alat penindih tikar tempat menjemur padi.

Setelah sekian hari bamboo tersebut dipergunakan oleh istri Datuk Letang (Tuk Letang) untuk menindih tikar penjemur padi, pada suatu ketika saat istri tuk Letang sendirian berada dirumah sambil menunggu jemuran padi dengan memegang sepotong kayu kecil sebagai alat untuk mengusir ayam yang hendak memakan padi, tanpa sengaja bamboo tersebut terpukul olehnya dan terbelah menjadi dua bagian. Tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi yang sangat keras melengking yang sempat membuat istri Tuk Letang terperanjat. Setelah belaiau dekati bamboo yang terbelah dua tadi, terlihatlah sesosok bayi yang terbungkus 2 lapis kain. Lapisan Luarnya disebut CINDAI dan lapisan dalamnya disebut CUKIN. Selanjutnya bayi tersebut beliau gendong dan ditimang-timang dengan suka citanya. Kegembiraan beliau mendapatkan bayi yang sudah lama diinginkannya akhirnya terkabul, sehingga kegembiraan beliau pada hari itu tidak terkirakan.Tanpa tersa menjelang sore hari baru beliau sadar akan tugas-tugasnya yg terlupakan.

Setelah sekian hari bayi tersebut dipelihara. Pertumbuhan bayi tersebut sangat cepat sekali, tidak seperti bayi biasanya.Hal itu membuat suami istri tersebut semakin gembira dan sangat menyayanginya.Demikian pula dalam waktu singkat anak tersebut telah pandai berbicara dan bahkan pandai mengaji dan melaksanakan sholat tanpa ada yang mengajarinya. Sedangkan pada waktu itu, penyebaran agama Islam belum sampai ke daerah tempat kediaman mereka. Semua tidak lain karena kekuasaan serta atas kehendak ALLAH SWT.Melihat keadaan demikian, membuat istri Tuk Letang semakin bahagia.

Datung Letangpun sangat berbahagia atas kehadiran anak yg sudah lama diimpikannya. Namun ada hal yang membuat datuk letang bersedih. Kehidupannya pada saat itu masih sangat primitif sekali. karena beliau adalah bukan orang sembarangan. Beliau adalah seseorang yang sakti serta disegani oleh orang-orang disekitarnya. Kehebantannya antara lain beliau dapat pergi kepulai jawa hanya 2 kali mengayuh dayung dengan duduk diatas kayu apung hanya untuk membali garam dapur, dapat menguusir perompak/bajak laut tanpa memakai senjata . Karena kesaktian serta kehebatan beliaulah yang membuat tuk letang tidak dapat mengikuti perilaku anak angkatnya tersebut untuk melaksanakan ajaran islam. Beliau merasa malu kepada anak angkatnya dan kepada dirinya sendiri. Untuk mengikuti perbuatan anak angkatnya bagi tuk letang adalah hal yang tidak mungkin.Karena rasa malunya yang tidak dapat dihilangkannya, akhirnya tuk letang berniat meninggalkan istri dan anak angkatnya.

Untuk itu beliau telah mempersiapkan sebuah perahu yang dibuatnya diam-diam disebuah pulau kecil yang terletak dipantai Burung mandi.


Setelah merasa persiapan telah rampung, tanpa berpamitan pada istri dan anak angkatnya, Tuk letang pergi meninggalkan kampung halamannya dan juga anak angkat dan istrinya. Dan sejak saat itu tidak pernah lagi terdengar kabar berita tentang Datuk Letang.

Kepergian tuk letang membuat istri dan anak angkatnya sangat bersedih. Keadaan demikian dirasakannya pada tahun-tahun pertama kepergian tuk letang, selanjutnya berjalan dengan waktu mereka dapat melupakan kesedihan tersebut.

Sepeninggal Tuk Letang, kehidupan Istri Tuk Letang dan anak angkatnya berjalan normal. Sang anak angkat telah menjadi seorang pemuda gagah dan tampan serta taat menjalankan perintah agama islam, Untuk mengatasi kebutuhan hidupnya, mereka masih berladang padi serta mengankap ikan di sungai dan dilaut.

Untuk menambah ilmu agamanya, sesekali pemuda gagah dan tampan tersebut pergi merantau kepelosok negeri meninggalkan ibu & kampung halamannya,sambil terus menyebarkan agama islam kenegeri-negeri yang disinggahinya.Akhirnya pemuda tampan dan gagah itu terkenal diseluruh pelosok negeri dan mendapat gelar ”DATUK TEMIANG BELAH”

Dalam perantauannya beliau menikah dan memperoleh anak.Dan salah satu anak Datuk Temiang belah bernama ”DALIP” yang nantinya akan menjadi seorang RAJA disuatu daerah yang terletak dimuara sungai Lenggang yang terkenal dengan nama ”TANAH GENTING” atau lebih terkenal dengan nama ”KERAMAT GENTING” Sedangkan sang Raja ”DALIP” dikenal dengan gelar ”KERIA LENGGANG BERDARAH PUTE”.

Datuk Temiang Belah yg terkenal diseluruh pelosok negeri sebagai penyebar agama Islam, semakin sering meninggalkan kampung halamannya. Ketenaran nama beliau disamping sebagai penyebar agama Islam adalah karena kesaktian beliau antara lain :

1. beliau dapat Memotong batu gunung tanpa menggunakan alat pemotong menjadi 3 bagian. Hal tersebut beliau lakukan ketika menyelesaikan perselisihan tiga penganut agama agama (islam, kristen dan Kong Fu Tju) karena masing-masing mereka mengakui batu yang dikeramatkan sebagai milik mereka. 3 bagian batu gunung tersebut saat ini masih terdapat di ”PANTAI SAMAK MANGGAR”, yang dianggap keramat oleh masyarakat sekitarnya.

2.Belau yang memadamkan kebakaran yang melanda KERAJAAN MATARAM yang telah berlangsung lama hanya dengan secerek air yang belaiu kucurkan disekeliling kerajaan. Atas keberhasilannya, kerajaan Mataram memberikan hadiah sebuah "PARANG KUTING" yang beliau rubah bentuknya menjadi "KERIS BERLOK TUJUH".keris ini bergagang dan bersarung emas seberat 2 kg

3.Beliau juga dapat membuat benda benda pusaka seperti PEDANG (41 macam)dari yang ukuran sepanjang 1.5 meter sampai hanya sebesar batang lidi. Ada yang diberi nama SUNDANG, BADIK, KEDIK dan PEDANG LIDI. Ada lagi GONG TULI (2 buah)yang Jika dipukul oleh keturunannya akan mengeluarkan suara nyaring dan bergaung.Ada lagi KELINANG (12 buah)yg bentuknya seperti gong dan besarnya 1/3nya. Ada lagi TOMBAK BERAMBU yaitu Sebuah tombak yang diujungnya terdapat bulu-bulu/ rambut. Dan juga BATU PETUNANG (1 bh) yg berbentuk seperti buah kentang terbuat dari kuningan (sebagai alat membunuh jarak jauh) ada dan lain-lainnya. Benda-benda tersebut sampai hari ini sebagian dititipkan di MUSIUM TANJUNG PANDAN di BELITUNG. Ahli waris terakhir yang menyimpan benda-benda pusaka tersebut sebelum diserahkan ke MUSIUM Tanjung Pandan adalah: Bapak Said bin Unus bin Mohd.Saleh bin Dalip. Saat ini berusia 80 tahun, dan bertempat tinggal di Desa Sukamandi Desa Mengkubang Kecamatan Manggar.

Menurut cerita orang-orang tua, Datuk Temiang Belah dimakamkan secara simbolis di PUNCAK GUNUNG TAJAM,Belitung.


Pemakamannya dipuncak gunung tajam sesuia dengan permintaannya pada saat belaiu terakhir sekali akan menginggalkan kampung halamannya. Belaiu berpesan, jika beliau meninggal agar dimakamkan disuatu tempat yang terletak diantara langit dan bumi.
mengapa disebutkan secara simbolik, karena yang dimakamkan ditempat tersebut hanyalah TIKAR dan BANTAL beserta binatang peliharaan beliau seekor kucing yang di kubur berada disamping makan beliau, dan sampai hari ini makam belau itu dikenal oleh penduduk Belitong dengan nama KERAMAT GUNUNG TAJAM.

Beliau juga berpesan kepada SELURUH KETURUNANNYA agar melaksanakan Upacara Adat TURUN TANGGA TEBU. Pelaksanaan upacara adat tersebut saat masih berlaku dan dilaksanakan oleh para Keturunan beliau.

Ketentuan pelaksanaan upacara adat tsb antara lain :
1.Bagi anak laki-laki dan turunannya dari anak laki-lakinya berlangsung seterusnya, mempergunakan 7 tingkatan tangga tebu.
2.Untuk anak perempuan turunan pertama, mempergunakan 3 tingkat anak tangga tebu, sedangkan untuk selanjutnya turunannya tidak melaksanakan upacara adat tersebut.

Pantangan bagi seluruh keturunan dari Datuk Temiang Belah antara lain :
1.Dilarang memakan sayuran yang berasal dari REBUNG BAMBU
2.Dilarang Dipukul dengan banbu ataupun barang yg beruas atau berbuku

Demikianlah secara singkat Legenda sejarah leluhur Datuk Temiang Belah




Download filenya disini


SUASANA PENGAMBILAN KLIP LAGU KERINCI VOL 2 "MUNALAK KANTI"

Suasana shoting vidio klip album Kerinci Vol 2 "MUNALAK KANTI" Lokasi shoting Taman Aroma Peko Kayu aro Kerinci



Macan Dahan Sumatera Spesies Tersendiri


Macan atau harimau dahan yang hidup di Sumatera dan Kalimantan dipastikan merupakan spesies kucing tersendiri dengan nama latin Neofelis diardi. Macan dahan ini ditemukan terpisah 1,5 juta tahun dengan nenek moyang bersama spesies macan dahan daratan China (Neofelis nebulosa).

Dugaan macan dahan Sumatera ini spesies berbeda dimulai melalui riset genetik yang dilansir Andrew C. Kitchener, Mark A. Beaumont, dan Douglas Richardson pada Desember 2006. Keduanya menemukan perbedaan yang signifikan antara macan dahan di Sumatera dan Kalimantan ini dengan yang hidup di daratan China.

Selain perbedaan genetik, pola motif macan dahan Sumatera dan Kalimantan ini lebih kecil dan gelap. Namun hasil penelitian ini masih ditelusuri lebih jauh.

Kemudian, pada Sabtu 22 Januari 2010, BBC melansir sebuah tim ilmuwan yang bekerja di Hutan Lindung Dermakot di Malaysia mengeluarkan sebuah video rekaman kucing ini di alam liar. Tim dipimpin Andreas Wilting dari Institut Leibniz Institute untuk Riset Hewan dan Alam Liar di Berlin, Jerman, ini menangkap gambar macan dahan berjalan di sebuah jalan.

Gambar ini diharapkan menambah sampel 15 macan dahan Kalimantan dan 16 macan dahan Sumatera, untuk dipelajari molekul dan genetik asalnya.

http://img69.imageshack.us/img69/8093/article13497890cdeebd90.jpg

"Meski kami mengira macan dahan Kalimantan dan Sumatera telah terpisah sejak zaman es terakhir, belum diketahui apakah isolasi ini telah menyebabkan mereka terpisah menjadi dua subspesies," kata Wilting.

Namun analisis tim memastikan keduanya berbeda penampilan sehingga disebut subspesies Neofelis diardi borneensis untuk yang hidup di Kalimantan dan Neofelis diardi diardi untuk yang hidup di Sumatera.

Keduanya sama-sama memiliki pola kulit yang sama, namun memiliki sedikit perbedaan morfologi pada tengkorak dan gigi. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Filogenetik Molekular dan Evolusi.

"Sejauh ini kami hanya berspekulasi mengenai penyebab evolusi macan dahan," kata anggota tim, Joerns Fickel. Penyebabnya diduga adalah letusan gunung Toba sekitar 75 ribu tahun yang lalu yang menyapu habis macan-macan dahan yang ada. Satu grup bertahan di China dan satu lagi di Kalimantan. Tipe kedua ini kemudian terpisah jadi kedua, ketika sebuah kelompok berpindah ke Sumatera di zaman es. Tapi pada saat es mencair mereka terpisah total.

http://img341.imageshack.us/img341/2412/article13497890cdeebed0.jpg

Keberadaan macan dahan ini sekarang terancam punah sehingga masuk dalam kategori hewan langka yang dilindungi dunia. Habitatnya sendiri terancam, karena hutan Kalimantan dan Sumatera termasuk dalam daftar laju deforestasi yang tinggi.

Berikut videonya




• sumber : VIVAnews , Dailymail

Cara Bercocok Tanam Bawang Merah

Bawang merah merupakan tanaman semusim yang biasanya di tanam di dataran rendah. Namun dapat pula di tanam di dataran tinggi yang ketinggiannya tidak lebih dari 1200 m dari permukaan laut. Namun hasil yang di dapat dari kedua tempat itu, berbeda. Bawang merah yang ditanam di dataran tinggi memiliki umbi yang lebih kecil daripada bawang merah yang ditanam di dataran rendah. Berikut adalah cara menanam bawang merah.

Cara Menanam Bawang Merah

  • Tanah diolah terlebih dahulu dengan digaru dan disebar pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton / 1000m2.
  • Tanah yang di gunakan adalah tanah berjenis Alluvial.
  • Tanah yang telah diolah dibuatkan saluran air dengan lebar antara 40-50 cm dan memiliki kedalaman 50cm.
  • Untuk mengatasi pH tanah yang kurang, maka tanah harus diberi Dolomit kurang lebih 1,5 ton/ hektare dan disebarkan di atas tanah dan biarkan selama dua minggu.
  • Untuk mencegah agar tanaman bawang merah tidak terserangpenyakit layu maka tanah harus ditaburi dengan GLIO 100gr dicampur dengan pupuk kandang, lalu biarkan selama 1 minggu.
  • Pilihlah umbi bibit yang bagus. Biasanya ukuran umbi bibit yang bagus adalah 3-4gram. Umbi dan umbi bibit tersebut telah disimpan selama 2-3 bulan dalam ikatan di mana umbi tersebut masih memiliki daun.
  • Tanda-tanda bahwa umbi itu sehat adalah bentuk umbi yang tidak keropos, kulit umbinya tidak terkelupas dan berkilau.
  • Umbi bawang merah mulai di tanam pada musim kemarau dengan jarak tanam 15cm x 15cm.
  • Jika Umbi bawang merah di tanam pada musim hujan maka jarak tanamnya adalah 20cm x 15cm.
  • Lubang tanam untuk menanam umbi bawang merah itu harus di buat setinggi umbi dengan menggunakan alat penugal.
  • Masukkan umbi bawang merah ke dalam lubang-lubang tanam dengan gerakan seperti memutar sekrup, dan ujung umbi bagianatas tampak rata dengan permukaan tanah.
  • Setelah umbi itu ditanam, lakukanlah penyiraman dengan menggunakan embrat yang halus.
  • Pemupukan susulan dilakukan saat tanaman bawang merah telah berumur kurang lebih 10 sampai 15 hari dan pada saat tanaman berumur 30 – 35 hari.
  • Pemberian pupuk campuran dengan komposisi Urea 75-100kg/ ha, ZA 150 – 250kg/ ha dan Kcl 75-100kg/ ha. Campuran pupuk ini di aduk rata dan disebarkan di atas tanah sepanjang garis tanam.
  • Agar pertumbuhan bawang merah bagus maka tanaman bawang ini memerlukan air dalam jumlah yang harus cukup untuk pertumbuhannya. Penyiraman di saat musim kemarau dilakukan sebanyak satu kali dalam sehari, pagi hari atau sore hari saja, sejak tanam hingga saatnya tanaman bawang tersebut dipanen.
  • Penyiangan gulma yang hidup di sekitar tanaman bawang merah dilakukan minimal dua kali dalam musim, yaitu pada saat menjelang pemupukan susulan.
  • Kegiatan membumbun sebaiknya dilakukan pada saat tanamanbawang berumur 30 sampai 45 hari setelah tanam.
  • Bawang merah siap panen saat umurnya kurang lebih 60-70 hari setelah tanam dengan tanda-tanda daun telah rebah atau batangnya telah lunak.
  • Panen sebaiknya dilakukan saat cuaca cerah agar bawang merah tidak lekas busuk.
  • Setelah memanen bawang merah yang diikat dalam ikatan-ikatankecil, jemurlah bawang merah ini selama 5-7 hari.
  • Setelah kering, bawang merah siap dipasarkan.

PROSES YANG MENGATUR PERKEMBANGAN TANAH DI SELURUH DUNIA



Pembentukan tanah yang terjadidi permukaan bumiyang terus kelapisan bawah, mengakibatkan terjadi perbedaan lapisan-lapisan tanah diatas bahan induk dan susunan kimia maupun sifat fisiknya. Hal itu diakibatkan oleh adanya proses Eluviasi yaitu proses pencucian oleh air atau proses pemiskinan proses iluviasi yaitu proses penimbunan unsure-unsur hara yang tercuci. Beberapa proses yang mengatur perkembangan tanah di seluruh dunia adalah:
  1. Proses Pedzolisasi
Merupakasn suatu proses yang menghasilkan tanah podzol, yaitu proses pembentukan humus yang asam dan terkenal dengan nama mor, sebagai hasil dari kumpulan serasah-serasah dari berbagai tumbuhan dan hutan, penguraian serasah lambat kemudian terkumpul dan terjadi permentasi maka membentuk humus. Dengan adanya air hujan yang merembes melalui horison atas akan menjadi sangat masam dan akan menggenangi sisa-sisa tumbuhan tadi sehingga akan terbentuk horizon yang berwarna abu-abu.

  1. Proses Klasifikasi
Sering terjadi di daratan benua yang memiliki curah hujan rendah, proses pencucian jarang terjadi sehingga pergerakan air yang mengandung hara, liat dan humus tidak ada. Di daerah ini sering terdapat horizon kalsit yang merupakan tempat berkumpulnya kalsium karbonat. Hal tersebut diakibatkan oleh peristiwa erkolasi dari air hujan yang tidak ada.

  1. Ferratilisasi
Proses pembentukan tanah yang sering terdapat di daerah tropis yang lembab udaranya, yaitu proses perubahan dari bahan induk menjadi tanah yang mengandung kaolinit dan seskuioksida. Tanah-tanah yang terbentuk terutama tanah latosol  dan laterit.

  1. Lessivage
Adalah proses pencucian liat dari suatu horison ke horison lain dalam bentuk suspensi, biasanya dapat terbentuk tanah ultisol.

  1. Salinisasi
Proses pengumpulan atau penimbunan garam-garam dalam tanah didalam tanah bagian atas dikarenakan oleh adanya penguapan air tanah maka tertinggalah garam-garam. Air tanah dilapisan bawah tanah kandungan garamnya cukup tinggi dengan adanya gaya kapiler tanah itu akan naik.

  1. Solidisasi
Proses pencucian atau menghilangnya ion-ion natrium dari komplek liat humus.

  1. Alterasi
Suatu proses pembentukan tanah yaitu proses pelapukan kimia dan fisik. Proses ini akan dilanjut dengan adanya pengaruh perubahan pemindahan dan akumulasi dengan membentuk mineral sekunder seperti liat monmorilonit, kaolinit dan lain-lain.

  1. Proses Melanisasi
Merupakan proses pembentukan lapisan permukaan tanah lengkap dengan kandungan bahan organis dari sisa tanaman dan hewan yang berwarna kehitaman. Hal ini dicirikan dengan N/C rendah sekitar 12.

  1. Proses Lixvisasi
Merupakan proses pencucian partikel-partikel tanah halus yang bergerak vertikal ke bawah secara mekanis sehingga perubahan mineral primer dan bahan organik terjadi tidak diperhatikan.

  1. Humifikasi
Merupakan perubahan bahan organik kasar menjadi humus.
REGULATING THE LAND DEVELOPMENT PROCESS IN THE WHOLE WORLD
Formation of surface soil terjadidi kelapisan bumiyang continue down, resulting in differences in soil layers above the parent material and chemical composition and physical properties. This was caused by the process that is Eluviasi by water washing process or the process of impoverishment process is the process of accumulation iluviasi elements leached nutrients. Some of the processes that regulate land development around the world are:
  1. Process Pedzolisasi
Merupakasn a process that produces podzol soil, namely the formation of an acid humus and mor-known by the name, as a result of the collection of litter, litter from different vegetation and forest litter decomposition occurs slowly then collected and fermentation, the form of humus. With the rain water that seeps through the horizon above would be very sour and would inundate the remains of plants that will form the horizon was a gray.

2. Classification Process
It often happens on the continent which have low rainfall, infrequent washing process so that the movement of water containing nutrients, clay and humus does not exist. In this region there are often calcite horizon which is the gathering place of calcium carbonate. This is caused by the events erkolasi of rainwater that does not exist.

3. Ferratilisasi
The process of soil formation that is often found in tropical moist air, ie the process of change from parent material into soil containing kaolinite and sesquioxides. Soils are formed mainly latosol and laterite soil.

4. Lessivage
Is the process of washing clay from a horizon to horizon in the form of suspension, usually can form Ultisol.
5. Salinization
The process of collection or accumulation of salts in the soil in the top soil due to the presence of ground water evaporation then tertinggalah salts. Underground layer of soil water content is high salts in the presence of capillary force land will rise

6. Solidisasi
The washing process or the disappearance of sodium ions of clay humus complex.

7. Alteration
A process of soil formation of chemical and physical weathering processes. This process will be continued with the effects of changes in transfer and accumulation by forming secondary minerals such as clay monmorilonit, kaolinite and others.

8. Process Melanisasi
It is the process of forming a complete layer of surface soil with organic matter content of the remaining plants and animals are colored black. It is characterized by N / C low around 12.

9. Process Lixvisasi
It is a process of washing fine soil particles that move vertically downward mechanically so that changes of primary minerals and organic matter occur unnoticed.

10. Humifikasi
Constitute a change of coarse organic material into humus.

Harga Bawang Tinggi, Pencurian Marak di Indramayu

INDRAMAYU - Tingginya harga bawang merah di Indramayu, membuat pencurian terhadap bawang merah milik petani pun marak di Indramayu. Akibatnya, petani bawang merah memilih meronda di malam hari.

Kondisi ini terjadi di salah satu sentra bawang di Indramayu tepatnya di Blok Welini, Desa/Kecamatan Patrol. Casdi petani bawang setempat, Minggu (23/1), mengaku kaget saat pagi hari menemukan sebagian tanaman bawang merah miliknya yang sudah berumur 50 hari atau sudah siap panen ternyata sudah dicabuti oleh pencuri.

Akibat pencurian bawang merah itu Casdi mengaku ia kehilangan panen sebanyak 1 kwintal. Di saat harga bawang merah yang tinggi seperti sekarang ini, harga satu kwintal bawang merah sangatlah tinggi.

Hal yang sama diungkapkan petani bawang merah lainnya, Kardiwan. Menurut Kardiwan, selain mencuri tanaman bawang siap panen, mereka pun mencuri bawang merah yang sudah dipanen. Kardiwan mengatakan, biasanya tanaman bawang yang sudah dipanen pemiliknya sengaja dijemur dahulu di sawah sekitar dua hari. Saat proses penjemuran itulah pencuri pun beraksi.

Walaupun memang pencurian bawang merah tidak dilakukan dalam jumlah besar,disaat harga tinggi seperti sekarang ini tentulah sangat berharga. Terlebih, menurut Kardiwan, modal untuk menanam bawang pun saat ini sangat mahal. Karena bibit bawang merah yang sebelumnya kurang dari Rp 10 ribu/kg kini harga bibit sudah naik menjadi Rp 22 ribu/kg.

Tidak hanya itu, Kardiwan juga mengatakan, tingginya curah hujan pun menyebabkan kualitas dan kuantitas hasil panen bawang merah berkurang. Sehingga risiko menanam bawang merah pun menjadi lebih tinggi untuk gagal. Namun disaat seperti ini, justru pencuri mengambil keuntungan sendiri.

Menurut Kardiwan, untuk menghindari terjadinya pencurian lebih besar, kini petani bawang merah di Blok Welini memilih untuk melakukan ronda pada malam hari. Mereka pun turut menjaga bawang merah yang sudah dalam proses penjemuran selama 24 jam.

Sementara itu, di pasar Baru Indramayu, saat ini harga bawang merah jenis super sudah dihargai Rp25 ribu/kg dari sebelumnya Rp15 ribu/kg. Sedangkan bawang merah biasa saat ini pun dihargai Rp22 ribu/kg dari sebelumnya Rp12 ribu/kg. Kenaikan harga bawang merah tersebut sudah terjadi sejak dua pekan lalu. (MI)

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Indonesia adalah karunia Tuhan, negeri yang subur kaya akan hasil bumi. Bermacam tumbuhan tumbuh dengan subur baik yang liar ataupun yang dibudidayakan manusia. Secara umum komoditi pertanian utamanya jenis hortikultura adalah jenis mempunyai varian paling banyak di antara kategori tanaman pertanian lainnya.

Dan jenis ini juga seperti kebanyakan tanaman pertanian lainnya juga menanggung banyak kendala, dimulai dari aspek budidaya di lapangan hingga kepada tahap akhir pengelolaan hasil pertanian. Alasan lain yaitu bahwa produk ini adalah produk musiman dan juga bahan hasil pertanian ini diketahui mudah mengalami kerusakan yang dapat saja terjadi saat proses pemanenan ataupun saat proses pengemasan. Sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut tepatnya lagi di perlukan suatu teknologi hasil pertanian agar tidak terjadi penurunan mutu atau kualitas hasil panen.

Perlakuan hasil demikian diberikan sesuai dengan sifat-sifat dari setiap bahan hasil pertanian yang ditangani, mengapa? Hal ini dikarenakan faktor penurunan mutu umumnya ditentukan oleh sifat-sifat bahan komoditi pertanian tadi dan pemahaman tentang hasil produk pertanian tersebut dapat juga berguna dalam pemanfaatan produk lebih lanjut.

Penerapan teknologi hasil pertanian ini diharapkan setidaknya mampu mengurangi laju penurunan mutu hasil panen yang mana ini sudah menjadi masalah sejak dahulu sehingga imbasnya dapat saja mengurangi pendapatan petani.

Teknologi pengolahan produk pertanian

Sudah bukan zamannya lagi kita ketinggalan informasi seputar pertanian, saat sekarang informasi seputar pertanian yang sampai kepada petani sudah jauh berkembang, dan telah memberikan begitu banyak kemajuan bagi pertanian di tingkat bawah bahkan dalam pengaplikasiannya dibuat sesederhana mungkin sehingga dapat dengan mudah di pahami oleh petani

Belakangan ini banyak di kembangkan berbagai inovasi baru seputar pengolahan hasil pertanian dan sudah diuji kelayakannya di laboratorium dan bahkan telah disebar luaskan di berbagai media baik itu bulletin, atau informasi lewat televisi. Teknologi ini di maksudkan agar memberi pengetahuan kepada petani tentang cara pengolahan hasil-hasil pertanian dan meningkatkan nilai jual produk pertanian. Disisi lain dapat juga sebagai pemacu pengembangan agroindustri produk olahan pertanian.

Mendukung program pengembangan agroindustri produk olahan saat ini telah dikembangkan berbagai alat-alat atau mesin pertanian yang di desain khusus untuk produk hortikultura tersebut, memudahkan bagi petani dalam penanganan produk sehingga lebih memaksimalkankualitas dan peningkatan nilai jual di pasaran dengan demikian harapan akan peningkatan kualitas produk dan peningkatan nilai tambah produk dapat terjamin.

Burung Madu Sangihe (Aethopyga duyvenbodei)



Burung Madu sangie (Aethopyga duyvenbodei) merupakan salah satu jenis burung dilindungi undang-undang.

Deskripsi Bentuk
Lebih kurang 12 cm. Jantan: bagian atas hijau metalik dan biru; punggung zaitun kekuningan; pita-tunggir kuning; tenggorokan kuning. Betina: bagian atas zaitun kekuningan; tunggir kekuningan; mahkota bersisik; tenggorokan dan bagian bawah kuning.

Kebiasaan
Sendiri, berpasangan dan adakalanya dalam kelompok kecil. Biasanya teramati bergabung bersama dalam kelompok burung pencari makan, khususnya dengan burung-madu dan burung cabai. Mengumpulkan serangga dari vegetasi dan sarang laba-laba.
Nama Inggris : Elegant Sunbird
Nama Indonesia : Burung-madu sangihe
Ketinggian : 0 - 900 m
Daerah Sebaran : Bali; Sulawesi;
Endemik : Sulawesi; (endemik Indonesia);
Endemik di Sangihe dan Siau (pulau-pulau kecil di Sulawesi bagian utara).

Penyebaran lokal :
Cukup umum di Sangihe. Menghuni perkebunan campuran di sekitar petak-petak hutan yang tersisa; juga petak-petak hutan, tepi hutan dan pertumbuhan sekunder yang tinggi. Dari dataran rendah sampai ketinggian sekitar 900 m. Di Siau hanya diketahui dari sebuah spesimen tunggal yang dikoleksi pada abad yang lalu.



Honey Bird Sangihe (Aethopyga duyvenbodei)
Honey Bird sangie (Aethopyga duyvenbodei) is one bird species protected by law.

Description Form
Approximately 12 cm. Males: the top of the metallic green and blue; back yellowish olive;-tunggir yellow ribbon, yellow throat. Females: the top of the olive yellowish; tunggir yellowish; crown scales; throat and the bottom yellow.

Habit
Alone, in pairs and sometimes in small groups. Usually observed to join together in search of birds feeding group, especially with birds and bird-honey chili. Collecting insects from vegetation and cobwebs.
English Name: Elegant Sunbird
Name of Indonesia: Bird-honey Sangihe
Altitude: 0-900 m
Regional Distribution: Bali, Sulawesi;
Endemic: Sulawesi; (endemic to Indonesia);
Endemic to Sangihe and Siau (small islands in northern Sulawesi).

Local Spread:
Quite common in Sangihe. Inhabit mixed plantations around patches of remaining forest; also patches of forest, forest edges and secondary growth is high. From the low altitude of about 900 m. In Siau only known from a single specimen collected in the last century.