Angsa Berbulu Emas (Cerita Rakyat India)





Dahulu kala, hiduplah seekor angsa berbulu emas di sebuah kolam. Ada sebuah rumah di dekat kolam itu, dimana tinggal seorang ibu miskin dan dua orang puterinya. Mereka benar-benar miskin dan hidup menderita. Angsa itu tahu bahwa mereka sedang mengalami masalah.

Angsa berpikir, “Jika aku memberikan  selembar bulu emasku kepada mereka satu demi satu, ibu itu dapat menjualnya. Mereka akan hidup lebih baik  dengan uang dari penjualan buluku itu.”

 Angsa itu kemudian terbang ke rumah wanita itu. 

“Angsa,” kata ibu, “Mengapa kau kemari, kami tidak mempunyai apa-apa untukmu.”

“Aku tidak minta apa-apa,” sahut angsa, “Aku ingin memberikan sesuatu kepadamu. Aku tahu keadaan kalian. Aku akan memberikan bulu emasku satu per satu kepadamu. Juallah, maka kalian tidak menderita lagi.”

Angsa mencabut selembar bulunya dan pergi. Dari waktu ke waktu angsa datang dan setiap kali ia memberikan selembar bulu emas.

Ibu dan kedua puterinya hidup berkecukupan dengan menjual bulu-bulu angsa emas.

Namun wanita itu ingin segera mengambil semua bulu emas angsa itu. Pada suatu hari ia berkata kepada anaknya, “Jangan percaya kepada angsa itu, mungkin saja ia  tidak pernah datang lagi. Jika ini terjadi, kita akan menjadi miskin lagi. Kita ambil saja semua bulunya ketika ia datang lagi nanti.”

Puteri-puterinya dengan polos berkata, “Ibu, kita akan melukai angsa itu. Kami tidak mau menyakitinya.” Namun sang ibu tetap pada pendiriannya.

Ketika angsa datang lagi, wanita itu menangkapnya dan mencabuti semua bulunya. Namun bulu-bulu emas itu berubah menjadi bulu-bulu biasa yang kasar dan aneh . Ibu terkejut melihat bulu-bulu itu.


“Ibu yang malang,” kata angsa, “aku ingin menolongmu, namun sebaliknya kau hendak membunuhku. Aku selalu memberimu bulu-bulu emasku, namun sekarang aku tidak merasa perlu menolongmu lagi. Aku akan pergi dan takkan  pernah kembali lagi.”

Sang ibu menyesal dan minta maaf kepada angsa.

Angsa berkata, “Jangan serakah.”

Ia pun terbang meninggalkan rumah itu dan tak pernah terlihat lagi.

Mulan Jameela Profil Lengkap

Kali ini Selebriti Profil akan menyajikan Profil Lengkap Mulan Jameela, yah, seperti yang kita tahu, kalau artis cantik yang satu ini memang sangat populer ditanah air, sejak kemunculannya bersama Maia Ahmad dalam Ratu. Janda beranak dua ini, memiliki suara yang indah, untuk itulah saya sajikan Profil Mulan Jameela. Mari kita simak saja biodata, biografi, perjalanan karir dan Profil Lengkap Mulan Jameela Dibawah ini.




Nama Lengkap : Raden Terry Tantri Wulansari
Nama Panggilan : Mulan jameela
TTL : Garut, Jawa Barat, 23 Agustus 1982
Nama Ayah : R HE Komar
Nama Ibu : Titi Aisyah,
Nama Suami : Harry Nugraha (cerai 2005)
Nama Anak : Tyarani Savitri, Muhammad Rafly Aziz

Mulan jameela mengawali karirnya di dunia nyanyi saat bernyanyi di beberapa kafe daerah bandung dan jakarta. Mulan juga pernah bergabung dalam beberapa band diantaranya Swara Coustic, Bandung All Star dan Dimensi Band. Karirnya mulai melejit sewaktu mulan bergabung dengan ratu yang diusung oleh maian estianty. Dengan albumnya yang berjudul ratu & friends dan no. Satu, nama mulan semakin terkenal. Namun itu tidak bertahan lama, akibat ada permasalahan transparansi keuangan, mulan akhirnya hengkang dari ratu. Dan bergabung dengan republik cinta management. Dari sini mulan mulai bernyanyi solo hingga sekarang. Mulan tidak hanya piawai dalam bernyanyi, tetapi juga dalam berakting. Terbukti dari sinetron hingga film yang dibintanginya sangatlah terkenal.

Itulah sekilas tentang Profil Lengkap Mulan Jameela, dan juga biografi, biodata serta perjalanan karir nya. Jika kamu punya punya komentar, tentang Profil Mulan Jameela ini, kamu bisa tulis pada kolom komentar, dan jangan Lupa untuk menyimak Biodata Lengkap Pedro Rodriguez.

Selena Gomez Better and Back on Mall Tour, Talks Hospitalization

What a trouper!

When we got word that Selena Gomez was rushed to the hospital on Friday, all we could do was worry about the young star. Luckily, we heard later that day that she was "OK," which made us feel better.

And maybe it was having boyfriend Justin Bieber by her side that quickened the recovery process, but whatever it might have been, the starlet went back to the stage today to resume her Monte Carlo mall tour.



So why'd our girl get sick?

From what she tells us, it was a mix of being "malnourished, dehydrated and low on iron".

But she has a sure-fire way of not letting this unfortunate event happen again: "Just take care of myself better."

O.C. Housewives Drama: "Delusional" Tamra Barney "Has Gone Way Too Far," Says Slade Smiley

What would a day be without some drama from The Real Housewives of Orange County?

Now it's Slade Smiley who's throwing himself even deeper into the latest feud between his girlfriend Gretchen Rossi and Tamra Barney.

Smiley insists he's not the deadbeat dad Barney makes him out to be...


"I can let everything Tamra says roll of my back for the most part because she doesn't have much credibility," Smiley says. "However, when it comes to making an accusation about me and the support of my sick son in a global manner, I think that is beyond reprehensible and she has gone way too far."

Slade insists he has the paperwork to prove he supports his son and even provided E! Online with photos and video showing him and his son enjoying time together.

According to Smiley, Barney has tried contacting his son's mother. "I am still very confused as to why Tamra thinks any of this is her business, and we find it very creepy she would reach out and have a conversation with someone she has never met," Slade says.

He later added, "I believe Tamra is delusional and willing to do anything and everything to stay in front of he camera and stay on TV no matter whether it hurts her kids or the people around her."

Smiley claims he has reached out to Barney to talk and settle things in private, but she has refused to take him up on the offer.



Kate Middleton's Whirlwind Fashion Tour: Which Outfit Is Your Fave?

So many wardrobe changes, so little time!

Kate Middleton has been a very busy royal lately, attending events both private and public in her new role as the Duchess of Cambridge.

Let's check out all her outfits, shall we?


At the annual Order of the Garter service today, Kate went for a monochromatic theme in a dove-gray dress and jacket with matching fascinator, clutch and heels.

On Saturday, she attended the wedding of a friend in a black-and-white printed dress with black clutch, heels and fascinator. Earlier that day, she wore a fabulous structured white Alexander McQueen coat over that dress for Queen Elizabeth II's 85th B-day bash. Love it!

Two days earlier, Kate was dazzling at the Ark gala in a sequined Jenny Packham gown at Kensington Palace.

Finally, for her grandfather-in-law's 90th birthday celebration, the fashionista recycled the blue Reiss dress worn the day after her wedding, with another previously worn blue coat and a matching fascinator.

Which ensemble is your favorite? Weigh in below!


Jessica Biel and Colin Farrell Might Be Hooking Up

After ending her relationship with Justin Timberlake in March, Jessica Biel has largely been keeping to herself...until recently.

Last Thursday, she was spotted on the back of Gerard Butler's motorcycle in Malibu, California, where they were filming their new movie, Playing the Field, and having dinner together.

Representatives for the actors argued their clients are doing just that, and that Biel and Butler are nothing more than "just friends." Additionally, a source who watched them interact while they were filming in Shreveport, Louisiana made a similar statement that they were "friendly but professional" to each other.

But even if Butler and Biel really were just two friends who happened to be going to the same place one day, it doesn't mean that the speculation as to who Biel is dating is over.

Today, reports indicate that since she's so completely over Justin that she might have moved on to her Total Recall remake co-star, Colin Farrell. An insider said Biel "loves Colin's accent and personality" and "thinks Colin is a blast.

They've been hanging out together between takes and Colin's suggested they go out after work." And sure, actors hanging out after they're done shooting scenes for the day is probably pretty normal (especially if they want to go exploring a new town together), but in terms of whether or not Biel's ready to get into a new relationship, let's put it this way: if she wanted to, she's perfectly capable of finding her own motorcycle to ride.source

Britney Spears Dilamar Jason Trawick?

Sempat dikabarkan putus, Britney Spears dan Jason Trawick disebut-sebut telah bertunangan diam-diam. Jason melamar Britney dengan cara romantis. Dia menuliskan kalimat lamaran dalam sebuah puisi romantis.

Jason juga memenuhi lantai dasar mansion mereka dengan bunga mawar dan lilin. Jason lalu memberikan janda dua anak itu cincin berlian berbentuk bunga.

"Britney seperti melambung ke langit ketujuh," tutur sumber yang dilansir The Sun, Selasa (14/6/2011).

Pelantun Hold It Against Me itu menyatakan kesiapannya memiliki anak lagi, anak dari Jason. Namun, dia hanya menginginkannya ketika sudah menikah lagi.

"Britney putus asa untuk menikah dan memiliki anak la

gi. Dia sangat kolot dan tidak mau memulai sebuah keluarga baru dengan Jason sampai mereka menikah," papar sumber.

Britney pernah menikah dua kali. Pertama, dengan teman masa kecilnya, Jason Alexander. Namun, pernikahan itu dibatalkan hanya 55 jam setelah mengikat janji di Las Vegas, 2004. Mantan suami kedua Britney adalah Kevin Federline yang memberinya dua anak.

Sering Diterpa Gosip, Syahrini Interospeksi Diri

Sejak memutuskan bersolo karier, masalah seperti tak henti menimpa Syahrini. Lalu apa yang membuatnya tetap bertahan di dunia hiburan?

Musibah datang bertubi-tubi menghampiri Syahrini, mulai dari berpulangnya sang ayah, dianggap meninggalkan pasangan duetnya Anang Hermansyah, foto vulgarnya yang beredar didunia maya, dan dituduh mangkir dari perjanjian dengan Blue Eyes.

Walau begitu, gadis asal Bogor ini berusaha berpikir positif.

"Aku hanya melihat ini dari segi obyektifnya saja. Kalau ada ujian dan cobaan yang bertubi-tubi, jadikan saja itu sebuah masukan yang positif karena aku juga tidak pernah ingin larut dalam hal-hal itu," ungkap Syahrini kepada okezone.

Dalam hidupnya, Syahrini hanya ingin terus maju dan melangkah. Dia tidak ingin larut dalam masalah atau bersikap pesimistis. Baginya, setiap cobaan yang datang adalah untuk menguji kesabaran dan keikhlasan.

"Aku sudah mempakemkan diri harus ikhlas dan sabar dalam menghadapi pemberitaan apapun, baik itu berita tidak berimbang, memojokkan, miring atau ada unsur fitnahnya. Biarkan ini untuk merefleksi diriku sendiri untuk menjadi lebih baik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi introspeksi untuk diriku sendiri. Ini untuk merefleksi diri agar menjadi lebih baik secara personality, secara karier," harapnya.

Dikejar Paparazzi, Tori Spelling Kecelakaan

Lagi-lagi ulah paparazzi membawa celaka. Tori Spelling kecelakaan mobil gara-gara dikejar paparazzi saat sedang mengantar anaknya ke sekolah.

Tori sedang mengantar kedua anaknya, Liam (4) dan Stella (2) ke sekolah menggunakan mobil. Beberapa paparazzi terus mengejar Tori yang sedang hamil anak ketiga.

"Paparazzi mengejar saya dengan anak-anak ke sekolah. Saya mencoba menjauh darinya dan mengalami kecelakaan cukup besar. Tapi dia keluar dari mobil dan masih saja berusaha mengambil gambar," tulis Tori di Twitter yang dikutip Showbizspy, Selasa (14/6/2011).

Beruntung Tori segera ditolong oleh beberapa ibu lain di sekolah yang melihat kecelakaan itu. Mereka membantu mengusir paparazzi. Istri Dean McDermott itu kemudian ke dokter untuk memeriksakan kondisi bayi di kandungan.

Tori heran melihat bagaimana paparazzi begitu egois mengejar kepentingannya mengambil gambar tanpa mempedulikan nyawa orang lain.

"10 ibu-ibu mengejar paparazzi itu. Apa sih yang mereka (paparazzi) cari? Haruskan ada seseorang yang mati untuk menghentikan paparazzi? Sekarang saya akan kontrol ke dokter. Masih syok," tulis Tori lagi di Twitter.

Ini bukan pertama kali ulah paparazzi menimbulkan tragedi. Pada 31 Agustus 1997 Putri Diana meninggal dunia karena kecelakaan mobil di jalan terowong Pont de l'Alma di Paris bersama-sama kekasihnya, Dodi Al-Fayed, dan sopir Henri Paul. Mobil Mercedes-Benz W140 yang dikemudikan Henri Paul melaju dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran paparazzi. Henri selamat dalam kecelakaan itu. Sementara, Diana dan Dodi tewas.

Pippa Middleton & Alex Louden Putus

Sejak menjadi pengiring pernikahan kakaknya, Kate Middleton dengan Pangeran William, Pippa Middleton menjadi sorotan media. Termasuk kehidupan pribadinya. Pippa diberitakan sedang patah hati.

Pippa putus dari pacarnya Alex Louden, hanya beberapa hari setelah Pippa berfoto dengan mantan pacar, George Percy. Pippa dan George terlihat berlibur di Madrid dan menonton Turnamen Tenis Queens, pekan lalu. Juga makan bersama di restoran Chelsea Le Cercle.

Menurut sumber, Pippa dan Alex putus setelah setahun pacaran. "Mereka sudah berpisah," kata teman dekat Pippa yang dilansir Aceshowbiz, Selasa (14/6/2011).

Pippa kini telah menjadi seleb dengan profil tinggi dan itu menciptakan tekanan pada hubungan mereka. Itu juga membuat Pippa dan Alex tak lagi seiya sekata.

Lily Allen Bulan Madu di Glastonbury Festival

Pasangan pengantin baru, Lily Allen dan Sam Cooper berniat melangsungkan bulan madu di Glastonbury Festival. Rupanya, ajang musik itu memiliki makna tersendiri bagi mereka.

Glastonbury Festival 2009 merupakan kali pertama Lily dan Sam berjumpa. Guna mengenang momen manis itu, mereka akan berbulan madu di acara yang digelar di Pilton, Somerset, Inggris. Demikian dilansir Showbizspy, Selasa (14/6/2011).

Penyelenggara festival Michael Evais menjamin pasangan yang sedang berbahagia itu akan menjalani masa bulan madu menyenangkan.

"Kami akan menyediakan tenda khusus untuk mereka. Lily akan mendapat perlakuan spesial. Mereka punya akses masuk ke fetsival. Mereka akan merasa seperti sedang berkemah, tapi tidak dengan keadaan apa adanya," ungkap dia.

Festival akan dimulai pada 22 Juni dan akan diisi oleh U2, Coldplay, dan Beyonce Knowles.

Lily dinikahi pemilik sebuah perusahaan Sam Cooper di Cranham, dekat Stroud, Gloucestershire, London, Sabtu, 11 Juni 2011. Sekira 100 tamu menghadiri pernikahan itu, termasuk komedian Harry Enfield yang pernah mengencani ibunda Lily, produser film Alison Owen, bintang televisi Angus Deayton, juga kakak dan adik Lily yakni Alfie dan Sarah.

Saat menikah, pelantun Smile itu sedang hamil 16 minggu. Perempuan 26 tahun itu kembali hamil setelah tujuh bulan lalu keguguran buah cinta dengan Sam.

Asmirandah Akui Dude Harlino Cowok Idaman

Hubungan asmara Asmirandah dan Dude Harlino kian lengket. Asmirandah mengakui, Dude merupakan lelaki yang selama ini diidamkan.

"Insya Allah iya, dia kriteria saya," aku artis yang akrab disapa Andah ini, ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2011).

Bagi Andah, kehadiran Dude tak cuma sekadar kekasih. Perbedaan usia sembilan tahun membuat Andah merasa menemukan kenyamanan dengan Dude.

"Sama kak Dude bisa jadi tempat sharing. Apapun yang aku lakukan selalu tanya dia. Dia sempat menasehati," katanya.

Walau Andah yang kini berusia 21 tahun lebih muda, Dude pernah mengungkapkan Andah sebenarnya jauh lebih dewasa.

"Aku enggak bisa menilai pendewasaan aku. Alhamdulillah kalau bisa dibilang seperti itu. Aku banyak belajar dari dia. Kalau pendewasaan itu pendidikan yang dari keluarga aku," paparnya.

Memadu cinta beberapa bulan, perempuan bermata indah itu mengaku, belum menemukan hal buruk pada diri Dude. Sebaliknya, yang terlihat hanya yang bagus-bagus saja.

"Saya lagi cari kejelekan Dude. Alhamdulillah, sampai saat ini enggak ada. Yang jelas kita bisa berbagi," ujar bintang sinetron yang tengah belajar menjadi sutradara itu.

Dalam menjalani hubungan, Andah dan Dude serius tapi santai. Ketika ditanya soal kemungkinan menikah, Andah belum bisa memberi kepastian.

"Alhamdulillah, komunikasi banyak. Yang penting komunikasi tetap lancar. Yang pasti dibawa ke yang sewajarnya. Diberikan yang terbaik oleh Allah. Orangtua insya Allah, didoakan saja," pintanya.

Emma Watson Kewalahan Bicara Aksen Amerika

Emma Watson main film baru, The Perks of Being A Wallflower. Dia kurang percaya diri karena aksen Amerikanya masih buruk.

Aktris 21 tahun yang baru saja merampungkan sekuel terakhir film Harry Potter, terlibat pembuatan film indie The Perks of Being A Wallflower. Emma sedang sangat memperhatikan dialek bahasa Amerika yang akan dimainkannya. Dia pesimistis bisa membawakan bahasa tersebut dengan sempurna.

"Saya sangat gugup dengan aksen bahasanya. Itu terdengar mengerikan. Aku benar-benar gugup," kata Emma yang dikutip Femalefirst, Selasa (14/6/2011).

Emma telah sedikit memahami peran yang akan dimainkannya, yakni tentang pengamatan seorang anak yang menjelajahi kesulitan masa remaja. Film itu diangkat dari buku berjudul sama oleh Stephen Chbosky.

"Senang Setelah keluar di Pittsburgh selama empat minggu. Semuanya lancar. Saya berharap baik tentang hal itu," imbuh artis yang merambah bidang fesyen ini.

Ini bukan kali pertama Emma gugup menerima peran di film. Pasalnya, dia juga pernah mengungkapkan "benar-benar takut" oleh adegan perang di film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2.

Dongeng Pageran Sarif

Dongeng Anak - Jatuhnya Jayakarta ke tangan Kompeni Belanda pada tahun 1619 membuat banyak ulama marah. Mereka menjauhi keramaian kota dan pergi berbondong-bondong ke tempat yang lebih udik. Mereka melakukan persiapan, siapa tahu suatu saat dapat melakukan pembalasan untuk menguasai kota Jayakarta kembali. Walaupun kenyataannya sulit, mereka tidak kenal putus asa. Mereka terpaksa hidup di tepi-tepi hutan, sedangkan anak dan istri ditinggalkan beberapa saat. Hanya pada saat tertentu mereka berkumpul, sesudah itu berpisah kembali. Karena keadaan yang terus menekan, lama-kelamaan merepotkan juga kalau keluarga ditinggalkan. Mau tidak mau keluarga harus diajak. Salah seorang dari para ulama itu adalah Pangeran Sarif. Selain istri, ikut juga seorang pembantu lelakinya yang masih muda.

Kondisi kekuatan Kompeni Belanda dengan bentengnya yang baru harus diperhitungkan masak-masak. Oleh karena itu, diperlukan waktu cukup lama untuk mempersiapkan penyerangan. Hal yang lebih mendesak dan harus ditanggulangi adalah keamanan sehari-hari. Hampir setiap hari terjadi perampasan dan perampokan. Rakyat kecil ketakutan. Mereka tidak berani berjalan sendiri di jalan-jalan yang sepi, lebih-lebin di malam hari. Para perampok memilih rumah yang dianggap menyimpan banyak harta. Mereka menaklukkan pemiliknya. Syukur tidak dibunuh. Akan tetapi, sudah pasti barang-barang mereka dijarah habis. Setelah itu keadaan sepi kembali, membuat bulu kuduk meremang.

Para perampok bukan saja membawa golok-golok tajam untuk mendongkel daun nipah penutup rumah, tetapi yang lebih mengerikan adalah saat mereka menggunakan kesunyian malam untuk membuat galian panjang dari luar rumah. Pemilik rumah akan kaget keesokan harinya karena seluruh harta yang telah mereka kumpulkan dengan susah payah, lenyap begitu saja dibawa kabur perampok-perampok itu.

Rakyat kecil tetap rakyat kecil. Mereka hidup dari hasil pertanian. Ada juga bekas nelayan atau pemilik tambak ikan. Di tempat baru mereka membuat rumah sederhana dengan sisa-sisa hartanya.

Pada suatu malam mereka mendengar teriakan dan luar rumah. Teriakan para perampok kasar yang menantang agar keluar. Tentu saja tantangan itu mereka hindari sebab tidak mungkin menang. Lebih balk menurut saja apa kata perampok-perampok itu. Mereka tidak mau tubuh mereka diseret dan disiksa seperti korban yang lain. Biarlah sisa-sisa harta itu dibawa pergi, yang penting nyawa masih ada. Begitu juga anak istri selamat dan tidak dianiaya. Rumah para tetangga jauh letaknya dan mereka tidak mungkin memberikan pertolongan.

Keadaan tidak aman itu diketahul benar oleh Pangeran Sarif. Suatu saat memang terpikir olehnya untuk bertindak tegas menumpas perampok-perampok itu. Untung, dia masih berpiklr panjang. Kepada istri dan pembantunya dia menekankan untuk bersikap lebih tenang.

“Sekaii-kali tidak perlu takut,” katanya, “tenanglah. Harta kita ini juga harta Tuhan. Jadi, tidak perlu dirisaukan.”

Pekerjaan Pangeran Sarif adalah mengajar. Murid-muridnya diajar menulis huruf Arab dan dilatih membaca serta mempelajari Al-Qur’an. Pangeran Sarif menjelaskan arti dan tafsirnya. Sangat lugs pandangannya. Dalam tempo singkat makin banyak muridnya. Itu pula yang menyebabkan orang-orang dewasa, bahkan lanjut usia ikut juga dalam pengajian Pangeran Sarif. Karena makin populer, Pangeran Sarif sering dijemput untuk mendatangi desa-desa terpencil. Di hadapan orang banyak, Pangeran Sarif memberikan penjelasan secara langsung. Bahasanya sederhana dan ada humornya. Orang makin senang. Mereka tertawa-tawa. Pangeran Sarif juga memasukkan ajaran-ajaran yang baik, mulai dari mengasuh anak sampai meningkatkan amal dalam kehidupan.

Istri Pangeran Sarif sudah biasa ditinggal sendiri di rumah. Banyak yang dikerjakannya selama suaminya berdakwah dari pagi hingga sore hari. Malam cepat berlalu dan pagi kembali. Siangnya Pangeran Sarif pulang, tetapi tidak lama pergi lagi memenuhi jemputan.

Pada suatu hari istri Pangeran Sarif merasa takut sekali tinggal sendiri di rumah sebab saat itu dia sedang hamil muda. Ketika malam tiba, suasana menjadi agak lain. Entah karena apa pembantunya sudah tidur dengan pulas di balai-balai depan. Sementara itu, di luar segerombolan penjahat sudah lama mengawasi rumah Pangeran Sarif. Mereka tahu kalau yang ada di rumah hanya istri dan pembantunya. Mereka lalu sating memberi isyarat. Anggota penjahat yang tersebar menangkap isyarat itu dan mereka bergerak ke rumah Pangeran Sarif.

Di samping rumah Pangeran Sarif jelas terlihat dua ekor sapi gemuk di dalam kandang. Di leher istri Pangeran Sarif juga terlihat kalung emas yang mahal. Anehnya, pada penglihatan para penjahat, sapi-sapi gemuk itu seperti berada di seberang lautan sehingga mereka harus berenang dengan susah payah untuk mencapainya. Kaki dan tangan mereka bergerak, tetapi tidak sampai juga. Mereka terengah-engah. Akhirnya, malam pun berlalu dengan cepat. Siangnya Pangeran Sarif datang.

“Mengapa kalian merangkak-rangkak di rumput pekarangan rumahku?” tanya Pangeran Sarif. Mendengar pertanyaan itu, para penjahat seperti radar dari pingsannya. Mereka gelagapan, malu. Akhirnya, mereka berterus terang.
“Ampunilah kami, Wan Haji. Kami memang telah berniat jahat. Kami amat menyesal. Kami berjanji tidak akan berbuat jahat lagi,” kata kepala penjahat.
“Jangan minta ampun kepadaku,” jawab Pangeran Sarif, “mintalah ampun kepada Allah. Allah-lah tempat kalian memohon segalanya, termasuk ampun kalian. Itu pun kalau kalian bersungguh-sungguh.”
“Kami bersungguh-sungguh, Wan Haji. Kami bertobat.”

Karena para penjahat itu bertobat, Pangeran Sarif memberikan bimbingan, “Ikutilah ucapanku!” Pangeran Sarif segera membacakan kalimat syahadat perlahan-lahan dan kepala penjahat beserta gerombolannya menirukan. Sejak itu mereka benarbenar bertobat dan menjadi pengikut Pangeran Sarif yang setia.

Pada suatu hari Pangeran Syarif menjelajah desa Bendungan, dekat Pasar Minggu. Hujan turun rintik-rintik. Dia meneruskan perjalanannya sampai ke tepi Sungai Ciliwung. Untuk melindungi kepalanya dari guyuran hujan, dia berkerudung kain. Tidak disangka-sangka dari arah berlawanan dia melihat rakit. Setelah ditanya, pemilik rakit mengatakan akan menuju ke kota Betawi yang makin kuat dikuasai serdadu Kompeni.

Setelah itu, dengan cepat Pangeran Sarif menyelinap ke jalan setapak di sebelah semak-semak dan membiarkan rakit itu berlalu. Dia berbuat begitu agar tetap tidak dikenal orang, terlebih bagi mereka yang akan pergi ke kota Betawi. Siapa tahu mereka lapor kepada musuh. Kalau sudah begitu biasanya serdadu-serdadu Kompeni segera datang karena para ulama waktu itu dianggap pengikut setia Pangeran Jayakarta. Siapa saja yang berjubah putih dianggap prajurit Pangeran Jayakarta.

Tukang rakit itu tahu betul kalau Pangeran Sarif menyelinap ke semak-semak di tikungan sungai. Pada penglihatannya Pangeran Sarif membelok melewati terowongan di pinggir Sungai Ciliwung. Rakit itu mengikuti Pangeran Sarif memasuki terowongan sempit dan gelap. Tidak lama kemudian Pangeran Sarif sudah muncul di pinggir Sungai Sunter dekat Pondok Gede. Tukang rakit masih mengikuti terus. Setelah sadar dia heran sekali, ketika dia bermaksud balik memasuki terowongan sempit, terowongan itu sudah tidak ada lagi.

“Ampunilah saya, Wan Haji,” tukang rakit itu menyembah-nyembah, “saya hanya tertarik kepada Wan Haji. Saya tidak bermaksud jelek. Saya tidak bermaksud melapor kepada serdadu-serdadu Kompeni. Percayalah!”

Seperti kepada kepala perampok tempo hari yang bermaksud jahat, kepada tukang rakit itu Pangeran Sarif juga menjawab penuh wibawa, “Jangan minta ampun kepadaku. Allah-lah tempat kamu memohon ampun. Allah-lah tempat kamu minta segalanya. Kamu hares memohon ampun kepada-Nya”

Tukang rakit itu lalu meniru apa yang diucapkan Pangeran Sarif. Dia menjadi pengikut Pangeran Sarif yang setia Pula. Terowongan yang bisa tembus ke Sungai Ciliwung itu kemudian dikenal dengan nama Lubang Buaya. Di daerah ini Pangeran Sarif bergerilya terus melawan serdadu-serdadu Kompeni. Para pengikutnya menyebar ke seluruh wilayah Betawi.