Louis Pasteur (1822 – 1895)




Louis Pasteur lahir pada tanggal 27 Desember 1822 di kota tua Dole, Perancis.


Pada usia enam tahun Louis kecil pergi bersekolah di Arbois. Ia suka melukis foto keluarga dan teman-temannya. Pada saat itu orang mengira bakatnya ada di bidang seni dan kelak ia akan menjadi seniman. Tak seorangpun menyangka ia akan menjadi ilmuwan terkenal.

Ia kemudian belajar di Universitas Lille dan mendapat gelar Profesor pada tahun 1847. Pada waktu itu usianya baru 26 tahun.

Pada tahun 1856 ia melakukan penemuan besar bagi bidang kedokteran. Penemuan awalnya adalah pasteurisasi yaitu mematikan bakteri dan virus berbahaya yang ada dalam susu. Susu bila dipanaskan hingga mendidih akan merusak rasanya. Pasteurisasi dilakukan dengan memanaskan susu namun tidak sampai mendidih. Susu hanya dipanaskan hingga suhu 80 derajat Celcius dan diulangi hingga beberapa kali. Dengan demikian rasa susu tidak berubah namun bakteri dan virus mati. Susu juga tidak mudah rusak.

Louise  menciptakan The Germ Theory of Disease yang menjelaskan bahwa penyakit disebabkan oleh kuman yang menyerang tubuh manusia dari luar. Ia juga menganjurkan para dokter dan orang-orang yang membantu operasi mencuci tangan dan peralatan operasi sebelum melakukan operasi.

Pada masa itu budidaya ulat sutera berkembang pesat dan menjadi industri besar di Perancis. Banyak orang memelihara ulat sutera. Ulat sutera akan menjadi kepompong yang dapat diolah menjadi benang sutera. Sebuah kepompong ulat sutera dapat menghasilkan benang sutera sepanjang 300-900 meter.

Pada tahun 1849  ulat-ulat sutera diserang penyakit dan banyak yang mati. Wabah itu dimulai dari Perancis dan menyebar ke seluruh dunia kecuali Jepang. 

Pada tahun 1865 pemerintah Perancis meminta Louis menyelidiki penyebab wabah ulat sutera. Dengan miskroskop Louis menemukan sel-sel asing pada tubuh ulat sutera yang terinfeksi. Penyakit itu menular dari ulat yang satu ke ulat lain. Louis kemudian membantu peternak ulat sutera memisahkan ulat yag sakit dan mereka hanya menggunakan telur-telur ulat yang sehat.

Pada akhir tugas dari pemerintah ini Louis menderita penyakit stroke dan lumpuh. Selama beberapa bulan ia lumpuh total. Usianya waktu itu baru 45 tahun. Ia pulih dalam waktu dua tahun.

Tugas Louis selanjutnya adalah berusaha menemukan penyebab penyakit pada tubuh manusia. Ia juga mengembangkan vaksin untuk penyakit-penyakit hewan. Setelah berhasil ia membuat vaksin untuk hewan dalam jumlah besar.
Louis kemudian mengembangkan vaksin untuk manusia, di antaranya vaksin penyakit kolera, difteri, tuberkulosis dan cacar air.

Louis terutama dikenang orang karena memberikan vaksin kepada Joseph Meister, anak berumur 9 tahun yang digigit anjing yang menderita rabies. Rabies disebut juga penyakit anjing gila. Anak itu sembuh setelah mendapat vaksin rabies. Setelah dewasa ia bekerja di Institut Pasteur.

Louis sangat pemberani. Ia berani mengambil risiko mengambil contoh air liur dari mulut anjing yang terkena rabies. Dua asistennya memegangi anjing itu dengan mengenakan sarung tangan dari kulit. Louis tidak takut digigit atau tertular rabies.

Sejak saat itu ribuan orang telah menerima vaksin rabies dan terhindar dari penyakit rabies yang hampir selalu menyebabkan kematian penderitanya.

The Pasteur Institute didirikan di Paris pada tahun 1888 dan karya-karya Louis dilanjutkan di Institut tersebut. Sekarang Institut Pasteur memiliki 60 cabang di seluruh dunia.

Louis Pasteur meninggal pada tanggal 28 September 1895. Jenazahnya dimakamkan di bawah Institut Pasteur di Paris.







Johnny Knoxville Writes Moving Remembrance to Jackass "Brother"

A week after losing his friend Ryan Dunn in a car crash, Johnny Knoxville has opened up about his Jackass costar by writing an ode to his departed "brother" on his website.

The blog post, which Knoxville said was written in part because he could barely get through talking at Dunn's memorial service on Wednesday, is both a moving tribute and haunting reminder of a life lost too soon...

"What came out were the mumblings of a man trying his best not to cry, and I wasn't even successful at that," Knoxville writes on his blog about his attempt to speak at Dunn's service in West Chester earlier this week. "Here is what I wished I could have told everyone then."

The Jackass mainman writes that Dunn's "spirit was very contagious," and that Knoxville felt "34 percent funnier" when he was around his friend. After sections about Dunn's ability to listen and help out his friends, Knoxville sadly muses: "That's why all this is even harder because right now I really need to talk to him but I can't."

The ode is also peppered with Jackass tales and many mentions of Dunn's love for his wife, Angie. "More times than not, he would smile wide through that filthy ass beard of his and say something along the lines of, ‘How did I ever luck up and land her?'" Knoxville writes. "It was because he had a pure, open heart, and many other qualities of which I am writing about now."

The letter takes a even more heartbreaking turn during this passage, when Knoxville starts to ask why, and reveal that he had to wake up his daughter to tell her what had happened: "Ryan, I had to go wake up Madison and tell her you were gone. Do you know how hard that was?!! She loved you so much and I know you loved her, so why, buddy?"

Knoxville closes the letter by admitting "I don't know what else to say right now," and then with a simple "I love you, Ryan…I want you to know I love you so very much."

You can read the entire blog post, titled "from knoxville with love," here.



Michael Jackson Jacket Sells for $1.8 Million

Two years after his death, Michael Jackson is still the King of Shop Pop.

Estimated to raise bids of somewhere between $200,000 to $400,000, the red-and-black jacket that Jackson wore during his "Thriller" video sold for a whopping $1.8 million this weekend at Julien's auction in Beverly Hills. Items also up for auction included memorabilia from Elvis Presley, the Beatles and Frank Sinatra, but MJ's jacket far and away went for the highest price…

Jackson signed the jacket as a gift to his longtime costume designers, Dennis Tompkins and Michael Bush before his death in 2009. Milton Verret, a businessman from Austin, Texas, was the big spender who won the historic piece of pop history. He plans to take it on a tour of children's hospitals across the country.

Part of the proceeds from the purchase will go toward the Shambala Preserve, home to Jackson's two Bengal tigers, Thriller and Sabu. Other memorabilia from the King of Pop that was auctioned off included the fedora from his Bad Tour, a handwritten note to Elizabeth Taylor and a signed pillowcase.

The Beatles also fetched some high bids, including Paul McCartney's bass guitar ($14,080), and the cape Ringo Starr wore in the movie Help! ($37,500). Sinatra's 1986 Jaguar went to a lucky bidder for the price of $19,000.

Cameron Diaz's Bad Teacher Made How Much?!

The surprise of the box-office weekend wasn't that Cars 2's bad reviews didn't matter, and that the kid magnet of a movie made big money.

No, the shocker was what Cameron Diaz's Bad Teacher did.

In 2-D theaters, it gave Cars 2 a serious run for No. 1. Here's how things broke down:

The $200 million, G-rated Cars 2 made roughly $41 million from domestic 2-D ticket sales, per Friday-Sunday estimates.

The $20 million, R-rated Bad Teacher, meanwhile, which only screened in 2-D, came away with $31 million.

Not bad for a non-sequel, not-based-on-anything movie that wasn't animated by Pixar.

Overall, Cars 2 ruled. It grossed $68 million domestically, including 3-D business, and $110.9 million worldwide.

The CGI family flick, which generated the first universally bad reviews for a Pixar effort (but earned an A-minus grade from opening-weekend audiences), ended up out-opening all but four of the studio's previous acclaimed releases .

As for Bad Teacher, it outdid projections, and came away with the second-biggest comedy opening of the year behind The Hangover Part II.

It could be further pointed out that Bad Teacher, which wasn't exactly embraced by critics itself, got better reviews than Cars 2, but what didn't?

Elsewhere, in their second weekends, Jim Carrey's Mr. Popper's Penguins showed way better legs than Ryan Reynolds' Green Lantern, although the latter still earned more money.

Kung Fu Panda 2 lost its edge, and its theaters, no doubt, to Cars 2, and dropped from the Top 10 after a disappointing four-weekend stay. All told, the sequel, which critics loved, by the way, has banked $153 million domestically. During the same point in its run, the original Kung Fu Panda had grossed $193 million.

Another Top 10 evictee, Judy Moody and the Not Bummer Summer, cemented its status as a minor bomb. After three weekends, the $20 million tween comedy has grossed just $13.4 million domestically.

In limited release, the new Conan O'Brien documentary, Conan O'Brien Can't Stop, put up cable-esque numbers, and not very good ones at that: the film averaged $3,750 at each of its 28 screens. Chris Weitz's immigrant drama, A Better Life, showed more muscle, averaging $15,000 at its four locations.

Here's a complete look at the top-grossing films, per Friday-Sunday estimates as compiled by Exhibitor Relations:

  1. Cars 2, $68 million
  2. Bad Teacher, $31 million
  3. Green Lantern, $18.4 million
  4. Super 8, $12.1 million
  5. Mr. Popper's Penguins, $10.3 million
  6. X-Men: First Class, $6.6 million
  7. The Hangover Part II, $5.9 million
  8. Bridesmaids, $5.4 million
  9. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides, $4.7 million
  10. Midnight in Paris, $4.5 million

Lebih Suka yang Besar : Julia Perez

Julia Perez (Jupe) mengaku lebih senang melihat dan mengendarai motor-motor besar. Tak heran, Kekasih Gaston Castano ini mencoba bisnis di bidang otomotif.

"Senang banget, apalagi naik motor besar. Aku di sini enggak sebagai icon saja tapi bisnis partner juga bersama-sama agar ke depannya lebih baik," ujar Jupe saat ditemui di launching Hurricane XCS di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (26/6/2011).

Pelantun Belah Duren ini mengakui tak begitu tahu seluk beluk dunia otomotif. Namun, bintang film Arwah Goyang Karawang ini banyak bertanya dengan orang yang paham agar tidak salah memilih usaha.

"Aku enggak terlalu banyak tahu sih sebenarnya. Tapi aku disini punya partner bisnis yang tahu banget. Jadi, bisnis enggak kayak milih kucing dalam karung," jelasnya.

Sebelumnya, Jupe pernah mencoba merintis bisnis di bidang restoran dan sekolah sepakbola. Dengan doa yang keyakinan, Jupe optimis bisnisnya di bidang otomotifnya kali ini akan sukses.

"Ada ayat Tuhan, 'apa yang kamu minta yakinlah'. Pertama bisnis cafe, sempat jalan tapi berhenti. Tahun lalu coba bola terus jalan juga. Ya kalau kita mau kita pasti bisa jalani," tuturnya.

Diramal Banyak Ujian : Pernikahan Jennifer & Irfan Bachdim

Keputusan Jennifer Kurniawan menikah dengan pesepakbola, Irfan Bachdim sepertinya tak terbendung. Namun, pasangan yang berbeda profesi itu diramalkan akan mengalami ujian di pernikahannya.

"Pernikahan muda memang rawan. Apalagi mereka sempat long distance. Mereka akan menkah baru setelah itu akan ada halangan dan ujian. Masih perlu adaptasi lagi," peramal Beby Djenar saat berbincang dengan okezone, belum lama ini.

Dalam penerawangannya, ujian pernikahan itu tidak lepas dari keputusan Jennifer dan Irfan yang dianggap terburu-buru. Apalagi, restu keluarga juga sedikit mengganjal karena perbedaan keyakinan mereka.

"Itu keputusan yang terburu-buru. Mereka sempat memikirkan hal itu. Mereka sempat ada di persimpangan karena perbedaan keyakinan itu. Tapi akhirnya mereka tak mau lagi ambil pusing. Apalagi mereka baru tinggal di Indonesia," urainya.

Meski begitu, Beby melihat kecocokan karakter antara keduanya. Sikap Irfan yang dewasa dianggap sosok yang dibutuhkan oleh Jennifer yang manja.

"Tapi kedewasaan mereka masih keep sendiri. Bisa 2-3 tahun ke depanlah. Irfan tipe yang romantis dan Jennifer kekanak-kanakan dan manja. Padahal Irfan lebih muda tapi dia lebih dewasa dan Irfan bisa mengimbangi. Mereka cocok dan saling melengkapi," pungkasnya.