Jawaban Ada Berapa Bujursangkar?4 (Teka-teki Matematika)

Jawaban:




























Ada 24 bujursangkar 1X1 seperti ini





























Ada 13 bujursangkar 2x2 seperti ini




























Ada 4 bujursangkar 3x3 seperti ini































Ada 1 bujursangkar 4x4 seperti ini 


Jadi semuanya ada 24 + 13 + 4 + 1 = 42 bujursangkar.
Apakah kamu menemukan semuanya?                                                                                                                                                       

Jawaban Teka-Teki Angka Sudoku 6

2
1
4
3
4
3
2
1
3
2
1
4
1
4
3
2

Amelia Earhart (1897–1937)


Amelia Earhart dilahirkan pada 24 Juli 1897 di rumah kakeknya di Atchison, Kansas  Amerika Serikat. Amelia dan adiknya Muriel tinggal bersama kakek nenek mereka yang kaya raya hingga Amelia berusia 10 tahun.

Kemudian Amelia dan Muriel tinggal bersama orang tua mereka. Sayangnya ayah mereka mulai banyak minum minuman keras hingga akhirnya pada 1914 ibu Amelia, Amy memutuskan membawa anak-anaknya ke Chicago.

Pada 1917,  Amelia masuk sekolah perawat dan menyaksikan akibat kejamnya perang. Ia bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit militer hingga Perang Dunia I berakhir pada November 1918.

Pada tahun 1920, orang tua Amelia berkumpul kembali dan Amelia memutuskan untuk tinggal bersama mereka. Rasa cinta Amelia pada dunia penerbangan timbul ketika ayahnya mengajaknya ke sebuah pertunjukan udara. Di sana Amelia mendapat kesempatan untuk terbang di atas Los Angeles.

Amelia mulai belajar terbang dengan Anita Snook di lapangan Kinner di dekat Long Beach California. Amelia belajar dengan cepat dan segera menjadi pilot yang hebat. Pada bulan Juli 1920 ia membeli pesawatnya yang pertama. Warnanya kuning terang dan Amelia menyebutnya “Burung Kenari”.  Pada Oktober 1922 Amelia mulai mencoba memecahkan rekor penerbangan. Pertama-tama ia memecahkan rekor ketinggian pada 14.000 kaki.

Pada 27 April 1926 Kapten Hill Railey mengajak Amelia ikut serta dalam penerbangan melintasi samudera Atlantik. Ia hanya menjadi penumpang, namun ia adalah wanita pertama yang terbang melintasi Atlantik. Amelia bertekad bahwa ia akan menerbangkan pesawat sendiri.

Pada 20 Mei 1932, Amelia memulai perjalanan melintasi Atlantik. Ia memecahkan beberapa rekor pada penerbangan bersejarah itu, ia bukan hanya wanita pertama yang terbang seorang diri melintasi Atlantik, dan satu-satunya orang yang melakukannya dua kali. Ia memecahkan rekor penerbangan terpanjang yang dilakukan seorang wanita, juga rekor melintasi Atlantik dalam waktu tersingkat. Pada saat ini Amelia sudah banyak berteman dengan orang-orang penting. Ia sudah merencanakan untuk menikah dengan penerbit milyuner George Putnam dan sudah pernah membawa ibu negara Eleanor Roosevelt terbang bersamanya.

Pada 1935 Amelia mulai membuat rencana untuk terbang mengelilingi bumi. Pada percobaan pertama pesawatnya jatuh pada saat tinggal landas. Pesawatnya harus diperbaiki sebelum ia mencoba lagi.

Pada 1 Juni 1937 Amelia dan co pilot nya Fred Noonan mencoba untuk mengelilingi bumi. Mereka terbang ke San Juan, Puerto Rico kemudian ke timur ke arah Afrika.  Amelia dan Fred terbang ke Laut Merah, ke Karachi Pakistan. Kalkuta India kemudian melanjutkan ke Rangoon, Bangkok dan Singapura.

Di Port Darwin, Australia, mereka melakukan perbaikan penting pada pesawat. Mereka tiba di Lae, New Guinea pada tanggal 29 Juni 1935. Mereka sudah terbang sejauh 22.000 mil dan tinggal menyelesaikan 7.000 mil lagi. Amelia menjadi pahlawan internasional. Orang-orang kagum pada tekadnya yang kuat. 


Namun, tak lama setelah meninggalkan New Guinea pada 2 Juli 1935, ia mengirimkan beberapa tanda bahaya. Setelah itu tidak ada lagi berita dari mereka. Mereka hilang di atas samudera Pasifik. Amelia tidak memiliki cukup bahan bakar untuk mencapai tujuan mereka berikutnya, kepulauan Howland. Presiden Theodore Roosevelt mengirim 9 kapal angkatan laut dan 66 pesawat untuk melakukan pencarian. Pada tanggal 18 Juli pencarian dihentikan.

Hingga sekarang masih banyak teori tentang hilangnya Amelia Earhart. Ada yang mengatakan bahwa pesawatnya jatuh di laut dan ia tenggelam. Ada juga yang mengatakan bahwa pesawatnya jatuh dan Amelia ditawan oleh tentara Jepang yang pada saat itu menguasai banyak pulau di Pasifik. Bahkan ada yang mengatakan bahwa Amelia diam-diam kembali ke Amerika Serikat dan hidup sebagai ibu rumah tangga di New Jersey.

Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi pada Amelia Earhart, namun hingga hari ini ia tetap seorang pahlawan dan inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia.



Quotation


Passion is energy. Feel the power that comes from focusing on what excites you.
Oprah Winfrey

6 Keuntungan Punya Muka Pas-pasan

http://2.bp.blogspot.com/_4I0wcXXD-l8/TPkOGM8TGaI/AAAAAAAAANI/98Exi3WEqqU/s1600/or3+gadis+sastra2779.jpg


@SurgaBerita - Pada kali ini SurgaBerita akan Sharing tentang Penampilan Wajah.
yaitu 6 Keuntungan Punya Muka Pas-pasan. Walaupun Admin gak merasa wajahnya pas-pasan karna banyak yang Ngefans :) , Admin punya motivasi agar jangan Minder jika mempunyai muka pas-pasan. berikut adalah 6 Keuntungan Punya Muka Pas-pasan


1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri
Menurut ane yah gan, orang yang biasanya punya muka pas pas_an tuh jarang ada gangguan dari penggemar khususnya lawan jenis, sehingga bisa lebih mudah melakukan apa yang kita inginkan. Jadinya kita bias lebih konsen ke apa yang bener bener pengen kita lakuin, bukannya dapet gangguan dari orang laen. 




2. Ga bakal mikirin yang namanya putus terlalu berat

Soalnya kalo kita kagak pacaran yah kagak mungkin kita ngerasain yang namanya putus. Paling paling kita cuma ngerasa kesel kenapa ga ada gebetan ato ga iri ama temen yang cakep cakep 



3. Pas dapet jodoh, dapet yang baik dan bener

Alesannya? Menurut ane, kalo muka kita pas-pasan dan kondisi ekonomi kita biasa biasa aja, cewe cewe yang matre and cuma nyari cowo yang dompetnya tebel begitu, ga bakal mau ngedeketin kita. Nganggep rugi? Malah untung gan, ga ngelibatin diri ama cewe cewe yang ga bener 





4. Lebih bisa menjaga kesucian
Ane mo bilang gini coz kalo kita punya tampang yang biasa biasa aja, biasanya jarang mau dilirik ama orang orang yang demen ama miras ato ga narkoba, juga pergaulan seks bebas. Yah, walo bilang begini, di jaman skarang semua udah bisa didapetin kalo ada uang, jadi ane ga jamin orang yang tampangnya pas-pasan. 




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEha_zS_cO7E0F0Bwfqzl8yhv8AlQ7dswLTTCdKfGWFF1ow5sircTUoZXN_6hz54jq62ybctbmHtBf1Ax_6z73C9lgbZ6yx8nLQtbtIzbAvPp8kzMkqitafRhgDyBxff_7Ro0xadaX7i4pGN/s254/IMG0264A.jpg


5. Lebih punya kesempatan buat bikin orang laen terkesima ama diri kita

Kenapa ane bilang gitu? Coz biasanya orang yang wajahnya pas pas_an jarang mau dilirik ama kebanyakan orang. Jadi pas kita ngebuat sesuatu hal yang mengesankan, orang orang yang dulunya ga pernah merhatiin kita pun, bakal kagum ama hasil usaha kita gan 



sumber : kaskus.us
'

Masdar City, Kota Tanpa Emisi, Tanpa Polusi Gas Karbon

@SurgaBerita - Tingkat pencemaran udara yang saat ini sudah sangat memprihatinkan, menjadi ancaman serius bagi seluruh kehidupan kita terutama mahluk hidup yang ada tak terkecuali manusiaKota Masdartengah di bangun di Abu Dhabi menjadikan sebuah inspirasi bagi kota kota lain di belahan dunia untuk berpikir serius bagaimana memberikan kehidupan lebih sehat pada penghuninya. 
Kota Masdar, UEA Sebuah kota  impian bagi solusi pencemaran lingkungan
Kota Masdar, UEA Sebuah kota impian bagi solusi pencemaran lingkungan
Seperti diberitakan dibeberapa jurnal sebelumnya, bukankah beberapa kota besar di Indonesia masuk dalam deretan kota paling tercemar udaranya. Lalu kapan kita mulai melakukan upaya konkret untuk menuju taraf hidup lebih baik
Beberapa tahun silam di beberapa kota besar di tanah air sempat dipasangi alat deteksi level pencemaran udara, namun hingga kini tidak terlihat efektifitasnya, bahkan banyak dari alat pendeteksi tersebut sudah rusak.
masdar city
Tenaga surya menjadi salah satu andalan energi yang digunakan di Kota Masdar
Kembali ke topik bahasan kota Masdar, kota yang dibangun diatas lahan seluas 6 juta meter persegi tersebut dirancang sangat prestisius, sebagai pilot project bagi banyak para ahli dan ilmuwan dengan harapan bisa menjadi gambaran dan inspirasi bagi kota lainnya di dunia.
Konsep bangunan yang modern  begitu menawan, ditambah nuansa ramah lingkungan yang menjadi ciri kota  Masdar
Konsep bangunan yang modern begitu menawan, ditambah nuansa ramah lingkungan yang menjadi ciri kota Masdar
Selain aspek lingkungan yang sangat diperhatikan dalam perencanaan pembangunan kota (planologi) aspek pengembangan transportasipun serta penyediaan enerji pun semua berorientasi pada konsep ramah lingkungan, dimana di Masdar City kelah terdapat moda transportasi tanpa bahan bakar fosil juga tanpa supir alias serba otomatis.
Konsep kendaraan ramah  lingkungan yang dirancang serba otomatis di Masdar City
Konsep kendaraan ramah lingkungan yang dirancang serba otomatis di Masdar City
Tentunya siapa yang tidak ingin hidup tanpa polusi yang tidak sehat bagi tubuh? namun selain biaya tentu tidak akan terlepas dari political will serta komitmen mewujudkannya, lalu menurut selubungers mampukah kita di beberapa tahun mendatang untuk memiliki kota dengan konsep ramah lingkungan yang sesungguhnya?
Tentunya jawabannya ada pada diri kita masing-masing, seberapa care kita mampu menjaga lingkungan sekitar terdekat kita dengan tindakan kongkret bukan retorika belaka
Upacara peresmian proyek kota  Masdar di Uni Emirat Arab
Upacara peresmian proyek kota Masdar di Uni Emirat Arab

10 Penyebab Pengeluaran Lebih Besar Dari Pendapatan

http://firstfriday.files.wordpress.com/2007/07/1bag_of_money.jpg
@SurgaBerita - Aturan pertama apabila wikimuers ingin sukses dalam keuangan adalah belanjakan uang lebih sedikit dari pendapatan yang diperoleh. Jika tidak bisa melakukan hal itu, anda tidak akan pernah sukses dalam keuangan, sekeras apa pun usaha anda, berapa pun banyak waktu yang anda habiskan untuk bekerja, berapa pun banyak peluang-peluang yang anda terima, atau berapa pun banyak uang yang berhasil anda hasilkan.

Ini adalah aturan yang sederhana, dan kebanyakan orang menerimanya sebagai aturan yang masuk akal. Namun pada kenyataannya banyak orang tidak mempunyai tabungan dan banyak hutang, berarti aturan masuk akal ini tidak dipatuhi.

Berikut ini adalah 10 sebab yang menjadikan seseorang melakukan pembelanjaan yang berlebihan, dan mungkin saja ini juga terjadi pada saya dan anda.

1. Menjaga status di mata orang lain
Faktor psikologi memainkan peran yang besar di dalam kebiasaan belanja kita. Kita ingin merasa sukses atau lebih sukses dibanding orang-orang di sekitar kita. Kita membelanjakan banyak uang untuk menjaga gambaran itu di mata mereka. Padahal di dalam kenyataannya orang-orang itu juga tidak bisa membeli seperti yang dibeli oleh kita secara habis-habisan.

2. Menghindari kenyataan
Adalah mudah membelanjakan uang secara berlebihan apabila kita melupakan rekening-rekening tagihan kita. Kebanyakan orang tidak acuh pada situasi sesungguhnya dari keuangan mereka karena mereka ketakutan untuk memperhatikan kekacauan yang sebenarnya terjadi. Dan itu menjadi lebih mudah untuk sementara dengan menghindarinya. Mereka akan membayar sejumlah pembayaran minimum dari kartu kredit dan kemudian menambah lagi pemakaiannya atau membuka pinjaman baru lalu mengabaikan jumlah keseluruhan hutang yang terus bertambah.

3. Menghitung uang yang belum pasti akan diterima
Banyak dari kita menghabiskan cadangan uang atau meminjam sejumlah uang dan berharap mendapatkan lain sebagai ganti. Misalnya ada rumor mengenai bonus akhir tahun yang belum pasti kebenarannya, atau THR dengan jumlah tertentu. Kita sering terlalu optimis tentang uang yang akan datang berikutnya. Uang itu dibelanjakan sebelum diterima, dan akhirnya – dan ini sering terjadi – jumlahnya tidak sebanyak yang telah dibelanjakan.

4. Uang plastik tidak sama rasanya dengan uang sebenarnya
Pada umumnya kita akan belanja berlebihan di saat menggunakan kartu kredit dibandingkan dengan uang tunai. Ketika kita menggunakan kartu kredit dan kemudian kartu diserahkan kembali oleh kasir kepada kita setelah digunakan, tidak sama rasanya ketika kita membelanjakan uang tunai dan mendapati uang di dompet kita telah berkurang. Kartu kredit tetap utuh kecuali batas kredit terpenuhi, sedangkan uang tunai bisa lenyap.

5. Kepuasan segera
Semua ini mengenai sifat yang mendasar dari kita. Kita telah dibombardir oleh mentalitas yang ingin puas dengan segera. Seperti misalnya "Obat penghilang rasa sakit dengan cepat", "makanan siap saji", atau ada pesan iklan "beli sekarang, bayar kemudian". Apabila kita masih bersikap mental seperti itu, kita akan terus dimanfaatkan oleh produsen karena kita selalu menginginkan apa yang kita mau sekarang juga, tanpa mau tahu bagaimana nanti kita membayarnya.

6. Gaya hidup yang meningkat
Banyak orang mengalami peningkatan biaya hidup seiring dengan peningkatan pendapatan mereka. Tapi tidak pernah terjadi hal sama apabila terjadi penurunan pendapatan. Apabila kita terbiasa dengan suatu gaya hidup tertentu, maka sangat sulit untuk menurunkannya, sekali pun situasi keuangan kita memburuk.

7. Lemah seperti anak-anak
Barangkali masih ada sifat kekanak-kanakan kita yang tidak pernah bisa memegang uang dalam waktu lama karena tidak tahan dengan godaan dan selalu ingin segera menghabiskannya, atau kurangnya pemahaman keuangan menjadi suatu alasan kita membelanjakan uang secara berlebihan.

8. Perasaan akan kekuasaan
Membelanjakan uang seringkali membuat orang merasa kuat dan berkuasa. Semakin banyak mereka berbelanja, semakin kuat dan berkuasa rasanya, dan satu-satunya cara untuk mendapatan kembali rasa berkuasa tersebut adalah dengan membelanjakan lebih banyak uang lagi.

9. Membuktikan harga diri
Seseorang yang membeli sebuah mobil terbaru idaman banyak orang, misalnya, akan merasa telah membuktikan bahwa dia sudah menjadi orang yang sukses. Karena bagi sebagian orang apa yang dibelinya menjadi ukuran penghargaan orang lain terhadap mereka.

10. Tidak bisa berkata tidak
Sebagian orang merasa gagal ketika mereka tidak bisa memenuhi keinginan orang lain. Misalnya mainan baru yang mahal yang sangat diinginkan anak-anaknya, peralatan rumah baru yang sangat diidamkan istrinya, atau sebuah acara jalan-jalan keluar bersama teman-teman lama. Sebagian orang sulit berkata tidak, bahkan ketika mereka tidak bisa memenuhinya sekali pun.

sumber: http://blog-apa-aja.blogspot.com/2010/04/10-sebab-pengeluaran-lebih-besar-dari.html

Kisah-Kisah Keajaiban Perang di Gaza, Palestina

@Surgaberita - Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
http://bimchat.files.wordpress.com/2009/01/gaza-strip-war.jpg

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel sangat kesulitan.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
http://images.huffingtonpost.com/gen/13427/thumbs/r-GAZA-large.jpg

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.
http://www.map-uk.org/files/300_idf_soldiers.jpg

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Berikut ini adalah rangkuman kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk kita ingat dan renungkan.


PASUKAN "BERSERAGAM PUTIH" DI GAZA

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.

SUARA TAK BERSUMBER

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan,

“Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya.

SAKSI SERDADU ISRAEL

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? 

SUDAH MELEDAK, RANJAU MASIH UTUH

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

MERPATI DAN ANJING

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin Al Aan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

KABUT PUN IKUT MEMBANTU

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com (sudah tidak bisa diakses lagi). la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

SELAMAT DENGAN AL-QUR’AN

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).

Dr. Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).

HARUM JASAD PARA SYUHADA

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

DUA PEKAN WAFAT, DARAH TETAP MENGALIR

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

TERBUNUH 1.000, LAHIR 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Israel melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.
“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.

sumber: http://www.sayakasihtahu.com/2010/04/kisah-kisah-keajaiban-perang-di-gaza.html