Bubi Chen Meninggal, Sang Maestro Jazz, The Best Pianist of Asia pada tahun 1960

Bubi Chen Meninggal, Sang Maestro Jazz, The Best Pianist of Asia pada tahun 1960

Indonesia kehilangan seorang Maestro Jazz kenamaan yang telah mendunia, Bubi Chen.
Bubi Chen meninggal dunia hari ini, Kamis 16 Februari 2012 pukul 18.50 WIB di Semarang.
Musisi yang pernah mendapatkan gelar sebagai the Best Pianist of Asia pada tahun 1960 ini menginggal dunia pada usia 74 tahun.
Bubi Chen yang lahir pada 9 Februari 1938 ini dikenal "jenuis dalam memainkan instrumentalia jazz. Pimpinan Indonesian All Stars Band ini sempat membuat album Bubi Chen Kwartet yang dirilis pada 1963.
Almarhum sudah dikenal sebagai pianis terbaik Asia saat berusia 22 tahun, sudah mengenyam kursus piano sejak usia lima tahun. Di usia 12 tahun, maestro Jazz Indonesia itu sudah mampu mengubah karya-karya Beethoven, Chopin hingga Mozart dengan sentuhan jazz.
Jenasah Bubi Chen rencananya akan disemayamkan di Kawasan Bukit Sari Semarang, namun menurut pihak keluarga, Ho Wie Chen, mungkin jenazah baru lusa akan tiba di Surabaya, karena harus urus ke Semarang.


Bubi Chen Meninggal, Sang Maestro Jazz, The Best Pianist of Asia pada tahun 1960
Bubi Chen Pemakaman, Bubi Chen Meninggal, Umur 74 Tahun

Apakah Anda Orang Tua Sukses?



Kesuksesan sebagai orang tua seringkali diukur dari keberhasilan anaknya memegang ranking terbaik di sekolah atau keberhasilan masuk ke perguruan tinggi terkemuka. Banyak juga orang tua yang menganggap dirinya sukses jika anaknya tumbuh bahagia dengan penuh percaya diri. Dalam konteks yang lebih luas, ketika anak sudah dewasa, masyarakat cenderung menilai kesuksesannya dengan mengagungkan ke­ka­yaan, keterkenalan, dan jabatan. Kalau dikaji lebih seksama, beberapa definisi sukses diatas cenderung lebih merujuk pada hasil yang dicapai oleh si anak, bukan proses mencapainya.

Ibarat sebuah perjalanan, membesarkan anak adalah sebuah perjalanan panjang. Kalau kita terlalu fokus kepada tujuan, perjalanan panjang tersebut bisa menjadi pengalaman yang membebani dan sangat melelahkan. Selain itu, kita tidak akan bisa menikmati dan menghargai banyak pengalaman menarik disepanjang perjalanan mengasuh anak. Bahkan tidak jarang terjadi, hubungan orang tua dan anak harus dikorbankan demi mencapai tujuan. Karena itu, barangkali kita perlu memikirkan alternatif lain yang lebih baik untuk mengukur keberhasilan kita sebagai orang tua.

Mempunyai tujuan yang jelas didalam membesarkan anak merupakan dasar utama, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah menghargai dan menikmati proses untuk mencapai tujuan tersebut. Parenting is a long journey; arriving at the destination is not more important than enjoying the journey. Karena sesungguhnya di sepanjang perjalanan mengasuh anak penuh dengan saat-saat sukses yang patut disyukuri. Keberhasilan, betapapun kecilnya, bisa menjadi sumber motivasi untuk melahirkan sukses berikutnya.

Things Mothers Learn



I gave you life, but cannot live it for you.
I can give you directions, but I cannot be there to lead you.
I can allow you freedom, but I cannot account for it.
I can teach you right from wrong, but I cannot decide for you.
I can offer you advice, but I cannot accept it for you.
I can give you love, but I cannot force it upon you.
I can teach you to share, but I cannot make you unselfish.
I can teach you respect, but I cannot force you to show honor.
I can advise you about friends, but cannot choose them for you.
I can advise you about sex, but I cannot keep you pure.
I can tell you about drink, but I can't say "no" for you.
I can warn you about drugs, but I can't prevent you from using them.
I can tell you about lofty goals, but I can't achieve them for you.
I can teach you about kindness, but I can't force you to be gracious.
I can pray for you, but I cannot make you walk with God.
I can tell you how to live, but I cannot give you eternal life.

...Author Unknown

Mana Yang Berbeda? (Analogi Gambar)

Perhatikan kelompok-kelompok gambar di bawah ini. Satu gambar dalam tiap kelompok bukanlah dari jenis yang sama dari gambar lain dalam kelompok itu. Tahukah kamu, yang manakah itu?


  


    



   
       



          
     




Hantu dari Tanah Sunda

  1.Jurig jarian

Jurig jarian (Hantu tempat sampah) adalah salah satu jenis hantu yang keberadaannya dipercayai oleh masyarakat sunda.Seperti namanya,jarian = tempat sampah.Artian dalam tempat sampah ini adalah bukan tempat sampah yang biasanya ada di rumah,melainkan tempat pembuangan sampah yang lumayan besar dan biasanya berada di daerah perkampungan.

Hantu ini relatif tidak pernah mengganggu manusia namun bila pada sore hari menjelang maghrib ada orang yang berada di dekat tempat pembuangan sampah yang dimana hantu itu bersemayam maka orang tersebut akan diganggu.Terutama anak-anak dan ibu hamil,bila yang diganggunya adalah anak kecil maka anak kecil tersebut akan merasa meriang,demam dan adanya bentol-bentol besar di sekujur tubuh.Sedangkan jika ibu hamil,dia akan kesurupan.

2.       2.Jurig  gulutuk sengir

gulutuk sengir adalah salah satu kepercayaan di masyarakat sunda,hampir di setiap daerah ada cerita mengenai jurig gulutuk sengir terutama di daerah,sumedang dan majalengka.Hantu ini sangatlah terkenal dikedua daerah tersebut.

Apabila ditilik dari asal usul sejarah jurig gulutuk sengir maka konon,hantu ini berasal dari                       korban pada zaman penjajahan dulu.Mereka adalah para tahanan atau masyarakat yang     dipancung karena melawan kepada pemerintahan belanda.Terutama bila jasad dan kepalanya tidak dikuburkan secara bersamaan maka akan menjadi jurig gulutuk sengir(biasanya kepala tersebut dibuang ke hutan bambu/salak yang sangat lebat karena eksekusi hukuman pancung sering dilaksanakan di hutan-hutan).

3.    3.Kemangmang

Konon, jin jenis ini biasa menampakkan diri dalam wujud seekor katak raksasa, dengan tengkuk membawa api berkobar-kobar. Api inilah yang bisa membakar apa saja....Istilah Kemangmang mungkin sudah tercetus sejak berabad-abad silam. Dia dipercaya sebagai makhluk yang berada dalam lingkup alam gaib. Termasuk bangsa jin.Berbeda dengan jenis jin lain yang punya karakter dan bentuk penampakkannya menyerupai fisik manusia, Kemangmang wujud penampakkan fisiknya disebutkan berupa sosok katak air dalam ukuran jumbo. Setidaknya, kepercayaan semacam ini tumbuh subur di kalangan masyarakat Pantura, Jawa Barat, khususnya di daerah Indramayu dan sekitarnya.