Foto Personil Cherry Belle | Biodata dan Profil - Cherry Belle merupakan girlband baru yang mulai populer dan banyak di kenal para penggemarnya. Seperti halnya 7 Icons, Cherry Belle juga girlband yang mirip dengan girlband korea.
Cherry Belle beranggotakan 9 personil seperti Cherly, Angel, Anisa, Christy, Devi, Felly, Gigi, Ryn, dan Wenda. Girlband Cherry Belle mulai banyak di kenal ketika membawakan single pertama mereka yaitu " Dilema ".
Bagi Anda yang ingin mencari tentang cherry belle seperti foto Personil Cherry Belle ataupun biodata Personil Cherry Belle.
Berikut Blog Info News berikan Foto Personil Cherry Belle | Biodata dan Profil
Seleb-Online - Dewi Persik Tampil Seksi Pakai bikini di Pembukaan Euro 2012 - Artis seksi yang baru-baru ini menjadi bahan pembicaraan karena dianggap bohong dalam film barunya Mr.Bean Kesurupan Depe " Dewi Persik " tampil seksi pakai bikini di pembukaan Euro 2012.
Dewi persik pakai bikini saat acara pembukaan Euro 2012 beberapa waktu yang lalu di sebuah klab malam. Hal tersebut diketahui ketika foto dewi persik pakai bikini beredar di internet. Dalam foto tersebut, Dewi Persik terlihat seksi dengan rambut baru berwarna pirang.
Seperti di lansir detik.com, Depe mengakui foto tersebut memang benar foto dirinya, yang diambil saat perayaan pembukaan EURO 2012 di sebuah klan di bilangan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Namun Dewi persik membantah kalau Dia memakai bikini.
" Itu memang benar saya, saat itu Saya memang lagi nyanyi ngisi acara opening EURO 2012 ! Itu baju bally dance sesuai konsep yaitu Romawi. Fitnah kalau ada yang bilang saya pakai bikini, " Ungkap Depe.
@SurgaBerita - Larry Page termasuk nama paling tenar di dunia teknologi. Bersama Sergey Brin, dia mendirikan Google yang kini menjelma menjadi perusahaan mesin cari online terbesar di dunia.
Banyak hal yang bisa dipelajari dari kesuksesan Larry Page yang kini berstatus sebagai CEO Google. Tidak jarang ia membagikan kalimat motivasi yang mungkin bisa membangkitkan semangat bagi yang membaca atau mendengarnya.
Berikut beberapa kalimat inspiratif dari sang pendiri Google yang mungkin layak untuk direnungkan, seperti disarikan dari berbagai sumber.
Bermimpi Besar
"Saya pikir lebih mudah untuk membuat kemajuan dalam impian yang mega ambisius. Karena tidak ada orang lain yang cukup gila untuk melakukannya, jadi Anda hanya punya sedikit kompetitor. Faktanya, hanya ada sangat sedikit orang yang segila itu,"
Hidup yang Singkat
"Momen yang kita punya dengan keluarga dan teman, kesempatan yang kita miliki untuk membuat perubahan besar di dunia atau perubahan kecil pada seseorang yang kita cintai, semua kesempatan sangat bagus itu diberikan oleh kehidupan, (dan) diambil juga oleh kehidupan. Hal itu bisa berlangsung lebih cepat dari yang Anda pikirkan,"
Kantor yang Menyenangkan
"Kami berpikir banyak tentang bagaimana menjaga budaya kami dan elemen yang fun. Kami menghabiskan banyak waktu untuk membuat kantor dengan tepat. Kami menyukai bangunan ini karena lebih mirip dengan sebuah kampus universitas ketimbang sebuah kantor pada umumnya,"
Mencatat Impian
"Anda tahu kan rasanya terbangun di tengah malam dengan sebuah impian yang sangat jelas? Dan Anda tahu jika Anda tidak punya pensil dan kertas di tempat tidur, hal itu akan lenyap seluruhnya di pagi hari. Jika sebuah mimpi sangat besar menunjukkan dirinya, tangkaplah,"
Pentingnya Perubahan
"Beberapa pemimpin di organisasi yang besar, saya pikir, tidak percaya bahwa perubahan itu memungkinkan. Akan tetapi jika Anda melihat ke sejarah, banyak hal mengalami perubahan dan jika bisnis Anda statis, Anda sepertinya akan mengalami masalah,"
Don't Be Evil
"Kami memiliki sebuah mantra, don't be evil (jangan menjadi jahat), yang berarti adalah melakukan hal terbaik yang kami ketahui untuk user kami, kustomer kami dan setiap orang. Jadi saya pikir jika kami dikenal karena mantra tersebut, ini adalah sesuatu yang bagus,"
Menghasilkan Uang
"Anda tak ingin menjadi Tesla. Dia adalah salah satu penemu terbesar, namun ceritanya menyedihkan. Dia tidak bisa mengkomersialisasi apapun. Anda lebih ingin menjadi seperti Edison. Jika Anda menemukan sesuatu, itu belum membantu seorangpun. Anda harus menunjukkannya ke dunia, Anda harus memproduksinya, menghasilkan uang sehingga Anda bisa mendanainya,"
Siapa tak kenal lagu itu? Lagu ini mengajarkan anak menyayangi orang tua dan saudaranya, sekaligus belajar menghitung. Lagu ini hanya satu di antara begitu banyak lagu ciptaan Pak dan Bu Kasur yang semuanya pendek-pendek namun sangat mendidik sehingga anak mudah menghafal sekaligus tertanam dalam hati. Anak-anak belajar, namun tidak merasa sedang belajar.
Siapa Pak dan Bu Kasur? Kok ada orang tua yang tega menamai anaknya “Kasur”? Memang tidak demikian. Pak Kasur lahir pada 26 Juli 1912 di Purbalingga, Jawa Tengah dengan nama Soerjono, Isterinya Bu Kasur terlahir dengan nama Sandiah di Jakarta pada 16 Januari 1926.
Soeryono aktif di Kepanduan (sekarang Pramuka). Anak-anak binaannya di Kepanduan memanggilnya Kak Sur. Anak-anak binaan yang lebih muda memanggilnya dengan Pak Kak Sur sehingga akhirnya terciptalah nama Pak Kasur. Isterinya Sandiah pun menjadi Bu Kasur.
Mereka bertemu ketika sama-sama bekerja di Kantor Karesidenan Priangan, Bandung. Soeryono dan Sandiah menikah di pengungsian di Yogyakarta pada tanggal 29 Juli 1942. Setelah anak pertama lahir Sandiah ingin kembali bekerja. Suaminya tidak melarang, hanya mengatakan bahwa kalau isterinya bekerja, ia akan tinggal di rumah bersama anak mereka. “Itu kan anak kita, bukan anak simbok (pembantu).” Sandiah mengurungkan niatnya bekerja. Ia mengasuh anak-anak di rumah sambil menulis untuk majalah anak-anak.
Pak Kasur adalah tokoh yang sangat bijak. Salah satu ucapannya yang dikutip isterinya adalah “Kalau manis jangan langsung ditelan. Kalau pahit jangan langsung dimuntahkan.” Dengan ucapan sederhana itu ia mengungkapkan bahwa dalam menghadapi segala sesuatu kita harus melihat proses, membuat analisa baru kemudian menarik kesimpulan.
Pasangan ini sangat mencintai anak-anak. Pada tahun 1968 mereka pindah dari Bandung ke Jakarta dan mendirikan TK Mini di rumah mereka di jalan Agus Salim. Mereka juga mendirikan Taman Putera dan Taman Pemuda, namun sayang sekali keduanya kemudian ditutup.
Metode pengajaran yang diterapkan di TK Mini agak berbeda dengan TK pada umumnya ketika itu. Misalnya, Bu Kasur menyebarkan banyak permen dan menyuruh anak-anak mengumpulkan sebanyak mungkin, Anak-anak kecil itu berebut untuk mengambil sebanyak-banyaknya. Ada ibu yang langsung menegur anaknya, “Jangan ikut berebutan permen. Nanti pulang sekolah ibu belikan.” Bu Kasur menjelaskan, “Ibu, kami sedang melakukan observasi dan mengajarkan nilai-nilai positif anak. Ibu lihat, ada anak yang mengambil beberapa permen, meletakkannya di meja guru, lalu balik untuk mengambil permen lagi. Ada juga anak yang mengambil banyak sekaligus dan membawanya dengan ujung bajunya.”
Pada tahun 1950-an, Pak Kasur dan Bu Kasur mengasuh siaran anak-anak di RRI Jakarta. Ketika TVRI berdiri pada tahun 1962, Ibu Kasur mengasuh acara Arena Anak-anak dan Mengenal Tanah Airku. Pada awal tahun 1970-an, Ibu Kasur dikenal sebagai pengasuh acara Taman Indria di TVRI. Taman Indria adalah sebuah acara yang menampilkan anak-anak berbakat diselingi pesan-pesan pendidikan. Bu Kasur juga hadir di acara Hip Hip Ceria di RCTI.
Pak Kasur selalu melibatkan Bu Kasur dalam setiap kegiatan yang behubungan dengan anak dan pendidikan. Ketika Bu Kasur merasa canggung mengadakan siaran, Pak Kasur setengah memaksanya menggantikannya ketika ia berhalangan atau bepergian. Bu Kasur awalnya sering gemetar dan kurang lancar dalam siaran, namun lambat laun ia makin luwes.
Pak Kasur menciptakan sekitar 140 lagu anak sedangkan Bu Kasur menciptakan 20 lagu. Sedikit di antaranya adalah Potong Bebek Angsa, Balonku, Kebunku, Bangun Tidur, Sepedaku Roda Tiga, Pelangi, Selamat Pagi Pak, Amrin Membolos, dan Topi Saya Bundar.
Lagu di awal tulisan ini adalah lagu istimewa. Lagu Sayang Semuanya (Satu Satu) ini selaiin sarat muatan edukatif juga tidak satu pun huruf “r” ada di dalamnya! Anak-anak sulit mengucapkan “r” dengan jelas sehingga lagu ini pasti pasti dapat dengan mudah dinyanyikan anak-anak kecil.
Pak Kasur meninggal pada tahun 1992 dan Bu Kasur meninggal di Jakarta, 22 Oktober 2002, namun karya mereka tetap dilanjutkan oleh Yayasan Setia Balita yang dikelola kelima anak mereka. Walaupun anak-anak sekarang tidak mengenal siapa Pak dan Bu Kasur namun lagu-lagu mereka tetap dinyanyikan dan mendidik anak-anak.