Menjelang Kiamat Dunia Internet 9 Juli 2012, dan Dampaknya Bagi Indonesia ?


@Surgaberita - Hari kiamat menurut kalender suku Maya jatuh pada tanggal 21 Desember 2012. Namun di dunia maya yang lainnya, yaitu di internet, kiamat diprediksi akan terjadi lebih cepat, 9 Juli 2012. 

Sebelum kiamat itu benar-benar terjadi, pengguna internet pun mulai beramai-ramai melakukan tindakan dan pencegahan agar komputernya selamat dari bahtera. Bagaimana ceritanya?

DNSChanger

Alkisah, di bulan November 2011 yang dingin, FBI melalui operasi yang dinamakan 'Operation Ghost Click' berhasil menciduk enam warga Estonia karena melakukan aksi yang mengejutkan. 

Mereka menginfeksi lebih dari empat juta komputer di dunia, baik PC maupun Mac, dengan malware yang memiliki kemampuan mengubah DNS komputer korbannya dan mengarahkannya ke server-server DNS palsu yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Tujuannya apa lagi kalau bukan untuk mendapatkan keuntungan finansial. Khususnya dari aktivitas iklan online, spam, dan scam. 

Yang menjadi masalah adalah, pada saat penangkapan masih ada jutaan komputer yang terinfeksi oleh DNSchanger ini, dan tetap menggunakan DNS palsu tersebut sebagai DNS utamanya. 

Jika server-server DNS palsu itu dimatikan, maka otomatis seluruh komputer yang menggunakan DNS palsu tersebut akan mengalami kiamat kecil alias tidak bisa terhubung ke internet selama DNS setting-nya belum dibenahi. 

Karena itu, FBI mengambil keputusan untuk mempertahankan DNS server palsu ini setelah sebelumnya membersihkan server-server tersebut dari aksi jahat. Itu tadi kabar baiknya bagi Anda yang terinfeksi oleh DNSchanger. 

Kabar buruknya adalah, pengadilan memerintahkan FBI untuk mematikan seluruh DNS server palsu tadi pada tanggal 8 Maret 2012 dan akhirnya diperpanjang sampai tanggal 9 Juli 2012 karena menganggap sudah memberikan cukup tenggang waktu bagi para korban DNSchanger ini untuk memperbaiki komputernya. 

Karena itu, jika komputer Anda terinfeksi oleh DNSchanger dan belum dibersihkan, maka pada tanggal 9 Juli 2012 praktis akan tidak bisa mengakses internet atau dengan kata lain mengalami kiamat kecil internet. 

Lebih celaka lagi, DNSchanger ini tidak hanya menginfeksi komputer PC dan Mac tetapi ia juga memiliki kemampuan untuk menginfeksi router-router dan memanipulasi DNS server dari router tersebut. 

Sehingga seluruh komputer atau perangkat yang terkoneksi melalui router ini dan secara otomatis menggunakan DNS router ini akan ikut tersesat dan mengalami kiamat internet juga sekalipun komputer-komputer ini sama sekali tidak terinfeksi oleh DNSchanger.

Sebagai informasi, DNS atau Domain Name Server merupakan sarana penerjemah antara bahasa manusia dengan alamat IP (internet protocol) yang merupakan bilangan angka. 

Sebagai gambaran, kita tentu lebih mudah mengingat www.google.com sedangkan sistem komputer sebenarnya mengidentifikasi alamat komputer itu dengan angka atau IP address. 

Jadi, www.google.com sebenarnya dikenal oleh komputer kita sebagai 173.194.38.162. Kalau ingin mencoba, silahkan ketik IP tersebut di browser internet dan kita akan diantar ke situs Google. DNS server inilah yang menjadi 'calo' menerjemahkan bahasa manusia www.google.com ke angka IP 173.194.38.162 sehingga dimengerti oleh komputer. 

Jadi singkatnya, kalau penerjemahnya tidak ada, maka komputer tidak mengerti apa maksud manusia. Dan manusia yang kurang memahami faktor teknis seperti ini pasti akan bingung kenapa komputernya jadi tak berdaya dan mengira internetnya mati. 

Ini yang akan terjadi pada 9 Juli nanti. Lalu pertanyaannya, kenapa DNS komputer kita bisa diubah? Tentu ini disebabkan oleh aksi virus DNSChanger yang mengubah alamat DNS server komputer korban -- yang biasanya mengacu ke DNS para penyedia internet atau ISP -- menjadi daftar DNS palsu yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Jika DNS server komputer atau router anda menggunakan rentang alamat IP DNS di bawah ini, berarti sistem Anda pernah terinfeksi oleh DNSchanger, dan termasuk yang akan mengalami kiamat internet pada 9 Juli ini.




Dampaknya di Indonesia

Yang menjadi pertanyaan yang paling penting adalah, seberapa besar dampaknya di Indonesia? Saya akan memberikan sedikit gambaran besarnya infeksi DNSchanger di dunia dan perkiraan dampaknya di Indonesia.

Pada November 2011, DNSchanger berhasil menginfeksi empat juta alamat IP, baik komputer maupun router. Kalau saat itu server DNSchanger dimatikan, setidaknya empat juta komputer di dunia akan kehilangan akses internet dan sudah pasti akan menimbulkan kekacauan. 

Sejak FBI menangkap pelaku perusakan ini, maka otomatis infeksi DNSchanger menurun drastis sejak November 2011. Menurut data dari DNS Changer Working Group, infeksi pada tanggal 11 Juni 2012 di seluruh dunia turun menjadi kurang dari 10%. Jumlahnya 303.867 IP Address. Lalu bagaimana penyebarannya di dunia ?

Silahkan lihat gambar 1 dan tabel 1 untuk mendapatkan informasi yang lebih detil.





Dari tabel 1 di atas, 5 besar negara yang terinfeksi DNSchanger per tanggal 11 Juni 2012 adalah Amerika Serikat 69.517 (27%), Italia 26.494 (10%), India 21.302 (8%), Inggris 19.589 (8%) dan Jerman 18.427 (7%). 

Sedangkan Indonesia sendiri tidak termasuk ke dalam 25 besar negara yang terinfeksi DNSchanger. Di Asean, Thailand termasuk ke dalam 25 besar negara yang terinfeksi DNSchanger dengan jumlah IP terinfeksi 2.941 (1,13%).

Karena Indonesia tidak termasuk ke dalam 25 besar negara-negara yang terinfeksi DNScharger dan infeksi negara ke 25 adalah PK (Pakistan) 1.682 IP (0,65%) maka cukup realistis untuk memperkirakan infeksi DNSchanger di seluruh Indonesia sekitar 1.650 pada tanggal 11 Juni 2012. 

Dibandingkan dengan jumlah pengguna internet Indonesia yang berjumlah 55 juta, maka korban DNSchanger di Indonesia adalah 0,003%. 

Jika Anda menggunakan program antivirus yang selalu update, harusnya kemungkinan tersebut lebih kecil lagi karena hampir semua program antivirus sudah dapat mendeteksi DNScharger sejak akhir 2011 lalu.



sumber : Detikinet.com

10 Harta yang Membuktikan Kekayaan Bill Gates




@SurgaBerita - Kerap kali dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia, uang tentu bukan masalah bagi Bill Gates, sang pendiri Microsoft. Bayangkan saja, harta kekayaannya diestimasi USD 61 miliar.


Mungkin saja Gates sampai kebingungan menghabiskan uangnya. Selain untuk beramal, ia juga punya koleksi harta mewah yang bikin ngeces (ngiler-red.) orang yang melihatnya.


1. 1988 Porsche 959 Coupe



Bill Gates agaknya tidak terlalu banyak mengoleksi mobil mewah. Namun sekali membeli mobil, dia memilih salah satu yang termewah dan klasik. Seperti Porsche 959 yang menjadi salah satu koleksinya.

Kala dirilis tahun 1988, mobil ini adalah mobil jalanan tercepat di dunia dan dijual hanya 337 unit dijual untuk koleksi. Kala itu, harganya sangat mahal, mencapai USD 350 ribu. Namun tentunya tidak berarti banyak bagi kocek Gates.

2. 1999 Porsche 911 convertible


Bill Gates tampaknya memang menyukai merek mobil Porsche. Buktinya, pria berkacamata ini kedapatan membeli lagi mobil 1999 Porsche 911 convertible. Harganya mencapai USD 80 ribu.

1999 Porsche 911 convertible cukup mumpuni kala dipakai untuk menyalurkan hobi ngebut. Bermesin 3,4 liter 24 valve 6 silinder, Porsche jenis ini punya 296 tenaga kuda. Bahan pembuatan mobil dari stainless steel.

3. Lukisan Distant Thunder


Bill Gates juga dikenal sebagai pecinta seni yang suka mengoleksi mahakarya lukisan. Dia membeli lukisan karya seniman Andrew White seharga USD 7 juta pada tahun 1996.

Lukisan bernama Distant Thunder yang sangat artistik ini termasuk yang paling populer di abad ke 20. Andrew sendiri dikenal sebagai salah satu pelukis realis tenar di Amerika Serikat.

4. Lukisan The Nursery


Lukisan The Nursery dibeli seharga USD 10 juta oleh Gates. Lukisan ini semula dimiliki oleh seorang kolektor karya seni bernama Richard Manoogian.

The Nursery dilukis oleh William Merrit Chase yang diselesaikannya pada tahun 1890. William masuk jajaran pelukis paling kondang di AS dan The Nursery adalah salah satu karya terbaiknya.

5. Lukisan Room of Flowers


Harga lukisan ini tidak tanggung-tanggung, mencapai USD 20 juta. Pelukisnya bernama Frederick Childe, salah satu seniman lukis paling berpengaruh di Amerika Serikat.

Childe adalah salah satu tokoh seni yang memperkenalkan seni impresionis. Dengan berbagai koleksi lukisannya, Gates pun menjadi salah satu kolektor karya seni yang disegani.

6. Lukisan Lost on the Grand Banks


Lost on the Grand Banks adalah salah satu lukisan termahal yang dimiliki sang pendiri Microsoft. Ia membelinya seharga USD 36 juta pada tahun 1998 sehingga membuat lukisan ini paling mahal di Amerika Serikat.

Lost on the Grand Banks dilukis oleh Winslow Holmer. Holmer juga salah satu pelukis paling tenar di AS yang suka membuat lukisan dengan tema maritim.

7. Buku Codex Leicester


Dibeli Gates pada tahun 1994 dalam sebuah lelang, buku ini disebut-sebut buku termahal di dunia. Harganya mencapai USD 30,8 juta. Mengapa bisa begitu mahal?

Sebab, buku ini adalah salah satu mahakarya Leonardo da Vinci, salah satu seniman jenius paling terkenal sejagat. Buku ini berisi tulisan Da Vinci tentang penemuan ilmiahnya, misalnya di bidang Astronomi.


8. Rumah Xanadu 2.0


Rumah utama Bill Gates dijuluki sebagai Xanadu 2.0. Rumah ini sangat besar dengan 7 kamar tidur, 24 kamar mandi dan 7 buah dapur. Juga kolam renang raksasa, sauna dan sebagainya.

Cahaya rumah diatur dengan komputer. Touchpad portabel mengontrol hampir semua hal, dari televisi, suhu dan cahaya ruangan. Rumah ini juga punya pemandangan menakjubkan karena menghadap langsung ke danau.


9. Pulau Grand Bogue Caye


Bill Gates diketahui juga memiliki pulau. Lokasinya di Republic of Belize. Pulau bernama Grand Bogue ini termasuk salah satu yang terbesar di negara Amerika Tengah tersebut dan dibeli Gates seharga USD 25 juta.


Pulau ini dikenal punya pemandangan pantai dan alam yang indah, berikut kehidupan binatang laut yang cukup menakjubkan. Jadi Bill Gates dan keluarga bisa berekreasi sepuasnya di sini.
(sumber:Detikinet)


Tag : 10 Harta yang Membuktikan Kekayaan Bill Gates

Tombol-tombol Rahasia Faceboo

Siapa tak kenal facebook? situs jejaring sosial ini memang sangat mendunia. Mungkin sebagian besar kita telah memiliki akun di facebook, atau minimal pernah mendengar namanya.

Tapi mungkin banyak dari kita yang belum tahu bahwa facebook ternyata punya tombol-tombol rahasia yang bisa memudahkan para penggunanya untuk dapat berfacebook ria.

Tentu bisa dibandingkan mana yang fungsinya lebih efisien, menekan tombol atau mengarahkan cursor untuk mengklik sesuatu. Daripada repot-repot mengarahkan cursor lebih baik menekan tombol. Alasan inilah yang memudahkan kita menggunakan jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg ini dengan lebih efektif yaitu dengan menekan tombol-tombol rahasia daripada repot mengarahkan cursor. Di bawah ini adalah tombol-tombol rahasia facebook.

shift + alt + 1 = home

shift + alt + 2 = profile

shift + alt + 3 = permintaan pertemanan

shift + alt + 4 = pesan
shift + alt + 5 = pemberitahuan

shift + alt + 6 = edit account

shift + alt + 7 = settings privasi

shift + alt + 8 = penggemar facebook

shift + alt + 9 = statement of rights and responsibilities

shift + alt + 0 = pusat bantuan
 

Segelas Susu yang Mengubah Dunia

Dulu tubuhku kecil, pendek dan kurus…
“Kamu ini mirip seperti mayat hidup!” kata teman-temanku menertawakanku. Aku memang berasal dari keluarga miskin, tunjangan susu anak yang diberikan perusahaan tempat ayahku bekerja hanya Rp. 5.000 per bulan saat itu. Tentu saja tidak cukup untuk membeli sekotak susu bubuk untuk satu bulan. Terkadang ibuku mengeluh mengenai hal ini, namun ia tetap berusaha keras membantu ayah mencari nafkah.

“Apapun yang Terjadi, Kamu Harus Tetap Minum Susu!”

Miskin

“Apapun yang terjadi, kamu harus tetap minum susu, nak supaya kamu tumbuh kuat dan cerdas!” kata ibuku sambil menitikkan air mata. Aku tahu betapa beratnya hidup dengan penghasilan ayah yang pas-pasan, namun kami terus berjuang untuk menyambung hidup, hari demi hari bahkan detik demi detik begitu berharga. Beruntung badai perlahan-lahan berlalu, ayahku mendapatkan beasiswa S2 ke Amerika Serikat. Di sana ayah dan ibu bekerja paruh waktu dan kehidupan kami mulai membaik. Harga susu di Amerika juga tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan harga susu di Indonesia, di sekolah juga ada program pemerintah: “GRATIS Segelas Susu Setiap Hari”, aku menjadi terbiasa minum susu seperti  minum air. Tubuhku berangsur-angsur berubah menjadi kuat, besar dan tegap! Suatu perubahan yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya.
Ketika aku masih kecil, aku benar-benar terinspirasi dengan kisah masa kecil Thomas Alva Edison. Ia juga sama sepertiku, kurus, sakit-sakitan dan juga tidak cerdas. Bahkan guru TK Thomas menjulukinya sebagai anak yang idiot! Namun ibunya percaya bahwa dengan cinta kasih sang ibu, kesabaran serta segelas susu setiap hari anaknya, Thomas, bisa berubah menjadi pemuda yang tangguh dan brilian! Kini perusahaan yang ia dirikan, General Electric, merupakan perusahaan terbesar di dunia yang tidak hanya memproduksi lampu, namun juga pesawat terbang serta pembangkit listrik panas bumi. “Apakah kisah segelas susu yang mengubah ini bisa terjadi padaku juga?” tanyaku dalam hati saat itu
Perjalanan Mengubah Dunia

Susu
Seorang bijak berkata, “Perjalanan mengubah dunia berawal dari segelas susu…” Peran susu dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sangatlah krusial. Amerika Serikat sendiri menggelontorkan dana riset milyaran dollar untuk penemuan-penemuan di bidang invetasi susu. Hal ini pula yang menjadi latar belakang peraih hadiah nobel dunia, 50%-nya berasal dari Amerika Serikat! Lantas bagaimana dengan di Indonesia? Apa sebenarnya yang menjadi akar permasalahan kesehatan ibu? Apa korelasi kesehatan ibu dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia yang merosot ke peringkat 124, jauh tertinggal dari negara terdekat Singapura (26), Brunei (33), Malaysia (61) dan Filipina (112)? Bagaimana kita menyikapinya? Artikel VOA menyebutkan bahwa “Banyak Kasus Kematian Ibu Melahirkan Bisa Dicegah.” Bagaimana cara mencegahnya? Mari kita simak ulasan berikut:
Ketika Nyawa Ibu di Indonesia Tidak Lagi Berharga…
Kita tentu masih ingat lagu Kasih Ibu yang begitu indah kita nyanyikan ketika masih anak-anak. Kasih ibu memang tak terhingga namun nasibnya sungguh tragis. Data United Nations Development Programme (UNDP) menyebutkan bahwa dari 5.000.000 kelahiran yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya, diperkirakan 20.000 ibu meninggal akibat komplikasi kehamilan atau persalinan.Rasio kematian ibu melahirkan di Indonesia merupakan yang tertinggi di ASEAN, yaitu 1 dari 65. Rasio ini sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga, Thailand, yang hanya memiliki rasio ibu meninggal 1 dari 1.100. Itu berarti setiap tahunnya di Indonesia ada 20.000 anak piatu yang terlahir tanpa pernah merasakan air susu ibu serta kasih sayang ibu kandungnya. Apakah yang menjadi penyebab tingginya AKI di Indonesia?
1. Pendidikan Ibu Sangat Vital Bagi Kesehatan Anak

Penyerapan informasi yang beragam dan berbeda sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan seorang ibu. Latar pendendidikan formal serta informal akan sangat berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan para ibu mulai dari segi pikiran, perasaan maupun tindakannya. Semakin tinggi tingkat pendidikan seorang ibu, maka akan semakin tinggi pula kemampuan dasar yang dimiliki ibu dalam merawat anaknya mulai dari proses kehamilan hingga pemberian Air Susu Ibu (ASI). Tingkat pendidikan dapat mendasari sikap seorang ibu dalam menyerap dan mengubah sistem informasi tentang ASI. Dimana ASI merupakan makanan utama dan terbaik untuk bayi usia 0-2 tahun.

2. Lebih dari 33% Ibu di Indonesia Tidak Tamat SD

Angka Kematian Ibu yang begitu tinggi salah satunya karena tingkat pendidikan para ibu di Indonesia yang masih sangat rendah. Jika kita melihat dari jenjang pendidikan, data Badan Pusat Statistik tahun 2010 menyatakan bahwa mayoritas ibu di Indonesia tidak memiliki ijazah SD, yakni sebesar 33,34 persen. Selanjutnya sebanyak 30,16% ibu hanya memiliki ijazah SD atau sederajat. Dan hanya terdapat 16,78% ibu yang berpendidikan setara SMA. Hanya 7,07% ibu yang berpendidikan perguruan tinggi. Hmm… pantas saja tingkat kematian ibu serta gizi bayi di Indonesia begitu buruk. Mau tidak mau cara paling struktural untuk membenahi kesehatan para ibu dan anaknya adalah dengan memberi mereka pendidikan yang layak terlebih dahulu. Bagaimana mungkin seorang ibu bisa mengetahui nutrisi yang mereka butuhkan selama masa kehamilan jika sama sekali tak pernah mendengar nama asam folat dan kolin? Padahal keduanya sangat vital pada masa kehamilan sang ibu. Tentunya pelajaran Biologi dan Kimia di sekolah perlu lebih mengedepankan nilai-nilai yang mempersiapkan calon-calon ibu di masa depan dengan mantap.
3. TV Memiliki Peran Kunci Mencerdaskan Para Ibu

Televisi merupakan tontonan favorit para ibu mulai dari kota besar hingga desa terpencil. Program TV belakangan ini banyak dicerca masyrakat karena hanya memberikan program hiburan hura-hura serta sinetron tak bermutu. Padahal jika para pemiliki stasiun TV mau lebih arif dan memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi, TV bisa memilki peran kunci dalam mencerdaskan para ibu. Ada baiknya Kementrian Kesehatan bersama sektor swasta memberikan program-program TV yang edukatif untuk para ibu mengenai nutrisi, pentingnya ASI eksklusif, serta kesehatan ibu dan anak. Pendidikan yang edukatif ini tentu bisa pula dikemas dalam bentuk sinetron berkualitas sehingga akan ditonton terus oleh para ibu setiap hari. Apakah ada pihak stasiun TV yang tergerak hatinya untuk mencerdaskan pengetahuan para ibu? Semoga…

4. Minimnya Tenaga Bidan & Dokter di Daerah

Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia, Harni Koesno, mengakui bahwa bidan tidak bisa menjangkau seluruh ibu di daerah, utamanya di daerah terpencil. Karenanya, tidak heran jika ada persalinan yang hanya ditangani oleh dukun bayi. Saat ini jumlah bidan baru sekitar 200 ribu. Itupun sebagian besar ada di Jawa dan Sumatra. Sedangkan total dukun bayi di Indonesia saat ini mencapai 114.290. Tentunya akan sangat masif jika Sekolah Kebidanan mau memberikan pelatihan serta kemitraan dengan para dukun bayi agar bisa menggantikan sementara peran para bidan. Kabar baiknya, saat ini sudah ada 70.783 dukun bayi yang mau bermitra dengan bidan. Ke depannya diharapkan banyak pihak swasta yang mau terlibat membangun sekolah-sekolah kebidanan di daerah-daerah terpencil. Selain membuka lapangan kerja yang lebih luas, tentunya hal ini akan secara masif meningkatkan kesehatan ibu hamil dan menyusui. Siapa yang tertarik? Mari kita bangun sekolah kebidanan dengan biaya terjangkau di seluruh pelosok Indonesia.
5. Jampersal Bisa Menjadi Bagian dari Solusi

Jaminan Persalinan (Jampersal) bisa menyelamatkan nyawa banyak ibu di Indonesia. Tahun 2012 ini pemerintah menganggarkan Rp 922,7 miliar untuk 2,8 juta ibu. Dengan Jampersal, maka proses persalinan dan setelah melahirkan menjadi lebih terpantau sehingga mengurangi resiko ibu meninggal. Jampersal bisa memberikan pelayanan cuma-cuma bagi ibu melahirkan lengkap dengan pelayanan pemeriksaan kehamilan (ANC) dan pelayanan kesehatan pasca melahirkan. Ini merupakan solusi yang cukup efektif untuk masa mendatang bagi para ibu. Jampersal diharapkab bisa menjadi bagian dari solusi kesehatan ibu dan anak.
6. Kota Solo Mencatat Prestasi Mengagumkan Kesehatan Ibu dan Anak

Tak habis rasanya decak kagum yang kita berikan kepada Walikota Solo, Joko Widodo. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik Indonesia, ratusan ibu lulus sekolah kehamilan.Selama sekolah khusus ibu hamil, para bunda tidak hanya diajarkan secara teori menjaga kehamilan saja, namun juga pasca kelahiran. Para bunda diberitahu juga secara praktek cara bagaimana menjaga kondisi tubuh menjelang atau sesudah kelahiran, senam hamil, proses persalinan, cara memberikan ASI ekslusif bagi bayi, menjaga asupan gizi ibu menyusui maupun bayi, serta cara menyusui bayi yang benar. Tentu semua ini merupakan ilmu yang sangat penting dan berharga yang wajib diketahui oleh para ibu hamil. Pelatihan ibu hamil ini sangat perlu untuk diadakan di kota-kota lain. Tentunya jika ada donatur yang bersedia membantu, pelatihan seperti ini bisa dibuatkan juga dalam bentuk multimedia, aplikasi handphone, online learning serta video pembelajarannya. Dengan bekal yang memadai nantinya para ibu hamil akan jauh lebih siap menghadapi kelahiran anaknya.

7. Satu dari Sepuluh Kehamilan Ternyata Tidak Diinginkan

Survei membuktikan bahwa 1 dari 10 kehamilan yang terjadi sebenarnya tidak diinginkan oleh sang ibu. Oleh karena itu, BKKBN dan TNI telah menjalin kerjasama untuk mensosialisasikan pentingnya alat kontrasepsi. Saat ini secara nasional rasio ketersediaam alat kontrasepsi hanya 61,7%. Sulit sekali mendapatkan alat kontrasepsi di daerah terpencil. Bahkan banyak masyarakat daerah yang belum pernah mendengar sama sekali apa itu alat kontrasepsi. Banyak pula terjadi di daerah bahwa gadis muda yang baru berusia 17-18 tahun sudah harus menanggung beban tanggung jawab yang sangat serius sebagai seorang ibu. Menjadi seorang ibu perlu persiapan, pengetahuan serta kesiapan mental yang matang oleh karena itu sangat penting para wanita tidak menikah di usia yang terlalu muda.

8. Target MDG 2015 Mustahil Tercapai Jika Kita Tak Berperan Serta!

Pada survei tahun 2007, angka kematian ibu mencapai 228 per 100 ribu. Artinya, dalam 100 ribu ibu terdapat 228 ibu yang meninggal dunia karena melahirkan. Padahal target Millenium Development Goals (MDG) tahun 2015 adalah 102 per 100 ribu. Salah satu target MDG untuk 2015 adalah mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan 1990-2015. Target MDG untuk menurunkan rasio AKI menjadi 102 setiap 100.000 kelahiran adalah hal yang mustahil! Sungguh menyedihkan jika kita melihat data 5 tahun terakhir yang menyatakan bahwa AKI 5 tahun terakhir tidak mengalami peningkatan sama sekali! Kementrian Kesehatan melansir data survei bahwa pada tahun 2007 lalu AKI berada di angka 228, di tahun 2008 AKI sempat turun tipis menjadi 226 namun ternyata padatahun 2010 kemarin angka kematian ibu justru merosot jauh ke angka 390! Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jendral Nutrisi dan Kesehatan Ibu & Anak mengakui bahwa penurunan AKI sangat lamban dan di luar target yang seharusnya. Beliau mengakui target AKI 102 mustahil tercapai. Lantas di mana pemerintah selama ini? Di mana negara? Betapa murahnya nyawa seorang ibu di negeri ini? Apakah lantas kita sebagai warga negara berdiam diri? Jika tidak ada ibu di dunia ini maka kita tidak akan lahir. Marilah menjadi bagian dari solusi kesehatan ibu, mari kita bergerak bersama!
Perbaikan Kesehatan Ibu Mengantar Cina Menjadi Kekuatan Ekonomi Nomor 2 di Dunia


Sepuluh tahun yang lalu, Cina hanyalah negara miskin dan terbelakang dan hal pertama yang dilakukan oleh pemerintah Cina untuk mengatasi hal ini adalah dengan memprioritaskan kesehatan ibu dan anak. Ibu adalah pilar penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Di saat seorang ayah harus bekerja dari pagi hingga malam hari, hanya sang ibulah yang ada di sisi sang anak pada masa awal-awal pertumbuhannya. Ibu yang tidak memiliki pengetahuan dan pendidikan yang baik pada akhirnya hanya akan membesarkan anak secara serampangan. Jauh sebelum pemerintah Cina membangun kereta supercepat, bendungan superbesar serta jembatan superpanjang, mereka terlebih dahulu menginvestasikan dana milyaran yuan untuk pendidikan dan kesehatan para ibu! Kini kesehatan ibu di Cina telah berhasil menunjukkan hasil yang sangat signifikan dalam 10 tahun terakhir.

Angka Kematian Ibu di Cina hanya 26 dari 100.000!

Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, 1,3 milyar penduduk, Cina mencatat sejarah emas. Angka kematian ibu ditekan drastis hingga 26 setiap 100.000 persalinan. Menteri Kesehatan Cina, Chen Zhu, mengakui bahwa Cina sudah mencapai sasaran MDG jauh sebelum tahun 2015. Hasil-hasil yang telah dicapai Cina telah berhasil mendapatkan ratusan penghargaan di tingkat dunia. Seharusnya Indonesia yang hanya memiliki jumlah seperenam dari penduduk Cina malu! Jauh sebelum Indonesia membangun jembatan Suramadu dan jembatan Selat Sunda, harusnya pemerintah menginvestasikan dulu dana ratusan triliun untuk pendidikan dan kesehatan ibu. Pantaslah jika pertengahan tahun 2011 lalu seperti kita ketahui bersama, Cina resmi menyodok Jepang sebagai kekuatan ekonomi nomor 2 di dunia. Cina adalah bukti nyata bahwa kesehatan ibu adalah kunci kemakmuran suatu negara!
 

Beginilah Gaya Dandanan Siswi SD Jepang

http://asalasah.blogspot.com/
Gaya Dandanan Siswi SD Jepang

http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
http://asalasah.blogspot.com/
Sumber : cgeatpe

Iran Akan Menduplikat Pesawat Sentinel AS

Seorang komandan senior dari Korps Pengawal Revolusi Islam (Pasdaran) mengatakan Iran telah memperoleh informasi yang cukup dari pesawat tanpa awak AS yang berhasil ditangkap tahun lalu untuk menduplikasinya.



"Pesawat tanpa awak RQ-170 Amerika tidak diragukan lagi akan diduplikasi," kata Panglima Divisi Aerospace Pasdaran Brigjen Amir Ali Hajizadeh, Selasa.

Seraya menepis klaim media asing tentang ketidakmampuan Iran untuk memecahkan kode informasi pesawat tanpa awak itu, Hajizadeh mengatakan, Republik Islam telah membuktikan kehebatannya dengan mengirimkan kode yang membuat pesawat tanpa awak itu mendarat di wilayah Iran.

"Yang penting adalah bahwa ratusan teknologi telah digunakan dalam setiap pesawat mata-mata ini yang masing-masing sangat penting secara operasional, informasi, dan teknologi dan kami telah mendapatkan informasi yang musuh tidak ingin kami memilikinya," tambahnya.




Menanggapi pertanyaan apakah Iran akan menjual informasi atau teknologi pesawat tersebut ke sejumlah negara seperti Rusia, Hajizadeh menyatakan bahwa keputusan dalam hal ini akan diambil di tingkat yang lebih tinggi dari pemerintah Iran.

Pada 1 Juli, Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi mengatakan negara itu telah memperoleh informasi teknis baru dari pesawat tanpa awak AS atau yang disebut dengan Sentinel.

Dikatakannya, "Proses pengambilan detail dan spesifikasi teknis dari RQ-170 berjalan normal, dan kami telah mencapai prestasi baru dalam hal ini, namun kami tidak berniat untuk mempublikasikannya."

RQ-170 Sentinel ditembak jatuh dengan kerusakan minimal oleh unit perang elektronik Angkatan Darat Iran, Minggu 4 Desember 2011 ketika terbang di atas kota Kashmar, sekitar 140 mil (225km) dari perbatasan Afghanistan.

Setelah berhasil mengamankan pesawat tersebut, Iran mengumumkan akan melakukan reverse engineering pada RQ-170 Sentinel, yang didesain mirip pesawat pembom Angkatan Udara AS B-2 stealth.

RQ-170 adalah pesawat siluman tanpa awak yang dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan Lockheed Martin.

Pesawat tersebut merupakan pesawat mata-mata tercanggih Amerika. Jatuhnya Penangkapan pesawat tersebut oleh pasukan Iran dinilai sangat memalukan bagi Washington.


Sumber : Irib

EADS dan Albatross Aviation Jajaki Kerjasama dengan PT DI

Komponen sayap pesawat (IOFLE) yang dipesan untuk pesawat AIRBUS A380 seri terbaru di PT Dirgantara Indonesia (photo : Antara)
Konsorsium Eropa Jajak Kerja Sama dengan PT DI
Bandung, (ANTARA) - PT Dirgantara Indonesia (Persero) dan konsorsium industri dirgantara Eropa, EADS, sedang menjajaki peningkatan kerja sama untuk menjadikan industri dirgantara kebanggaan bangsa ini sebagai pemasok komponen skala besar.
"Kami melihat itu sebagai tantangan, peluang bisnis besar yang harus diambil," kata Asisten Dirut PTDI Bidang Sistem Manajemen Mutu Perusahaan yang merangkap Pembina Komunikasi Perusahaan, Sonny Saleh Ibrahim, di Bandung, Rabu.
EADS (European Aeronautic Defence and Space Company) adalah perusahaan industri dirgantara Eropa hasil penggabungan dari Arospatiale-Matra (Perancis), Dornier GmbH dan DaimlerChrysler Aerospace AG (DASA) dari Jerman, dan Construcciones Aeronuticas SA (CASA) dari Spanyol.
Sonny mengatakan EADS saat ini sedang melaksanakan program regionalisasi industrinya dengan sasaran sampai 50 persen pembuatan komponen-komponen produknya dilakukan langsung di kawasan pemasaran. Untuk Asia-Pasifik, EADS mempertimbangkan PTDI.
EADS sudah yakin akan kompetensi kami karena jalinan kerjasama yang sudah berjalan 35 tahun terakhir, kata Sonny dengan menambahkan saat ini saja PTDI sudah sibuk melakukan pengiriman komponen-komponen kebutuhan Airbus setiap minggunya.
Mengenai rencana peningkatan kerja sama itu, Sonny menambahkan EADS pada Senin 11 Juni lalu mengutus dua petingginya ke PTDI, Philippe Advani (Vice President Global Sourcing Network) dan Pierre Guillet (Deputy President Director for Marketing Survey).
Advani dan Pierre Guillet disertai 20 kepala perwakilan EADS dari berbagai negara. "Ini menunjukkan EADS serius untuk meningkatkan kerjasamanya dengan PTDI," kata Sonny yang mengungkapkan kini PTDI sudah membuat lebih 20 jenis komponen dan berusaha meningkatkannya menjadi 60 komponen.
Rombongan diterima Andi Alisjahbana, Direktur Aerostructures, Budiman Saleh, Direktur Aircraft Integration dan Dita Ardonni Jafri, Direktur Teknologi dan Pengembangan. Mereka diajak melihat fasilitas dan kapabilitas PTDI mengerjakan pembuatan komponen pesawat CN235 dan berbagai komponen pesanan Airbus.
Dengan pihak EADS, PTDI saat ini mengerjakan komponen-komponen pesawat-pesawat unggulannya. Dalam proyek A-380, PTDI sebagai pemasok tunggal untuk komponen pentingnya Inboard Outer Fixed Leading Edge (IOFLE) yang merupakan bagian akar dari sayapnya, dan A-380 tidak akan bisa terbang tanpa komponen buatan PTDI ini.
Komponen IOFLE ini dikerjakan PTDI sesuai dengan kontrak yang telah dibuat antara PTDI pada tahun 2002 untuk 300 pengiriman. Saat ini, PTDI telah mengapalkan 125 kiriman setara dengan 36 persen dari jumlah kontrak. Target rencana pengiriman 36 set per tahun.
Dalam proyek A-320/A-321, PTDI bahkan selain membuat (manufacturing) juga perakitan (assembling) untuk D-Nose, Pylon dan Leading Edge yang telah dilakukan kontrak kerjasamanya pada tahun 2005 dan berakhir pada tahun 2015 dengan pengiriman komponen sebanyak 365 set per tahun.
Dalam proyek pesawat penumpang masa depan A-350, PTDI mengerjakan komponen untuk Root End Fillet Fairing (REFF) untuk pemesanan sebanyak 805 total pengiriman dengan perencanaan pengiriman 51 set per tahunnya. Kontrak kerjasama telah dilakukan PTDI dengan Spirit AeroSystem , Inggris, sejak tahun 2010.
Khusus untuk Airbus A350, PTDI juga sudah mendapatkan pekerjaan rancang bangun (engineering-designing).
Albatross Aviation Swiss
 
Pengalaman yang dipunyai oleh Albatross Aviation yang dapat diaplikasikan di Indonesia adalah perawatan helikopter Bell 412, Mi-2, Mi-17, Mi-24/Mi-35, dan Enstrom)
Pada hari yang sama, perusahaan Albatros Aviation (Swiss) mengunjungi PTDI dan disambut Budi Wuraskito (Direktur Aerocraft Services). Albatros menjajaki PTDI sebagai mitra perawatan pesawat terbang dan mesin pesawat terbang, khususnya helikopter untuk kawasan Amerika Latin, Afrika dan Asia.
"Mereka sempat terkagum-kagum ketika meninjau fasilitas dan kapabilitas PTDI, karena kemampuan dan permesinan yang kita miliki tidak seperti yang pernah terbayangkan sebelumnya akan sebesar yang mereka saksikan sendiri," kata Sonny.
Sumber : Defense Studies

10 Catatan Memalukan Timnas Indonesia Sepanjang Sejarah



Sepuluh. Angka ini mendadak tidak lepas dari benak pikiran serta ramai menjadi pembahasan penggemar sepakbola tanah air. Pasalnya, telah tercipta sejarah yang sayangnya merupakan peristiwa memalukan bagi timnas Indonesia. Pada laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, Indonesia ditelan tuan rumah Bahrain, 10-0.

Sepuluh gol tercipta ke dalam gawang Andi Muhammad Guntur. Seakan kian melengkapi penderitaan, Samsidar menerima kartu merah pada menit ketiga pertandingan, menyusul kartu merah kepada pelatih Aji Santoso, dan empat kali hukuman penalti yang dijatuhkan wasit Andre El Haddad asal Libanon. Sejarah juga mencatat, tidak ada tim lain setelah Brighton & Hove Albion pada Maret 1989 yang menerima empat hukuman penalti sekaligus pada satu pertandingan.

Saya mencoba merangkum sepuluh hasil pertandingan terburuk yang pernah dialami Indonesia sepanjang sejarah. Definisi "terburuk" tidak mesti berarti kekalahan dengan skor besar, tetapi juga hasil-hasil mengejutkan dan di luar dugaan yang mencegah terwujudnya mimpi Indonesia untuk berprestasi. Sepuluh pertandingan ini juga dipilih berdasarkan dampaknya terhadap perkembangan sepakbola tanah air secara keseluruhan. Dengan demikian, kekalahan 7-1 dari Uruguay, misalnya, pada laga ujicoba tidak masuk dalam catatan.

1. Mogok di debut regional, vs Thailand 1-1, SEA Games 1977



Untuk kali pertama Indonesia berpartisipasi di pesta olahraga negara Asia Tenggara, SEA Games. Di cabang sepakbola, Indonesia disematkan status favorit karena sudah langganan tampil di turnamen antarnegara seperti Merdeka Games, Piala Raja Thailand, atau Piala Presiden Korea Selatan. Status favorit kian lantang ketika Indonesia mampu mengalahkan tuan rumah Malaysia 2-1 pada laga debut SEA Games. Setelah laga itu, skuad Indonesia menuding kubu tuan rumah menerapkan strategi tidak sportif dengan jadwal ketat. Puncaknya terjadi ketika di laga semi-final Indonesia memprotes kepemimpinan wasit Othman Omar, asal Malaysia, yang dianggap berat sebelah. Pemain Indonesia berkelahi dengan Thailand dan wasit menghentikan pertandingan pada menit ke-60 pada kedudukan 1-1. Indonesia menolak melanjutkan laga sehingga panitia memberikan kemenangan kepada Thailand. Indonesia pun melanjutkan protes dengan mogok bertanding pada pertandingan perebutan medali perunggu melawan Burma.

2. Super-Mokh membungkam Senayan, vs Malaysia 0-1, SEA Games 1979



Setelah kasus mogok pada partisipasi debut, Indonesia berhasil melaju ke babak puncak SEA Games 1979 yang digelar di kandang sendiri. Ratusan ribu pasang mata memadati Senayan berharap Indonesia mampu melengkapi gelar juara umum dengan medali emas cabang primadona, sepakbola. Apalagi musuh di laga puncak adalah seteru abadi, Malaysia. Harapan masyarakat Indonesia musnah di kaki penyerang legendaris Harimau Malaya, Mokhtar Dahari. Memanfaatkan kecerobohan Ronny Pattinasarany, pemain berjuluk Super-Mokh itu berhasil membobol gawang Ronny Paslah pada menit ke-21. Indonesia gagal membalas sepanjang sisa pertandingan dan rivalitas dua negara tetangga ini pun kian dalam.


3. Raksasa melawan liliput, vs Fiji 3-3, Kualifikasi Piala Dunia 1982





Indonesia tak mampu mengalahkan Fiji, negara seukuran provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam dua pertemuan pada kualifikasi Piala Dunia 1982. Tergabung di Sub Grup A kualifikasi Piala Dunia 1982 bersama Selandia Baru, Australia, Taiwan, dan Fiji, Indonesia nyaris saja terhempas menjadi juru kunci. Hasil buruk dibukukan pada empat laga pertama ketika dibekuk Selandia Baru 2-0 dan 5-0, kandang dan tandang, menyerah 2-0 dari Australia di Melbourne, dan bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Fiji. PSSI memutuskan mengganti pelatih Harry Tjong dengan Endang Witarsa. Di Senayan, dua hari sebelum melawan Fiji, seperti dilansir Tempo, manajer Syarnoebi Said akan menyuruh pemain Indonesia bersumpah guna menepis kecurigaan kemungkinan disuap. Di lapangan, Indonesia sempat unggul 3-1 sebelum akhirnya disamakan 3-3 oleh Fiji hingga pertandingan berakhir. Beruntung Indonesia selamat dari posisi juru kunci setelah menaklukkan Australia 1-0 pada laga pamungkas yang sudah tidak menentukan.

4. Antiklimaks Garuda 1, vs Thailand 0-7, SEA Games 1985



Hanya empat bulan setelah sukses menjuarai Sub Grup B kualifikasi Piala Dunia 1986 dan hanya kalah dari Korea Selatan yang lolos ke Meksiko, Indonesia tidak tampil dengan standar yang sama di SEA Games di Thailand. Padahal Indonesia tampil dengan sisa-sisa skuad Garuda 1 yang berlatih khusus di Brasil. Bedanya, Bertje Matulapelwa ditunjuk menjadi pelatih menggantikan Sinyo Aliandoe. Pada partisipasi kali ini, Indonesia hanya mampu bermain imbang sekali dalam empat pertandingan. Puncaknya adalah kekalahan telak 7-0 dari tuan rumah Thailand di semi-final. Usai SEA Games, Bertje tetap dipercaya PSSI menangani timnas. Seperti diketahui, Bertje kemudian sukses membawa Indonesia menempati peringkat keempat Asian Games 1986. Kegagalan SEA Games rupanya menjadi pelecut Indonesia untuk melaju jauh di Asian Games dan kemudian sukses menjuarai SEA Games 1987 yang digelar di Jakarta.


5. Gol bunuh diri Mursyid Effendy, vs Thailand 2-3, Piala Tiger 1998

Untuk menghindari tuan rumah sekaligus favorit Vietnam di semi-final, Indonesia dan Thailand "menolak" menang pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup A. Kedua tim sudah dipastikan lolos ke semi-final, tetapi hasil imbang saja sudah cukup bagi Thailand untuk menempati posisi runner-up dan terhindar dari laga melawan Vietnam. Ketidakseriusan memuncak usai jeda. Indonesia memimpin dua kali sebelum selalu disamakan Thailand. Puncaknya, pada menit ke-90 Mursyid Effendi melesakkan bola ke dalam gawang sendiri! Thailand menang 3-2 dan berhadapan dengan Vietnam di semi-final. Ketua Umum PSSI Azwar Anas menyambut kepulangan timnas di bandara dan sambil berlinang air mata menyatakan pengunduran diri karena insiden memalukan itu. Setelahnya, Mursyid juga mendapat sanksi larangan bermain untuk timnas seumur hidup oleh FIFA.

6. Antiklimaks di Negeri Tirai Bambu, vs Cina 0-5, Piala Asia 2004

Bersama pelatih Bulgaria yang senantiasa didampingi penerjemah bahasa Indonesia, Ivan Kolev, membawa Garuda mengejutkan Asia dengan menundukkan Qatar 2-1 pada laga perdana Grup A Piala Asia 2004. Hasil tersebut menyebabkan Qatar memecat pelatih Philippe Troussier. Optimisme pun melambung karena minimal Indonesia membutuhkan satu poin tambahan melawan Cina dan Bahrain pada dua laga susulan. Nyatanya, Indonesia tampil lesu pada laga kedua menghadapi tuan rumah Cina. Alex Pulalo mendapat kartu merah pada menit ke-29 dan Garuda menyerah 5-0. Pada laga terakhir Indonesia dikalahkan Bahrain 3-1 dan gagal masuk delapan besar. Kolev kemudian tidak melanjutkan tugas sebagai pelatih dan digantikan oleh Peter Withe untuk Piala AFF tahun yang sama. Tim besutan Withe, dengan mengandalkan bintang baru seperti Boaz Solossa dan Ilham Jayakesuma, tampil mempesona di turnamen tersebut.

7. Blunder Garuda Muda, vs Suriah 0-7, kualifikasi Piala Dunia 2010

Gairah publik meningkat setelah penampilan Indonesia di Piala Asia 2007 yang terbilang memuaskan meski gagal lolos ke babak perempat-final. Semangat melaju jauh di kualifikasi Piala Dunia pun mengapung ketika berhadapan dengan Suriah di babak eliminasi. Apa lacur, 9 November, Indonesia harus mengakui keunggulan tim tamu 4-1. Merasa tak lagi punya peluang, Indonesia mengirimkan tim U-23 yang disiapkan mengikuti SEA Games 2007. Kebijakan itu terbukti menjadi blunder. Garuda Muda menyerah 7-0 di Damaskus dan gagal total di Nakhon Rachasima, Thailand. Pelatih Ivan Kolev yang dipuja-puja saat Piala Asia pun sontak kehilangan kepercayaan PSSI dan digantikan dengan Benny Dollo di awal 2008.

8. Tersandung di Bukit Jalil, vs Malaysia 0-3, leg pertama final Piala AFF 2010

Sejengkal lagi perjuangan Indonesia mengakhiri puasa gelar sejak 1991 akan terwujud di Piala AFF 2010. Indonesia selalu menang dalam tiga pertandingan penyisihan grup dan dua laga semi-final melawan tim kejutan Filipina. Lawan di laga puncak adalah Malaysia, tim muda yang ditelan 5-1 pada laga pembuka di Senayan. Dengan segala sorotan dan eksploitasi terhadap tim asuhan Alfred Riedl, termasuk dengan kegiatan tim mengikuti pengajian sebelum laga final, Indonesia tersandung di Bukit Jalil. Malaysia mengejutkan dengan kemenangan 3-0 dan hasil itu hanya mampu dibalas 2-1 pada laga kedua di Senayan beberapa hari berselang. Harapan publik untuk berprestasi pun kembali pupus. Enam bulan setelah turnamen, terjadi pergantian kepemimpinan PSSI dan Riedl secara kontroversial dipecat untuk digantikan dengan Wim Rijsbergen.

9. Skandal Senayan, vs Yugoslavia Selection 2-3, Laga eksebisi

Almarhum Tony Pogacnik tercenung setiap kali ditanya wartawan tentang peristiwa memalukan yang terjadi di tengah persiapan Indonesia menghadapi Asian Games 1962 di negeri sendiri. Persiapan untuk cabang sepakbola digelar serius dengan menggelar pelatnas dan membentuk dua tim, Banteng dan Garuda. Sejumlah laga ujicoba digelar, antara lain menghadapi Torpedo Moskwa dan Yugoslavia Selection. Pada kekalahan 3-2 melawan Yugoslavia Selection disinyalir sejumlah pemain timnas menerima suap. Pogacnik bahkan sampai berlinang air mata ketika kepolisian memeriksa dan menahan beberapa pemain atas tuduhan tersebut. Pada akhirnya, Pogacnik terpaksa membentuk tim yang sama sekali baru. Di Asian Games, Indonesia gagal terbang tinggi dan tersisih di penyisihan grup.

10. Tragedi Manama, vs Bahrain 0-10, Kualifikasi Piala Dunia 2014

Terakhir, tentu saja hasil yang baru saja terjadi di pertandingan terakhir kualifikasi menuju Brasil 2014. Tak lagi punya peluang, ditambah dengan masalah dualisme kompetisi, PSSI memberangkatkan tim yang hanya diisi para pemain dari kompetisi legal. Wim Rijsbergen tidak lagi menjadi pelatih dan Aji Santoso dipercaya menukangi tim. Hasil buruk rupanya merusak laga debut Aji serta sebagian besar para pemain di ajang internasional. Kekalahan 10-0 di Manama ini merupakan yang terbesar dialami Indonesia sepanjang sejarah, melampaui rekor 9-0 ketika dikalahkan Denmark pada 1974.

Catatan hasil-hasil di atas tidak dimaksudkan untuk  menghujat, melainkan dilakukan dengan semangat pembelajaran dari  pengalaman yang sudah dialami Indonesia. Sepakbola tidak melulu soal  kemenangan, tetapi juga bagaimana caranya bangkit dari keterpurukan.
(sumber : Goal.com)