Pok-kopok


Kelawar Berkepala Manusia Menggegerkan Warga Probolinggo

Keresahan warga kampung Sumber Satu, daerah Kedopok, Kota Probolinggo selama ini akhirnya terungkap. Seekor kelawar yang diduga sebagai makhluk pesugihan bernama ‘pok-kopok’ yang kerap mencuri wang para warga itu akhirnya tertangkap.

Kelawar jadian yang memiliki bulu di bahagian tubuhnya yang berwarna oren dan bersayap hitam itu ditemui pertama kali oleh seorang penduduk bernama Akhmad (65). para penduduk yang melihat keanehan jenis kelawar itu, langsung menangkap dengan menggunakan alatan yang ada seperti jaring, kayu dan senjata tajam.

Mereka menganggap, kelawar berwarna oren agak kecokelatan itu, sebagai makhluk jadian. ini kerana mereka jarang melihat kelawar seperti itu. Selain warna tubuhnya tidak hitam seperti kelawar biasa, matanya juga berwarna merah. Kehadirannya kuat untuk mengesahkan yang ia masuk ke rumah Sudarmo tepat pada malam Jumaat Legi, hari yang suci bagi warga tertentu.

“Saya tak pernah melihat kelawar seperti ini. Ini bukan kelawar biasa, ini pasti Pok-kopok (kelawar jadian). Haiwan ini sering mencuri wang,” ujar Khofi, warga setempat.

Dengan tertangkapnya haiwan yang jarang ditemui ini, warga jalan KH Hasan Genggong Gang Bayusari VIII, agak lega. ini kerana, haiwan yang sering mencuri wang itu, telah tertangkap.

“Sebenarnya warga di sini tidak ada yang kehilangan wang. Tidak tahu kalau di daerah lain. Kebetulan kelawar ini tersasar ke sini,” ujar Miftahul Huda, tokoh pemuda setempat. Menurut Huda, setelah haiwan itu tertangkap, warga setempat menjadi ketakutan kerana takut diapa-apakan.

Untuk terus hidup, Busar meletakkan pisang di dalam balang itu untuk makanannya. “Ya, biarkan ia hidup. Kalau memang Pok-kopok ini wujud, pasti ada yang punya. Kita tunggu saja pemiliknya. Dan kalau ini kelawar biasa, apa salahnya memelihara binatang yang jarang ditemui,” tambah Huda.

Kononnya, menurut cerita warga setempat, Pok-kopok sengaja dilepaskan oleh pemiliknya untuk mencuri harta orang lain. Ia dipelihara oleh seseorang agar menjadi kaya, tanpa harus bekerja. ”Katanya kalau Pok-kopok ini ditangkap dan dibunuh, maka tuan punya juga akan ikut mati,” kata Huda, lelaki yang pernah mendalami dan pernah berguru dengan makhluk-makhluk itu.

Apakah kelawar itu pok-kopok atau bukan, masih menjadi tanda tanya, tetapi warga setempat cukup terhibur melihat haiwan itu.

Kisah Cinde Laras (Cerita Rakyat dari Jawa Timur)



Dahulu kala ada sebuah kerajaan bernama Kediri di Jawa Timur. Kerajaan itu dipimpin oleh raja bernama Raden Putra. Raden Putra kaya raya dan berkuasa. Kegemarannya menyabung ayam.
Raden Putra memiliki permaisuri dan beberapa orang selir. Seorang selirnya ingin merebut kedudukan permaisuri. Ia memfitnah permaisuri dan mengatakan bahwa permaisuri menaruh racun pada makanan raja. Sang raja murka. Tanpa berpikir panjang dan memeriksa kebenaran berita itu, ia memerintahkan prajurit untuk membawa permaisuri ke hutan dan membunuhnya.

Para prajurit membawa permaisuri ke hutan, namun mereka tidak sampai hati membunuh permaisuri yang baik hati dan bijaksana. Apalagi ia sudah mengandung. Mereka dengan berat hati meninggalkan permaisuri di hutan. Mereka menangkap seekor rusa dan membawa jantungnya kepada raja sebagai bukti bahwa mereka telah membunuh permaisuri.

Beberapa bulan kemudian permaisuri melahirkan seorang bayi laki-laki yang tampan dan sehat. Bayi itu diberi nama Cinde Laras.

Cinde Laras tumbuh menjadi anak yang kuat dan cerdas. Ia suka bermain di hutan. Pada suatu hari ia menemukan sebutir telur ayam. Cinde Laras membawa telur itu pulang dan merawatnya hingga menetaskan seekor anak ayam jantan. Anak ayam itu dengan cepat tumbuh menjadi besar.

Seperti ayahnya, Cindelaras suka menyabung ayam. Ia pergi ke desa-desa tetangga untuk menyabung ayam. Ayam jagonya sangat kuat dan selalu menang melawan ayam-ayam jago lain. Cindelaras menjadi terkenal. Semua orang mendengar cerita tentang anak laki-laki itu dan ayam jagonya.

Sang raja juga mendengar berita tentang ayam jago yang tak terkalajkan dan pemiliknya yang masih bocah. Raja mengundang Cinde Laras ke istana untuk melihat ayam jago terkenal itu bertarung.
Ketika Cinde Laras datang di istana, raja terkesiap. “Katanya anak ini  tinggal di hutan, namun tindak tanduknya seperti anak bangsawan,” pikirnya.

Raja mengajak Cinde Laras mengadu ayam. Cinde Laras mengajukan syarat, bila ia memenangkan pertandingan itu, raja harus merelakan setengah kerajaan untuk diberikan kepadanya. Raja langsung setuju. Ayam-ayam jagonya semua ayam pilihan dan dirawat dengan sangat baik. Tak mungkin ayam jago Cinde Laras bisa menang.

Raja memilih ayamnya yang terbaik untuk melawan ayam Cinde Laras, namun dengan mudah dikalahkan. Semua orang terkejut. Mereka lebih heran lagi ketika ayam Cinde Laras berkokok.

Bunyinya, “Kukuruuyuuuk...! Akulah ayam jago Cindelaras, yang hidup di hutan, tapi ia anak Raden Putra!”

Ayam itu berkokok lantang berulang-ulang. Raja sangat terkejut. Ia kemudian memanggil Cindelaras mendekat.

"Siapa namamu? Di mana rumahmu?” tanya raja.

“Nama saya Cinde Laras, yang mulia. Saya tinggal bersama ibu di hutan"

“Siapa nama ibumu?”

Cinde Laras menyebutkan nama ibunya dan raja terperanjat.

"Apakah benar ia anakku?" tanyanya dalam hati.

Raja memerintahkan prajurit untuk mengawalnya dan Cinde Laras ke rumahnya di hutan.
Di sana raja melihat seorang wanita dan langsung mengenalinya sebagai permaisuri yang dulu hendak dibunuhnya. Permaisuri menceritakan bahwa ia difitnah dan ia melahirkan Cinde Laras.

Raja sangat menyesal karena ia dulu terburu nafsu. Ia mengajak permaisuri dan Cinde Laras kembali ke istana.

Raja mengukuhkan kembali kedudukan permaisuri dan menghukum selir yang jahat itu. Setelah raja meninggal, Cinde Laras menggantikannya menjadi raja. Ia memerintah dengan adil dan bijaksana.

Gambar: http://elzhito.files.wordpress.com/2012/02/cindelaras.jpg

ANNELIESE MICHEL/EMILY ROSE


SEDIKIT FAKTA MENGENAI KES ANNELIESE MICHEL/EMILY ROSE :

☻Dia dikatakan telah dirasuk oleh 6 roh jahat yg dikenali sebagai roh² Judas Iscariot, Nero, Cain, Adolf hitler dan Valentin fleischmann (seorang paderi Perancis pada kurun ke 16) dan juga roh yg dikenali sebagai Lucifer (dikatakan sebagai syaitan).

☻Anneliese mati pada 1 Julai 1976. Dia dikatakan telah meramalkan bahawa dia akan terpisah daripada roh² jahat tersebut pada tarikh tersebut.

☻Peguambela memainkan pita rakaman asal dari proses exorcism tersebut dan ia telah mencipta sejarah sebagai bukti yang pertama seumpamanya di ketengahkan dalam sebuah perbicaraan. Pita rakaman tersebut juga digunakan dalam filem Emily Rose.

☻Sebelum perbicaraan tersebut ibubapa Anneliese telah meminta agar kubur Anneliese di gali semula berikutan pesanan yg diterima dari seorang rahib Carmelite dari daerah selatan Bavaria yang menyatakan dia telah mendapat visi yang menunjukkan bahawa mayat Anneliese masih berada dalam keadaan sempurna dan Anneliese adalah seorang malaikat dan utusan. Setelah 2 tahun ditanam, pada 25.2.1978, mayatnya telah digali semula tetapi ibubapa serta paderi² tersebut tidak dibenarkan melihat mayat berkenaan. Mayat tersebut dipindahkan ke dalam sebuah keranda yg lebih baik. Keadaan mayat tersebut tidak pernah didedahkan pihak berkuasa atas sebab² yang tidak dijelaskan.

Photography Effect : Membuat Efek Keren Lagi dalam 1 menit



Membuat efek-efek buat foto sebenernya gak susah.. saya nemu membuat efek dari foto yang keliatan nya biasa menjadi foto yang lumayan keren.. hanya dengan 1 menit sajah.. beneran !
Oia… Sekali lagi… saya pake adobe photoshop CS 3 yah… jadi jangan ada yang nanya lagi yah..  saya pake photoshop versi berapa :)
Langsung aja tanpa basa basi …
Buka foto yang mau diedit..
Duplikat layer background dengan menekan ctrl+J
Klik Filter > Other > High Pass
Ganti layer effect menjadi Vivid Light..
Gambar sekarang keliatan sedikit lebih tajam dan mendetail..
Klik Add New Fill or Adjusment Layer > Gradient Map
Otomatis akan terbentuk layer baru di atas layer hasil duplikat tadi.
Gradient Map yang dipake dari hitam ke putih
Duplikat lagi layer background dengan menekan CTRL + J lalu pindahkan layer hasil duplikat ke paling atas
Klik Image > adjustment layer > Shadow/Highlight
Terakhir Layer Effect ganti menjadi Overlay dan opacity jadi 80%..
hasilnya :
Kita lihat perbedaan sebelum dan sesudah  :
Selamat mencoba !








Benarkah Pluto Sebuah Planet?



Pluto dan Eris, diklasifikasi dalam kategori bernama Plutoid atau objek-objek serupa Pluto. Kredit Gambar : Mathias Pedersen
Cerita tentang Pluto dimulai ketika para astronom mencari keberadaan planet X aka sebuah planet besar yang diduga keberadaanya diluar orbit planet Neptunus. Pada saat itu para astronom yang mengamati orbit planet Uranus menduga kalau orbit planet es ini mengalami gangguan oleh planet lain selain Neptunus. Maka mulailah pencarian planet lain yang diduga memiliki massa cukup besar seperti halnya Neptunus dan Uranus.
Pluto baru ditemukan pada tahun 1930 oleh Clyde W Tombaugh pada saat melakukan survey langit di Observatorium Lowell.  Tapi sayangnya, massa Pluto terlalu kecil untuk dapat mengganggu orbit Uranus karena itu Pluto dianggap bukan Planet X. Tapi, sejak ditemukan Pluto kemudian masuk dalam jajaran planet-planet di Tata Surya.
Pada tahun 1992, ditemukan obyek-obyek kecil di luar orbit Neptunus yang kemudian dikenal sebagai Obyek Sabuk Kuiper. Sabuk Kuiper ini mirip dengan sabuk asteroid dan diisi oleh obyek-obyek kecil yang merupakan sisa-sisa pembentukan Tata Surya. Sampai hari ini sudah ditemukan lebih dari 70,000 Obyek Sabuk Kuiper.  Penemuan obyek sabuk kuiper masih belum menjadi ancaman bagi status Pluto sampai 10 tahun kemudian ketika Quaoar ditemukan. Quaoar memiliki ukuran setengah ukuran Pluto, artinya ia masih jauh lebih kecil dari Pluto. Setelah Quaoar ada juga Sedna yang kemudian menjadi obyek paling besar di Sabuk Kuiper. Tapi lagi-lagi ia masih lebih kecil dari Pluto.
Baru di tahun 2005, status Pluto sebagai planet mulai diperbincangkan ketika sebuah obyek yang seukuran Pluto bahkan sedikit lebih besar dari Pluto ditemukan. Obyek baru bernama Eris itu kemudian dimasukkan sebagai kandidat planet ke-10 setelah Pluto.  Bahkan ada yang menyebutnya planet ke-10.
Kehadiran Eris membawa perdebatan baru untuk melakukan klasifikasi ulang akan status Pluto apakah ia tetap diklasifikasikan sebagai plante bersama ke-8 planet lainnya ataukah ia lebih pantas diklasifikasikan bersama Eris dan teman-temannya sebagai planet kecil dan obyek di Sabuk Kuiper.
Maka di tahun 2006, International Astronomical Union mengeluarkan resolusi yang berisi definisi planet, yakni:
  1. Memiliki orbit yang mengitari Matahari / bintang
  2. Memiliki massa yang besar agar gravitasinya cukup besar untuk mempertahankan bentuk bola
  3. Mampu membersihkan area sekeliling orbitnya dari benda-benda kecil.
Dari definisi tersebut, Resolusi yang dikeluarkan IAU tmemberikan 3 kategori utama dalam Tata Surya :
  1. Planet : 8 obyek dari Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus,  Neptunus
  2. Planet Katai : Ceres, Pluto, Haumea, Makemake, Eris dan obyek bundar lainnya yang belum menyapu bersih lingkungan disekitar orbitnya, dan bukan merupakan satelit
  3. Benda Kecil di Tata Surya : semua obyek lain yang mengorbit Matahari.
Dengan demikian berdasarkan definisi baru Planet dari IAU, Pluto sekarang bukan lagi Planet melainkan sebuah Planet Katai, karena ia tidak memenuhi syarat ke-3 dari definisi Planet tersebut yakni area disekeliling Pluto masih belum bersih.
Apakah dengan demikian Pluto dikeluarkan dari Tata Surya? Perlu diingat para astronom bukan superman yang bisa mengeluarkan sebuah obyek dari Tata Surya. Yang dilakukan hanya melakukan katalog ulang dan menggolongkan Pluto sebagai Planet Kecil bersama rekan-rekannya yang seukuran.








Yang Nggak Boleh Dilakukan Pemain Bola



Pemain-pemain sukses dunia nggak ngeraih prestasinya secara instan. Mereka harus berjuang dari bawah. Nah, untuk ngeraih sukses kita nggak boleh sembarangan. Harus pandai-pandai memilah, mana yang harus dilakuin dan mana yang nggak. Nah, ini yang nggak boleh:
1.   Moody-an
Bayangin aja kalo situasinya begini:
Pelatih: Hari ini kamu jadi starter, ya!,
Messi: Duh, maap coach! Hari ini saya lagi nggak mood main bola. Saya pengen leyeh-leyeh aja di kosan sambil baca Skripshit-nya Alit!
Ane yakin abis itu pelatihnya bakal lari-lari nyari jurang. Jurang mana juraaaaaangg????

2.   
Melankolis
Gampang sedih, gampang nangis, gampang terharu. Manusiawi, sih. Tapi kalo lagi di lapangan? Nih, bayangin:
Pelatih: Hari ini kamu harus nyetak gol, nggak bisa nggak!
Wayne Rooney: tapi coach………aku orangnya nggak tegaan. Ntar kalo kipernya sedih gimanaaaaaa? L
ane yakin abis itu si pelatih buru-buru beli pistol buat bunuh diri!

3.   
Sopan
Bakal repot banget nih kalo ada pemain bola yang sopan banget. Dikit-dikit permisi, dikit-dikit minta izin, nggak mau jalan di depan maunya di belakang karena takut dibilang lancang. Ini pemain bola apa pembantu baru? Bayangin nih ya:
Cristiano Ronaldo: (di depan gawang) Maaf, ya, bro. Gua mau ngejebolin gawang lo. Nggak apa-apa kan? Duh, maaf banget, ya, tapi gua harus ngelakuin ini. Sorry, ya, bro..
Iker Casillas: (nangis)
Penonton pun bubar sambil ngelempar galon ke lapangan!

4.   
Hobi Nonton Bola
Kenapa nggak boleh? Lah, kalo dia hobi nonton bola trus siapa yang mainnnn? Menurut nganaaaaaa?








Indonesia,masuk negara tergelap didunia



Dari daerah paling gemerlap hingga wilayah paling gelap di muka bumi. Hasil citra satelit menunjukkan peta penggunaan listrik dan konsumsi energi. Indonesia bersama negara dunia ketiga lainnya tertutup kegelapan.

Peta ini dibuat oleh ilmuwan Felix Pharand-DeschÍnes menggunakan data yang dikumpulkan dari citra satelit. Menurut  Daily Mail, dia ingin membandingkan negara maju dengan dunia ketiga.

Negara dunia ketiga di Afrika, Amerika Selatan, dan sebagian besar wilayah Asia tampak tertutup kegelapan. Di benua Asia, Jepang menjadi negara yang paling berkilau. Di pusat benua Asia, India, dan Australia jarang terlihat cahaya. Di Afrika, titik-titik cahaya hanya banyak terlihat dari Kairo hingga Nil di Mesir. 

Di Indonesia, titik cahaya paling banyak terpusat di Pulau Jawa. Sementara, wilayah Timur Indonesia dikuasai kegelapan. Konsumsi energi di Indonesia tampak tidak merata. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara Barat yang tampak berkilauan karena banyak mengonsumsi energi. 

Pada malam hari, London menjadi kota yang paling mengkilap dengan taburan titik cahaya pada peta. Bahkan, konsumsi energi London dapat menyalakan lampu di Irlandia hingga menjadi pertunjukkan cahaya. 

Setiap tahun London mengonsumsi energi 150.000 gigawatt per jam. Konsumsi energi ibukota Inggris ini sama dengan konsumsi seluruh negara Portugal dan Yunani. Pihak yang melakukan kampanye penghematan telah memperingatkan bahwa 50 persen populasi Inggris tidak akan bisa melihat bintang pada langit malam karena "dikotori" polusi cahaya ini.   

Citra satelit menunjukkan Inggris dan negara lain di benua Eropa, seperti Paris dan Moskow, banyak mengonsumsi listrik untuk penerangan pada malam hari. Beberapa kota besar menghabiskan energi yang jauh lebih besar sehingga dari angkasa tampak gemerlap.
Amerika Serikat juga boros dalam penggunaan listrik. Wilayah timur di Houston, Texas, dan San Francisco, serta Los Angeles pada wilayah barat menunjukkan polusi cahaya parah. 

Peta dunia yang cantik berkilauan ini menunjukkan bangsa Barat bersalah karena membuang-buang energi. Wilayah ini menimbulkan polusi cahaya dalam skala yang mengejutkan.
Peta konsumsi energi listrik dunia
Secara global, citra satelit ini menunjukkan negara Barat membuang-buang energi sementara wilayah lain berada dalam kegelapan. Ini menunjukkan negara maju yang kaya mengonsumsi energi jauh lebih banyak dibanding negara berkembang. Negara Barat memberikan kontribusi terbesar dalam polusi cahaya.








171 Tewas, Putin Nyatakan Berkabung Nasional



171 Tewas, Putin Nyatakan Berkabung Nasional
AFP
 


Presiden Russia, Vladimir Putin, mengumumkan hari berkabung nasional di hari ini, Senin (9/7/2012), setelah banjir bandang menerjang wilayah selatan Russia dalam beberapa hari terakhir menewaskan sebanyak 171 orang.

Hari berkabung nasional itu, juga mengenang 14 warga Rusia yang tewas dalam sebuah kecelakaan bus, di Ukraina, di hari Sabtu. Bus itu terjungkal masuk ke dalam selokan, ketika dalam perjalanan menuju sebuah biara.

Namun jumlah korban lebih tinggi, terjadi dalam peristiwa banjir bandang di wilayah Krasnodar Rusia dekat Laut Hitam, dalam beberapa hari terakhir. Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan banjir itu telah menewaskan sebanyak 171 orang.

Sebagian besar korban yang berjumlah 159 orang, menurut Kementerian Dalam Negeri Russia ditemukan di sekitar Kota Krymsk, sebuah kota yang ditinggali oleh 57 ribu orang.
Menurut keterangan sejumlah penduduk, hujan deras melanda selama beberapa hari terakhir dan memicu naiknya permukaan laut hingga tujuh meter, dan membanjiri rumah penduduk, di hari Jumat pekan lalu.

Sementara 10 orang korban lainnya, ditemukan di Kabupaten Gelendzhik dan dua orang di Pelabuhan Laut Hitam, Novorossiysk.
Banjir besar itu, juga mengakibatkan sebanyak 20 ribu orang warga Russia, mengungsi dari rumah mereka.

Pemerintah Russia, telah mengucurkan uang sebesar 304 US Dollar, untuk setiap kepala rumah tangga, yang rumah mereka hancur diterjang banjir bandang.
Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS), menyatakan siap memberikan bantuan dalam proses pemulihan pascabanjir Russia. (cnn)








Puisi Cinta Kasih Yang Pergi Kasih Yang Pergi





Kasih, ,
Malam ini kuukir seuntai harapan dan doa
Semoga hubungan yang kita bina selama ini
Kekal dan abadi untuk selamanya

Kasih, ,
Seandainya engkau mengerti
Hati dan perasaan ku
Sudikah engkau Menerima cintaku

Kasih, ,
Betapa aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku
Aku akan selalu mencintaimu
Ingatlah aku akan selalu mengiringimu
Saat dirimu beranjak pergi

Sadarkan bahwa doaku selalu mengiringimu
Saat dirimu mendengar kicauan burung
Itulah salam rinduku buatmu
Aku ingin kalau separuh jiwamu ada bersamaku
Karena itu aku merasa kau selalu ada dihatiku

Dan aku juga ingin kalau separuh nafasmu ada bersamaku
Karena separuh dari nafasmu adalah udara bagiku
Tawa dan senyummu adalah semangat untuk aku hidup
Tiap untaian kata yang kutulis ini
Adalah bias dari rasa sayangku padamu
Tiap bait puisi yang aku gubah
Adalah getar nuraniku

Yang dalam tiap bait syair yang aku senandungkan
Dimalam-malam saat menemani kita dalam kerinduan
Bertukar cerita, berbagi rasa
Tetapi sayang semilir menerbangkan semua kenangan itu
Cinta sang kekasih memang akan terus mengalir
Seperti air yang mengalir disetiap sudut hati
Akan terus mengalir dan mengalir








Tips Mengembalikan Rasa Percaya Diri Usai Putus Cinta



[imagetag]
Mungkin Anda sudah membangun mimpi-mimpi tentang kehidupan asmara yang lebih serius dengannya, namun tiba-tiba si dia berubah dan memutuskan hubungan asmara. Ya, putus cinta merupakan tragedi hidup yang bisa membuat Anda sangat sedih dan merana.
Apalagi yang memutuskan hubungan adalah si pria, tentu kejadian tersebut bisa sangat melukai hati Anda. Diputuskan oleh pria, bisa membuat wanita menjadi tidak percaya diri setelahnya. Hal itu karena si wanita merasa tidak layak dan tidak diinginkan lagi. Untuk mengembalikan rasa percaya diri itu lagi, simak tipsnya berikut ini.
1. Hindari Kritik
Mendengar kritikan dari orang lain bisa membuat Anda semakin terpuruk pascaputus cinta. Jadi, sebaiknya jauhi sementara orang-orang yang kerap mengeritik orang lain.
2. Cerita Kepada Orang Terdekat
Menceritakan masalah Anda kepada orang-orang terdekat yang telah dipercaya dapat membantu Anda bersemangat lagi. Anda akan mendapatkan dukungan dan solusi hidup yang berguna.
3. Penampilan Baru
Mengubah penampilan bisa menjadi salah satu trik agar kepercayaan diri meningkat lagi. Ubahlah gaya rambut Anda, belilah beberapa baju baru dan datanglah ke spa untuk melakukan scrub dan relaksasi. Dengan begitu Anda seperti ‘lahir’ kembali dengan perubahan kecil tersebut.
4. Jangan Mengasihani Diri Sendiri
Sedih sudah pasti akan dirasakan, namun jangan mengasihani diri sendiri. Anda malah akan semakin tidak percaya diri dan sulit melanjutkan hidup jika memanjakan perasaan sedih dan merana.
5. Hindari Nonton Film Drama Sedih & Mendengarkan Lagu Melankolis
Menonton film dan mendengarkan lagi melankolis hanya akan membuat Anda semakin merana. Anda pun akan menyamakan diri Anda dengan si tokoh film atau si penyanyi tersebut, padahal kisah cinta Anda tidak seberlebihan dan tidak semenyedihkan itu, namun Anda menjadi terbawa suasana. Parahnya, Anda akan semakin tidak percaya diri.








Sebuah Kisah Renungan Tentang Cinta



Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkimpoianku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.
Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!


Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”
Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”

Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Read more: http://bodrexcaem.blogspot.com/2011/12/sebuah-kisah-renungan-tentang-cinta.html#ixzz206tNycLq








OMG!!! Partikel Tuhan Terkait Kiamat?



  • detail berita










Inspirasi | Menjadi Kuat, Belajar dari Kupu-kupu




Suatu hari ada seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong. Ternyata didalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong. 

Kelihatannya, begitu sulit . . .

Si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu tersebut dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah.

Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting, membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dari sana.

Alangkah senang dan leganya si anak laki-laki tersebut. Tetapi apa yang terjadi? Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana, tetapi kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang, hanya dapart merayap.

Apa sebabnya? 

Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, yaitu pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan di dalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang.

Ttetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut, maka sayapnya tidak dapart mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat merayap.
Kadangkala niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik. Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita.

Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan ataupun rasa sayang, tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri.

Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Mematikan kreativitas, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya, mereka justru menjadi 'kuat'.

Demikian juga pada saat kita sedang harus berjuang menghadapi sesuatu yang sulit, jangan terburu-buru mengharapkan bantuan orang lain, berjuanglah dahulu dengan mengerahkan segala kemampuan kita, justru itu akan membuat diri kita kuat.

Hidup penuh dengan perjuangan yang harus kita lewati,
Supaya 'sayap' kita bisa terkembang dengan sempurna,
Untuk kita pakai 'terbang' melewati masalah kita.

Ingat! Bersama Tuhan kita sanggup lakukan perkara-perkara yang besar dan sulit.

Tuhan beserta kita,
Amiin . . .

Sumber :
ellyxmas.blogspot.com