2028 Dunia Akan Berakhir Jika Manusia TIdak Merubah Pola Hidupnya

"Tidak ada yang radikal tentang hal yang kita bicarakan," tutur jurnalis dan aktivis perubahan iklim Bill McKibben di hadapan 1.000 orang di University of California Los Angeles kemarin malam. "Orang yang radikal bekerja untuk perusahaan minyak."

2028 Dunia Akan Berakhir Jika Manusia TIdak Merubah Pola Hidupnya

Pernyataan seperti itu mungkin terdengar berlebihan bagi kebanyakan orang Amerika. Namun, siapa pun yang mengikuti penuh kuliah McKibben akan tahu dia tidak berlebihan.

McKibben berada di Los Angeles sebagai bagian dari tur nasionalnya, "Do the Math". Berdasarkan artikel terbarunya di Rolling Stone, ("Dengan Justin Bieber sebagai model sampulnya," canda McKibben) acara itu pada dasarnya adalah sebuah rangkaian kuliah yang didasarkan pada premis tunggal: perubahan iklim adalah matematika sederhana — dan hasil perhitungan tidak terlihat baik. Jika para pemimpin dunia tidak segera mengambil tindakan: "Planet ini akan hancur."


Matematika iklim, McKibben menjelaskan, bekerja seperti ini. Pemimpin dunia baru-baru ini mencapai suatu perjanjian internasional yang didasarkan pada pemahaman ilmiah bahwa kenaikan suhu global 2 derajat Celsius akan menimbulkan bencana bagi masa depan umat manusia.

Untuk mencapai temperatur global yang mengkhawatirkan itu, bumi melepaskan 565 gigaton karbon dioksida ke atmosfer. Inilah masalahnya: perusahaan bahan bakar fosil saat ini memiliki 2.795 gigaton karbon dioksida dalam cadangan bahan bakar mereka — dan bisnis mereka tergantung pada bahan bakar yang dipasarkan dan digunakan. Pada tingkat konsumsi saat ini, dunia akan melewati ambang batas 565 gigaton dalam waktu 16 tahun.

Untuk mencegah kiamat, industri yang paling menguntungkan dalam sejarah umat manusia justru perlu ditutup.

"Malam ini," kata McKibben, "kita akan mencecar industri bahan bakar fosil."

Bukan hal yang mudah. Industri minyak memberikan keuntungan tahunan sebesar $137 miliar (sekitar Rp1,3 kuadriliun) dan kekuasaan politik. McKibben mencatat, "perusahaan minyak patuh hukum karena mereka bisa mendikte hukum."

Namun, ada beberapa angka yang menguntungkan McKibben. Jajak pendapat terbaru menunjukkan 74 persen orang Amerika sekarang percaya pada perubahan iklim, dan 68 persen menganggap itu sebagai sesuatu yang berbahaya. Masalah yang dihadapi aktivis lingkungan adalah bagaimana menerjemahkan angka-angka itu menjadi tindakan nyata.

Munculah  "Do the Math."

Menggunakan popularitas McKibben sebagai seorang penulis, kegiatan kuliah diubah menjadi mesin politik. Sebelum mengadakan kuliah umum, Do the Math dengan cerdas bekerja sama dengan kelompok-kelompok lingkungan setempat. Sebelum perkuliahan McKibben dimulai, kelompok-kelompok ini diperbolehkan naik ke atas panggung dan berbicara tentang isu-isu setempat yang perlu diperjuangkan.

Informasi kontak dikumpulkan untuk menjaga penonton selalu mengetahui upaya terbaru tentang isu-isu tersebut. Para penonton ternyata tidak hanya menjadi pendengar kuliah McKibben, mereka tiba-tiba menjadi bagian dari gerakan lokal lingkungan mereka.

Ini adalah strategi cerdas, dan penting — karena masalah perubahan iklim hampir secara eksklusif bersifat politis. Antara energi yang dapat diperbaharui dan teknik yang lebih efisien, teknologi sudah ada untuk mencegah bencana pemanasan global.

Meskipun penerapannya di Amerika Serikat masih tertinggal, teknologi itu sedang digunakan dalam skala massal di negara-negara lain. Di Cina dengan populasi miliaran dan kesenjangan kekayaan yang luar biasa, 25 persen negara itu masih menggunakan panel surya untuk memanaskan air. Jerman — negara dengan perekonomian kuat di Eropa — selama hampir satu dekade, berhasil mendapatkan setengah energi dari sumber yang berkelanjutan.

Hal yang sama bisa terjadi di Amerika asalkan negara itu memiliki kemauan untuk mewujudkannya. Menurut McKibben, kunci untuk mewujudkan tujuan itu adalah dengan memerangi industri bahan bakar fosil dari akarnya.

Untuk memulainya, dia menyerukan pembebasan global dari perusahaan bahan bakar fosil. "Kami meminta orang-orang yang percaya pada masalah perubahan iklim untuk menghentikan mencari nafkah dari itu. Sama seperti dengan gerakan pembebasan apartheid di Afrika Selatan, kita harus mengeliminasi perusahaan minyak yang dianggap terhormat. "

Melanjutkan aksi protes terhadap proyek-proyek energi yang tidak berkelanjutan juga akan sangat penting. McKibben akan berada di Washington, D.C. pada 18 November untuk memimpin unjuk rasa menentang perubahan iklim dan Keystone Pipeline. "Kita tidak bisa lagi hanya berasumsi bahwa Presiden Obama akan melakukan segala yang dijanjikannya selama kampanye. Kita perlu mendorongnya. "

"Saya tidak tahu apakah kita akan menang. Namun, saya tahu kita akan berjuang.”



Sumber : Yahoo

Suami Anda Selingkuh? Semprot Pakai Hormon Ini

Para istri kini tak perlu lagi mengkhawatirkan kesetiaan suaminya. Sebuah penelitian di Jerman baru saja menemukan formula kesetiaan yang mampu mencegah pria beristri selingkuh dengan wanita lain.

Suami Anda Selingkuh? Semprot Pakai Hormon Ini
 

Para pria lajang tidak perlu risau. Sebab, formula ajaib berbahan hormon oksitosin yang dikemas dalam alat semprot hidung ini tidak mempan pada bujangan.

Oksitosin, dijuluki "hormon cinta", sudah dikenal karena perannya dalam daya tarik dan ikatan emosional baik pada pria maupun wanita. Tetapi hormon ini tidak pernah menunjukkan peran penting dalam mewujudkan hubungan jangka panjang.

"Kadar oksitosin yang meningkat bisa membantu mempertahankan pernikahan dengan mencegah pria tertarik pada wanita lain," kata René Hurlemann dari Universitas Bonn, yang memimpin penelitian, Kamis 15 November 2012.


Seorang istri secara alami dapat meningkatkan kadar oksitosin suaminya lewat hubungan seksual. Namun, kehadiran, kedekatan, dan sentuhan dari istri ternyata juga dapat memicu bertambahnya oksitosin seorang pria.

Nah, penelitian sebelumnya terhadap tikus prairi juga menunjukkan hal senada. Oksitosin berperan vital sebagai kunci terbentuknya hubungan monogami. "Kami memberikan bukti pertama bahwa oksitosin memiliki peran yang sama bagi manusia," ujar Hurlemann.

Dalam penelitian terbaru, yang dipublikasikan di jurnal Journal of Neuroscience, tim peneliti menyemprotkan oksitosin dan plasebo (zat lain yang netral) ke hidung 57 pria beristri dan lajang. Para responden lantas diperkenalkan ke seorang perempuan peneliti yang dalam percobaan ini berperan sebagai penggoda.

Si wanita penggoda kemudian mendekati masing-masing pria. Para responden diminta untuk memberi tanda saat si wanita mencapai jarak yang membuat nyaman. Begitu pula saat si wanita dirasa begitu dekat sehingga membuat masing-masing pria tidak nyaman.

Percobaan diulangi dengan cara berkebalikan. Tiap pria diminta mendekati si wanita penggoda, lalu menentukan seberapa dekat jarak yang membuat mereka ingin berhenti karena mulai merasa kurang nyaman.

Percobaan menunjukkan, para pria beristri yang disemprot oksitosin memilih untuk menjaga jarak 10-15 sentimeter lebih jauh dari si wanita penggoda. Sedangkan yang disemprot plasebo bisa menolerir jarak yang lebih dekat.

Bagi para responden lajang, penyemprotan oksitosin dan plasebo tidak membawa perbedaan. Dan ketika percobaan diulang dengan seorang pria peneliti sebagai penggoda, semprotan oksitosin tidak berpengaruh terhadap semua responden.

"Kami awalnya mengira pria yang disemprot oksitosin akan membiarkan wanita lain sangat dekat dengannya. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya," ujar Hurlemann. Hipotesis yang belakangan terbukti salah itu muncul lantaran oksitosin dikenal mampu memompa kepercayaan diri seseorang.

Larry Young, seorang ahli oksitosin dari Universitas Emory, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan oksitosin memang berperan penting untuk menguatkan ikatan monogami sepasang tikus prairi. "Penelitian ini membuktikan oksitosin berperan memicu perilaku setia baik pada tikus hingga manusia," ujarnya.


Sumber : Tempo

Wajah Pria Ini Mirip Seseorang di Lukisan Abad ke-16

Seorang mahasiswa bernama Max Galuppo mengaku sangat terkejut setelah melihat sebuah lukisan yang dibuat seniman yang tak dikenal berjudul  Portrait a Nobleman with Dueling Gauntlet. Dalam lukisan itu, tampak seorang pria yang wajahnya sangat mirip dengan mahasiswa Universitas Temple,Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Demikian dilansir Daily Mail, Rabu (14/11/2012).

Max Galuppo berdiri di samping lukisan dari abad ke-6 di Philadelphia Museum of Art.
Max Galuppo berdiri di samping lukisan dari abad ke-6 di Philadelphia Museum of Art.


Lukisan ini diterima Philadelphia Museum of Art pada tahun 1917 untuk memenuhi koleksi John G. Johnson. "Ini sungguh aneh. Ia kuliah di Temple dan kami selalu mengatakan ingin pergi ke museum seni," kata Nikkie Curtis, pacar Galuppo.


"Kami pergi ke pameran baju baja dan ia sangat suka helm. I benar-benar tergila-gila dan ketika kami melintas, saya melihat sesuatu dan mengatakan hei, lihat lukisan itu. Sepertinya mirip dengan dirimu," kata Curtis.

"Jujur saja, saya tidak melihat persamaan itu. Lalu kemudian saya melihat foto diri saya berdiri di samping dan Anda tak bisa memungkiri (kesamaan) itu," ujar Galuppo. Sejak saat itu, ia menerima banyak perhatian dan permintaan yang sangat lucu.



Sumber : Tribun

13 Desain BlackBerry dari Masa ke Masa

@SurgaBerita - Tampilan-Tampilan desain Blackberry, BlackBerry masih menjadi perangkat idaman bagi sebagian orang. Handset ini rupanya memiliki sejarah yang cukup panjang.

Research in Motion (RIM), vendor asal Kanada sudah membuat BlackBerry sejak akhir tahun 1990-an. Tentu saja model dan kemampuannya jauh berbeda dibanding BlackBerry masa kini.



Berikut adalah  13 Desain BlackBerry dari Masa ke Masa, Check it out :



RIM Inter@ctive Pager 950



Sebelum membuat smartphone, RIM memproduksi perangkat pager. Salah satu pager yang mereka produksi adalah RIM Inter@ctive Pager 950 yang dipasarkan tahun 1998. Pager dengan keyboard lengkap ini dapat mengirim dan menerima pesan. Jeroannya dibekali prosesor Intel 386, flash memory 1MB dan 204 Kbytes SRAM. Kala itu harganya mencapai USD 359.

RIM 957 Wireless Handheld



Diperkenalkan bulan April 2000, RIM 957 adalah cikal bakal desain BlackBerry masa kini. Deskripsi perangkat ini adalah handheld seukuran tangan dengan support terintegrasi untuk email, internet dan organizer.Layarnya sudah lumayan bagus. Ketika itu, harganya USD 500.

BlackBerry 5810



Ini adalah handset pertama BlackBerry yang memiliki kemampuan panggilan suara. Diumumkan pada tahun 2002, BlackBerry 5810 sudah mendukung BlackBerry Enterprise Service dan BlackBerry Web Client. Keyboardnya sudah cukup nyaman digunakan dan layar berukuran besar.


BlackBerry 6210



BlackBerry 6210 barangkali adalah salah satu handset BlackBerry paling ikonik. Diperkenalkan tahun 2003, BlackBerry 6210 membawa bodi lebih langsing dan lebih kecil. Berbasis Java, BlackBerry 6210 mengintegrasi email, telepon, SMS, browser dan aplikasi organizer. Handset ini juga support roaming internasional.

BlackBerry 7320



Debut Agustus 2003, BlackBerry 7320 adalah yang pertama memakai layar warna yang menjadi terbosoan tersendiri. Selain menyasar para pebisnis, handset ini juga ditujukan untuk konsumen umum. Kala itu, BlackBerry 7320 dijual seharga USD 400. 


BlackBerry 7100



Ini adalah BlackBerry pertama yang memperkenalkan teknologi pengetikan bernama SureType. Handset ini juga menjadi BlackBerry termurah kala diluncurkan, dengan banderol USD 199. Layarnya sudah dibekali warna definisi tinggi.

BlackBerry 8700



BlackBerry 8700 yang rilis tahun 2005 ini adalah handset RIM pertama yang mendukung konektivitas internet dengan jaringan EDGE. Browsing web yang sebelumnya mengandalkan GPRS pun terasa lebih cepat. Spesifikasinya terhitung mutakhir kala itu seperti layar LCD dengan 65 ribu warna dan Bluetooth. Untuk pengguna korporat, handset ini terintegrasi dengan BlackBerry Enterprise Server.

BlackBerry 8100



BlackBerry 8100 yang juga dikenal dengan nama Pearl diperkenalkan tahun 2006. Pearl adalah BlackBerry pertama yang memiliki kamera digital dan slot memory. Pearl juga memperkenalkan navigasi handset melalui trackball. Layarnya sudah beresolusi 240x260 pixel. Juga ada fitur pemutar musik dan video dengan beragam format.

BlackBerry Curve 8300



BlackBerry Curve 8300 yang meluncur tahun 2007 hampir sama fungsionalitasnya dengan Pearl, namun memakai keyboard full qwerty. Smartphone ini termasuk BlackBerry full qwerty teringan pada masanya. Curve 9300 jadi yang pertama mendukung audio port 3,5mm. Kameranya sudah 2 megapixel.

BlackBerry Bold 9000



Dirilis tahun 2008, Bold 9000 adalah salah satu handset BlackBerry paling populer di zamannya dan turut mengangkat nama RIM sebagai produsen smartphone papan atas. Ini adalah BlackBery pertama yang mensupport HSDPA dan jaringan 3G. Prosesornya sudah 624MHz, mendukung GPS dan WiFi.

BlackBerry Curve 8520



Dikenal juga dengan nama Gemini, 8520 adalah salah satu handset pertama yang memperkenalkan navigasi dengan optical trackpad. Tetap dijual sampai saat ini, Gemini masih cukup laris karena harganya yang paling terjangkau dibandingkan model BlackBerry lainnya.

BlackBerry Storm



Tren ponsel layar sentuh dijawab RIM dengan kehadiran BlackBerry Storm. Diperkenalkan pertama kali tahun 2008, teknologi layar sentuhnya dinamakan SurePress, namun malah dinilai kurang responsif. Handset ini gagal mendapatkan perhatian luas di pasaran.

BlackBerry Torch 9800



BlackBerry Torch adalah BlackBerry pertama yang memakai desain sliding dipadu dengan layar sentuh. Ketika slidingnya dibuka, tampak keyboard full qwerty khas BlackBerry. Diperkenalkan tahun 2010, handset ini menjadi salah satu BlackBerry terfavorit. 

Read more: http://www.idhandphone.com/2012/05/13-desain-blackberry-dari-masa-ke-masa.html#ixzz2CKivH1qo

Inilah Mengapa Golongan Darah Manusia Berbeda-Beda ?



@SurgaBerita - Alasan Kenapa Golongan Darah Manusia Berbeda-Beda, Manusia merupakan makhluk yang memiliki banyak misteri. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa golongan darah tiap orang berbeda-beda?

Keberadaan golongan darah manusia yakni untuk menangkis penyakit menular. Namun, ketidakcocokan beberapa golongan darah sebenarnya hanyalah sebuah kecelakaan evolusi pada manusia itu sendiri.

Terdapat empat empat jenis golongan darah utama. Golongan darah A merupakan golongan darah paling kuno. Pasalnya, golongan darah ini sudah ada sejak sebelum spesies manusia berevolusi dari moyang hominidnya.

Golongan darah B diduga kuat berasal dari 3,5 juta tahun silam dari mutasi genetik yang memodifikasi salah satu gula yang berada di permukaan sel darah merah. Dimulai pada 2,5 juta tahun silam, mutasi terjadi dan membuat gen gula itu menjadi lamban.

Alhasi, tercipta golongan darah O yang tak memiliki versi gula dari golongan darah A atau B. Kemudian, ada golongan darah AB yang memiliki gula golongan darah A dan B. Gula inilah yang membuat beberapa jenis golongan darah tak cocok. 


Jika darah dari donor bergolongan darah A diberikan pada orang dengan golongan darah B, sistem kekebalan tubuh penerima akan mengenali gula asing itu sebagai penyerbu dan isyarat serangan.

Reaksi kekebalan yang terjadi bisa sangat mematikan. Golongan darah O negatif dikenal sebagai ‘donor universal’ karena tak memiliki molekul yang akan memprovokasi reaksi tersebut, ‘negatif’ dalam hal ini kurangnya jenis molekul permukaan lain yang dikenal sebagai antigen Rh.

Namun, ketidakcocokan bukanlah bagian dari alasan manusia memiliki golongan darah, kata kepala pengobatan transfusi Harvey Klein di National Institute of Health Clinical Center. “Transfusi darah merupakan fenomena baru (ratusan tahun, bukan jutaan tahun lalu), dan karenanya hal ini tak ada hubungannya dengan evolusi golongan darah,” paparnya.

Penyebab evolusi atau setidaknya salah satu di antaranya adalah penyakit. Misalnya menurut ahli hematologi Christine Cserti-Gazdewich dari Toronto General Hospital, malaria tampaknya menjadi kekuatan utama di balik selektifitas golongan darah O.


Golongan darah O lebih umum dijumpai di Afrika dan bagian lain dari dunia yang memiliki beban tinggi malaria. Hal ini menunjukkan, golongan darah membawa semacam keuntungan evolusi.

“Dalam kasus ini, keuntungannya adalah, sel-sel yang terinfeksi malaria tak menempel dengan baik pada sel darah golongan darah O atau B,” kata Cserti-Gazdewich. Sel darah yang terinfeksi malaria cenderung menempel sel dengan gula golongan darah A.

Setelahnya, gumpalan yang dikenal sebagai ‘mawar’ akan terbentuk dan gumpalan ini bisa sangat mematikan ketika terbentuk di organ vital, seperti otak. Akibatnya menurut hasil studi 2007 yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences, orang bergolongan darah O tak akan merasakan sakit yang terlalu parah saat terinfeksi malaria.

Di sisi lain, orang bergolongan darah O lebih rentan pada penyakit lainnya. Misalnya, orang bergolongan darah O lebih rentan pada Helicobacter Pylori, bakteri yang menyebabkan bisul, kata Klein. Namun sayangnya, hasil riset belum menunjukkan apakah hal tersebut atau beberapa penyakit lain menjelaskan mengapa manusia masih memiliki golongan darah.


http://adaapasekarang.blogspot.com/2012/03/mengapa-golongan-darah-manusia-berbeda.html#mor