Ussy Sulistyawati Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Semata Wayangnya

Ussy Sulistyawati Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Semata Wayangnya

Penyanyi dan pemain sinetron, Ussy Sulistyawati selalu meletakkan buku di mana saja. Baik itu di rumah maupun di mobil selalu ada buku. Tentunya itu buku buku yang diperuntukan untuk anaknya. Cara tersebut merupakan tips Ussy untuk menumbuhkan minat baca bagi anaknya, Syafa Al Zahra.

Hasilnya saat ini Ara, panggilan anak Ussy begitu rajin dan gemar membaca. Kekasih Andika Pratama itu sungguh sangat memperhatikan pendidikan yang terbagus untuk anaknya.

tag : Ussy Sulistyawati, Andika Pratama, Minat Baca pada Anak

Vicky Shu, Penyanyi Pendatang Baru Tak Masalah Dicap Penyanyi Seksi

Vicky Shu, Penyanyi Pendatang Baru Tak Masalah Dicap Penyanyi Seksi

Vicky Shu tidak menjadikan masalah dengan cap penyanyi seksi pada dirinya. Karena dia tidak merasa menonjolkan keseksian dalam setiap penampilannya. Vicky menganggap bahwa dirinya hanya ingin tampil sebagai penyanyi perempuan yang energik dan atraktif.

Gadis kelahiran Cilacap, 8 Juli 1987 itu merasa bahwa dirinya tomboi banget juga tidak, cewek seksi banget juga tidak. Vicky Shu sempat bekerja sama dengan Mulan Jameela. Dan untuk saat ini album terbarunya berjudul 'Mari Bercinta 2'

tag : Vicky Shu, Mulan Jameela, Lirik Lagu Mari Bercinta 2, Vicky Shu Penyanyi Energik Dan Atraktif

Cameron Diaz : 'Saya Suka Film Porno'

Cameron Diaz : 'Saya Suka Film Porno'

Mantan kekasih aktor Justin Timberlake yaitu aktris Cameron Diaz mengaku suka menonton film porno. Biasanya, Cameron menonton film-film syur tersebut di dalam kamar hotel.

Cameron suka dengan pelayanan hotel yang bisa menjaga rahasianya, staff hotel tidak pernah menulis judul film porno yang telah ditontonnya di dalam struk tagihannya.

Aktris berusia 38 tahun itu, sering bepergian naik pesawat untuk menemui kekasihnya dan bercinta. Cameron sangat blak-blakan soal kehidupan seksnya. Untuk saat ini ia mengaku bahwa sedang berpacaran dengan seorang pemain baseball, Alex Rodriguez.

tag : Cameron Diaz, Justin Timberlake, Hotel Tempat Menginap Cameron Diaz, Pemain Baseball Alex Rodriguez, Judul Film Porno Yang Ditonton Cameron Diaz

Penyanyi Rossa Jatuh Dari Panggung

Penyanyi Rossa Jatuh Dari Panggung

Pelantun lagu 'Tegar' Rossa, terjatuh dari panggung saat akan turun sehabis menyanyi di acara ulang tahun tvOne Kamis, 24 Februari 2011 pada malam hari di Jakarta Convention Center, Senayan. Tapi saat ini kondisi Rossa baik baik saja, karena akibat jatuh itu dia tidak mengalami cidera yang parah.

tag : Rossa, Lagu Tegar, Ulang Tahun tvOne, Jakarta Convention Center (JCC)

Nikita Willy Secepatnya Akan Meluncuran Album Keduanya

Nikita Willy Secepatnya Akan Meluncuran Album Keduanya

Bintang sinetron 'Putri Yang Tertukar' Nikita Willy berencana akan membuat album baru keduanya. Saat ini Nikita baru mengumpulkan musisi untuk memberikan lagu untuknya.

Cewek kelahiran 29 Juni 1994 ini sebelumnya telah merilis lagu yang berjudul 'Ku Tetap Menanti' yang ternyata laku keras di pasaran, dan ini membuat Nikita ketagihan untuk merilis album keduanya.

Nikita yang berdarah Minang itu untuk saat ini sedang mengumpulkan para musisi untuk menciptakan lagu untuknya, sehingga album keduanya akan dapat segera dirilis.

tag : Nikita Willy, Sinetron Putri Yang Tertukar, Lirik Lagu Ku Tetap Menanti, Gadis Minang, Album Kedua Nikita Willy

Pernikahan Pasha Ungu Dengan Adelia Bernuansa Ungu

Pernikahan Pasha Ungu Dengan Adelia Bernuansa Ungu

Pernikahan Pasha Ungu dengan Adelia Wilhemina tinggal sebulan lagi. Mereka rencananya akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 27 Maret 2011, dan pernikahan kedua bagi Pasha itu akan bernuansa ungu.

Konsep pernikahan Pasha dan Adelia akan disesuaikan dengan keinginan Pasha, karena Pasha ingin kesan yang glamour, berkelas dan elegan.

Untuk acara resepsi, warna detailnya warna ungu, dalam hal ini Pasha vokalis band ungu tersebut ingin menampilkan yang agung dan berkelas tapi lebih too much, dan warna ungu itu melambangkan keagungan.

Untuk Akadnya, walaupun konsepnya modern tapi tetap berkesan Islami. Karena Pasha adalah seorang yang taat beragama dengan baik.

tag : Pasha Ungu, Adelia Wilhemina, Grup Band Ungu, Pernikahan Kedua Pasha Ungu, Okki Agustina Mantan isteri Pasha.

Penyanyi Shanti, Telah Melahirkan Seorang Bayi Laki - Laki

Penyanyi Shanti, Telah Melahirkan Seorang Bayi Laki - Laki

Shanti, pelantun lagu Hanya Memuji ini telah BBM kepada sahabatnya Edrick Chandra bahwa dia telah melahirkan seorang bayi laki-laki di Hongkong.

Suami dari Sebastian Paredes yang menikah pada 24 Juli 2010 di Kedutaan Besar Equador Jakarta, mengaku bahwa sangat bahagia atas kelahiran putra pertamanya itu.

Sedangkan sahabatnya, Edrick Chandra yang sudah dikhabari berencana akan menjenguk ke Hongkong baareng bersama teman temannya tapi kapan belum ada kepastian, karena harus disesuaikan dengan jadwal kerja Edrick dan juga teman-temannya.

tag : Shanti, Bayi Laki-Laki, Pelantun Lagu Jatuh Cinta, Pelantun Lagu Persembahan Dari Hati,Pelantun Lagu Seperti Langit, Hongkong, Sebastian Paredes, Edrick Chandra, Kedutaan Besar Equador Jakarta.

Mantan Suami Cut Keke, Gathan Dilaporkan Melakukan Penipuan

Mantan Suami Cut Keke, Gathan Dilaporkan Melakukan Penipuan

Gathan, yang saat ini adalah suami artis Dina Lorenza, tersangkut dengan tindakan penipuan, akibatnya dia dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Penipuan yang dilakukan oleh Ghatan Saleh Hilabi adalah dalam bisnis jual beli senjata yang dijalaninya. Berawal mula dari seorang pengusaha yang bernama Abdul Hakim yang terlibat jual beli senjata pada tahun 2008. Senjata jenis handgun tersebut dijual oleh Gathan kepada Abdul Hakim dengan harga Rp 40 juta. Tapi menurut Abdul Hakim sampai saat ini dia belum menerima surat-surat resmi senjata tersebut.

Karena surat resmi belum didapat dan tak kunjung diserahkan, maka Abdul Hakim lebih memilih untuk mengembalikan senjata kepada Gathan dan meminta uangnya kembali. Tapi karena uang tidak dikembalikan, dan Abdul Hakim merasa bahwa permintaannya tidak ditanggapi, maka pada akhirnya Ghatan dilaporkan ke kepolisian pada tanggal 15 Februari 2011. Akibat perbuatannya itu, Ghatan dikenakan pasal 374 tentang penggelapan dan pasal 378 tentang penipuan.

tag : Gathan, Dina Lorenza, Cut Keke, Senjata Handgun, Kasus Penipuan, Pengusaha, Abdul Hakim.

Pengakuan Olla Ramlan Yang Sebenarnya Tidak Suka Dengan Film Horor Yang Berbau Sex

Pengakuan Olla Ramlan Yang Sebenarnya Tidak Suka Dengan Film Horor Yang Berbau Sex

Salah satu Presenter Dahsyat Olla Ramlan berterus terang bahwa dia tidak suka dengan film horor yang berbau sex dan hanya mengumbar kemolekan tubuh bintangnya saja.

Olla Ramlan menyayangkan bahwa masih banyaknya film horor yang muncul di Indonesia, yang jarang menyajikan sisi positif tapi hanya mengumbar kevulgaran atau kemolekan tubuh para bintangnya. Tapi Olla tidak bisa berkata apapun karena untuk film yang berbau horor-sex di pasaran masih memungkinkan dan masyarakat Indonesiapun masih banyak yang suka sehingga masih banyak juga penggemarnya.

Presenter Dahsyat tersebut mengatakan bahwa ia ingin film yang sifatnya mendidik, film yang berpendidikan. Dan bukan hanya film yang hanya menonjolkan kesexian bintangnya.

tag : Olla Ramlan, Presenter Dahsyat, Film Horor, Film Sexi, Film Pendidikan

Biografi Lengkap Maria Ozawa Miyabi

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Legenda Gunung Hapu - Legenda Rakyat

Tidak berapa jauh dari kota Rantau, ibu kota Kabupaten Tapin Propinsi Kalimantan Selatan terdapat dua desa bernama Tambarangan dan Lawahan. Menurut cerita orang tua-tua, dahulu kala di perbatasan kedua desa itu hiduplah seorang janda miskin bersama putranya. Nama janda itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui.

Mereka tidak mempunyai keluarga dekat sehingga tidak ada yang membantu meringankan beban anak beranak itu. Walaupun demikian, Nini Kudampai tidak pernah mengeluh. Ia bekerja sekuat tenaga agar kehidupannya dengan anaknya terpenuhi.

Saat itu, Angui masih kecil sehingga ia masih senang bermain, belum ada kesadaran untuk menolong ibunya bekerja. Angui tidak mempunyai teman sebaya sebagai teman bermain. Sebagai gantinya, ia ditemani tiga ekor hewan kesayangannya, yaitu ayam jantan putih, babi putih, dan seekor anjing yang juga putih bulunya. Ke mana pun ia pergi, ketiga ekor hewan kesayangan itu selalu menyertainya. Mereka tampak sangat akrab.

Pada suatu hari, ketika Angui sedang bermain di halaman rumah, melintaslah seorang saudagar Keling. Saudagar itu amat tertarik kepada Angui setelah menatap Angui yang sedang bermain. Ia berdiri tidak begitu jauh dari tempat Angui bermain. Angui terus diamatinya. Dari hasil pengamatan itu, ia mendapatkan sesuatu yang menonjol pada penampilan Angui. Air muka Angui selalu jernih dan cerah. Ubun-ubunnya kelihatan berlembah. Dahinya lebar dan lurus. Jari-jarinya panjang dan runcing ke ujung. Di ujung-ujung jari itu terdapat kuku laki yang bagus bentuknya. Satu hal yang memikat adalah adanya tahi lalat yang dimiliki Angui. Tahi lalat seperti itu dinamakan kumbang bernaung.

Saudagar Keling mendapat firasat bahwa tanda-tanda fisik yang dimiliki Angui menunjukkan nasib balk atau keberuntungannya. Barang siapa memelihara anak itu akan bernasib mujur.

“Aku harus mendapatkan anak itu,” katanya dalam hati. Tanpa menyia-nyiakan waktu, saudagar itu segera menemui Nini Kudampai, sang ibu. Dengan keramahan dan kefasihan lidahnya berbicara selain janji-janji yang disampaikan, ia dapat menaklukkan hati Nini Kudampai. Nini Kudampai tidak keberatan jika Angui diasuh dan dipelihara saudagar itu. Angui pun amat tertarik untuk mengikuti saudagar itu pulang ke negerinya.

“Anak lbu tidak akan hilang,” kata saudagar itu meyakinkan. “Percayalah Bu, suatu saat kelak ia pasti kembali menemui ibunya, bukan sebagai Angui yang sekarang ini, tetapi sebagai orang ternama.”

Walaupun Nini Kudampai telah merelakan kepergian anaknya, ia tidak dapat menyembunyikan rasa harunya ketika akan berpisah. Kesedihan dan keharuan kian bertambah ketika Angui meminta agar ketiga hewan teman bermainnya selama ini dipelihara sebaik-baiknya oleh ibunya.

“Bu, tolong Ibu jaga babi putih, anjing putih, dan ayam putihku. Jangan Ibu sia-siakan!” kata Angui sambil mencium tangan ibunya dengan linangan air mata.

Saudagar Keling pulang ke negerinya dan tiba dengan selamat bersama Angui. Angui diasuh dan dipeliharanya, tak ubahnya memelihara anak kandung. Angui hidup bermanja-manja karena kehendaknya selalu dikabulkan orang tua asuhnya. Kemanjaan itu berakibat buruk kepadanya. Ia lupa diri dan menjadi anak nakal, pemalas, serta pemboros.

Saudagar Keling sering tercenung seorang diri.

“Firasatku ternyata salah,” katanya dalam hati, “rupanya keadaan lahir belum tentu mencerminkan sifat dan watak seseorang.”

Saudagar Keling merasa tidak mampu lagi menjadi orang tua asuh Angui. Kehadiran Angui dalam keluarga itu hanya menyusahkannya saja. Tidak ada jalan lain yang dapat ditempuh selain mengusir Angui. Saudagar Keling itu tidak mau memeliharanya lagi.

Angui amat menyesali kelakuannya selama ini. Apa dayanya karena sesal kemudian tiada guna. Ia hidup luntang-lantung tiada arah. Kesempatan baik telah disia-siakannya.

Syukurlah, lambat laun Angui mampu mengatasi keputusasaannya.

“Aku harus menjadi manusia yang berhasil,” katanya penuh tekad.

Ia menanggalkan sikap malasnya dan mau bekerja membanting tulang. Ia tidak merasa malu melakukan pekerjaan apa pun, asal pekerjaan itu halal.

Beberapa tahun kemudian, berkat kerja keras dan kejujurannya dalam bekerja, is menjadi seorang saudagar kaya. Kekayaannya tidak kalah dibanding kekayaan saudagar Keling yang pernah menjadi orang tua asuhnya. Ketenarannya melebihi saudagar Keling itu.

Akhirnya, kekayaan Angui melebihi kekayaan siapa pun di negeri Keling itu. Namanya makin terkenal setelah is berhasil menyunting putri raja Keling menjadi istrinya. Sejak menjadi menantu raja, Angui mendapat nama baru, yakni Bambang Padmaraga.

Meskipun sudah kaya, Angui alias Bambang Padmaraga sering terkenang kampung halamannya. Ia amat rindu kepada ibunya, Nini Kudampai. Ia juga teringat pada babi putih, anjing putih, dan ayam putih, ketiga teman bermain yang disayanginya. Selain itu, ia ingin memperkenalkan istrinya kepada ibunya dan menunjukkan keberhasilannya di perantauan. Ia ingin membahagiakan ibunya yang bertahun-tahun ditinggalkannya tanpa berita.

Pada suatu hari, Angui mempersiapkan sebuah kapal yang lengkap dengan anak buahnya. Tidak lupa pula bekal untuk perjalanan jauh dan cendera mata, Inang pengasuh bagi istrinya turut serta dalam pelayaran ke negerinya. Ia dan istrinya menempati sebuah bilik khusus di dalam kapal yang ditata begitu apik seperti dalam sebuah istana.

Berita kembalinya Angui dan istrinya, putri raja Keling, dengan naik kapal segera tersiar ke seluruh penjuru. Nini Kudampai pun mendengar dengan penuh rasa syukur dan sukacita. Apalagi kapal putranya itu konon merapat dan bersandar tidak berapa jauh dari kediamannya.

Legenda Gunung Batu HapuNini Kudampai segera berangkat ke pelabuhan dengan menggiring ketiga hewan piaraan teman bermain Angui, yaitu babi putih, anjing putih, dan ayam putih. Ia berharap agar Angui segera mengenalinya dengan melihat ketiga hewan itu.

Nini Kudampai pun berseru melihat Angui berdiri berdampingan dengan istrinya di atas kapal, “Anakku!”

Sebenarnya, Angui mengenali ibunya dan ketiga hewan piaraannya. Akan tetapi, ia malu mengakuinya di hadapan istrinya karena penampilan ibunya sangat kumal. Jauh berbeda dengan ia dan istrinya. Ia memalingkan muka dan memberi perintah kepada anak buahnya, “Usir perempuan jembel itu!”

Hancur Iuluh hati Nini Kudampai diusir dan dipermalukan putra kandung yang dilahirkan dan dibesarkannya. Angui mendurhakainya sebagai ibu kandung. Ibu yang malang itu segera pulang ke rumah. Tiba di rumah, is memohon kepada Yang Mahakuasa agar Angui menerima kutukan.

Belum pecah riak di bibir, begitu selesai Nini kudampai menyampaikan permohonan kepada Tuhan, topan pun mengganas. Petir dan halilintar menggelegar membelah bumi. Kilat sabung-menyabung dan langit mendadak gelap gulita. Hujan deras bagai dituang dari langit. Gelombang menggulung kapal bersama Angui dan istri serta anak buahnya. Kapal dan segenap isinya itu terdarnpar di antara Tambarangan dan Lawahan. Akhirnya, kapal dan isinya berubah menjadi batu.

Itulah sekarang yang dikenal sebagai Gunung Batu Hapu, yang telah dibenahi pemerintah menjadi objek pariwisata. Setiap saat, terutama hari libur, tempat itu banyak dikunjungi orang.