Alasan Konser Lady Gaga Dibatalkan

Ada Beberapa alasan dan acuan yang menjadi pertimbangan Polda Metro Jaya untuk memberikan izin atau menerbitkan rekomendasi penolakan konser Lady Gaga. Tidak benar bahwa kepolisian mendapat tekanan berbagai pihak. Yang benar adalah Polri menampung dan mempertimbangkan segala masukan dari semua pihak. Dan yang jelas untuk dan demi keutuhan bangsa Indonesia. Jadi menurut penjelasan dari pihak kepolisian bahwa Konser Lady Gaga Resmi dibatalkan dengan alasan sbb :

1. Masukan dari berbagai pihak yakni MUI. MUI mengatakan untuk atraksi Lady Gaga di panggung dan foto tidak pantas ditonton banyak orang, busananya terlalu sexy, mengumbar aurat, merangsang, sehingga MUI mengharamkan menonton konser tersebut.

2. Beberapa fraksi di DPR menyampaikan bahwa konser terlalu vulgar, implikasinya tidak bagus, dan tidak mendidik sehingga tidak memungkinkan konser digelar di Indonesia.

3, Masukan dari FUI, supaya tidak digelar karena kaitannya dengan masalah mengumbar syahwat dalam arti penampilannya.

4. Lembaga Adat Besar Republik Indonesia mengatakan, perilaku Lady Gaga tidak memiliki atau tidak sesuai dengan adat ketimuran. Budaya seperti itu tidak cocok masuk ke Indonesia.

Tidak hanya Majlis Ulama Indonesia yang telah menyatakan bahwa konser penyanyi eksentrik Lady Gaga haram. Front Pembela Islam (FPI) sudah lebih dulu menolak dan menyatakan bahwa penyanyi rock wanita itu selalu membuka aurat setiap konser. Tak hanya hanya mengumbar aurat, FPI menolak konser Lady Gaga karena aliran musik penyanyi wanita itu merupakan aliran sesat penyembah setan.

"Lady Gaga merusak moral dan tidak pantas untuk tampil di Indonesia. FPI tegas, sama seperti MUI dan Mabes Polri. Itu aliran sesat, musiknya penyembah setan," kata Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Salim Alatas.

Habib Salim atau yang biasa dipanggil Habib Selon, menjamin akan terjadi kerusuhan di Jakarta bila konser Lady Gaga tetap digelar. FPI bersama umat Islam akan datang ke Gelora Bung Karno untuk menghentikan konser. Guna memberikan dukungan kepada polisi, pengurus FPI dan FUI akan datang ke Mabes Polri, sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu, 16 Mei 2012.

"Kalau terjadi konser silahkan saja, Jakarta akan rusuh. Meski FPI dibubarkan tidak masalah, tinggal dibentuk lagi, bisa Front Peduli Islam, kalau dibubarkan lagi bentuk Front Persaudaraan Islam. Pengurusnya dia-dia juga," katanya.

Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI) juga menentang konser Lady Gaga. Ketua LABRI, Iansyahrechza, sudah sejak lama meminta polisi agar tidak memberikan izin kepada penyelenggara konser. Karena penampilan seronok Gaga bertentangan dengan Pancasila.

Penolakan LABRI dianggap sebagai langkah penyelamatan generasi bangsa Indonesia. Dan tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakan nyata untuk menolak serangan budaya luar.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Taufik Kiemas, ikut angkat bicara.  Ia menilai pihak kepolisian pasti sudah mempertimbangkan secara matang sehingga melarang Lady Gaga konser di Indonesia.

Jika di atas sudah sedemikian menolak terhadap hadirnya artis Lady Gaga, apakah masih mau dicari celah agar dibolehkan konser?

Sumber Berita : Vivanews.com

Konser Lady Gaga di Indonesia Resmi Dibatalkan

Hidup Indonesia! Begitu sorak saya ketika dengan resmi Konser Lady Gaga di Jakarta batal. Saya tidak tahu, apakah ini sejarah Indonesia pertama kali menolak dan membatalkan sebuah konser besar apalagi artisnya adalah kaliber dunia seperti Lady Gaga. Polisi mendapat tekanan? Bisa saja. Tekanan positif dari berbagai pihak yang tidak setuju dengan hadirnya artis dunia yang satu ini. Jadi Penggemar Lady Gaga harus bersiap menelan rasa kecewa. Hingga Selasa, 15 Mei 2012, ternyata Mabes Polri belum mau mengeluarkan izin konser bertajuk "The Born This Way Ball" tersebut yang rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada 3 Juni 2012 mendatang.

Kenapa tidak dikeluarkan izin konser ? Belum dikeluarkannya izin konser oleh polisi bukan karena alasan yang sepele. Berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak terkait rencana konser itu, yang terutama pertimbangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai lembaga yang mewadahi ulama dan cendikiawan Islam di Indonesia.


"Mabes Polri belum memberikan izin terhadap rencana konser Lady Gaga. Polda Metro Jaya selaku penanggung jawab wilayah Jakarta tidak memberikan rekomendasi untuk melaksanakan konser di Jakarta," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, dalam konfrensi pers di Gedung PTIK, Selasa 15 Mei 2012.

Di lain pihak, Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, serta Forum Umat Islam (FUI) bahkan telah mengajukan penolakan atas konser penyanyi asal Amerika Serikat itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ApaBila konser Lady Gaga benar-benar dibatalkan, maka ini akan jadi konser pertama artis luar negeri yang tidak mendapat rekomendasi dari kepolisian. ( saya acungin jempol ya untuk pak Polisi )

Surat permohonan penolakan itu telah ditanggapi serius oleh Sekretariat Negera yang dilanjutkan kepada Polda Metro Jaya. Adapun Isi suratnya adalah meminta polisi mempertimbangkan pelaksanaan konser penyanyi wanita itu. Polisi diminta mengeluarkan kebijakan agar suasana Ibukota tetap kondusif. Akhirnya, demi masalah keamanan, Polda Metro Jaya selaku penguasa kepolisian di wilayah Jakarta, tidak memberikan rekomendasi atas pelaksanaan konser itu. Melalui Kepala Bidang Humas, Komisaris Besar Rikwanto, Polda telah dengan resmi menyatakan untuk membatalkan konser Lady Gaga.


Kenapa Gagal? Dan kenapa Polda Metro Jaya menerbitkan rekomendasi penolakan konser Lady Gaga ? Bersambung pada artikel berita aktual berikutnya. Baca terus ya !!!!

Sampul Majalah Times Yang Menuai Protes (Pics)

Berita Aneh - Foto seorang ibu yang menyusui anaknya yang berusia tiga tahun dianggap tidak pantas. - Sampul majalah TIME terbitan mendatang menuai kontroversi di berbagai media sosial. Namun, editor majalah TIME tidak menggubris berbagai komentar miring dan mengatakan gambar pada sampul sesuai dengan tema majalah.


Pada terbitan 21 Mei 2012 nanti, TIME menampilkan seorang ibu seksi bernama Lynne Grumet dengan anaknya yang berusia tiga tahun, Aram. Posisi keduanya dalam foto itulah yang menuai kecaman. Dalam foto besar di sampul depan, Grumet berdiri sambil bertolak pinggang, sementara Aram berdiri di bangku sambil menghisap ASI dari payudara ibunya.

Sampul ini ramai dibicarakan di media sosial Twitter. Artis Alyssa Milano dalam akunnya mengatakan bahwa gambar itu tidak pantas. Pasalnya, Aram sudah terlalu tua untuk menyusu langsung dari payudara ibunya.

"Gambar itu sangat ekstrem dan eksploitatif. Kau kelewatan tanggalnya. Seharusnya kau mempermudah ibu menyusui," kata Milano, dikutip dari USA Today.
Komentar lainnya datang dari seorang pengguna akun Twitter yang tidak disebutkan namanya, dilansir LA Times. "Sangat konyol cara TIME dalam menyampaikan maksudnya," kata wanita tersebut.
Kebanyakan komentator mengatakan bahwa usia Aram terlalu tua untuk menyusu. Menjawab komentar tersebut, Grumet mengatakan bahwa itu tidak masalah. Dia sendiri dulu disusui ibunya hingga usia enam tahun.
Pengasuhan Melekat




TIME edisi kali untuk merayakan 20 tahun kesuksesan buku Dr. Bill Sears soal pengasuhan melekat (attachment parenting). Buku ini berhasil mengubah cara pandang ibu-ibu di Amerika soal bagaimana mengasuh seorang anak.

Dalam pengasuhan melekat, Sears menyerukan pentingnya pemberian ASI bagi buah hati. Selain itu, perawatan anak model ini mengharuskan ibu terus menempel dengan bayinya, baik saat menyusui, tidur dan kehidupan sehari-hari dengan menggunakan kain gendongan.

Sears juga mengatakan bahwa bayi boleh menyusu hingga lebih dari 2 tahun. Beberapa pengikut saran Sears bahkan ada yang menyusui anaknya hingga usia tujuh tahun. Buku ini berhasil meningkatkan jumlah ibu menyusui di Amerika Serikat.
Save The Children, dilansir Christian Science Monitor, menempatkan AS di posisi 36 dunia dalam jumlah ibu menyusui. Kurangnya dorongan untuk memberi ASI di negara ini disebabkan antara lain oleh kurangnya cuti melahirkan dan gencarnya promosi perusahaan susu formula.