Biografi Lengkap Adele

Adele, mungkin nama itu sudah tak asing lagi bagi para pembaca blog Selebriti Profil, Adele adalah seorang musisi yang berhasil menarik berjuta-juta pasang mata untuk menyaksikan nya menyanyikan lagu yang berjudul "Someone Like You", lagu Adele yang satu ini memang sangat terkenal, selain lirik yang puitis, musik nya pun sangat pas masuk ke telinga.



Adele Laurie Blue Adkins itulah nama lengkap dari wanita yang kerap dipanggil dengan nama "Adele" ini, wanita yang masih berusia 24 tahun ini memiliki talenta yang sangat dahsyat, suara nya yang begitu merdu membuat banyak orang terkagum kagum, karena itulah selain lagu "someone like you" lagu adele yang berjudul "Set Fire to The Rain" dan "Rolling in the Deep" juga populer saat ini. Inilah saatnya anda mengetahui tentang Adele lebih dalam, mulai dari Profil, Biodata, dan Biografi nya. Mau tau kan ? yuk kita simak saja Biodata Lengkap Adele dibawah ini.

Nama Lengkap        : Adele Laurie Blue Adkins
Nama Populer          : Adele
Tanggal Lahir            : 5 Mei 1988
Tempat Lahir            : Tottenham, London Utara, Inggris
Kewarganegaraan    : Inggris
Pekerjaan                : Penyanyi dan Penulis Lagu
Genres                     : Soul, Blues, Pop
Instruments               : Vocals, Guitar, Piano, Bass, Celesta, Percussion, Keyboard
Tahun Aktif               : 1996 - saat ini
Label                        : XL, Columbia
Situs Resmi Adele     : Adele.tv

Pada tahun 2006 Adele menandatangani kontrak dengan XL Recording  salah satu produsen rekaman di Inggris, dan pada saat itulah ia mengawali karir nya. Tepatnya pada bulan Oktober 2007, adele merilis lagu "Hometown Glory".

Tahun 2008, Album perdana Adele dirilis dengan judul "19", album ini merupakan langkah awal Adele mulai dikenal luas masayarakat dunia. Terbukti, di tahun 2009, Dia berhasil meraih Grammy Awards kategori "Pendatang Baru Terbaik" dan "Penampilan Vokal Pop Terbaik".

 Pada bulan Januari 2011, Adele merilis album ke duanya yang berjudul "21", dari Album tersebut lahir lagu "Rolling in the Deep", lagu ini berhasil mencapai tangga lagu urutan ke dua di Inggris dan menjadi nomor satu pertamanya pada US Billboard Hot 100. Single ke duanya berjudul ""Someone Like You", dirilis pada Februari 2011, dan berhasil menjadi lagu nomor satu di Inggris dan Irlandia. Lagu ini juga menjadi lagu nomor satu di tangga lagu  Amerika Serikat.

Pada tahun 2012, Adele berhasil meraih enam penghargaan Grammy Awards ke-54, antara lain:  Album of the Year, Record of the Year, Song of the Year, Best Pop Vocal Album, Best Short Form Music Video, dan Best Pop Solo Performance.

Wah, ternyata Adele banyak sekali mendapatkan penghargaan mengingat usia nya yang masih muda, itu sekaligus melengkapi ulasan kami tentang Profil dan Biodata Adele, penyanyi yang terkenal dengan judul lagu "Someone Like You".

Kasus Pemukulan, Diego Michiels No Comment Soal Dugaan Mabuk

Aksi Selebriti, Jakarta - Kekasih artis Nikita Willy yang juga pesepakbola, Diego Michiels terlibat kasus pemukulan dini hari tadi di bar kawasan Senayan. Diego diduga melakukan pemukulan terhadap mahasiswa bernama MEF Paripurna.

Menurut saksi mata di tempat kejadian, pesepakbola keturunan Belanda itu terlihat mabuk saat keributan terjadi. Namun manajer komersil Diego, Gery enggan berkomentar soal dugaan mabuk itu.

"Saya no comment soal itu. Karena saya nggak ketemu dia. Terakhir saya sama dia kontak-kontakan kemarin, itu pun saya cuma bahas soal job iklan yang mau dia bintangi," jelas Gery kepada detikHOT, Kamis (8/11/2012).

Gery melanjutkan dirinya juga sudah mengetahui kabar Diego dilaporkan ke polisi karena kasus tersebut. Namun ia tak bisa berkomentar banyak karena hubungan dirinya dan Diego hanya sebatas hubungan pekerjaan.

"Saya sudah tahu beritanya, tapi saya cuma manajer komersil Diego. Makanya saya nggak bisa komentar banyak," jelasnya,

Menurutnya saat ini Diego sedang fokus mempersiapkan diri untuk program pelatnas untuk menghadapi Piala AFF 2012. "Setahu saya dia masih di Hotel Timnas untuk persiapan AFF bulan ini," tandasnya.(kmb/nu2)


Sumber: hot.detik.com

Wow, Rumah Terbalik yang Seperti Jatuh dari Langit

Rumah Terbalik yang Seperti Jatuh dari Langit

@SurgaBerita - Rumah Unik yang Seperti Jatuh Dari Langit, Seorang seniman asal Perancis Jean-Francois Fourtou suka bermain dengan ide-ide mengenai sudut pandang dan dunia imaginasi yang ia miliki sejak kecil. Dalam karya sebelumnya yang berjudul Mes Maisons atau My House, ia bereksperimen dengan menempatkan seseorang di rumah yang sangat besar dan sangat kecil.

Rumah Terbalik yang Seperti Jatuh dari Langit

Kali ini karya yang ia buat berjudul Tombee du Ciel atau Fallen from the Sky, di karya ini ia membuat rumah dalam keadan terbalik. Atap meyatu di tanah dan lantai yang berada di atas. Rumah tersebut ia tempatkan di salah satu daerah di negara Maroko. Yang membuat siapapun terpukau akan karyannya.

Rumah Terbalik yang Seperti Jatuh dari Langit

Inspirasi untuk membuat kaya ini datang dari struktur arsitek rumah kakek dan neneknya di Perancis. Ia membayangkan bagaimana jika bathtub berada di langit-langit dan mudahnya memanjat lantai kedua rumah tanpa harus menaiki tangga.
(sumber :kaskus.co.id/thread/000000000000000016789577/rumah-terbalik-seperti-jatuh-dari-langit/)

7 Tips Sehat Berlama-lama di Depan Komputer

@SurgaBerita - 7 Tips Sehat Bekerja di Depan Komputer, Bekerja di depan Komputer itu belum tentu enak malah kalau terlalu over bisa mendatangkan berbagai Penyakit . Oleh karena itu bekerjalah secara sehat di depan Komputer. Kali ini saya akan berbagi 7 tips sehat bekerja di depan Komputer:

1. Jaga jarak pandang agan – monitor (50-100cm) dan gunakan meja / kursi nyaman

Terlalu dekat dengan komputer akan membahayakan mata agan. Jika terlalu sering agan dapat terkena rabun jauh (mata minus).
Jangan lupa untuk menggunakan meja dan kursi yang membuat posisi agan nyaman agar tidak cepat lelah



2. Gunakan LCD/LED monitor dan setting sesuai kenyamanan mata

Sebaiknya gunakan LCD/LED monitor dan aturlah pencahayaan monitor agan agar lebih sejuk di mata. Jangan mengatur monitor agan terlalu terang karena efek silaunya dapat mempercepat kelelahan mata agan.



3. Periksa mata teratur, jika perlu pakailah kacamata anti radiasi

Periksa mata agan jika penglihatan agan sudah mulai kabur dan tanyakan kepada Dokter apakah agan perlu memakai kacamata anti radiasi. Kacamata anti radiasi dapat agan gunakan untuk mengurangi cahaya berlebih yang dapat memberi efek nyeri pada mata.



4. Perhatikan sirkulasi udara dan gunakan cahaya ruangan yang cukup

Udara yang terlalu panas juga dapat membuat mata agan cepat kering oleh karena itu atur siklus udara yang sesuai dan sesuaikan cahaya yang cukup pada ruang kerja agan


5. Makan, minum, dan konsumsi tambahan vitamin secara teratur


Biasanya aktifitas di depan computer membuat kita lupa untuk makan dan minum yang pada akhirnya akan menimbulkan sakit pada perut kita (maag). Usahakan untuk selalu makan teratur pada jam istirahat agan. Jika perlu konsumsilah vitamin A agar menambah asupan gizi untuk mata agan.



6. Tidur 6 – 8 jam sehari dan istirahatkan mata agan minimal 5 menit setiap jam

Mata juga perlu istirahan gan, seharian udah melek jadi saat malam ya di istirahatin 6-8 jam. Saat agan kerja juga jangan lupa untuk mengistirahatkan mata agan minimal 5 menit setiap jam.


7. Sediakan waktu olahraga secara teratur

Saat pagi hari atau saat libur usahakan untuk berolahraga secara teratur agar kondosi badan tetap fit.


Tips Plus-Plus


Jangan lupa untuk beribadah saat agan sibuk didepan computer, dan sediakan waktu untuk keluarga dan sahabat agan. Dengan menyediakan waktu agan untuk mereka maka secara tidak langsung agan juga telah refreshing untuk melepas penat selama kerja.

10 Saiyan Paling Kuat Dalam Film Dragonball

@SurgaBerita - 10 Saiyan Paling Kuat Dalam Film Dragonball, Suku saiya dalam serial dragonball merupakan salah satu suku terkuat yang banyak di katakan sebagai suku yang memang dilahirkan untuk bertarung, suku saiya sebenarnya sudah hampir punah karena planet yang mereka tinggali yakni planet vegeta telah di hancurkan oleh frieza. Namun suku saiya yang tersisa terus berkembang semakin pesat hingga mencapai tingkat kekuatan yang luar biasa, berikut 10 Saiyans terkuat dalam serial dragonball : 

1. Goku Super Saiyan 4 

Goku Super Saiyan 4

Goku dapat bertransformasi menjadi SS4 setelah ekornya di tarik oleh kakek kaioshin, kekuatan super saiyan 4 sangat luar biasa meurut beberapa sumber power level SS4 goku mencapai 180.000.000

2. Vegeta Super Saiyan 4 

Vegeta Super Saiyan 4

Vegeta dapat bertransformasi menjadi SS4 berkat bantuan alat dari bulma. kekuatan SS4 vegeta sangat fantastis dan hampir sama dengan kekuatan SS4 goku meski vegeta tidak pernah menjadi SS3 layaknya son goku. power level vegeta SS4 mencapai 150.000.000

3. Broly Legendary Super Saiyan 

Broly Legendary Super Saiyan

Broly sang legendary super saiya memiliki kekuatan fisik yang luar biasa bahkan broly dalam mode LSS dapat mengalahkan kemampuan SSJ2

4. Ultimate Gohan 

Ultimate Gohan

Ultimate Gohan atau banyak yang menyebutnya dengan Mystic Gohan, gohan yang kekuatan alaminya dapat di keluarkan dengan maksimal oleh kakek kaioshin ini dapat menghajar super buu. power level mystic gohan mencapai 36.000.000

5. Future Trunks Ultra Super Saiyan 

Future Trunks Ultra Super Saiyan

Setelah menjalani latihan di dalam ruang dan waktu bersama ayahnya vegeta trunks dapat bertransformasi menjadi ultra super saiya, dalam dragonball story pada cell saga kekuatan utra super saiya trunks berada di atas cell second form. kekuatan USS Trunks mencapai 18.000.000

6. Goten Super Saiyan 

Goten Super Saiyan

Goten merupakan ksatria saiya masa depan bersama dengan trunks, sudah mampu bertransformasi menjadi super saiya sejak kecil membuat goten memiliki kemampuan yang fantastis. power level SSJ goten mencapai 15.000.000

7. Bardock

Bardock

Bardock ayah dari son goku memiliki kemampuan cukup hebat mengingat ia adalah salah satu ksatria utama saiya pada zaman berperang melawan frieza.

8. Paragas 

Paragas

Paragas merupakan ayah dari sang legendary super saiyan broly, meski hampir tak pernah terlihat dalam pertarungan, banyak yang menyakini paragas memiliki kemampuan yang istimewa mengingat ia juga merupakan pejuang saiya di masa lalu.

9. Pan

Pan

Pan anak dari son gohan ini di yakini memiliki kekuatan tersembunyi seperti ayahnya meski tidak sedasyat ekuatan tersembunyi milik gohan. pan yang ikut bertualang ke berbagai planet bersama goku dan trunks mendapat banyak pengalaman bertarung yang meningkatkan kemampuannya.

10. Nappa

Nappa

Nappa ksatria saiya yang menjadi pengawal vegeta ketika menyerang ke bumi, pada saat itu nappa memiliki kemampuan mengerikan bahkan kala itu nappa mampu membunuh beberapa z fighters.

Biografi Mohammad Hatta

Mohammad Hatta biografi Terima kasih semoga Biografi Biodata dan Profil Bung Hatta, dia adalah pahlawan bangsa yang jasanya layak untuk di kenang dan kita doakan agar jasa jasa beliau semasa hidupnya sebagai pahlawan bangsa indonesia, nahhh bagaimana kisah beliau samasa hidup nya silahkan anda bisa lebih mengenal bung hatta dalam biografi hatta.

Biografi Mohammad Hatta
Mohammad Hatta
 
Mohammad Hatta lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Di kota kecil yang indah inilah Bung Hatta dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya. Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika Hatta berusia delapan bulan. Dari ibunya, Hatta memiliki enam saudara perempuan. Ia adalah anak laki-laki satu-satunya. Sejak duduk di MULO di kota Padang, ia telah tertarik pada pergerakan. Sejak tahun 1916, timbul perkumpulan-perkumpulan pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Minahasa. dan Jong Ambon. Hatta masuk ke perkumpulan Jong Sumatranen Bond.

Sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond, ia menyadari pentingnya arti keuangan bagi hidupnya perkumpulan. Tetapi sumber keuangan baik dari iuran anggota maupun dari sumbangan luar hanya mungkin lancar kalau para anggotanya mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin. Rasa tanggung jawab dan disiplin selanjutnya menjadi ciri khas sifat-sifat Mohammad Hatta.


Masa Studi di Negeri Belanda
Pada tahun 1921 Hatta tiba di Negeri Belanda untuk belajar pada Handels Hoge School di Rotterdam. Ia mendaftar sebagai anggota Indische Vereniging. Tahun 1922, perkumpulan ini berganti nama menjadi Indonesische Vereniging. Perkumpulan yang menolak bekerja sama dengan Belanda itu kemudian berganti nama lagi menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).

Hatta juga mengusahakan agar majalah perkumpulan, Hindia Poetra, terbit secara teratur sebagai dasar pengikat antaranggota. Pada tahun 1924 majalah ini berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Hatta lulus dalam ujian handels economie (ekonomi perdagangan) pada tahun 1923. Semula dia bermaksud menempuh ujian doctoral di bidang ilmu ekonomi pada akhir tahun 1925. Karena itu pada tahun 1924 dia non-aktif dalam PI. Tetapi waktu itu dibuka jurusan baru, yaitu hukum negara dan hukum administratif. Hatta pun memasuki jurusan itu terdorong oleh minatnya yang besar di bidang politik.

Perpanjangan rencana studinya itu memungkinkan Hatta terpilih menjadi Ketua PI pada tanggal 17 Januari 1926. Pada kesempatan itu, ia mengucapkan pidato inaugurasi yang berjudul “Economische Wereldbouw en Machtstegenstellingen”–Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan kekuasaan. Dia mencoba menganalisis struktur ekonomi dunia dan berdasarkan itu, menunjuk landasan kebijaksanaan non-kooperatif.

Sejak tahun 1926 sampai 1930, berturut-turut Hatta dipilih menjadi Ketua PI. Di bawah kepemimpinannya, PI berkembang dari perkumpulan mahasiswa biasa menjadi organisasi politik yang mempengaruhi jalannya politik rakyat di Indonesia. Sehingga akhirnya diakui oleh Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPI) PI sebagai pos depan dari pergerakan nasional yang berada di Eropa.

PI melakukan propaganda aktif di luar negeri Belanda. Hampir setiap kongres intemasional di Eropa dimasukinya, dan menerima perkumpulan ini. Selama itu, hampir selalu Hatta sendiri yang memimpin delegasi.

Pada tahun 1926, dengan tujuan memperkenalkan nama “Indonesia”, Hatta memimpin delegasi ke Kongres Demokrasi Intemasional untuk Perdamaian di Bierville, Prancis. Tanpa banyak oposisi, “Indonesia” secara resmi diakui oleh kongres. Nama “Indonesia” untuk menyebutkan wilayah Hindia Belanda ketika itu telah benar-benar dikenal kalangan organisasi-organisasi internasional.

Hatta dan pergerakan nasional Indonesia mendapat pengalaman penting di Liga Menentang Imperialisme dan Penindasan Kolonial, suatu kongres internasional yang diadakan di Brussels tanggal 10-15 Pebruari 1927. Di kongres ini Hatta berkenalan dengan pemimpin-pemimpin pergerakan buruh seperti G. Ledebour dan Edo Fimmen, serta tokoh-tokoh yang kemudian menjadi negarawan-negarawan di Asia dan Afrika seperti Jawaharlal Nehru (India), Hafiz Ramadhan Bey (Mesir), dan Senghor (Afrika). Persahabatan pribadinya dengan Nehru mulai dirintis sejak saat itu.

Pada tahun 1927 itu pula, Hatta dan Nehru diundang untuk memberikan ceramah bagi “Liga Wanita Internasional untuk Perdamaian dan Kebebasan” di Gland, Swiss. Judul ceramah Hatta L ‘Indonesie et son Probleme de I’ Independence (Indonesia dan Persoalan Kemerdekaan).

Bersama dengan Nazir St. Pamontjak, Ali Sastroamidjojo, dan Abdul Madjid Djojoadiningrat, Hatta dipenjara selama lima setengah bulan. Pada tanggal 22 Maret 1928, mahkamah pengadilan di Den Haag membebaskan keempatnya dari segala tuduhan. Dalam sidang yang bersejarah itu, Hatta mengemukakan pidato pembelaan yang mengagumkan, yang kemudian diterbitkan sebagai brosur dengan nama “Indonesia Vrij”, dan kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sebagai buku dengan judul Indonesia Merdeka.

Antara tahun 1930-1931, Hatta memusatkan diri kepada studinya serta penulisan karangan untuk majalah Daulat Ra‘jat dan kadang-kadang De Socialist. Ia merencanakan untuk mengakhiri studinya pada pertengahan tahun 1932.

Kembali ke Tanah Air
Pada bulan Juli 1932, Hatta berhasil menyelesaikan studinya di Negeri Belanda dan sebulan kemudian ia tiba di Jakarta. Antara akhir tahun 1932 dan 1933, kesibukan utama Hatta adalah menulis berbagai artikel politik dan ekonomi untuk Daulat Ra’jat dan melakukan berbagai kegiatan politik, terutama pendidikan kader-kader politik pada Partai Pendidikan Nasional Indonesia. Prinsip non-kooperasi selalu ditekankan kepada kader-kadernya.

Reaksi Hatta yang keras terhadap sikap Soekarno sehubungan dengan penahannya oleh Pemerintah Kolonial Belanda, yang berakhir dengan pembuangan Soekarno ke Ende, Flores, terlihat pada tulisan-tulisannya di Daulat Ra’jat, yang berjudul “Soekarno Ditahan” (10 Agustus 1933), “Tragedi Soekarno” (30 Nopember 1933), dan “Sikap Pemimpin” (10 Desember 1933).

Pada bulan Pebruari 1934, setelah Soekarno dibuang ke Ende, Pemerintah Kolonial Belanda mengalihkan perhatiannya kepada Partai Pendidikan Nasional Indonesia. Para pimpinan Partai Pendidikan Nasional Indonesia ditahan dan kemudian dibuang ke Boven Digoel. Seluruhnya berjumlah tujuh orang. Dari kantor Jakarta adalah Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Bondan. Dari kantor Bandung: Maskun Sumadiredja, Burhanuddin, Soeka, dan Murwoto. Sebelum ke Digoel, mereka dipenjara selama hampir setahun di penjara Glodok dan Cipinang, Jakarta. Di penjara Glodok, Hatta menulis buku berjudul “Krisis Ekonomi dan Kapitalisme”.

Masa Pembuangan
Pada bulan Januari 1935, Hatta dan kawan-kawannya tiba di Tanah Merah, Boven Digoel (Papua). Kepala pemerintahan di sana, Kapten van Langen, menawarkan dua pilihan: bekerja untuk pemerintahan kolonial dengan upah 40 sen sehari dengan harapan nanti akan dikirim pulang ke daerah asal, atau menjadi buangan dengan menerima bahan makanan in natura, dengan tiada harapan akan dipulangkan ke daerah asal. Hatta menjawab, bila dia mau bekerja untuk pemerintah kolonial waktu dia masih di Jakarta, pasti telah menjadi orang besar dengan gaji besar pula. Maka tak perlulah dia ke Tanah Merah untuk menjadi kuli dengan gaji 40 sen sehari.

Dalam pembuangan, Hatta secara teratur menulis artikel-artikel untuk surat kabar Pemandangan. Honorariumnya cukup untuk biaya hidup di Tanah Merah dan dia dapat pula membantu kawan-kawannya. Rumahnya di Digoel dipenuhi oleh buku-bukunya yang khusus dibawa dari Jakarta sebanyak 16 peti. Dengan demikian, Hatta mempunyai cukup banyak bahan untuk memberikan pelajaran kepada kawan-kawannya di pembuangan mengenai ilmu ekonomi, sejarah, dan filsafat. Kumpulan bahan-bahan pelajaran itu di kemudian hari dibukukan dengan judul-judul antara lain, “Pengantar ke Jalan llmu dan Pengetahuan” dan “Alam Pikiran Yunani.” (empat jilid).

Pada bulan Desember 1935, Kapten Wiarda, pengganti van Langen, memberitahukan bahwa tempat pembuangan Hatta dan Sjahrir dipindah ke Bandaneira. Pada Januari 1936 keduanya berangkat ke Bandaneira. Mereka bertemu Dr. Tjipto Mangunkusumo dan Mr. Iwa Kusumasumantri. Di Bandaneira, Hatta dan Sjahrir dapat bergaul bebas dengan penduduk setempat dan memberi pelajaran kepada anak-anak setempat dalam bidang sejarah, tatabuku, politik, dan lain-Iain.

Kembali Ke Jawa: Masa Pendudukan Jepang
Pada tanggal 3 Pebruari 1942, Hatta dan Sjahrir dibawa ke Sukabumi. Pada tanggal 9 Maret 1942, Pemerintah Hindia Belanda menyerah kepada Jepang, dan pada tanggal 22 Maret 1942 Hatta dan Sjahrir dibawa ke Jakarta.

Pada masa pendudukan Jepang, Hatta diminta untuk bekerja sama sebagai penasehat. Hatta mengatakan tentang cita-cita bangsa Indonesia untuk merdeka, dan dia bertanya, apakah Jepang akan menjajah Indonesia? Kepala pemerintahan harian sementara, Mayor Jenderal Harada. menjawab bahwa Jepang tidak akan menjajah. Namun Hatta mengetahui, bahwa Kemerdekaan Indonesia dalam pemahaman Jepang berbeda dengan pengertiannya sendiri. Pengakuan Indonesia Merdeka oleh Jepang perlu bagi Hatta sebagai senjata terhadap Sekutu kelak. Bila Jepang yang fasis itu mau mengakui, apakah sekutu yang demokratis tidak akan mau? Karena itulah maka Jepang selalu didesaknya untuk memberi pengakuan tersebut, yang baru diperoleh pada bulan September 1944.

Selama masa pendudukan Jepang, Hatta tidak banyak bicara. Namun pidato yang diucapkan di Lapangan Ikada (sekarang Lapangan Merdeka) pada tanggaI 8 Desember 1942 menggemparkan banyak kalangan. Ia mengatakan, “Indonesia
terlepas dari penjajahan imperialisme Belanda. Dan oleh karena itu ia tak ingin menjadi jajahan kembali. Tua dan muda merasakan ini setajam-tajamnya. Bagi pemuda Indonesia, ia Iebih suka melihat Indonesia tenggelam ke dalam lautan daripada mempunyainya sebagai jajahan orang kembali.”

Proklamasi
Pada awal Agustus 1945, Panitia Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, dengan Soekamo sebagai Ketua dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Ketua. Anggotanya terdiri dari wakil-wakil daerah di seluruh Indonesia, sembilan dari Pulau Jawa dan dua belas orang dari luar Pulau Jawa.

Pada tanggal 16 Agustus 1945 malam, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mempersiapkan proklamasi dalam rapat di rumah Admiral Maeda (JI Imam Bonjol, sekarang), yang berakhir pada pukul 03.00 pagi keesokan harinya. Panitia kecil yang terdiri dari 5 orang, yaitu Soekamo, Hatta, Soebardjo, Soekarni, dan Sayuti Malik memisahkan diri ke suatu ruangan untuk menyusun teks proklamasi kemerdekaan. Soekarno meminta Hatta menyusun teks proklamasi yang ringkas. Hatta menyarankan agar Soekarno yang menuliskan kata-kata yang didiktekannya. Setelah pekerjaan itu selesai. mereka membawanya ke ruang tengah, tempat para anggota lainnya menanti.

Soekarni mengusulkan agar naskah proklamasi tersebut ditandatangi oleh dua orang saja, Soekarno dan Mohammad Hatta. Semua yang hadir menyambut dengan bertepuk tangan riuh. Tangal 17 Agustus 1945, kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia, tepat pada jam 10.00 pagi di Jalan Pengangsaan Timur 56 Jakarta.

Tanggal 18 Agustus 1945, Ir Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia dan Drs. Mohammad Hatta diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. Soekardjo Wijopranoto mengemukakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden harus merupakan satu dwitunggal.

Periode Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia
Indonesia harus mempertahankan kemerdekaannya dari usaha Pemerintah Belanda yang ingin menjajah kembali. Pemerintah Republik Indonesia pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Dua kali perundingan dengan Belanda menghasilkan Perjanjian Linggarjati dan Perjanjian Reville, tetapi selalu berakhir dengan kegagalan akibat kecurangan pihak Belanda.

Untuk mencari dukungan luar negeri, pada Juli I947, Bung Hatta pergi ke India menemui Jawaharlal Nehru dan Mahatma Gandhi. dengan menyamar sebagai kopilot bernama Abdullah (Pilot pesawat adalah Biju Patnaik yang kemudian menjadi Menteri Baja India di masa Pemerintah Perdana Menteri Morarji Desai). Nehru berjanji, India dapat membantu Indonesia dengan protes dan resolusi kepada PBB agar Belanda dihukum.

Kesukaran dan ancaman yang dihadapi silih berganti. September 1948 PKI melakukan pemberontakan. 19 Desember 1948, Belanda kembali melancarkan agresi kedua. Presiden dan Wapres ditawan dan diasingkan ke Bangka. Namun perjuangan Rakyat Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan terus berkobar di mana-mana. Panglima Besar Soediman melanjutkan memimpin perjuangan bersenjata.

Pada tanggal 27 Desember 1949 di Den Haag, Bung Hatta yang mengetuai Delegasi Indonesia dalam Konperensi Meja Bundar untuk menerima pengakuan kedaulatan Indonesia dari Ratu Juliana.

Bung Hatta juga menjadi Perdana Menteri waktu Negara Republik Indonesia Serikat berdiri. Selanjutnya setelah RIS menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bung Hatta kembali menjadi Wakil Presiden.

Periode Tahun 1950-1956
Selama menjadi Wakil Presiden, Bung Hatta tetap aktif memberikan ceramah-ceramah di berbagai lembaga pendidikan tinggi. Dia juga tetap menulis berbagai karangan dan buku-buku ilmiah di bidang ekonomi dan koperasi. Dia juga aktif membimbing gerakan koperasi untuk melaksanakan cita-cita dalam konsepsi ekonominya. Tanggal 12 Juli 1951, Bung Hatta mengucapkan pidato radio untuk menyambut Hari Koperasi di Indonesia. Karena besamya aktivitas Bung Hatta dalam gerakan koperasi, maka pada tanggal 17 Juli 1953 dia diangkat sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Indonesia di Bandung. Pikiran-pikiran Bung Hatta mengenai koperasi antara lain dituangkan dalam bukunya yang berjudul Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun (1971).

Pada tahun 1955, Bung Hatta mengumumkan bahwa apabila parlemen dan konsituante pilihan rakyat sudah terbentuk, ia akan mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden. Niatnya untuk mengundurkan diri itu diberitahukannya melalui sepucuk surat kepada ketua Perlemen, Mr. Sartono. Tembusan surat dikirimkan kepada Presiden Soekarno. Setelah Konstituante dibuka secara resmi oleh Presiden, Wakil Presiden Hatta mengemukakan kepada Ketua Parlemen bahwa pada tanggal l Desember 1956 ia akan meletakkan jabatannya sebagai Wakil Presiden RI. Presiden Soekarno berusaha mencegahnya, tetapi Bung Hatta tetap pada pendiriannya.

Pada tangal 27 Nopember 1956, ia memperoleh gelar kehormatan akademis yaitu Doctor Honoris Causa dalam ilmu hukum dari Universitas Gajah Mada di Yoyakarta. Pada kesempatan itu, Bung Hatta mengucapkan pidato pengukuhan yang berjudul “Lampau dan Datang”.

Sesudah Bung Hatta meletakkan jabatannya sebagai Wakil Presiden RI, beberapa gelar akademis juga diperolehnya dari berbagai perguruan tinggi. Universitas Padjadjaran di Bandung mengukuhkan Bung Hatta sebagai guru besar dalam ilmu politik perekonomian. Universitas Hasanuddin di Ujung Pandang memberikan gelar Doctor Honoris Causa dalam bidang Ekonomi. Universitas Indonesia memberikan gelar Doctor Honoris Causa di bidang ilmu hukum. Pidato pengukuhan Bung Hatta berjudul “Menuju Negara Hukum”.

Pada tahun 1960 Bung Hatta menulis “Demokrasi Kita” dalam majalah Pandji Masyarakat. Sebuah tulisan yang terkenal karena menonjolkan pandangan dan pikiran Bung Hatta mengenai perkembangan demokrasi di Indonesia waktu itu.

Dalam masa pemerintahan Orde Baru, Bung Hatta lebih merupakan negarawan sesepuh bagi bangsanya daripada seorang politikus.

Hatta menikah dengan Rahmi Rachim pada tanggal l8 Nopember 1945 di desa Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Mereka mempunyai tiga orang putri, yaitu Meutia Farida, Gemala Rabi’ah, dan Halida Nuriah. Dua orang putrinya yang tertua telah menikah. Yang pertama dengan Dr. Sri-Edi Swasono dan yang kedua dengan Drs. Mohammad Chalil Baridjambek. Hatta sempat menyaksikan kelahiran dua cucunya, yaitu Sri Juwita Hanum Swasono dan Mohamad Athar Baridjambek.

Pada tanggal 15 Agustus 1972, Presiden Soeharto menyampaikan kepada Bung Hatta anugerah negara berupa Tanda Kehormatan tertinggi “Bintang Republik Indonesia Kelas I” pada suatu upacara kenegaraan di Istana Negara.
Bung Hatta, Proklamator Kemerdekaan dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, wafat pada tanggal 14 Maret 1980 di Rumah Sakit Dr Tjipto Mangunkusumo, Jakarta, pada usia 77 tahun dan dikebumikan di TPU Tanah Kusir pada tanggal 15 Maret 1980.

Berikut Biodata dari Mohammad Hatta
Nama : Dr. Mohammad Hatta (Bung Hatta)
Lahir : Bukittinggi, 12 Agustus 1902
Wafat : Jakarta, 14 Maret 1980
Istri : (Alm.) Rahmi Rachim


Gelar Pahlawan : 
  • Pahlawan Proklamator RI tahun 1986
  • Pahlawan Nasional 7 November 2012 

Anak : 

  • Meutia Farida 
  • Gemala
  • Halida Nuriah

Pendidikan : 

  • Europese Largere School (ELS) di Bukittinggi (1916) 
  • Meer Uirgebreid Lagere School (MULO) di Padang (1919)
  • Handel Middlebare School (Sekolah Menengah Dagang), Jakarta (1921)
  • Gelar Drs dari Nederland Handelshogeschool, Rotterdam, Belanda (1932)

Karir : 

  • Bendahara Jong Sumatranen Bond, Padang (1916-1919) 
  • Bendahara Jong Sumatranen Bond, Jakarta (1920-1921)
  • Ketua Perhimpunan Indonesia di Belanda (1925-1930)
  • Wakil delegasi Indonesia dalam gerakan Liga Melawan Imperialisme dan Penjajahan, Berlin (1927-1931)
  • Ketua Panitia (PNI Baru) Pendidikan Nasional Indonesia (1934-1935)
  • Kepala Kantor Penasihat pada pemerintah Bala Tentara Jepang (April 1942)
  • Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (Mei 1945)
  • Wakil Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (7 Agustus 1945)
  • Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus 1945)
  • Wakil Presiden Republik Indonesia pertama (18 Agustus 1945)
  • Wakil Presiden merangkap Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan (Januari 1948 – Desember 1949)
  • Ketua Delegasi Indonesia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag dan menerima penyerahan kedaulatan dari Ratu Juliana (1949)
  • Wakil Presiden merangkap Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kabinet Republik Indonesia Serikat (Desember 1949 – Agustus 1950)
  • Dosen di Sesko Angkatan Darat, Bandung (1951-1961)
  • Dosen di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1954-1959) 
  • Penasihat Presiden dan Penasihat Komisi IV tentang masalah korupsi (1969)
  • Ketua Panitia Lima yang bertugas memberikan perumusan penafsiran mengenai Pancasila (1975)


Sumber : Aceh Image

5 Negara yang kepincut mobil listrik Dahlan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak hanya menarik perhatian publik Tanah Air dengan mobil listrik buatan Dasep Ahmadi, dia juga berhasil membuat negara lain kepincut mobil listrik tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan Bersama Mobil Listrik Kebanggannya
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan Bersama Mobil Listrik Kebanggannya
foto : merdeka.com
 
Mata dunia kini seolah tertuju ke mobil ramah lingkungan ini. Tidak tanggung-tanggung, negara di Eropa cukup tertarik dengan mobil listrik ini. Bahkan, beberapa pihak dari Asia telah menemui sang pencipta mobil listrik Ahmadi, Dasep Ahmadi.

Kepada merdeka.com, Dasep bercerita, mobil tersebut diminta untuk dipamerkan dalam pertemuan negara-negara dengan perekonomian terbesar dunia yang terkumpul dalam kumpulan negara G8 tahun depan.

Dasep mengaku mendapat mandat dari negara G8 agar contoh mobil tersebut dibawa dalam pertemuan yang dihadiri petinggi-petinggi negara maju.


Beberapa negara juga dikabarkan telah kepincut dan berniat membeli mobil tipe Hyundai Atoz tersebut. Dasep mengklaim, setidaknya sudah ada lima negara yang kepincut mobil buatannya itu. Berikut lima negara tersebut :


Norwegia
Dasep Ahmadi, Pencipta mobil listrik ini menceritakan, pihaknya baru saja didatangi perwakilan kedutaan Norwegia. Mereka mengatakan tertarik memesan mobil listrik ini untuk kendraan operasional di negaranya.

"Kedutaan Norwegia datang ke tempat kami, dia tertarik untuk beli," ungkap Dasep ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jika sampai ke Norwegia, maka mobil listrik Ahmadi akan berganti nama. Dasep sudah menyiapkan nama baru untuk Ahmadi. Nama Ahmadi akan diganti menjadi Evina. "Mereknya nanti Electric Vehicle Indonesia, brandnya atau nama dagangnya gitu," tegas Dasep yang bengkelnya berada di Depok, Jawa Barat.

Tidak ada yang berbeda antara Ahmadi dan Evina. Tipenya pun sama. Tidak menunggu lama, Dasep menegaskan pihaknya siap mengirim Ahmadi ke Norwegia.


Turki

Tidak hanya kedutaan Norwegia yang kepincut mobil listrik Ahmadi. Kedutaan Turki juga dikabarkan tertarik dengan mobil listrik ini. Mereka juga telah menemui Dasep untuk membicarakan pembelian mobil listrik tersebut.

Negara-negara tersebut mengaku tertarik dengan mobil listrik karena dianggap mobil masa depan yang tidak menggunakan bahan bakar minyak dan tidak menimbulkan polusi.

"Memang mobil listrik ini adalah mobil masa depan, mereka ingin memiliki. Mereka pesan sama kita karena mereka belum punya," ujar Dasep.



Bangladesh

Seolah tidak mau kalah cepat, pihak kedutaan Bangladesh juga menemui Dasep. Tujuannya, kata Dasep, untuk memesan mobil listrik buatannya. bangladesh dikabarkan tertarik dengan mobil listrik karena dianggap mobil masa depan yang tidak menggunakan bahan bakar minyak dan tidak menimbulkan polusi.

Selain itu, mahalnya bahan bakar di negara mereka mendorong untuk mencari alternatif transportasi yang tidak membutuhkan bahan bakar minyak. Dasep mengatakan, di Bangladesh saja harga bahan bakar satu liter lebih dari Rp 10.000.

Korea

Prospek mobil listrik Ahmadi yang didukung oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan semakin cerah. Setelah dilirik 3 negara yaitu Norwegia, Turki, Bangladesh, kini giliran Korea Selatan yang menyatakan tertarik dengan mobil listrik tipe 'Hyundai AtoZ' ini.

Di Korea, Dasep mengaku hanya melakukan pertukaran ilmu mengenai mesin dan hal lain mengenai mobil listrik. Tak ketinggalan, Korea juga tertarik untuk mengembangkan mobil listrik tersebut.

"Di Korea saya bertemu dengan oranglah dan saya membicarakan mesin dan segala macam, sharing experience lah," tukas Dasep.

Argentina

Dasep menuturkan, Argentina adalah negara yang sangat terkenal kebersihan udaranya. Itulah alasan mereka tertarik menggunakan mobil listrik. Karena ketertarikannya, Presiden Argentina, Cristina Fernandez de Kirchner, akan mendatangi Indonesia dan membicarakan proyek-proyek apa saja yang bisa digarap termasuk mobil listrik yang akan berubah nama menjadi Evina (Electric Vehicle Indonesia) ini.

"Presiden Argentina akan datang tahun ini atau tidak awal tahun depan. Saya lupa pastinya. Tapi nanti akan dibicarakan apa yang bisa dikerjakan, termasuk mobil listrik," ungkap Dasep ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (6/11).

Dasep mengatakan, dengan adanya kerjasama antara Argentina dan Indonesia dalam mobil listrik akan menguntungkan kedua negara karena Argentina adalah salah satu negara penghasil Lithium yang merupakan salah satu komponen mobil listrik tersebut.

"Ada hal yang bisa saling untung bisa dikembangkan dengan Argentina. Kan Argentina terkenal dengan udaranya bersih, mereka pengen udara bersih. Juga, Argentina adalah negara penghasil material lithium terbesar. China saja beli dari sana. Jadi kita pengen sharing potensi," jelasnya.


Sumber : Merdeka

Ini Nama Dua Anggota DPR yang Disebut Dahlan

Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat mengungkapkan ada dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terindikasi terlibat dalam upaya kongkalikong dan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan badan usaha milik negara.

Ini Nama Dua Anggota DPR yang Disebut Dahlan
Menteri BUMN Dahlan Iskan. TEMPO/Imam Sukamto
 
Kedua nama itu muncul setelah diungkapkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, saat ia diperiksa Badan Kehormatan. Keduanya adalah anggota Komisi BUMN, Idris Laena dari Fraksi Golkar, dan anggota Komisi Keuangan DPR, Sumaryoto.

Badan Kehormatan masih menunggu bukti resmi yang menguatkan keterlibatan keduanya. "Kami belum lihat ada transaksi tetapi upaya untuk itu (pemerasan) ada," kata anggota Badan Kehormatan, Usman Jafar, di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 5 November 2012.

Dia menjelaskan, Idris Laena terindikasi terkait dengan upaya pemerasan dengan PT PAL dan perusahaan yang bergerak di perdagangan garam. Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perdagangan garam adalah PT Garam Persero.


Idris dikatakan meminta komisi 5 persen dari total penyertaan modal negara. Sedangkan di PT PAL, belum disebutkan berapa komisi yang diminta Idris. Perusahaan BUMN lain yang diduga ingin diajak kongkalikong oleh Idris adalah PT PAL. Namun, Umar tidak menjelaskan bagaimana modus kongkalikong yang dilakukan Idris dengan PT PAL.

Anggota Dewan lain yang disebut Dahlan dalam pemeriksaan tadi adalah anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Komisi Keuangan, Sumaryoto. Dia disebut berkongkalikong dengan Merpati Airlines. Umar Jafar juga tidak bersedia menjelaskan bagaimana modus serta berapa nilai uang yang diminta oleh anggota Dewan ini. "Kami akan panggil BUMN ini," kata dia.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini menerangkan, Badan Kehormatan akan menindaklanjuti hal ini dengan memanggil Direktur BUMN ini seusai reses. Menurut dia, jika dilakukan pada masa reses, pemanggilan ini memerlukan izin pimpinan.

Dahlan Iskan sendiri menolak menjelaskan siapa politikus DPR yang dia adukan ke Badan Kehormatan DPR.


Sumber : Tempo

Inilah Alasan Soekarno-Hatta dapat Gelar Pahlawan Nasional

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan beberapa alasan mengapa pasangan presiden pertama RI, Soekarno dan Mohammad Hatta pantas mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Soekarno - Hatta Pahlawan Nasional
Soekarno - Hatta Pahlawan Nasional
foto : liputan6.com
 
Alasannya, bukan cuma karena keduanya telah memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia. "Benar, Bung Karno dan Bung Hatta adalah proklamator yang aktif merumuskan, menyusun dan mendeklarasikan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Benar, Bung Karno adalah Presiden Indonesia pertama, dan Bung Hatta adalah Wakil Presiden Indonesia pertama. Namun, kebesaran dan peran sejarah beliau lebih dari itu," kata Presiden SBY dalam sambutannya pada upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional tahun 2012 di Istana Negara, Rabu (7/11).

Presiden SBY memaparkan, Bung Karno dan Bung Hatta adalah tokoh pergerakan nasional dalam melawan penjajahan. Untuk meraih kemerdekaan, keduanya bahkan beberapa kali menjalani masa pengasingan di Flores, Bengkulu dan Digul. Kedua tokoh nasional tersebut berperan penting dalam mengantarkan kemerdekaan Indonesia.


Mereka adalah pemikir, perumus dan peletak dasar-dasar Indonesia Merdeka. Keduanya juga sangat disegani oleh dunia internasional. Pikiran Bung Karno telah mengubah jalannya sejarah lewat pidato fenomenal seperti di dalam Sidang Umum PBB tanggal 30 September 1960 yang berjudul "To Build the World Anew".

Bung Karno bersama sejumlah pemimpin dunia yang lain telah mempelopori pembentukan Gerakan Non-Blok, serta Gerakan dan Solidaritas Asia-Afrika. Bapak kandung Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu juga mengkomandoi pembebasan Papua dari tangan Belanda, yang dikenal dengan gerakan Tri Komando Rakyat (Trikora).

"Keempat, idealisme dan komitmen Bung Karno yang amat kuat pada nasionalisme dan persatuan bangsa, kedaulatan negara, serta kemandirian kita sebagai bangsa yang merdeka. Kelima, adalah teladan dan seruan beliau agar rakyat Indonesia menggelorakan semangat membaca, berpikir dan menuntut ilmu," urai SBY.

Sementara itu sosok Bung Hatta juga menjadi bagian penting sejarah Indonesia. Pidato Bung Hatta di Lapangan IKADA tanggal 8 Desember 1942 telah membakar nasionalisme rakyat Indonesia dan menjadi pemikiran utama tentang demokrasi, ekonomi dan koperasi.

Bung Hatta juga berkontribusi mempertahankan kemerdekaan dengan memimpin Delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada 27 Desember 1945. "Ketiga, idealisme dan komitmen Bung Hatta yang amat kuat pada hak-hak asasi manusia, demokrasi, dan koperasi sebagai pilar perekonomian nasional," ujar SBY.

Presiden SBY menegaskan, penganugerahan gelar pahlawan nasional menegaskan pengakuan, penghargaan, penghormatan, dan ucapan terima kasih atas perjuangan dan pengorbanan Soekarno dan Hatta. Dengan pemberian gelar kepahlawan ini, Kepala Negara juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif yang sempat dilekatkan kepada Bung Karno.

"Kita tinggalkan segala stigma dan pandangan yang tidak positif, yang tidak perlu dan tidak semestinya. Sebenarnya rakyat Indonesia, melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat, dengan ketetapannya juga telah menghapuskan stigma yang tidak baik yang mungkin ada terhadap Bung Karno, pahlawan dan Bapak Bangsa kita," ucap Presiden.



Sumber : Jurnas

Lembaga Sandi Negara Gandeng ITB Antisipasi Cyber Crime

Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) menggandeng Insititut Teknologi Bandung (ITB) guna menjamin keamanan informasi milik negara. Hal itu tertuang dalam penandatanganan MoU yang dilakukan di Gedung Rektorat ITB, Bandung, Rabu (7/11).

Lembaga Sandi Negara Gandeng ITB Antisipasi Cyber Crime

Lembaga non kementrian ini menggandeng kampus teknik pertama di Indonesia sebagai langkah nyata melalui pembentukan kemitraan strategis dengan institusi pendidikan nasional. Kerja sama dilakukan untuk lima tahun kedepan.

"Disadari atau tidak ITB adalah kampus terbaik saat ini, dan memiliki jebolan-jebolan yang sungguh luar biasa," kata Kepala Lemsaneg Djoko Setiadi dalam jumpa pers di Gedung Rektorat ITB, Rabu (7/11).

ITB juga kata dia merupakan salah satu pusat keunggulan teknologi terbaik di Indonesia khususnya dalam bidang penelitian dan rekayasa tekonologi di bidang cyber security.


Diharapkannya, dengan adanya kerja sama antara lembaga Sandi Negara dan ITB dapat meningkatkan kapabilitias dan kompetensi sumber daya manusia persandian nasional. Ini untuk mewujudkan kemandirian dan menjamin keamanan informasi nasional.

"Saya sangat berharap ITB bisa bersinergi bisa mengatasi kejahatan. Di dunia cyber ini ada, dan sewaktu-waktu bisa mengancam. Kami siap mencari solusi," ujarnya.

Setelah adanya penandatangan ini menurut Djoko, pembangunan kapabilitas cyber security khususnya pengembangan kapasitas SDM melalui pendidikan pasca sarjana di bidang keamanan informasi.

Kerja sama teknis lain yang segera dilakukan adalah IT Security Assesment melalui pembentukan tim yang akan melakukan penilaian terhadap keamanan aset informasi strategis negara yang sering jadi ancaman.

Selain itu, sebagai upaya memperkuat keamanan nasional akan dilakukan kerja sama dalam hal pembuatan algoritma kriptografi nasional yang salah satunya akan digunakan sebagai Public Key Infrastruktur dalam infrastruktur National Goverment Root Certificate Authority (CA).

Sementara itu, Rektor ITB Akhmaloka menyambut baik upaya Lemsaneg yang ingin bekerja sama dengan ITB. Menurutnya kerja sama dan komunikasi sejauh ini memang sudah terjalin. Tapi dengan adanya kesepahaman ini bahwa, cyber securty harus ditangani secara bersama.

"Kami udah lama (kerja sama), tapi ini resminya. Peran kami adalah untuk mengembangkan keilmuan di matematika," ungkapnya.



Sumber : Merdeka

Obama Menang Telak Dalam Pemilu

LENSAINDONESIA.COM: Calon Presiden incumbent Barack Obama, menang telak atas rivalnya Mitt Romney dalam perolehan suara Electoral College di Pilpres Amerika Serikat (AS), Selasa (06/11/2012) atau Rabu (07/11/2012) siang ini.

Dilansir CNN, hasil perolehan Electoral College Obama mencapai 281, sementara Romney hanya memperoleh 201.

Kemenangan Obama ini diperoleh pasca Obama memperoleh kemenangan di Ohio, yang merupakan salah satu “Battle State” dalam Pilpres AS yang mengharuskan seorang capres mengantongi (minimal) 270 Electoral College dari 538 pemilik Electoral College di seluruh negara bagian. Dan suara Ohio yang memiliki 18 Electoral College menyumbang kemenangan Obama dalam memperoleh kemenangan.
Dalam pernyataannya pertama di Twitter, Obama menulis ” “This Happened Because of You, Thank You”, sementara di Facebook, Obama menulis “Four More Years”.

Hingga kini, Obama belum tampil ke atas panggung. Hal ini dikarenakan tradisi Pilpres AS, kandidat yang kalah yang memberikan pidato terlebih dulu, kemudian baru disusul oleh capres terpilih.@cnn/san