Panen awal Musim Tanam

Kragan-Menanam lebih awal dibanding petani lain, Kaslam ketua gabungan kelompok tani Ngudi Rahayu desa Gayam kecamatan Kragan sudah memanen padi musim tanam I. Hasilnya memuaskan, dia meraup keuntungan bersih hingga puluhan juta rupiah.


Kaslan usia 50 tahun warga RT 03-RW 01 desa Gayam kecamatan Kragan terlihat ceria saat menyaksikan buliran padi berwarna kuning dipanen dilahan seluas 2 hektar. Sebagai ketua Gapoktan dia wajib memberi contoh kepada anggotanya,


Ternyata apa yang dilakukannya dengan tanam awal segera dicontoh para anggota dan dia lebih dahulu panen dengan hasil optimal. Lahan sawah miliknya ditanam bibit padi jenis IR 64 dan saat masuk masa pemupukan tidak menemui kendala apapun. Dari hasil timbang usai panen, menghasilkan 8,3 ton gabah basah,


Kaslan menambahkan, harga jual saat ini Rp 2.800 per kilogram, meraup pendapatan kotor Rp 23,24 juta. Sedangkan modal tanam hingga panen yang dikeluarkannya sebanyak Rp 7 juta, dengan demikian dia mendapat keuntungan bersih Rp 16,24 juta.


Seusai panen, sekira sepekan lamanya lahan akan diistirahatkan untuk selanjutnya diolah kembali. Dia rencanakan tidak menanam palawija, akan tetap menanam padi karena ketersediaan air sangat mencukupi. Sedang untuk kebutuhan pupuk, dia tidak khawatir karena mudah didapatkan.


Terpisah, Wartono, Kepala Badan Ketahanan Pangan - Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP-P4K) Kabupaten Rembang, saat dihubungi terkait persediaan pupuk urea bersubsidi menyatakan, untuk memenuhi kebutuhan petani di bulan Januari tahun 2011, dari penjelasan perwakilan pemasaran PT Pusri wilayah Rembang Mujiono bahwa ketersediaan pupuk urea bersubsidi sebanyak 931 ton.


Jumlah itu menurut Wartono cukup untuk memenuhi kebutuhan sementara petani yang akan walik dami. Adapun kebutuhan skala kabupaten pada saat petani akan menanam kembali, nantinya akan dipenuhi dari kuota pupuk tahun 2011 yang masih belum turun penetapannya.


Sementara Data Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang dalam kurun waktu tahun 2010, tercatt area pertanian bentuk sawah persemaian seluas 53, 961 hektar dan bentuk sawah padi gogo seluas 3, 078 hektar.

◄ Newer Post Older Post ►